novel ini menceritakan siswa malang yang harus hidup sendiri Karena sejak kecil sudah di tinggal oleh kedua orang tuanya,
akankah dia bisa merubah takdir nya dan bisa bangkit membalas apa yang di deritanya,
silahkan baca kisahnya di sini........
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fatiih Romana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Balapan
Tok, Tok, Tok,
Terlihat beberapa Pemuda berdiri di samping kaca mobil Yang di tunggangi Rein, dan satu orang dari Mereke mengetuk kaca mobil Rein
Rein dan Rina yang berada di dalam mobil hanya diam menyaksikan itu, tapi karena tidak mau membuat waktu Akhirnya Rein mau tak mau harus membuka nya, dan berpesan pada Rina , apapun yang terjadi jangan keluar dari mobil
Perlahan kaca mobil di turunkan , nampak dari luar sesosok pemuda tampan yang berada di balik kemudi mobil sport tersebut,
Banyak kerumunan di sekitar mobil Rein berada , bukan hanya laki laki saja disana juga banyak perempuan yang tengah penasaran dengan pemilik mobil mewah tersebut,
Rein membuka pintu mobilnya karena dia ingin segera menyelesaikan misinya,
Tapi saat dia keluar dari mobil mewa tersebut suasana tiba tiba hening sesaat
Karena mereka semua Tidak menyangka yang akan keluar dari mobil mewah tersebut ternyata se tampan ini, terutama bagi wanita yang ada disana yang sangat terkesima melihat wajah dan tubuh Rein yang menurut mereka sangat sexy',
'sial pemuda dari keluarga mana bajingan ini, tidak tidak ,aku tidak akan kalah dengan pemuda ini' umpat kesal dari pemimpin gank yang menghampiri mobil ren tersebut
"Hey bro, apakah kau kesini untuk balapan.?"tanya pemuda yang lumayan tampan mengulurkan tangannya pada Rein
"Ya, jika disini ada yang bisa mengendarai mobil dengan baik, apa salahnya jika mencoba "ucap Rein sambil menyambut uluran tangan tersebut
"Raja Kusuma"ucap pemuda tersebut memperkenalkan namanya
"Rein"
"Oh iya, apakah kau datang sendiri ke tempat ini bro,?"tanya Raja basa basi
"Tidak, aku kesini dengan istriku,"jawab Rein dengan acuh tak acuh
"Hohoo bolehkan aku melihat seperti apa istrimu br0.?"tanya raja dengan muka cabulnya
Rein yang mendapat kan pertanyaan cabul tentang Rina hanya tersenyum sinis, dan mengerahkan sedikit tenaganya ke tangannya , yang kini masih bersalaman dengan Raja
"Tidak usah, kau tidak layak"ucap Rein yang sekarang nadanya menjadi dingin
'sial tanganku sampai kebas begini, apakah bocah sialan ini mempunyai ilmu beladiri, ah bodo amat aku Raja Kusuma, tuan muda orang terkaya ketiga di ibukota tidak akan mau kalah sama bocah ini' monolog raja dalam hatinya
Rina yang dari tadi diam di dalam mobil mau tak mau harus khawatir takut Rein dapat Maslah dari pemuda pemuda tersebut, tapi dia ingat dengan pesan Rein bahwa dia tidak boleh keluar dari mobil, jadi dia hanya bisa menunggu dengan terus berdoa untuk Rein
Banyak suara suara perempuan yang meneriakkan nama Rein disana , setelah Rein menyebut kan namanya , alhasil Raja di buat kesal karens seharusnya pujian itu miliknya , tapi sekarang malah di bil oleh pemuda yang tidak tau datang dari mana ,tiba tiba mengganggu kesenangan nya
Melihat Raja yang nampak kesal , salah satu teman nya akhirnya angkat bicara
"Bagiamana jika kalian berdua balapan , dan taruhannya adalah mobil masing-masing"ucap Temannya Raja yang kini tengah maju kedepan
"Boleh, aku mau liat apakah kau Memiliki keahlian untuk itu apa tidak, jangan jangan hanya bisa menjalankan mobil mahalmu seperti siput"ucap raja mengejek ke arah Rein
"Balapan ya, boleh saja, tapi apa yang membuat kalian begitu percaya diri jika mobil kalian bisa disamakan dengan mobilku, bukankah kalian hanya mengumbar lelucon denganku .??"ucap Rein mengejek, bagaimana pun mobilnya dapat membeli puluhan mobil mereka jika di jual dan sekarang mereka meminta Rein untuk melakukan taruhan Dengan mobil rongsok itu , bodoh
