NovelToon NovelToon
Cerita Cinta Di Dunia Sihir

Cerita Cinta Di Dunia Sihir

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Fantasi / Cintamanis / Patahhati / Pendekar / Cintapertama / Spiritual / Iblis / Identitas Tersembunyi / Pemain Terhebat / Menyembunyikan Identitas / Romansa Fantasi
Popularitas:219.5k
Nilai: 5
Nama Author: Karlina Lia67

Seorang gadis di usir keluarganya dari rumah. Oleh karena kesalahpahaman, atau memang takdir, atau mungkin juga memang oleh karena ulah dirinya sendiri?

Terpontang-panting ia sendirian di dunia luar, sambil menunggu jawaban dan keajaiban untuk datang. Sekarang ia juga tidak tau, siapakah yang dapat diandalkan nya lagi...

Dunia seakan mempermainkan dan membuangnya, melemparnya ke dunia yang tidak diketahui asal usulnya.

Setelah banyaknya perjuangan dan pertanyaan, ia pun akhirnya menjadi tau, apa status dia dan keluarga yang sebenarnya..

Dan di dunia itu, ia sepertinya di takdirkan untuk bertemu dengan seorang pria dingin yang memiliki sisi kelam dalam kisah percintaannya. Itu semua oleh karena kekecewaan nya pada sang mantan kekasih, yang membuat koyak besar pada hatinya.

Tapi tanpa di sadari kedua orang itu mulai menabur bibit-bibit cinta yang perlahan tumbuh dan berbuah diantara keterikatan mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Karlina Lia67, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 30 "kau tidak sendirian"

*2 hari kemudian, hari festival bulan

Hari ini adalah hari festival bulan di dunia sihir, namun hanya di dunia sihir putih di rayakan. Di hari itu juga semua orang akan berkumpul dengan kekasih mereka. Para pekerja, rakyat, pejabat, bangsawan, pelajar academy semua akan berhenti melakukan aktivitas rutin mereka dan akan bersenang-senang dengan orang terkasih.

Namun apalah daya... mungkin beberapa orang tidak dapat menghadiri festival. Seperti Alin, karena 1 Minggu lagi ia akan melakukan tes Matra perpindahan barang jadi ia harus berlatih keras. Memang yang lainnya juga akan melakukan tes, tapi mereka cukup handal di bandingkan Alin. Jadi malam festival bulan ini ia akan di temani oleh buku-buku pelajaran.

Berjam-jam ia belajar dan mempelajari mantra perpindahan barang, namun kemampuan nya itu hanya bertambah sedikit. Alin sempat pasrah tapi ia mencobanya lagi. Tak terasa hari semakin gelap, ia memutuskan untuk mandi dulu.

Beberapa menit kemudian Alin keluar kamar mandi dan mengganti pakaian nya. Alin ingin kembali belajar tapi kebisingan di kamar sebelah menarik perhatian nya.

...PRANG...

...PRING.....

...PRANG...

...PRANG.....

Bunyi bising itu berasal dari kamar sebelah, kamar Lukas. Karena merasa penasaran Alin pun pergi ke luar dan menuju kamarnya Lukas.

Saat ia berdiri di depan kamar Lukas, ia tercengang. Semua pelayan dan pengawal Lukas hanya diam berdiri di didepan kamarnya dengan kepala sedikit tertunduk. Bukannya memeriksa keributan yang ada di dalam mereka malah hanya diam saja.

"Ada apa ini?!" tanya Alin panik.

"Maaf putri Jiu" ucap semuanya bersamaan dan langsung berlutut kepada Alin.

Dengan cepat Alin masuk ke kamar Lukas tanpa mengetuk. Saat ia masuk betapa terkejutnya dia. Semua barang-barang di situ rusak dan pecah-pecah, ada banyak sekali darah pada Lukas dan Lukas terlihat seperti bukan dirinya, dia mengamuk seperti orang yang kehilang akalnya. Tidak hanya mengamuk, ia mengamuk sambil menangis.

"LUKAS HENTIKAN INI!" Perintah Alin dengan lantang.

Lukas berbalik dan melihat Alin. Dia benar-benar mengamuk seperti orang yang kehilang akalnya.

