NovelToon NovelToon
Akhir Dari Sebuah Pernikahan

Akhir Dari Sebuah Pernikahan

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Pelakor / Istri ideal / Tamat
Popularitas:385.3k
Nilai: 5
Nama Author: La-Rayya

Hari dimana Santi merayakan ulang tahun pernikahannya yang ke 25, semuanya tampak berjalan dengan baik. Tapi itu hanyalah awal dari bencana besar yang akan dia hadapi. Tanpa diduga, hal yang tidak pernah disangka oleh Santi adalah, Dani suami yang selama ini dicintainya itu akan meminta cerai padanya, karena dia telah menjalin hubungan terlarang dengan seorang wanita berusia 20 tahun dibelakangnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon La-Rayya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keberhasilan Aleya

Aleya duduk dengan gugup. Tangannya berkeringat, mulutnya terasa kering, dan jantungnya seperti hendak keluar dari dadanya.

Aldi Yunanda tersenyum melihat Aleya yang tampak gugup. Ekspresi di wajah Aleya begitu jelas terlihat, sehingga mudah bagi Aldi mengetahui bahwa gadis yang duduk dihadapannya itu benar-benar tengah gugup

"Tenang saja, Aleya," kata Aldi. "Aku tidak akan memecatmu."

"Saya akui kalau saya sangat gugup Pak. Saya benar-benar ingin tahu bagaimana kelanjutan pekerjaan saya disini. Apalah saya masih berlanjut disini atau terhenti hari ini juga," jawab Aleya.

"Baiklah, mari kita mulai. Aku telah bertemu dengan beberapa produser, penulis, dan sutradara. Setelah mempertimbangkan semuanya dengan matang, aku dan tim yang lainnya memutuskan bersama bahwa, agar tidak membebani diriku dengan terlalu banyak pekerjaan, kita hanya akan fokus pada dua produksi series untuk saat ini. 'Cinta, kemana kau pergi?' dan kita juga akan mulai mengerjakan musim kedua untuk series 'Hubungan Rahasia,' yang akan terus syuting di Bali dalam 6 bulan. Kita akan melanjutkannya, tetapi kita perlu mulai menulis naskahnya. Seperti yang kau tahu, 'Cinta, kemana kau pergi?' adalah series dengan naskah yang kutulis sendiri dan merupakan yang paling berharga, dan meskipun aku jarang menulis, ide-ide aneh itu muncul dari kepalaku sendiri. Itulah sebabnya aku memutuskan bahwa kau akan menjadi penulis utama 'Hubungan Rahasia'", kata Aldi.

"Saya akan menjadi satu-satunya penulis naskahnya?" Gumam Aleya, terkejut.

"Itulah idenya. Jadi, aku ingin kau mulai mengerjakannya besok. Kau punya waktu enam bulan, tapi semakin banyak kemajuan yang kau buat sekarang, semakin baik hasilnya bagimu," kata Aldi.

Aleya tidak bisa untuk berhenti terkejut mendengar semua itu.

"Terima kasih atas kesempatannya. Apakah saya harus pindah ke Bali?" Tanya Aleya.

"Tidak untuk sekarang. Tapi nanti saat kita mulai syuting, kau bisa pindah. Kami akan menyediakan tempat tinggal, untuk menutupi pengeluaranmu, dan kau juga akan mendapatkan gaji baru dan kantor baru," kata Aldi.

"Terima kasih, Pak Aldi. Saya tidak tahu harus berkata apa. Saya masih syok," jawab Aleya.

"Kau tidak perlu berterima kasih kepadaku. Kau telah berusaha keras untuk mendapatkan posisi itu. Kau juga tidak perlu khawatir. Aku akan selalu ada untukmu, bahkan, saat kau menulis naskahnya, aku ingin ikut membaca," kata Aldi.

"Tentu saja, saya berjanji akan memberikan yang terbaik," kata Aleya.

"Aku tahu. Ikutlah denganku, aku akan menunjukkan kantor barumu," kata Aldi.

