Seorang pria tampan yang mempunyai segalanya harus rela menerima hukuman dari kedua sahabat yaitu menikahi wanita miskin.
Karena dia kalah dalam taruhan yang mana mengakibatkan seorang wanita centik harus rela menerima semua kekejaman pria itu.
Akankah gadis itu bertahan dengan sikap suaminya? dan seperti apa jalan hidupnya?
Ikuti terus. mohon dukungan dari kalian semua.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon II, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kertas di depan pintu
"Adel,"Noah mengulang ucapan si wanita.
"Ya,itu namaku."Katanya pelan.
"Turun,"Titah Noah.
Wanita yang bernama Adel itu seketika membuang senyuman manisanya,dan perlahan bangun dari atas pangkuan Noah."Tuan,"Adel menegur Noah.
Noah menatap Adel ketus."Aku tidak suka wanita yang agresif,"Ucap Noah lantang."Kau tidak sama dengan wanita di rumahku."Tambah Noah seraya bangun dan berlalu pergi meninggalkan si wanita sendirian.
"Apa yang di katakan pria itu,aku tidak mengerti.?"Adel bertanya pada dirinya sendiri, merasa bingung dengan sikap Noah.padahal tadi pria itu baik-baik saja tapi detik berikutnya menjadi kasar,pikir Adel."Dia mungkin sudah menikah,"tambahnya seraya menatap kepergian Noah keluar Klub.
Noah ternyata bukan menyusul kedua sahabatnya yang ada di barisan depan dirinya, malah keluar."Kenapa wajah gadis miskin itu selalu memenuhi otakku."Noah kesal."jam 10,lebih baik aku pulang."tuturnya seraya menatap jam yang tadi di temukan sang istri, dan mengingat itu membuat Noah tersenyum."Aku tidak akan memberinya ampun."gumam Noah senang.
.
.
Di lantai dansa Gavin dan Teo terus bergoyang mengikuti dentuman musik yang di putar Dj,dan Teo tak sengaja menatap kursi yang tadi di duduki Noah sudah kosong."Kemana dia.?"tanya Teo seraya berjalan menghampiri meja.
Gavin sendiri mengikuti Teo tanpa bertanya."Teo,"
Teo tidak mendengar ucapan dari Gavin, kakinya terus berjalan."Noah,tidak ada.?"
"Mungkin bersama seorang wanita centik,"Sahut Gavin yang langsung duduk dan mengisi gelas miliknya.
"Noah tidak akan melakukan itu."Tutur Teo yang juga ikut duduk.
"Benar juga,terus kemana dia.?"Gavin mengangguk-anggukan kepalanya yang sudah pusing mungkin ia terlalu banyak minum.
"Apa dia ketoilet.?"Pikir Teo..
Gavin memberi jawaban dengan mengangkat kedua bahunya dan kembali minum.
Tak lama keduanya di datangi wanita yang tadi berniat menggoda Noah."Tuan,"Si wanita menegur Teo dan Gavin.
Teo menoleh di ikuti Gavin."Wow,kau sangat cantik."Puji Gavin.
Si wanita tersenyum ceria setelah di beri pujian."Mau saya temani."Tuturnya lembut.
"Boleh,duduk di sini."Gavin menempuk kursi di sebelahnya."Terimakasih."Sahutnya senang dan berjalan menghampiri Gavin.
Sedangkan Teo seolah tidak perduli,karna dirinya menghawatirkan Noah."Kenapa dia belum kembali.?"Gumam Teo,matanya terus menatap sekitar Klub.
"Ada apa dengan laki-laki tampan itu,apa dia menunggu seseorang.?"Tanya si wanita yang tengah bersandar di tubuh Gavin.
"Ya,teman kita belum kembali."sahut Gavin.
"Teman."
"Ya,dia pria tampan."Kata Gavin.
"Pria yang tadi duduk sendiri.?"Pikir si wanita.
Gavin dan Teo menatap wanita itu secara bersamaan."Kamu melihatnya.?"Teo yang bertanya.
Wanita itu mengangguk."Tadi dia keluar,"Jawab si wanita,tapi dirinya tidak mengatakan Noah keluar setelah di goda olehnya.
