NovelToon NovelToon
Hasrat Sang Kaka Tiri

Hasrat Sang Kaka Tiri

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Crazy Rich/Konglomerat / Cintapertama / Tamat
Popularitas:3.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: dewi kim

tentang Gueen, wanita 18 tahun yang terpaksa harus tinggal dengan kakak tirinya karena sebuah alasan.

hidup Gueen di penuhi dengan lika-liku yang menyakitkan. Dia berpikir tinggal dengan Kalindra yang tak lain Kakak tirinya akan membuat hidupnya jauh lebih baik, tapi ternyata tidak.


Kalindra malah membencinya. Setiap hari dilalui Gueen dengan makian-makian dan makian. Karena KaIindra sangat membenci Gueen, karena dulu Ibu Gueen merebut ayahnya hingga sekarang dia melampiaskan amarah dan kekesalannya pada adik tirinya.


Berbeda dengan Kalindra yang membenci Gueen, Gueen malah mempunyai perasaan yang aneh pada kakanya sendiri. Bukan perasaan semacam sayang adik pada kakanya tapi perasaan yang lain, seperti perasaan Cinta pada lawan jenis. Tapi, di sisi lain Gueen pun sadar Kalindra adalah kakanya.


Tanpa mereka duga ada rahasia di balik kisah keluarga mereka. Mampukan Gueen bertahan bersama adik Kalindra di tengah kebencian Kalindra padanya. Ataukan Gueen akan pergi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dewi kim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 30

Saat berada di meja makan, mata Gueen kembali membasah, rasa haru dan rasa sedih dari tadi terus menghantam Gueen. Sedih karena ternyata dia melewatkan 18 tahun yang dengan keluarga yang salah, tapi terharu ketika semuanya sudah terbongkar.

Selama 18 tahun dia hidup dengan Davika dan Kevin, dia sama sekali tidak pernah makan bersama Kevin dan juga Davika yang saat itu masih dia anggap sebagai keluarganya, karena Ketika tidak pernah mau makan satu tempat dengan Davika. Dan sekarang, dia bisa makan dengan keluarganya yang hangat. Mungkin, ini hal yang sederhana untuk semua orang, tapi tidak bagi Gueen.

“Ayo duduk!” Zico menarik kursi untuk putrinya, hingga Gueen pun langsung menghapus sudut matanya, dan dia memberikan buket bunga pada pelayan agar ditaruh di sofa. Lalu setelah itu Gueen mendudukkan dirinya di sebelah Helmia.

Helmia langsung menuangkan beberapa makanan untuk Gueen, hingga pada akhirnya acara makan pun dimulai. Di tengah acara makan, semua makan dengan hening. Namun di ruangan makan itu dipenuhi dengan kesedihan, karena dari tadi Zico, helmia dan juga Joseph melihat Gueen makan sambil tertunduk, dan mereka mengerti betul bagaimana perasaan Gueen.

Dan akhirnya acara makan pun selesai, “Bolehkan aku istirahat?” tanya Gueen.

“Hmm, Ayo Mommy antar ke kamarmu." Helmia menjawab dengan antusias, dia langsung menarik lengan Gueen, kemudian bangkit dari duduknya dan dia menarik lengan putrinya, lalu mereka pun berjalan ke arah lift.

Sebelum Gueen pulang dari rumah sakit, Helmia sudah mendesain kamar untuk Gueen, Helmia benar-benar mendesain semuanya secara mewah, megah dan sangat nyaman.

“Ayo Guen ...”

Saat masuk, tiba-tiba seluruh tubuh Gueen terasa melemah, dia begitu shock saat melihat kamar miliknya. Dia pikir, dia sedang berada di istana negeri dongeng, karena kamar ini benar-benar sangat indah. Namun tak lama raut wajah kesedihan tercetak di wajah Gueen, jika mengingat Soraya pernah tinggal di kamar ini.

“Ini kamarmu, bukan kamar wanita itu. Mommy sudah menjadikan kamar wanita itu sebagai gudang dan ini benar-benar kamarmu yang baru dan belum pernah ditempati olehnya," jawab Helmia yang mengerti perasaan Gueen, hingga Gueen langsung menghapus sudut matanya yang berair.

“Apa boleh aku beristirahat sendiri?" tanya Gueen. Sepertinya dia ingin melampiaskan kesedihannya seorang diri hingga Helmia mengangguk. Lalu setelah itu, Helmia pun keluar dan ketika Helmia keluar, Gueen berjalan ke sekitar kamarnya.

Dia terus berdecak kagum, ketika melihat kamarnya saat ini.. Hingga tak lama dia berhenti di depan sebuah cermin yang sangat besar, lalu menatap dirinya sendiri. “Soraya, enak sekali Kau mengambil kehidupanku. Aku berharap, Tuhan memberikamu dan keluargamu rasa sakit lebih dari apa yang aku rasakan.”