Setelah meninggalkan pertemuannya dengan Aldi, Aleya langsung menelepon mamanya untuk menyampaikan berita tersebut.

Teriakan kegirangan Santi diseberang telepon mengejutkan Aleya.

"Ma, tenanglah. Mama terdengar lebih bahagia dariku," kata Aleya.

"Mama sangat gembira, sayangku. Mama ucapkan selamat kepadamu. Mama tahu apa artinya semua pencapaian ini bagimu," kata Santi.

"Aku sangat bahagia, Ma. Aku tidak bisa menjelaskan emosi yang kurasakan saat ini." Balas Aleya.

"Mama sangat bangga padamu, Nak. Mama sudah berencana untuk mengunjungimu beberapa minggu lagi. Mungkin Tante Julia akan menemani Mama," kata Santi.

"Aku ingin sekali Tante Julia berkunjung," kata Aleya.

Aleya pun berbicara dengan mamanya beberapa menit kemudian menelepon Dani, papanya.

Meskipun reaksi Dani lebih tenang mendengar keberhasilan putrinya itu, tapi dia juga bahagia untuk putri sulungnya itu.

"Kau kelihatan sangat bahagia," komentar Satria yang melihat senyuman dibibir Dani setelah menerima telepon dari Aleya.

"Aleya meneleponku, dan dia memberi kabar bahwa dia akan menjadi penulis utama sebuah serial yang mereka produksi. Aku sangat bahagia untuknya," komentar Dani.

"Selamat, ini pencapaian yang luar biasa. Ngomong-ngomong, aku sudah menonton serialnya dan aku menyukainya," kata Satria.

"Ya, aku juga menontonnya. Ceritanya menarik. Oh ya, kita perlu membicarakan kontrak yang ada di Malang. Kita akan berangkat pada Senin pagi," kata Dani.

"Baiklah, mari kita lihat kontraknya," jawab Satria.

Mereka bekerja sebentar, dan akhirnya menyelesaikan semuanya.

"Apakah kau mendengar kabar dari Clara?" Tanya Satria.

"Tidak sama sekali. Ini sudah berjalan sepuluh hari, dan dia belum meneleponku juga. Tapi itu keputusannya. Aku akan menunggu saja." Ujar Dani.

"Apa kau tidak ingin menemuinya?" Tanya Satria.

"Menemuinya, berarti aku harus menuruti kemauannya, dan aku tidak akan melakukan itu. Kita akan berada di Malang selama tiga hari. Aku harus bertanya kepada Santi apakah dia bisa mengawasi Ibuku. Dimana hal itu yang seharusnya dilakukan Clara. Aku tahu Santi sudah pergi mengunjungi Mama, tapi memintanya untuk mengawasi Mama adalah hal lain. Kalau saja salah satu putriku ada di sini." Ujar Dani panjang lebar.

"Bagaimana kabar Mamamu?" Tanya Satria.

"Mama sangat merindukan Papa. Mereka telah bersama selama lebih dari 50 tahun. Kemarin aku mengajak Mama jalan-jalan, tetapi Mama tetap terlihat sangat sedih," jawab Dani.

"Tentu saja mamamu masih sedih, karena ini semua masih baru baginya kehilangan suami yang selama ini dicintainya. Seiring berjalannya waktu, aku yakin Mamamu akan kembali ceria," jawab Satria.

...----------------...

Hari itu, Dani tetap berada di kantornya setelah jam kerja usai, dia ingin bekerja lembur.

Dia melihat ponselnya di atas meja dan memutuskan untuk menelepon Santi.

"Dani, apa kabar?" Tanya Santi terkejut mendengar panggilannya.

"Aku baik-baik saja. Hari ini aku berbicara dengan Aleya. Dia terdengar sangat senang." Ujar Aldi.

"Ya, dia juga meneleponku. Kurasa aku membuatnya takut dengan kebahagiaanku yang berlebihan," jawab Santi tertawa kecil.

Dani tersenyum. Dia sudah bisa membayangkan jeritan bahagia Santi.

