NovelToon NovelToon
Rahasia Milyuner Amnesia

Rahasia Milyuner Amnesia

Status: sedang berlangsung
Genre:Percintaan Konglomerat
Popularitas:37.4k
Nilai: 5
Nama Author: Rahma AR

Mikael Wijaya, putra milyuner dari Surabaya Wijaya Agra mengalami kecelakaan di Dubai setelah memergoki calon istrinya berselingkuh. Kecelakaan fatal itu membuatnya hilang ingatan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahma AR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

17 Yang mendebarkan

Kael baru saja selesai meeting bersama Levi dan beberapa orang klien mereka di sebuah restoran yang kebetulan dekat dengan perusahaan tempat Adelia bekerja.

Begitu klien klien mereka pergi, Kael dengan agak tergesa menyimpan berkas berkas dan ipadnya ke dalam tas punggungnya

"Mau pergi?" tanya Levi.

Kael tersenyum sambil mengangguk.

"Iya."

"Kemana?" tanya Levi kepo, sambil melihat layar ipadnya. Sekretarisnya yang merapikan berkas meeting tadi sudah pamit pulang duluan.

"Mau kontrol ke dokter."

Wajah Levi langsung sumringah.

"Syukurlah. Karena Adelia?' tebak Levi santai.

Kael hanya tersenyum.

"Semoga ingatanmu cepat kembali."

"Ya. Terima kasih."

Levi menatap layar ipadnya.

"Ada yang ingin aku beritau." Suaranya terdengar enggan, seolah berita yang akan dia sampaikan akan merusak kebahagiaan sahabatnya.

"Apa?" Kael yang bersiap untuk pergi, menahan langkahnya, menatap Levi ingin tau.

Dia merasa Levi sudah mengetahui sesuatu, setelah dia sempat memberitau hasil pencarian Malik padanya.

"Kamu dulu sering menghadiri even begini, kan." Levi menyodorkan ipad padanya . Di sana terlihat ada Kael diantara tamu tamu eksklusif yang menghadiri peluncuran desain desain gaun terbaru yang harganya super expensive.

*

*

*

Kael menatap dirinya yang ada di layar ipad Levi dengan tajam pada penampilannya yang elegan. Dia sudah seperti eksekutif muda yang mapan. Ada beberapa fotonya yang berhasil didapatkan oleh orang orang Levi.

"Sepertinya kamu memiliki pacar seorang model yang selalu memamerkan gaun gaun kelas atas," ucap Levi hati hati. Kalo di masa lalu Kael memiliki pacar, bagaimana nanti hubungannya dengan Adelia?

Kael tidak menjawab.

Dia ngga terlalu yakin dengan kesimpulan yang diduga Levi.

"Kenapa kamu menyimpulkan begitu?" tanya Kael ngga terima sekaligus merasakan perasaannya yang menjadi aneh.

Levi menggeser foto di galery ipadnya.

Kael tercekat. Wajahnya tertangkap jelas walau dari samping sedang memeluk pinggang seorang model yang beruntungnya, hanya menampakkan sisi belakangnya saja.

"Aku mengirimkan foto foto ini ke ponselmu. Mungkin foto foto ini bisa menggali ingatanmu."

Kael mengangguk, tapi dalam hatinya tetap tumbuh rasa penasaran dengan gadis yang dia peluk dari belakang.

Dia siapa?

Mengapa aku tidak bisa mengingatnya?

Kael memijat pelan keningnya yang tiba tiba sakit.

"Kael, kamu ngga apa apa?" tanya Levi terkejut melihat ringisan Kael.

Kael menggeleng.

"Agak pusing. Tapi sudah ngga apa apa." Dia yang sudah berdiri kemudian duduk kembali.

"Aku akan mengantarkanmu ke dokter," putus Levi yang jadi cemas melihat keadaan Kael. Dia ngga mungkin membiarkan Kael untuk menyetir mobilnya sendirian.

Kael menggeleng.

"Aku sudah janji mau ke tempat Adelia."

Levi mengerti, walaupun tetap juga dia merasa cemas.

"Oke. Aku akan mengikuti mobilmu hingga tiba di perusahaan Adelia."