Satu minggu kemudian

Tidak terasa Ini sudah satu minggu berlalu semenjak Gueen tinggal, satu minggu ini dia lebih banyak diam di kamar. Sebab dia masih terlalu canggung untuk berbaur bersama keluarganya.

Dan semalam Gueen mulai merenung, dia berpikir dia tidak bisa seperti ini. Jika dia terus seperti ini tidak ada kemajuan dalam hidupnya dan semalam pula Gueen sudah berpikir, dia ingin menjalani hari-harinya seperti biasa dengan arti kata lain dia ingin mendekatkan dirinya pada keluarga kandungnya.

Waktu menunjukan pukul 7 pagi, Gueen turun dari ranjang, wanita itu berjalan ke walk in kloset, dia tersenyum ketika melihat ada 7 lemari besar dan di sana tersimpan pakaian-pakaian yang sudah di siapkan oleh Helmia.

Di dalam 7 lemari itu, tersimpan banyak sekali pakaian yang berbeda style, Helmia tidak tahu bagaimana style pakaian Gueen, hingga dia memesan banyak sekali style dari mulai feminim tomboy dan lain-lain.

Setelah membuka lemari pakaian, akhirnya pilihan Gueen jatuh pada dress biru dengan tangan panjang. Gueen tidak biasa memakai pakaian terbuka, hingga dia lebih memilih untuk memakai pakaian yang sedikit tertutup. Namun di tubuh Gueen, itu sangat terlihat cantik dan terlihat elegan.

Setelah memilih pakaian, Gueen langsung berjalan ke kamar mandi, wanita cantik itu membersihkan dirinya. Biasanya dia akan keluar ketika pelayan memanggilnya untuk makan bersama tapi hari ini Gueen ingin datang tanpa dipanggil.

Dan pada akhirnya Gueen pun selesai bersiap, dan dia ingin mengajak ibunya untuk berbelanja karena kemarin-kemarin Helmia yang mengajaknya untuk berbelanja, tapi Gueen menolak dan sekarang dia yang ingin mengajak ibunya.

Gueen keluar dari kamar, hingga beberapa pelayan yang berpapasan dengan Gueen menatap kagum pada Putri majikan mereka, karena Gueen lebih cantik dari biasanya.

Saat berada di ruang makan, dia melihat ibunya sedang menyiapkan makanan. Dan Gueen tidak langsung menghampiri Helmia, dia berdiam diri sejenak, karena jujur saja dia begitu gugup ketika menghampiri ibunya sendiri.

Dan setelah cukup lama terdiam, Gueen memberanikan diri untuk berjalan ke arah Helmia.

“Mommy!” panggil Gueen dengan suara pelan.

Helmia menjatuhkan piring yang dia pegang ketika mendengar suara Gueen, yang membuat Helmia terkejut adalah ketika Gueen memanggilnya dengan kata ‘Mommy!’

Padahal selama seminggu ini Gueen tidak pernah memanggilnya dengan sebutan apapun. Guen hanya akan menjawab dengan jawaban singkat ketika dia bertanya dan sekarang tentu saja ketika Gueen memangilnya dia dulu terkejut.

Dengan pelan, Helmia langsung menoleh dan ketika melihat Gueen, Helmia menutup mulut tak percaya saat melihat tampilan Gueen, Gueen sangat cantik dengan memakai pakaian yang dia pilih.

“Gueen!” panggil Helmia, Gueen tersenyum dan lagi-lagi membuat Helmia terpaku, untuk pertama kalinya Mungkin dia melihat senyuman di bibir putrinya.

“Mommy!" panggil Gueen lagi.

“Ya, Tuhan Gueen!" Helmi dengan cepat memeluk Gueen, dan tepat ketika itu, Joseph dan juga Zico berjalan ke arah meja makan dan keduanya juga sama-sama tercengang dengan perubahan Gueen.

Helmia langsung melepaskan pelukannya. Lalu setelah itu Gueen, melihat ke arah ayahnya. Dia berjalan dengan pelan ke arah Zico, kemudian dia memeluk ayahnya dan Gueen, Rasa dia tidak ingin memikirkan masa lalu, dia hanya ingin melanjutkan kehidupannya mengobati dirinya pada psikiater dan juga menjalani hari-harinya seperti biasa.

****

“Mo-Mommy! apa ini tidak terlalu banyak?” tanya Gueen, ketika Helmia kembali akan memasuki store, ini sudah 2 jam dia mengajak Gueen berbelanja, dan tentu Saja ada beberapa orang berjas hitam yang sedari tadi mengikuti Helmia dan Gueen, karena mereka yang membawakan barang-barang milik Gueen dan juga Helmia

Dan sekarang, di tangan orang-orang itu sudah banyak sekali paperbag belanjaan milik Hemia untuk Gueen, karena dari tadi Gueen tidak ingin memilih dan ketika akan masuk lagi ke store tas, Gueen merasa tidak enak.

