NovelToon NovelToon
CINTA DI ATAS PENGKHIANATAN

CINTA DI ATAS PENGKHIANATAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Konflik etika / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Identitas Tersembunyi / Dark Romance / Balas Dendam / Pengkhianatan
Popularitas:13.3k
Nilai: 5
Nama Author: Jing_Jing22

Liora merasa dunianya runtuh dalam semalam. Baginya, Raka adalah pelabuhan terakhir, dan Salsa adalah rumah tempatnya bercerita. Namun kini, kenyataan pahit menghantamnya tanpa ampun; dua orang yang paling ia percayai justru menusuknya dari belakang dengan cara yang paling hina. Kepercayaan yang ia jaga setinggi langit, kini hancur berkeping-keping di bawah kaki tunangan dan sahabatnya sendiri.
Liora tidak pernah menyangka bahwa prinsip yang ia pegang teguh untuk menjaga kehormatan di depan Raka, justru menjadi celah bagi Salsa untuk masuk dan mengambil alih segalanya. Bagai sebuah ironi, Liora memberikan kasih sayang yang tulus, namun dibalas dengan perselingkuhan yang dilakukan tepat di belakang punggungnya.
Apakah Liora akan tetap diam dan pura-pura tidak tau atau ia akan membalaskan dendamnya kepada kedua manusia yang telah mengkhianatinya...
Penasaran ayok ikuti kisah selanjutnya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jing_Jing22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16 Kedatangan seseorang

Salsa akhirnya melangkah pergi, meninggalkan Raka yang masih menatapnya dengan penuh cinta. Ia mengendarai mobilnya membelah keramaian jalan.

Dua puluh menit kemudian, jantungnya seakan berhenti berdetak saat ia memasuki gerbang rumah besarnya bersama Kevandra. Di sana, di halaman yang luas itu, ia melihat sebuah mobil yang sudah terparkir.

​"Mobil siapa? Apa itu Kevandra?" gumam Salsa, suaranya nyaris tidak terdengar sama sekali. Ia tahu benar ciri-ciri mobil suaminya, tapi kali ini mobilnya berbeda.

Tanpa membuang waktu, ia segera mematikan mesin mobilnya dan bergegas keluar.

Langkah Salsa tertahan tepat di ambang pintu utama. Jantungnya berdegup kencang sayup-sayup ia mendengar suara seseorang.

​"Sebenarnya Salsa pergi ke mana, Bi?" Suara wanita paruh baya itu terdengar penuh wibawa namun menyimpan tanya.

​"Aduh, saya kurang tahu, Nyonya Besar. Non Salsa tidak meninggalkan pesan apa-apa saat pergi tadi." sahut Bi Ratih dengan nada sungkan.

​"Begitu ya. Ya sudah kalau Bibi memang tidak tahu."

​"Baik, Nyonya. Saya permisi ke dapur sebentar untuk membuat minum." Bi Ratih berpamitan dengan suara rendah yang sopan.

​"Silakan, Bik."

​Di luar, wajah Salsa mendadak pucat pasi. Tubuhnya seakan membeku di depan pintu. "Mama? Kenapa Mama ada di sini secara tiba-tiba?" gumamnya penuh kepanikan. Kehadiran ibu mertuanya adalah hal terakhir yang ia harapkan di saat ia sedang dalam masalah besar dengan Kevandra.

Salsa menarik napas panjang, mencoba menetralkan detak jantungnya sebelum melangkah masuk ke dalam rumah. Di ruang tamu, ia melihat sosok Almaira yang sedang menyesap minumannya dengan anggun.

​"Mama? Kapan tiba di sini? Kenapa tidak mengabari Salsa dulu, Ma?" tanya Salsa, suaranya terdengar sangat manis dan perhatian, seolah-olah ia tidak baru saja melakukan pengkhianatan di luar sana.

​Almaira meletakkan gelasnya dan menatap menantunya itu dengan binar ramah. "Barusan kok, Sa. Belum lama ini. Kamu sendiri dari mana? Mama pikir kamu sedang di kantor mendampingi Kevandra." jawab Almaira dengan lembut, tanpa sadar bahwa pertanyaannya baru saja membuat Salsa semakin tersudut.