Kael menggeleng lagi.

"Aku tidak apa apa. Kamu pulang saja," tolak Kael.

Levi menghembuskan nafas kesal.

"Jangan membantah."

Sekarang gantian Kael yang menghembuskan nafas, tapi lebih perlahan.

"Oke." Kael tau kalo Levi tidak bisa dibantah.

Ketika Kael dan Levi sudah keluar dari restoran dan berjalan menuju parkiran, seorang wanita tua menatap ke arah Kael dengan tatapan ngga percaya.

Wanita tua yang masih tampak anggun itu berjalan pelan meninggalkan suaminya yang sedang berbicara dengan pegawai restoran, untuk membayar makanan mereka.

"Kael....," bisiknya serak, penuh ketakpercayaan.

"Loh, Diana.... Kamu mau kemana?" seru suaminya heran melihat istrinya sudah cukup jauh meninggalkannya.

"Di, aku melihat Kael," ucap Oma Diana dengan suara bergetar.

"Di mana?" tanya suaminya antusias sampai suaranya bergetar. Cucu kesayangan mereka ada di sekitar mereka!

"Di luar. Dia sepertinya mau pergi." Wanita tua yang dipanggil tadi memaksakan tungkai kakinya untuk terus melangkah.

Sayangnya saat keduanya sudah berada di luar restoran, sosok Kael sudah tidak terlihat lagi.

"Yakin, mama melihat Kael?" tanya suaminya-Adi Nugraha agak sangsi, tapi di hatinya dipenuhi rasa bahagia.

Diana-neneknya Kael menganggukkan kepalanya, dan dengan mata tuanya memperhatikan mobil mobil yang berada cukup jauh di depannya.

"Aku beneran melihat Kael, Di. Dia masih hidup." Wajah Oma Diana tampak sangat bersemangat.

"Beneran yang tadi, Kael?" Walaupun masih sangsi tapi hatinya sudah penuh dengan harapan dan perasaan suka citanya.

Kael masih hidup....!

"Aku sangat yakin, Di. Sangat yakin," ulang Oma Diana dengan sinar mata yang penuh binar.

"Jadi Kael sekarang tinggal di Jakarta?" tanya Opa Adi Nugraha dengan degup cepat di dadanya.

"Iya, Di," sahut Oma Diana lagi dengan perasaan bahagia di hatinya.

Harapan Opa Adi Nugraha berpendar lagi. Dia merasa sangat senang bercampur lega, ternyata cucunya masih hidup. Kekhawatirannya lenyap seketika.

*

*

*

Adelia sudah mandi dan berganti pakaian. Dia sudah menyiapkan pakaiannya cukup lama tadi malam. Adelia juga sudah mengenakan make up tipis tipis. Lipstiksnya kali ini menggunakan warna yang berbeda walaupun tetap dengan warna yang lembut. Jantung Adelia berdebar cepat membayangkan tanggapan Kael nanti.

Ponselnya bergetar. Jetro menelponnya. Dengan cepat Adelia meraihnya.

"Aku akan mengirimkan file video Kael."

"Kamu sudah tau siapa Kael? Orang tuanya siapa namanya? Apa keluarga kita saling kenal?" tanya Adelia beruntun. Dia sangat tidak sabar untuk tau banyak hal tentang Kael.

"Kenapa ngga nanya sudah nikah atau belum?" tawa Jetro tergelak.

"Apaan, sih."

Jetro malah tambah tergelak mendengar nada suara sepupunya yang kesal.

"Jetro, jangan bikin aku penasaran," keluh Adelia ketika sepupunya masih saja tertawa.

"Oke, oke."

Adelia menghembuskan nafas perlahan, berusaha sabar.

"Jadi apa yang sudah kalian dapatkan?"

"Oke, sepupuku." Jetro masih tergelak.

Adelia menghembuskan lagi nafasnya, kali ini lebih perlahan. Untung saja sepupunya berhadapan dengannya bukan Nathalia atau Nevia. Pasti Jetro sudah disemprot habis habisan.

Beberapa menit kemudian setelah Jetro bisa meredakan tawanya.