"PERGI KAMU! AKU TIDAK BUTUH KALIAN" bentak Lukas pada Alin.

"Apa maksudmu?! Hentikan sekarang Lukas" sahut Alin dengan nada yang lembut.

"KALIAN SEMUA TIDAK BISA MENGHARGAI KEPUTUSAN KU! AKU SENDIRIAN...."

"Aku sendirian tanpa Anita..." lirih nya sambil sedikit menangis.

Alin tidak menyangka ia akan melihat sosok Lukas yang sebenarnya pada hari itu seperti yang di katakan Gion. Saat Lukas mengatakan itu, ia merasa Kasihan pada Lukas. Karena bukan hanya Lukas yang merasa ia sendirian di dunia ini tapi dia juga, orang lain juga mungkin ada begitu.

Alin kemudian berlari ke arah Lukas dan memeluknya dari belakang dengan erat. Darah yang ada di baju Lukas kini berpindah juga ke bajunya.

"LEPAS KAN AKU, AKU TIDAK BUTUH KALIAN" bentaknya lagi pada Alin sambil menangis.

"Lukas hentikan semua ini" lirih Alin yang mulai menangis, entah kenapa hatinya merasa sakit dan tiba-tiba matanya mengeluarkan air mata tanpa pengendalian nya.

Lukas tidak mendengar kan Alin, dia semakin mengamuk dan memberontak dari pelukan Alin. Ia memecahkan barang-barang lagi dan menghancurkan semuanya dengan Alin yang masih memeluk nya erat.

Tiba-tiba, tak sengaja Lukas menggoreskan sedikit keramik tajam ke lengan Alin. Seketika tangan Alin bercucuran darah, tapi ia tetap diam tak melepaskan pelukan nya dan hanya sedikit meringis kesakitan.

...PRANG.....

...PRANG...

...BRUK...

...GUBRAK...

Lukas terus saja mengamuk dan tidak menghiraukan apa pun yang terjadi di sekitarnya. Para pelayan dan penjaga tidak ada yang berani masuk ke kamar Lukas saat ia sedang mengamuk begini, itulah yang terjadi di setiap tahun pada malam fesival bulan pada Lukas. Perlahan Lukas sedikit tenang karena kelelahan dan karena darahnya yang terus saja mengalir.

"LUKAS BERHENTIII! KAMI AKAN SELALU DI SISI MU!" Teriak Alin sambil menangis.

Seketika Lukas tertegun mendengar Alin berkata begitu. Perlahan ia jatuh ke lantai dan menangis tersedu-sedu dengan suara yang pelan seraya menutup mukanya dengan kedua tangan. Setelah Lukas tenang Alin memeluknya lagi dan menenangkan nya.

"sudahlah... tenang saja. Kamu tidak sendirian, ada kami yang menemani. Kalau mereka semua pergi, aku akan tetap bersama mu." Ucap Alin menenangkan Lukas sambil memeluk nya dan mengelus-elus punggungnya.

Beberapa lama kemudian Lukas tertidur di pelukan Alin karena kelelah menangis. Alin memapahnya ke kasur dan merebahkan nya.

"hufttttt...berat sekali" keluh Alin saat memapah Lukas.

Ia lalu keluar kamar Lukas dan menyuruh para pelayan membawakan kain dan peralatan pengobatan. Saat ia keluar semua orang tercengang melihat darah serta luka-luka yang ada di tubuhnya.

"bisakah kalian mengambilkan kain dan peralatan pengobatan untuk ku" pinta Alin.

"baik, akan saya ambil kan segera!" ucap salah satu pengawal dengan tegas, ia kemudian bergegas mencari nya.

"putri... tangan anda berdarah" ucap salah satu pelayan kuatir.

"ini hanya luka kecil, jangan kwatir kan aku." sahut Alin meyakinkan mereka.

"putri Jiu, sebenarnya bagaimana anda bisa menenangkan pangeran Lukas." tanya Pelayan itu lagi.

"itu... aku... Hanya berbicara baik-baik dengannya" jawab Alin sedikit canggung.