​"Tadi aku baru saja selesai makan siang dengan teman-temanku, Ma... jadi tidak sempat menemani Mas Kevan di kantor." dusta Salsa. Suaranya terdengar begitu lembut dan meyakinkan,

Sementara itu dari kejauhan, bi Ratih hanya bisa menatap pemandangan itu dengan perasaan miris. Ia sudah terlalu sering melihat akting sempurna Salsa di depan keluarga besar.

​"Andai saja Nyonya Besar tahu betapa rendahnya Non Salsa tidak pernah menganggap Tuan Kevandra, pasti rumah ini sudah meledak karena amarahnya." bisik bi Ratih sambil menghela napas pelan. Ia segera membuang muka, tak sanggup melihat sandiwara manis yang terasa begitu pahit baginya itu.

Namun, tanpa Bi Ratih ketahui, itu hanyalah sebagian kecil dari kenyataan yang ada. Tidak ada satu pun orang di rumah itu yang tahu bahwa Salsa sudah menusuk Kevandra tepat di jantungnya—yaitu berselingkuh dengan Raka, tunangan sahabatnya sendiri. Sebuah rahasia busuk yang lebih menjijikkan daripada sekadar sikap dingin kepada suaminya.

Lima menit berlalu, suara deru mesin mobil yang berat memecah keheningan halaman rumah. Kevandra telah tiba. Tanpa memedulikan mobil lain yang terparkir di sana—bahkan milik orang tuanya sekalipun—Kevandra melangkah lebar dengan aura dingin yang menusuk. Ia melenggang masuk ke dalam rumah tanpa ragu.

​Begitu kakinya menginjak lantai ruang tamu, pandangannya langsung tertuju pada satu titik: Salsa yang sedang asyik berbincang dengan sang ibu. Langkahnya terhenti, namun tatapan matanya seakan mengunci pada satu titik yaitu istrinya.

​Seketika Salsa menoleh. Dengan gerakan yang tampak sangat alami seolah tidak ada dosa, ia memasang wajah ceria.

​"Mas, kamu sudah pulang?" sapa Salsa dengan nada yang begitu lembut. Ia segera bangkit, menghampiri Kevandra dengan sikap penuh perhatian, dan mengulurkan tangan untuk mengambil tas kantor suaminya—berusaha menunjukkan bakti seorang istri di depan sang ibu mertua.

Setelah menerima tas kantor suaminya, Salsa langsung mencium tangan suaminya dengan takzim.

Pemandangan itu menghangatkan hati Almaira. Sebagai seorang ibu, ada binar kebahagiaan terpancar dari wajahnya melihat kedekatan mereka. Dalam hati, ia tak henti-hentinya mendoakan agar rumah tangga putra satu-satunya itu selalu diliputi kedamaian dan kebahagiaan, tanpa menyadari badai besar sudah berada di ambang pintu.

Kevandra langsung menghampiri Almaira dan mengabaikan kehadiran Salsa di sampingnya, Kevandra langsung melangkah menuju Almaira dan memeluk erat wanita yang paling ia hormati itu.

"Mama apa kabar? Kenapa Mama tidak memberi kabar dulu sebelum datang ke sini?" tanya Kevandra, suaranya melembut namun tetap menyiratkan beban yang berat.

Almaira melepaskan pelukan putranya dengan sayang. Ia menatap kedua mata Kevandra yang tampak sedang kelelahan.

"Mama baik-baik saja, Nak. Kamu tampaknya sangat lelah. Apakah pekerjaan kantor yang Papa berikan terlalu berat, Sayang?"

​"Tidak kok, Ma. Karena hari ini aku baru saja menyetujui pembangunan proyek baru, karena itu aku langsung pulang." jelas Kevandra sambil melirik ke arah Salsa, seolah tatapan itu menyimpan banyak pertanyaan.

Seketika Salsa mematung untuk sesaat, namun ia berhasil menenangkan perasaannya dan langsung menghampiri Almaira dan Kevandra.

​"Mas, sebaiknya kamu ganti pakaian dulu. Aku akan siapkan kopi untukmu."

​Kevandra hanya berdehem pelan. Entah apa yang ia pikirkan dan rasakan, tidak ada yang bisa membaca pikiran Kevandra yang selalu bersikap dingin dan datar.

"Kalau begitu aku bersih-bersih dulu ya, Ma." pamit Kevandra dengan lembut pada ibunya.