"Selalu seperti itu,"Ucap Gavin kesal."Dia pasti ing-
"Ayo Gavin,kita susul Noah."Sergah Teo seraya berjalan berniat keluar Klub.tapi di tengah langkahnya ia menyeringai."Noah,kau sangat pintar."
"Ada apa,Teo.?"Tanya Gavin yang baru saja datang.Teo melirik sahabatnya."Kunci mobilnya."Ucap Teo."Mana kunci mobilnya.?"Gavin bertanya.
"Noah,"Sahut Teo dan Gavin mengerti."Sial,"Gavin kesal terlihat dari wajahnya,dan ia berjalan meninggalkan Teo kearah meja yang masih di duduki wanita bernama Adel itu.
"Aku tahu dia pasti merindukan istrinya."Gumam Teo pelan,dan entah kenapa dirinya malah senang.walaupan sudah di pastikan ai dan Gavin akan pulang kepenginapan menggunakan taksi.
"Mari kita berpesta."Teo langung berlari menghampiri Gavin dan si wanita.
"Tidak ada Noah,kita saja."Kata Teo yang baru saja duduk di dekat si wanita berparas cantik Itu,dan saat ini Adel berada di tengah-tengah keduanya.
Wow,mereka sangat tampan.pikir Adel.
"Teo,"Tegur Gavin.
"Katakan."Sahut Teo santai.
"Bagaimana kalau kita taruhan,yang menang boleh tidur dengannya."Tutur Gavin seraya melirik Adel yang hanya diam ketika pria di kedua sisinya tengah bertaruh.
"Baik,"Sahut Teo lantang.
.
.
Noah baru saja memarkirkan mobil di parkiran penginapan,dirinya turun dengan keadaan sadar.padahal tadi di Klub ia minum lumayan banyak,tapi wajahnya masih terlihat segar.
Aku hanya ingin gadis itu tidak ada yang lain.Noah bergumam di dalam hatinya,sambil menanggalkan beberapa butir kancing yang ada di lehernya dan kedua tangannya.
Di setiap langkahnya Noah tak berhenti tersenyum ceria jika mengingat Kasih,dan pergulana diantra keduanya."Malam ini kamu adalah milikku."
Setelah selesai memutari penginapan,Noah sampai di depan pintu yang di yakini kamar miliknya,dan ketika ia ingin mengetuk. matanya menatap sebuah selebaran yang ada di depan pintu."Apa ini.?"ucapnya bingung.
"JIKA ANDA INGIN MASUK,ANDA HARUS MENJAWAB PERTANYAAN YANG SUDAH SAYA TULIS."Noah baru saja membaca sebagia isi dari kertas itu."Kerjaan siapa ini.?"kata Noah dengan suara sedikit tinggi.
Sebelum melanjutkan isi tulisan yang di pastikan dari istrinya,Noah terlebih dahulu menarik kertas yang di tempel di depan pintu.
Matanya benar-benar pokus membaca satu demi satu tulisan tangan Kasih."Gadis itu."Ucapnya kesal..
1.APA ANDA SUDAH MEMPERKOSA SESEORANG,SEBELUM SAYA?
2.APA ANDA SELALU PERGI KE TEMPAT BERISIK ITU?
3.BERAPA BANYAK WANITA YANG SUDAH ANDA TIDURI?
4.KENAPA ANDA MEMPERKOSA SAYA?
5.APA ALASAN ANDA MENIKAHI SAYA?
JIKA ANDA INGIN MASUK ANDA HARUS MENJAWAB DENGAN JUJUR,TAPI KALAU ANDA BERBOHONG JANGAN HARAP BISA MASUK.DAN ANDA JUGA TIDAK AKAN BISA MEMINTA PELAYAN UNTUK MEMBUKA PINTU,KARAN KUNCI CADANGANNYA SUDAH ADA DI TANGAN SAYA,KECUALI ANDA INGIN MERUSAKNYA.
.....KASIH.....😠
"Ini penghinaan."Kata Noah tidak terima."Buka pintunya."Noah menggedor pintu kamar dengan amarah."Buka."
.
.
Ayo,aku kasih bonus caper nie tapi jangan lupa L,K,V ok
gk sanggup gue bca nya.. rsanya pengen d skip aja tp pnasaran
tapi kelakuan setan .....