"Sial, lalu apa maumu, ?"ucap Raja dengan marah, dia juga tidak bisa membantah apa yang di katakan Rein barusan
"Bagaimana jika kalian memberikanku 10 mobil itu, dan aku dengan mobil ini, bukankah ini adil.?"ucap Rein dengan menunjuk mobil yang berjejer rapi disana
Raja yang mendapat pertanyaan itu langusng mendiskusikan bersama gank nya, karena ini merupakan taruhan yang sangat besar untuk mereka,
Stelah sekian lama akhirnya diputuskan
"Baiklah, kami setuju,"ucap Raja dengan tatapan penuh kebencian
"Baiklah kau bisa tentukan dimana kita akan balapan , agar kau tidak ada alasan nanti jika kalah"ucap Rein tersenyum tipis
"Brengsek, baiklah jika itu maumu kita akan memulai start dari sini , lalu bergerak lurus hingga lampu merah, dan kita akan kembali lagi ke tempat ini, bagaimana.?"tanya raja pada Rein , dimana itu adalah lintasan favorit nya
"Terserah, atur saja sesukamu"ucap Rein lalu beejalan masuk ke mobilnya,
Semntara di luar , raja mengertaakkan giginya karena baru kali ini dia di perlakukan tidak hormat oleh pemuda seusianya, harga diri seorang tuan muda yang ia jaga harus dia pertahankan dengan memenangkan balapan ini jika tidak dia akan sangat malu mengakui dirinya sebagai tuan muda kaya
Lalu dia juga memasuki mobilnya
Sementara Rein di dalam mobil tengah di omelin sama Rina karena mau menerima ajakan dari Mereka, yang jelas jelas aka. Merugikan Rein
"Kamu tenanglah sayang, suamimu ini tau apa yang harus di lakukan, percaya padaku oke"ucap Rein sambil menggenggam tangan Rina
"System' beli keterampilan pengemudi super dan langusng pasangkan " perintah Rein di pikiran nya
[Ding]
[Membeli keterampilan mengemudi super seharga 100 PS selesai
Pemasangan di mulai....
1%
.
45%
.
75%
.
100%
Selesai , PS tersisa 120]
"Baiklah mari mulai,"setelah itu Rein memajukan mobil nya hingga sejajar dengan mobil raja
Sementara diantara mobil Rein dan raja terdapat wanita dengan pakaian sexy' tengah memegang sapu tangan sebagai penanda kapan di Mulainya balapan tersebut
"Sayang apakah kamu yakin.?"tanya Rina sekali lagi
"Percayalah padaku oke, dan juga tolong hubungi langit, suruh mereka membawa 10 orang dari pasukan bayangan kesini, karena kita akan mendapatkan 10 mobil baru"ucap Rein dengan tersenyum
"Baiklah, kamu harus menang "ucap Rina pasrah dan mengeluarkan handphone nya untuk menghubungi langit
Kini disana terlihat wanita yang akan menjadi pemandu balapan mereka sudah melempar sapu tangannya ke atas,
Vroooommm.... Sapu tangan pun menyentuh tanah, kini terlihat dua mobil mewah tangah melaju kencang di keheningan malam ibu kota tersebut
Rein masih santai membiarkan Raja sedikit memimpin
"System' tampilkan map yang lebih akurat,"
Ucap Rein pada system
Kini di hadapan Rein muncul map yang sangat rinci mulai dari jarak dan berapa kecepatan yang diperlukan untuk sampai di garis finis ,semua ada disana
Rein yang melihat ini hanya tersenyum
"Sayang tolong kencangkan sabuk pengaman nya ok, karena aku mau menyelesaikan ini dengan cepat "ucap Rein menoleh pada Rina
Stelah itu itu Reian mulai memindah posisi prosneling nya dan menginjak gas lebih dalam dan mulai mengejar mobil milik Raja yang ada di depannya,
Dengan mudah Rein melewati mobil itu dengan sekali jalan
"Bangsat" dengan kesal Raja harus berada di posisi kedua, tapi dia tidak mau tau , karena dia tidak akan mau kalah sama Rein
Rein hanya melambaikan tangannya saat melewati raja ,yang membuat emosi raja semakin meledak
Semenatra para penonton yang menyaksikan ini dibuat kaget, pasalnya sampai saat ini belum ada yang bisa mengalahkan Raja di track ini,
.
.
.
.
.
Bersambung...