Dani mengingat masa saat Santi bahagia. Dia terkadang melompat-lompat kegirangan, berteriak penuh kebahagiaan, seperti yang Dani lakukan saat mendapatkan kontrak ekspor pertamanya. Kontrak itu telah mengamankan cukup uang baginya untuk membeli rumah tempat Santi tinggal sekarang.

"Aku meneleponmu karena aku akan pergi ke Malang, dan aku ingin bertanya apakah kau bisa menjaga Mama?" Tanya Dani.

"Tentu saja, Dani, kau bahkan tidak perlu bertanya padaku. Kau tahu betapa aku menyayangi ibumu," jawab Santi.

"Terima kasih, Santi," kata Aldi lali mengucapkan selamat tinggal, dan mengakhiri panggilan telepon.

Beberapa menit kemudian, Dani bersiap meninggalkan kantornya. Dia mengemasi barang-barangnya dan menuju tempat parkir. Dia hanya beberapa meter dari mobilnya ketika dia melihat seseorang bersandar di mobilnya. Saat dia semakin dekat, dia tidak ragu lagi bahwa itu adalah calon istrinya yang baru, Clara.

"Selamat malam, Mas Dani," bisik Clara lirih.

Bersambung...

1
Jetva
typo byk bgt...
Jetva
DANI, MAKAN TUH CINTA LO...UPS BUKAN CINTA TP NAFSU LO...PENGEN DAUN MUDA TP YG KAU MAKAN ITU DAUN GATAL ( DAUN YG KETIKA TERSENTUH AKAN TERASA MENYENGAT SEPERTI DISUNDUT ROKOK TP SETELAHX AKAN GATAL YG TAK TETTAHANKAN)....🤣🤣🤣🤣🤣
Sieng martha
DANI PRASETYA kok jadi AHMAD DANI 🤣🤣🤣🤣🤭🤭
Gusti Salamah,s.pd
tak suka dengan santi terlalu murahan
Nani Te'ne
suka
Surati
bagus
Tati Suarti
menyedihkan jika kehidupan mereka ad d sekitar kita...tak ad norma agama norma kesusilaan adat ketimuran d lupakan,yg ad hanya kesenangan duniawi...tak merasa berdosa ketika melakukan pelanggaran agama,naudzubillah...tapi kisah ini membuka mata betapa beratnya tugas seorang ibu utk mendidik anak dan jika ad penyimpangan maka gagal lah ortu mendidik mereka
Tati Suarti
rasakan KLO dia hamil
Tati Suarti
aqu baca bab bab ini emosi...betapa egoisnya mereka,tak menghargai ibu ...kelakuan mereka kaya"pelavur
Tati Suarti
tdkjah mereka malu berzina sama seperti ayah mereka,memberikan keperwana PD orang2 tak bermoral!?
Tati Suarti
anak2 yg egois!TDK kah mereka merasakan betapa sakitnya ibu mereka ketika d khianati
Tati Suarti
cerita yg menggambarkan wsnita2 yg g bisa menjaga kehormatannya karna kecewa...sangat d sayangkan dan tak menyadari akibatnya
Tati Suarti
lindungi mereka
Tati Suarti
gmn sikap Aleya jika tahu ibunya dekat sama bosnya
Tati Suarti
jodohnya santi
Tati Suarti
selama itu mereka berzina dan TDK merasa berdosa....naudzubillah
Tati Suarti
walau BKN novel Religi...mereka Muslim kan? tapi g ada tuh kegiatan religius mereka,ceritanya hanya bersrnang2 nongkrong2 dan membicarakan lawan jenis sedangkan usia mereka SDH TDK muda lagi apalagi ad yg pke hijab
Tati Suarti
mereka satu atap blum nikah berzina??astaghfirullah
Jetva: 🤣🤣nunduk lagi sama anak ingusan🤣🤣
total 1 replies
Tati Suarti
itu ortunya d Dani g keberatan anaknya cerai?
Tati Suarti
knp harus ad ciuman segala ..kan SDH BKN mahram,?haram!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!