"Del, ada perempuan dan laki laki yang tau siapa Kael. Tapi kamu jangan bertanya pada mereka tentang masa lalu Kael, ya."

"Maksudnya?" Adelia mengerutkan keningnya, tidak mengerti dengan ucapan Jetro.

"Nanti akan aku kirimkan file videonya. Kamu bisa lihat sendiri. Kamu juga bisa tunjukkan videonya pada Kael."

"Oke."

Jetro memutus sambungan telponnya. Ngga lama kemudian ada notifikasi dari Jetro.

Adelia langsung membuka videonya.

Ada dua file video yang Jetro kirimkan. Yang pertama di bandara. Adelia menatap wajah Kael yang ada di sana.

Dandanan Kael tampak kusut. Wajahnya tampak menyimpan amarah. Sangat berbeda dari Kael yang dia dengar.

Kemudian dia membuka file video yang kedua.

Jantung Adelia berdebar keras saat melihatnya. Dia salah, harusnya membuka file ini lebih dulu sebelum file di bandara.

Bagaimana kalo Kael melihat ini? Apakah dia bisa langsung mengingat siapa dirinya? Adelia jadi resah.

Dia tersadar dari lamunan ketika ponselnya bergetar lagi. Adelia sempat berpikir kalo Jetro yang akan menelponnya. Ternyata bukan Jetro, tapi Kael.

"Sebentar lagi aku akan tiba di perusahaan kamu."

1
Ernaaaaa
nafa..s kematian tuh orang .. jahatnya
Rahmawati
ya gitu kl orang bermental kismin pasti serakah
Diyah Saja
biar nyusul Renata trus mampus bundir😄
Diyah Saja
🤣🤣🤣 deg deg an levi
Susma Wati
latifa dan nafa cocok, sama-sama gila harta,
sleepyhead
Kalau kael mati, udahan dong ceritanya 🤭😁
hansen
kasihan juga jadi arsa hidup ditentukan oleh mama nya punya kekasih sampah seperti nafa..emang si lalat tempat nya disampah doang
Yana Phung
semoga ingatan kael cpt pulih
dijamin rencana nafa nggak bakal terlaksana,, apalagi kael di rawat di rs keluarga adelia
aku malahan nggak sabar menanti aksi mak tirinya kael,, biar cpt masuk penjara
Herman Lim
waduh ga sah mimpi tgg aja video mu di tangan keal pasti tamat riwayat mu sama Arsa berserta emaknnya
Elizabeth Zulfa
semoga ide jahatmu jdi senjata makan tuan dech 😏😏
anggita
bunga🌹, like👍.
Tri Handayani
thorrr...jangan biarkan rencana nafa berhasil.
Tri Handayani
kael bener tuch kata levi mending yg d ingat-ingat adelia g usah mengingat si'nafa.
Tri Handayani
baca obrolan kael dan levi jadi senyum-senyum sendiri apalagi ternyata kael masih ingat adelia tambah senang q .
Tri Handayani
bener nesie...lama-lama teman kamu berujung d rumah sakt jiwa.
Lusi Hariyani
tu kan bnr kael msh ingat adelia,dasar si nafa g th diri bngt buang aja ke laut
Ariany Sudjana
ga rela kalau Kael malah jadi balik sama Nafa, meskipun Kael belum pulih ingatannya. sudah bagus Kael sama Adelia, sama-sama kaya raya dan sama-sama berkelas
Chici👑👑: Mampir juga yuk kak di novelku judul nya " Menikahi Tuan Muda Kejam "
total 1 replies
Ariany Sudjana
dasar Mak lampir serakah kamu Nafa, kamu pikir meskipun Kael amnesia, Kael masih mau balik dengan jalang murahan seperti kamu? jangan mimpi kamu, lebih baik kamu masuk RSJ, ketemu dengan sesama pasien RSJ, itu baru benar 🤣🤣🤭🤭
Dewi kunti
ketiganya,nich jempol kenapa kelebaren sich
Herman Lim
u aja yg terlalu hidup y klo ga tau gimn solid mereka utk saling membantu apa lagi soal cow yg dah di tandai sama keluarga mereka jgn harap BS dpt balik lagi cow tuh nafa 🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!