Seorang pemuda yang tewas dalam kecelakaan dan berpindah tempat ke sebuah dunia baru yang penuh dengan kekacauan karena Monster yang menyerang dunia itu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yoe69, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
30. Temuan yang tidak terduga.
Xie Long mengeluarkan tombak yang dia dapat dari tas penyimpanan saat dia terbangun di dunia ini, Xie Long tidak menggunakan tombak pemberian Ling Hua karena dia tidak ingin merusak tombak itu terlalu dini. Xie Long mulai memasuki gua itu dan membunuh para manusia serigala dengan kemampuan barunya dalam bermain tombak.
Hampir setengah hari lamanya Xie Long sudah ada di lantai 3 dimana bijih besi yang dia cari ada di tempat ini untuk diberikan kepada asosiasi. Xie Long melihat pada tombaknya yang kini sudah mengalami banyak kerusakan dia beberapa tempat karena tidak sanggup menahan serangan manusia serigala dan senjata mereka yang terbuat dari bijih yang sangat baik.
Xie Long yang semula ingin memakai tombak pemberian Ling Hua menjadi ragu karena dia melihat jika tombak itu hanya sedikit lebih baik dari tombak yang dia keluarkan dari penyimpanannya sendiri. Xie Long akhirnya mengeluarkan dua belatinya dan mulai menggunakan kemampuan kelas pembunuh yang dia miliki dan sudah di tingkatkan.
Tubuhnya perlahan menghilang dan dia mulai bergerak menuju tempat tempat yang berisi bijih besi khusus yang di cari asosiasi. Tidak butuh waktu lama bagi Xie Long untuk menemukan tempat itu, tempat yang penuh dengan manusia serigala berbulu hijau yang membawa beliung dan sedang menambang bijih besi yang ada di sana dengan di jaga oleh manusia serigala yang memakai zirah dan membawa senjata.
Para manusia serigala penambang itu membawa bijih yang di tambang rekan rekan mereka menuju sebuah ruangan yang ternyata berisi sangat banyak tumpukkan berbagai bijih yang dibutuhkan baik untuk membuat senjata ataupun untuk membuat pakaian perang dari bijih besi.
Dengan pengetahuan Xie Long lama yang ada didalam kepalanya, Xiao Long dengan mudah mengetahui campuran bijih yang terbaik untuk dibuat senjata yang membuat Xie Long dengan segera menuju tumpukan bijih material dan mulai mengumpulkan banyak dari mereka terutama yang sangat besar bongkahannya.
Xie Long ingin membuat tombak untuknya sendiri yang sekitarnya cocok untuknya, di saat dia sedang mengambil beberapa bongkahan terakhir, mata Xie Long terbelalak saat melihat ada beberapa senjata yang sudah jadi yang di pajang di dinding gua. Ada pedang, tombak, pisau, busur panah, bahkan ratusan anak panah yang tersimpan dalam kotak kayu yang semuanya berwarna hitam legam.
Bentuk semua senjata itu hampir sama, memiliki pola seperti tanduk yang cukup banyak di pelindung pedang, sambungan mata tombak, batas pemegang busur dan badan busur serta pelindung pisau. Tanpa banyak membuang waktu Xie Long segera mengambil semua senjata itu dan menyimpannya di dalam tas di pinggulnya.
Xie Long merasa sedikit heran karena semua senjata itu terasa jauh lebih berat dari senjata yang biasa dipakai manusia, namun Xie Long menganggap itu karena senjata itu tampaknya di buat untuk para manusia serigala yang ada di gua itu. Namun Xie Long juga merasa sedikit heran karena semua senjata itu tampak berdebu bahkan ada tanaman rambat di senjata senjata itu yang membuat Xie Long yakin jika senjata senjata itu memang tidak pernah digunakan.
Xie Long tidak tahu jika semua senjata itu memang bukan buatan para manusia serigala itu, tempat ini dulunya milik seorang pandai besi yang sangat hebat namun karena dia diminta membuat senjata di asosiasi pusat dan tempat ini menjadi sarang manusia serigala, pandai besi yang tidak bisa bertarung itu akhirnya merelakan tempat ini dan senjata di dinding itu adalah buatannya yang di tempat dari batu bintang.
Karena itu senjata itu jauh lebih berat dari seharusnya dan para manusia serigala itu tidak bisa menggunakannya, di saat Xie Long mulai mengambil lagi beberapa bongkah bijih yang lain ada beberapa manusia serigala yang melihatnya dan akhirnya Xie Long harus bertempur dengan mereka.
Xie Long yang sudah terkepung akhirnya mengeluarkan tombak hitam yang baru diambilnya dari dinding karena merasa itu senjata yang sangat kuat. Para manusia serigala itu terkejut karena Xie Long bisa dengan mudah mengangkat tombak yang raja mereka saja kesulitan membawanya. Pada saat itulah Xie Long baru menyadari ada pola aneh di sambungan antara mata tombak dan badan tombak yang di hiasi oleh banyak tanduk di kedua sisinya.
Xie Long yang biasa membaca novel fantasi dengan iseng melukai jarinya dan meneteskan darahnya yang membuat para manusia serigala menjadi liar ke arah pola aneh itu yang seketika bersinar. Setelah sinar itu menghilang, Xie Long merasa berat tombak itu beberapa kali lebih ringan dan sangat nyaman digunakan olehnya bahkan badan tombak itu bisa melentur seperti badan tombak kayu.
