"Dad, biarkan aku melihat dunia luar. Aku sangat ingin menikmati masa remaja seperti gadis-gadis seusiaku" ucap Aurel.
"Enggak, Daddy tidak akan pernah mengizinkanmu keluar. Diluar sana banyak bahaya princess" ucap sang Daddy.
Aurellia Louisa Xavier, gadis manis berusia 16 tahun yang selalu di jaga dengan ketat oleh keluarganya.Sejak kecil, Aurel tidak pernah berada jauh dari keluarganya terutama kedua orang tuanya. Aurel selalu diperlakukan bak princess oleh keluarganya.Selain kedua orang tuanya, Aurel juga memiliki 4 kakak yang sangat sayang dan posesif padanya.
Bagaimana cara Aurel menghadapi sikap keluarganya yang sangat posesif padanya?.
ikuti terus kelanjutan cerita Aurel dan keluarga posesifnya ya 🤗 🙏 🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bungabunga2929, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 6
Mommy Alisa masih berada di ruangan Daniel untuk melihat hasil pemeriksaan Aurel.
"Bagaimana hasil pemeriksaan kesehatan princess Daniel. Semuanya baik-baik aja kan?" tanya mommy Alisa.
"Em... Sedikit kurang baik mom" ucap Daniel.
"Apa?".
"Kok bisa. Bukankah selama ini kita selalu menjaga makanan princess" ucap mommy Alisa.
"Iya mom, tapi kan semuanya diluar kehendak kita" ucap Daniel.
"Terus apa yang harus kita lakukan sekarang. Mommy gak mau sampai terjadi sesuatu sama princess" ucap mommy Alisa.
"Tenang mom, yang harus kita lakukan sekarang adalah membuat princess selalu bahagia. Kalau suasana hati princess senang, kesehatannya juga akan selalu baik" ucap Daniel.
"Kamu benar, kita harus membuat suasana hati princess selalu bahagia" ucap mommy Alisa.
"Yaudah, nanti aku akan berikan tambahan vitamin untuk princess. Biar tubuhnya bisa tetap sehat" ucap Daniel.
"Baiklah, mommy percayakan kesehatan princess sama kamu Daniel. Lakukan apapun yang terbaik untuk princess" ucap mommy Alisa.
"Iya mom tenang aja, aku pasti akan selalu memberikan yang terbaik untuk adik kesayanganku" ucap Daniel.
"Oh iya, kenapa princess belum kembali ya" ucap mommy Alisa.
"Mungkin princess sedang jalan-jalan keluar. Biarkan saja dulu mom, kasihan juga selama ini princess kan jarang keluar. Lagipula ada Nessa yang menjaganya kan" ucap Daniel.
"Iya si, tapi mommy khawatir aja terjadi sesuatu sama adik kamu itu" ucap Alisa.
Sedangkan di luar, Nessa sedang panik mencari keberadaan Aurel.
"Aduh non Aurel mana ya, bukannya tadi aku minta dia untuk tunggu di sini. Jangan sampai terjadi sesuatu pada non Aurel, nanti bagaimana aku menjelaskannya pada nyonya Alisa".
"Harusnya tadi aku gak meninggalkan non Aurel. Sekarang aku harus bagaimana ini" gumam Nessa dengan wajah paniknya.
Nessa bergegas mencari ke area sekitar. Tadi Aurel merasa haus dan meminta Nessa untuk membelikannya air minum. Padahal hanya di tinggal sebentar saja Aurel sudah tidak ada di tempat.
"Ya ampun non, jangan bikin aku khawatir. Non Aurel sebenarnya kemana" ucap Nessa sambil berkeliling mencari Aurel.
Nessa mencari ke seluruh area rumah sakit, tapi tetap saja dirinya tidak menemukan keberadaan Aurel.
"Gak bisa, aku harus beritahu nyonya Alisa. Aku siap menanggung segala resikonya. Karena ini memang kesalahanku yang lalai menjaga non Aurel" gumam Nessa.
Sampai didepan ruangan Daniel, Nessa langsung masuk begitu saja.
"Brak!".
"Tuan Daniel" panggil Nessa dengan wajah paniknya.
"Nessa, ada apa?".
"Kenapa kamu kaya orang panik gitu?".
"Oh iya, mana princess?" tanya Daniel.
"I-itu tuan, non Aurel...
"Ada apa Nessa, katakan dengan jelas. Dimana putriku?" tanya Alisa.
"Maaf nyonya, non Aurel hilang" cicit Nessa.
"Apa?" kaget Daniel dan mommy Alisa.
Diego yang baru saja datang ikut terkejut mendengar ucapan Nessa.
"Apa princess hilang?".
"Apa yang sudah terjadi Nessa?" tanga Diego.
"Maafkan saya nyonya, tuan , ini semua salah saya karena lalai menjaga non Aurel. Tadi non Aurel merasa haus, jadi saya tinggal sebentar untuk mengambil minum. Tapi saat saya kembali, non Aurel sudah tidak ada disana" cerita Nessa sambil meneteskan air matanya.