Dia tidak biasa menghamur-hamburkan uang seperti ini. Jadi dia merasa bersalah pada ibunya.

“Gueen!” Mommy ingin memberikan semua yang terbaik. Jadi tolong, jangan tolak apapun. Ayo, kau belum memilih tas bukan untuk kuliah,” ucap Helmia, Karena memang tadi saat di meja makan Gueen mengatakan ingin berkuliah dan tentu saja semua mendukung keputusan Gueen.

“Mommy!” Tiba-tiba terdengar suara orang memanggil Helmia, hingga Gueen dan helmia menoleh, ternyata itu adalah Soraya. Rupanya, Soraya datang ke mall karena dia ingin melihat-lihat barang, wanita itu ingin sekali berbelanja seperti biasa. Tapi kartu kredit yang diberikan Kevin sudah limit, dan karena tidak bisa membeli barang lagi Soraya memutuskan untuk pergi melihat-lihat barang tanpa membelinya.

Dan dia tidak menyangka ketika dia akan ke lantai atas, dia melihat Helmia hingga dengan cepat Soraya langsung berteriak, dia akan memohon kali ini agar ibunya mau membawanya pulang, dia tidak sanggup hidup dengan Kevin. Walaupun Kevin masih dikatakan sebagai orang kaya, tapi Tentu Kevin tidak sekaya Zico, keinginan Soraya selalu dibatasi berbeda dengan ketika dia menjadi putri helmia dan Zico.

“Mommy!” Panggil Soraya, dia langsung menarik lengan helmia. Namun dengan cepat, Gueen mendorong tubuh Soraya membuat Soraya terjatuh, kali ini emosi Gueen meledak ketika Soraya memegang ibunya, dia tidak terima dan itu membuat Helmia tersenyum.

“Dia ibuku, bukan ibumu!" Amarah Gueen semakin menjadi-jadi hingga dia langsung mengatakan itu pada Soraya, jika dipikir ini untuk pertama kalinya dia memperlihatkan emosinya pada orang lain dan setiap melihat Soraya rasanya darahnya begitu mendidih, hingga dia langsung bersikap seperti ini pada Soraya.

Soraya bangkit dari berlantai, kemudian dia menatap ibunya tanpa memperhatikan kehadiran Gueen. “Mommy ... Mommy! Aku mohon bawa aku pulang, aku anakmu juga Mommy!”

Dengan cepat, Helmia langsung menghempaskan tangan Soraya, lalu melihat ke arah bodyguard yang berada di belakangnya dan bodyguard langsung mengerti dengan tatapan Helmia, walau Helmia tidak berbicara, dan sedetik kemudian Soraya berteriak karena bodyguard itu menarik tangan Soraya dengan keras,.hingga Soraya menjauh dari Gueen dan juga Helmia. scroll gengs

1
ayu cantik
bagus
Rahima Nurlaela
Luarrr Biasaaa
Ani Sifa
kenapa Gueen lupa Jena?
Ani Sifa
kasihan soraya,mskpun awalnya jahat dia berubah,sadar..😭
Ani Sifa
keegoisan para irang tua anak2 yg memderita terjerat masalah rumit"
Ani Sifa
apa karena posisi aq lagi kurang sehat" tidak paham dengan ikatan keluarga gueen sma ibu,bapak kandung dan tirinya perasaan muter aja bingung🙉
Ani Sifa
baru baca,karena saya suka baca yg sudah tamat.bagus thor kena banget,saya episode sebelumnya dan ini sampek nangis nelangsa kejamnya kakak tiri.
Yeti Rusmiati
Luar biasa
Anonymous
Keren mommy helmia
Anonymous
Kasian Soraya, pdhl dia gak salah, yg salah kan nenek aurel
Ibelmizzel
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Serenarara: Ubur-ubur makan sayur lodeh
Minum sirup campur selasih
Coba baca novel Poppen deh
Dah gitu aja, terimakasih. /Joyful/
total 1 replies
Ibelmizzel
kasian Soraya yg salahkan bukan dia tapi neneknya diakan tak tau apa2.
Ibelmizzel
hukuman joseph yg tak bertanggung jawab telah menghamili anak orang
Ani Baru
in judul buku ny,hasrat kakk tiri...
d mn hasrat ny,,,,
yg ad benci n dendam..
si guenn ny pn ngk mw ngelawan..
Intan putri officiall: mksudny hasrat ingin balas dendam kali y
total 1 replies
Ani Baru
kejem x woiii..
Ani Baru
mw nangis q baca ny
Ibelmizzel
Kren Thor 💐💐💐💐💐
Ibelmizzel
asik...
Ibelmizzel
ya ampun cepatlah ketahuan klu queen adiknya Joseph udah tak sanggup bacanya siksaan yg queen alami
Ibelmizzel
😭😭😭😭😭😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!