​"Iya, Sayang, silakan." balas Almaira dengan nada lemah lembut.

Namun, begitu Kevandra berbalik menghadap Salsa, tatapannya berubah gelap. "Aku butuh kamu, Sa," ucapnya rendah. Ia mencengkeram pergelangan tangan Salsa—tidak sampai menyakiti, namun cukup kuat untuk menunjukkan bahwa tidak ada bantahan yang diterima.

​Tanpa memberi kesempatan bagi Salsa untuk bersuara, Kevandra menyeretnya menuju kamar mereka di lantai atas. Almaira yang melihat itu dari kejauhan hanya bisa terkekeh geli.

​"Anak itu... manja sekali kalau sudah lelah, sampai tidak mau ditinggal istrinya." gumam Almaira penuh haru. Betapa malangnya, ia sama sekali tidak menyadari bahwa di balik pintu kamar yang tertutup itu, putranya sedang menelan pahitnya pengkhianatan dan pengabaian selama bertahun-tahun.

"Mas... pelan-pelan, sakit." rintih Salsa, dengan memasang wajah penuh kepura-puraan.

Begitu pintu kamar tertutup rapat dan terkunci, Kevandra langsung menghimpit Salsa ke dinding. Namun, begitu melihat wajah istrinya yang meringis kesakitan—sebuah akting yang sempurna sebagai wanita tak berdaya—benteng kemarahan di mata Kevandra sedikit goyah. Kilatan amarahnya meredup, berganti dengan rasa bersalah yang tiba-tiba muncul.

​"Maaf... aku tidak bermaksud menyakitimu, Sa." bisik Kevandra pelan, cengkeramannya melonggar seiring dengan hatinya yang kembali luluh.

1
Mingyu gf😘
jewer aja lucas bund😄😄
Mingyu gf😘
berikan fakktaa
Mingyu gf😘
Heh padahal liora sudah membagi apa saja yang dia punya sama kamu, kamu aja yg gak tau diri
Mingyu gf😘
Cepay bisma aku tunggu pertunjukan darimu
Mingyu gf😘
yahh kembar ternyata😅
Mingyu gf😘
ihh ngerii
Mingyu gf😘
Beginilah sampah, dia yang salah dia yg mau balas dendam
Indira Mr
ayo dengarkan cepat...bu Almira..🚀🚀🚀
Indira Mr
ya kan pacaran
Indira Mr
ternyata. ..cuma sandiwara..kau dipermainkan olehnya kevandra..
Indira Mr
Kevandra suka Salsa..😭😭😭
PrettyDuck
lah? cepet amat berubah moodnya kevannn.
kentang banget ini 😭
PrettyDuck
bohong bu. abis ketemu cowoknya dia.
MARDONI
bikin adrenalin naik deh bab ini!!! 😤 Liora benar-benar sudah keluar dari bayangan aja deh, malah langsung kasih 'bom informasi' sama Pak Bagaskara dan bisikin kata-kata menyakitin ke Salsa! Bikin Salsa langsung geram tapi tetap harus nahanin. Terus Raka malah masih cuek aja bahkan godain Salsa - padahal kalo Kevandra tahu nih bisa jadi masalah besar banget! 😱 Eh Kevandra malah pulang cepet, bikin penasaran apakah dia udah curiga atau hanya mau cari tahu aja sama Salsa? Dan Salsa malah punya niat untuk merebut Raka secara terang-terangan dari Liora - seru banget nih duelnya bakal seperti apa ya?!
Panda
tapi kevan juga tipikal yang gampang oleng

cepet banget dia bersimpati dan ada tanda peduli lebih

kalau posisinya dibalik dia pun berpotensi selingkuh juga kaya Raka hadehhh...

ku tak jadi kibarkan bendera hijau

padahal sempet simpati sama dia ni 😏
Panda
yaaa elaaa kevan sama aja ini cepet kepancing juga ini mah dia sama cewek kakkk

bahaya ga jadi green flag
Wida_Ast Jcy
untung juga ya ada lucas thor
Wida_Ast Jcy
waduh... sakit gak tu Sa... dibilang begitu🤭🤭🤭
Wida_Ast Jcy
nah tu kan malu. menyesal akhirnya tiada guna dech
Wida_Ast Jcy
syukuri dech kena talak kan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!