"hey jangan tanya seperti itu, itu tidak sopan" bisik pelayan lainnnya menasehati orang itu tadi.

Pelayan yang bertanya kepada Alin itu pun terdiam dan tak berani bertanya atau pun menegur Alin. Alin merasa sedikit canggung, jadi ia memutuskan untuk mengangkat pelayan itu untuk menjadi Pelayan pribadinya sebagai alasan agar tidak terlalu canggung.

"kamu sangat bersemangat dan lincah, aku akan mengangkat mu menjadi pelayan pribadiku" ucap Alin.

Seketika orang-orang yang ada di situ tercengang, karena mereka juga tau cukup sulit untuk menjadi pelayan pribadinya anggota kerajaan.

Pengawal tadi datang dengan semua barang yang Alin perlukan tadi. Ia langsung memberikan nya pada Alin. Alin pun segera masuk ke kamar Lukas lagi.

Ia membalut lukanya terlebih dahulu setelah itu ia juga membalut semua luka yang ada pada Lukas.

"Lukas... sama sepertiku. Kelemahan terbesar kami adalah kehilangan orang terkasih dan... kesepian." batin Alin seraya menatap Lukas beberapa saat.

Alin kemudian keluar kamar dan mengganti bajunya ke kamarnya sendiri. Setelah selesai mengganti bajunya, Alin kembali ke kamar Lukas dan membereskan pecahan-pecahan keramik serta bekas darah yang ada di lantai. Beberapa lama kemudian, akhirnya semua beres. Ia menyerahkan pecahan-pecahan itu pada pengawal di depan untuk di buang.

"pak tolong buang kan yah" pinta Alin.

"tapi putri Jiu... kami takut pangeran Lukas akan marah dan..." Ucap pengawal itu terpotong karena bingung ingin melanjutkan nya bagaimana.

"sudahlah tidak apa-apa, Lukas biar aku yang urus" sahut Alin dengan percaya diri.

"Baiklah kalau begitu putri Jiu, saya akan membuangnya" Ucap pengawal itu lalu mengambil itu dari Alin dan membuangnya.

Setelah semua nya beres Alin memutuskan untuk berjaga di samping Lukas, jaga-jaga kalau dia mengamuk lagi. Alin duduk di lantai di dekat ranjang dan kemudian ia berniat memejamkan matanya sejenak. Tak di sangka saat Alin merebahkan kepalanya di pinggir kasur ia langsung tertidur dengan sangat pulas.

1
Nurjannah
kok cerita ini blum ad sambungannya,plis dong sambngannya ceritanya seru
Gingin
apakah novel ini masih aktif??🥺
Gingin
lanjut Thor🥺
SalsaDCArmy
🥰🥰🥰🥰
Gingin
lanjut Thor💞 semangat yah 💖💖
SalsaDCArmy
sebel sama keluarga gini
SalsaDCArmy
keluarga apaan tuhh🙄🙄🙄🙄
SalsaDCArmy
mampir jugaa kak di ceritaku dan ceritanyaa kakak jugaa menarik kasian Alin huhuu baru episode 1 sihh tapi entar lanjut hehe😃😃😃😃😃
SalsaDCArmy
like dan mampir jugaa yaa😅😅😅
Di Za 🍁DF🍁
q mamoir ya thorr
Di Za 🍁DF🍁
q mampir thor....
»𝆯⃟ ଓε»°CaCha_iC🄷a°«࿐𓆊
mampir ka', semangat berkarya kaka
mrn_zmrn
next semangat thor
Yan Mulyani
thor up nya lama sekali,terus banyak pemain nya,lama lama jadi pusing karena lama ga up😀
meliani sunarti
Yoi, mati lampu.
mrn_zmrn
next kak
»𝆯⃟ ଓε»°CaCha_iC🄷a°«࿐𓆊
semangat selaluuuu ka'
Ayu Puspita Dewi
Lama banget up nya thorrrr...... Keburu lupa ceritanya 😪😪
»𝆯⃟ ଓε»°CaCha_iC🄷a°«࿐𓆊
semangat berkarya kaka
»𝆯⃟ ଓε»°CaCha_iC🄷a°«࿐𓆊
sehat selalu ka'
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!