"Daniel, princess hi-hilang" ucap mommy Alisa yang langsung jatuh pingsan. Beruntung, Daniel langsung menangkap tubuh sang mommy sehingga tidak sampai jatuh ke lantai.
"Astaga mom, bangun" ucap Daniel dengan panik.
"Mom" panggil Diego yang juga ikut merasa panik.
"Nyonya Alisa" ucap Nessa.
Daniel langsung menggendong sang mommy dan menidurkannya di ranjang rumah sakit untuk di periksa.
"Mom bangun, jangan seperti ini" ucap Daniel.
Diego sendiri memilih menghubungi sang kakak untuk memberitahukan tentang Aurel yang hilang.
"Hallo" ucap Diego.
"Ada apa?".
"Awas saja kalau tidak ada hal penting yang ingin kamu sampaikan" ucap Daren.
"Princess hilang kak" ucap Diego.
"Apa?".
"Sial, bukankah hari ini princess pergi ke rumah sakit. Kenapa bisa sampai princess hilang hah!" marah Daren.
"Ceritanya panjang, sekarang sebaiknya kakak perintahkan anak buah untuk mencari keberadaan princess" ucap Diego.
Tanpa menjawab ucapan Diego, Daren langsung mematikan panggilan. Dengan cepat Daren menghubungi anak buahnya untuk mencari keberadaan adik kesayangannya.
"Aku tidak mau tahu, kalian semua harus segera menemukan keberadaan adikku. Jangan pernah kembali sebelum mendapatkan hasil" perintah Daren.
Setelah memberikan perintah, Daren sendiri bergegas pergi ke rumah sakit.
"Raka, kamu gantikan saya untuk meeting kali ini" ucap Daren pada sang asisten.
"Baik tuan".
"Semoga non Aurel cepat di temukan ya" ucap Raka.
Raka sendiri memang mengenal Aurel. Dirinya pernah bertemu beberapa kali dengan Aurel saat datang ke mansion keluarga Xavier. Bahkan Raka sendiri sudah menganggap Aurel sebagai adiknya.
Saat keluar, Daren berpapasan dengan sang Daddy.
"Loh kamu mau kemana Daren. Sebentar lagi kita akan meeting untuk membahas....".
"Princess hilang dad, aku mau pergi mencarinya" ucap Daren memotong pembicaraan.
"Apa?".
"Kenapa bisa princess hilang?" tanya Daddy Dion.
"Aku juga gak tahu, baru saja Daniel memberikan kabar padaku. Ini aku mau pergi ke rumah sakit untuk mencari tahu apa yang sebenarnya sudah terjadi" ucap Daren.
"Yaudah, ayo kita pergi" ajak Daddy Dion.
"Iya ayo dad" ucap Daren.
Kabar hilangnya Aurel sudah sampai di telinga seluruh keluarganya. Dean yang akan berangkat ke luar kota langsung membatalkan rencana perjalanannya dan pergi ke rumah sakit dimana saat ini keluarganya berkumpul.
"Dad, apa yang sebenarnya sudah terjadi. Kenapa princess bisa hilang?" tanya Dean.
Daddy Dion langsung menceritakan apa yang sudah terjadi pada Dean. Nessa sendiri merasa sangat bersalah karena sudah membuat kekacauan sebesar ini.
"Tuan, saya benar-benar minta maaf. Saya siap di hukum karena sudah lalai menjaga nona Aurel" ucap Nessa sambil menunduk.
"Kita bicarakan hal ini nanti lagi, yang terpenting sekarang adalah menemukan keberadaan putriku" ucap Dion.
Perlahan, mommy Alisa mulai membuka kedua matanya.
"Aurel" teriak mommy Alisa saat sadarkan diri.
"Sayang" ucap Daddy Dion yang langsung memeluk istrinya.
"Mas, dimana putriku. Dimana princess mas, apa dia udah ditemukan" ucap mommy Alisa.
"Kamu tenang dulu sayang" ucap Daddy Dion sambil menggenggam tangan sang istri.
"Tenang?".
"Kamu minta aku tenang. Gimana bisa aku tenang sedangkan aku gak tahu gimana keadaan putriku sekarang" ucap mommy Alisa sedikit menaikkan nada bicaranya.
"Sayang aku tahu kamu khawatir. Bukan hanya kamu yang merasa khawatir, aku juga. Tapi dalam keadaan kaya gini kita harus tetap tenang dan terus berfikir positif".
"Yakinlah dimanapun princess berada dia pasti baik-baik aja" ucap Daddy Dion mencoba menenangkan sang istri.
"Hiks...hiks...hiks...".
"Tapi tetap aja aku gak bisa tenang mas. Kamu kan tahu selama ini princess gak pernah jauh dari kita".
"Princess juga gak tahu bagaimana keadaan dunia luar. Kalau sampai musuh kita tahu princess diluar tanpa penjagaan bagaimana".
"Ayo mas kita cari princess, dia pasti sedang ketakutan sekarang" ucap mommy Alisa dengan air mata yang terus mengalir.
bagus sekali alurnya sama gak sabar nunggu bagaimana reaksinya saat pertama kali masuk kelas
akhirnya bisa sekolah umum ya😄