Dengan senyum lebar Xie Long dengan segera menggunakan tombak itu untuk mencoba kembali semua jurus tombak yang sudah dia pelajari sambil mencari jalan untuk keluar dari tempat itu. Ketika dia melintasi tempat lain untuk menghindari jalan yang di penuhi oleh manusia serigala, Xie Long mendapati ada beberapa senjata berbentuk palu, gada dan juga kapak yang sangat besar.
Ada zirah lengkap berwarna hitam dan juga perisai besar Hitam dengan pola yang sama yang kali ini terlihat seperti sebuah matahari. Xie Long dengan segera mengumpulkan semua namun di saat akan memasukkan zirah dan perisai itu kedalam tas pinggulnya, zirah dan perisai itu tidak bisa masuk karena terlalu banyak barang yang ada di dalamnya.
Karena keadaan ruangan itu tidak terlalu ada manusia serigala yang mengejarnya, Xie Long dengan segera melukai jarinya lagi dan meneteskan darahnya ke pola aneh yang ada di kedua benda itu yang dengan seketika memancarkan sinar dan zirah hitam itu dengan segera menutupi tubuh Xie Long bahkan sebuah topeng besi mirip wajah manusia juga menutupi wajah Xie Long yang anehnya tidak membuat Xie Long tidak nyaman.
Pola di tombak hitam itu tiba tiba saja kembali menyala dan tombak itu menghilang dari tangan Xie Long dan muncul di lengan kirinya yang membuat tangan kiri itu kini seperti memiliki sebuah tanduk tajam di sikunya sepanjang satu jengkal. Perisai hitam besar itu menghilang dan muncul di punggung zirah Xie Long, melihat itu dengan segera Xie Long mengeluarkan semua senjata hitam berpola dan meneteskan darahnya ke semua pola yang ada di sana dan semua benda itu bahkan anak panah segera menempel kezirah di tubuh Xie Long dan bentuk mereka menjadi lebih kecil.
Kini tubuh Xie Long terlihat aneh yang membuat Xie Long sendiri tidak nyaman, di punggung Xie Long Kini memiliki anak panah yang ujungnya menghadap keluar, Ada kepala palu di bawah tengkuknya. Di siku kanannya kini ada benda seperti bilah pedang dan di sisi lengan di pergelangan tangan ada sepasang mata pisau yang menghadap keluar.
Xie Long yang tidak ingin memusingkan lagi penampilan dirinya dan kemudian dengan segera melesat ke arah para manusia serigala yang datang. Di saat dia bingung bagaimana caranya dia mengambil tombak di sikunya, sebuah informasi muncul di pikiran Xie Long tentang bagaimana dia bisa mengakses semua senjata yang ada di tubuhnya saat ini.
Dengan pikirannya saja tombak hitam itu sudah muncul di tangan kanan Xie Long yang dengan segera di gunakan untuk menyerang ke depan di mana para manusia serigala berada. hampir satu jam lamanya Xie Long menyusuri jalan yang sangat banyak dan berliku yang membuat dia akhirnya keluar dari gua itu. Dengan cepat Xie Long menghilang dengan wajah puas dibalik topeng besi hitam karena dia tidak saja mendapat seperangkat baju tempur lengkap beserta semua senjata besi hitam yang sangat kuat, namun juga dia berhasil membunuh raja manusia serigala hanya dengan satu anak panah yang menembus kepalanya dan mengambil kristal intinya yang memiliki elemen petir.
Xie Long sangat senang karena anak panah yang sudah dia lepaskan dan membunuh raja manusia serigala setinggi 3,5 meter segera kembali ke punggungnya begitu Xie Long memikirkan untuk mengambil anak panah itu. Dengan menggunakan mode silumannya Xie Long yang sudah menyimpan Zirah hitamnya kini sedang menuruni gunung itu dan di tengah perjalanan dia merasakan aura orang orang yang dia temui di pos penjagaan sedang ada di dalam gua itu.
Xie Long yang sebelumnya ingin mengabaikan mereka mendadak memutuskan untuk memasuki gua dimana orang orang itu berada. Semua karena Xie Long merasakan ada beberapa aura yang melemah yang membuat dia penasaran dengan apa yang terjadi kepada semua orang orang yang datang bersamanya tadi.
Xie Long terus melesat masuk hingga ke lantai dua dan terus menuju ke jalan menuju lantai 3 dimana banyak aura orang orang itu berkumpul. Xie Long terkejut karena dari 11 orang itu, 5 orang terluka cukup serius di dada mereka bekas tebasan dan tusukan senjata para manusia serigala yang jumlahnya ratusan.
Xie Long segera memanggil tombak hitamnya yang segera muncul di tangannya dan segera menyerang beberapa manusia serigala yang sedang menyerang gadis berpedang yang terluka bahunya dan terhuyung karena serangan manusia serigala lainnya. Gadis yang hampir kehilangan nyawanya itu saat ini hanya bisa tersenyum penuh syukur saat nyawanya di selamatkan oleh Xie Long yang muncul dengan tombak hitam di tangannya.
" Nona mundurlah dan sembuhkan luka anda... Aku akan menahan manusia serigala ini dan membantu kalian keluar dari gua setelah kalian semua bisa bergerak jauh lebih cepat..." Ucap Xie Long yang membuat 6 anggota tersisa yang masih belum terluka itu terkejut mendengar suara Xie Long.