tidak ada seorang pun yang mau lahir dikeluarga berantakan begitu juga dengan Nisa.Tuhan masih berpihak pada nya,dia dipertemukan dengan sahabat-sahabat yang solid dan memahami satu sama lain.
tapi semua itu langsung berubah saat sosok laki-laki datang,mengaku sebagai orang yang di jodohkan dengan nya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bidadari Ayah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
vano
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
Di belakang Gus risam seseorang tengah berdiri dengan tangan yang mengepal geram,mata nya menatap tajam ke depan, pandangan nya menggelap.
Poligami?.apa yang mereka bicarakan sekarang?.
Vano menghela nafas sangat panjang.jika yang di nikahi Gus nya bukan lah Nisa tentu dia tidak akan peduli tentang poligami,tapi masalah nya yang di nikahi sang Gus adalah Nisa perempuan yang pernah merajut kisah dengan nya,perempuan yang pernah di cintai nya.
“bagaimana Gus?.”
“Waullahualam,saya Ndak bisa bilang apa-apa soal itu.karena sejujur nya tidak ada yang tau apa yang terjadi ke depan nya,begitu juga saya.saya Ndak tau takdir apa yang sudah di siap kan Allah untuk kisah cinta saya dan Ning nisa.mungkin saja Allah mempersiapkan perempuan lain untuk masuk ke sela-sela cinta kami.”jawab Gus risam bingung.
poligami,menikahi lebih dari satu perempuan.mungkin itu lah yang melekat di dekat Abah yai dan juga para Gus.
“assallamuallaikum Gus!.”
Vano lewat di hadapan mereka,berjalan membungkuk sebagai bentuk takzim.
“wa'allaikumusallam warahmatullahi wa barakatuh.”jawab Gus risam dan ustadz Rizwan bersamaan.
“vano!.”
Vano menghentikan langkah nya saat Gus risam memanggil nya.
“maaf kan sikap Ning mu tadi.”
“saya yang harus nya minta maaf Gus,sebagai seorang santri saya seharus nya tidak bersikap kurang ajar pada hal Ning adalah ustadzah saya.”sela Vano pelan.
pandangan nya menunduk sekarang.karena kesedihan bertemu dengan Nisa,Vano sampai lupa adab nya.dia dengan berani mencekal tangan nisa.
sedih,marah dan kesal.walau pun Vano berbuat jahat pada Nisa,cinta nya pada gadis itu sejujur nya benar-benar sangat tulus.
selama mendekati Nisa,Vano banyak tau di balik sisi bar-bar yang di miliki oleh Nisa,karena itu Vano sangat mencintai nya.
“nisa juga salah,aku tau apa yang terjadi pada kalian di masa lalu karena itu aku memaklumi sikap Nisa hari ini.”ujar Gus risam lembut.
siapa yang tidak emosi jika melihat istri nya di pegang oleh perempuan lain.namun Gus risam adalah orang yang baik,dan bijaksana.dia tidak akan mengikuti bisikan setan untuk cemburu.
“gus,apa Gus benar menikah dengan Nisa?.”
“ya belum lama mungkin baru lima hari,aku berharap kau memberikan doa yang terbaik untuk pernikahan kami berdua.”
“tentu Gus,saya akan mendoakan yang terbaik.tapi saya harap Gus jangan memalingkan diri dari Nisa,bagi nya milik ku hanya milik ku aku tidak akan pernah berbagi, assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh.”
Gus risam terdiam mendengar perkataan yang baru saja di lontar kan oleh Vano.
“ayo Gus!.”
Gus risam mengangguk,mereka kembali melanjutkan perjalanan menunju ke masjid yang sudah mulai riuh dengan suara para santri.
“masyaallah Gus risam!.”
“gus,saya rela jadi yang ke empat.”
“calon imam,tikung sepertiga malam ah siapa tau nanti berpaling.”
“masyaallah nikmat Tuhan mu mana lagi yang kau dusta kan.”
begitu Gus risam lewat dari samping jendela,para santriwati langsung riuh melihat Gus mereka yang memiliki ketampanan seperti aktor-aktor turki.
***
pukul 22:45.
Gus risam baru kembali dari masjid,selain menyimak laporan hafalan para santri.gus risam juga memuroja'ah hafalan nya.