NovelToon NovelToon
Melepas Para Benalu

Melepas Para Benalu

Status: tamat
Genre:Pelakor / Poligami / Selingkuh / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 5
Nama Author: Ummu Umar

Wina perempuan muda yang sengaja berpura-pura tidak tahu akan rencana suami dan keluarganya yang ingin menguasai harta warisan keluarganya,

Dia membalas mereka dengan Elegant dan perlahan agar suami dan keluarganya bisa merasakan penderitaan yang dia alamat selama menjadi istri dan menantu di keluarga suaminya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ummu Umar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 25

Bu Surti menghela nafas kasar, satu persatu yang dulu mereka miliki kini harus dijual, dia mengepalkan tangannya, dia begitu membenci Wina karena semua ini berasal darinya, dia tidak akan tinggal diam, dia harus melakukan sesuatu agar wanita itu berhenti membuatnya harus kehilangan.

"Ibu akan ikut kesana, ibu akan bantu kalian mengemas barang agar besok tidak terlalu repot dan bisa diangkut kesini".

Reno tersenyum, dia memang tidak salah tempat datang kesini, walau ibunya menyebabkan tetapi dia satu-satunya orang yang bisa dia andalkan disaat genting seperti ini.

"Terus bagaimana dengan Dena bu, dia pasti akan sangat marah kalau tahu aku menjual rumah itu".

"Tidak usah pikirkan wanita itu, ini juga salahmu, kenapa kamu berselingkuh sampai Wina tahu, jadi berantakan semuanya kan, sekarang kamu lihat sendiri karena ulahmu kita kehilangan segalanya". Omelnya kepada anaknya itu.

Reno hanya bisa menunduk, dia tahu semua ini terjadi karena ulahnya, dia yang memulai semuanya dan sekarang semuanya hancur tanpa sisa, dia kehilangan segalanya, harta, keluarga kecilnya dan juga anak lelakinya.

"Sudahlah bu, sudah kejadian juga, aku memang salah dalam hal ini, maafin aku".

Bu Surti hanya bisa membuang nafasnya kasar, dia tahu percuma mengomeli anaknya, dia tidak pernah mau mendengar perkataannya, dia diam bukan karena tidak tahu tapi malas melarang anaknya karena hanya kekecewaan saja yang dia terima.

"Ayo kita kesana sekarang, ibu akan telpon Rena untuk kerumah kamu juga membantu nanti, biarkan saja Dena marah atau mengamuk toh itu bukan rumahnya".

Reno mengangguk kosong, dia sudah tak punya tenaga untuk berdebat dengan ibunya, dia sudah terlalu lelah dan tidak tahu harus berbuat apa.

Keduanya memesan mobil online karena mobil mereka sudah diambil oleh Wina, ya mereka bukan apa-apa dan siapa-siapa tanpa Wina, dan dia baru menyadarinya sekarang.

Segala keangkuhan dan kesombongannya selama ini hilang tanpa sisa begitu Wind mengambil semuanya.

Sesampainya di rumah, mereka disambut tatapan sinis dari Dena, Dena melipat kedua tangannya menatap tajam kearah kekasih gelapnya itu.

"Jadi sekarang bagaimana, aku dengar semua kos dan kontrakan yang kau miliki sudah dijual Wina?? ". Tanyanya tanpa basa-basi.

Dia bahkan tidak peduli dengan raut keduanya melihatnya dengan seperti itu.

"Enak saja kau bicara, kau tidak punya andil apapun sekalipun dijual oleh Wina memang mau apa kau". Hardik Bu Surti karena tidak terima anaknya di hina seperti itu.

"Tidak usah banyak bicara bu, ini urusan saya dengan anak ibu, dia menjanjikan saya hidup layak dan nyaman, terus kalau dia tidak punya apa-apa terus saya dan anak saya bagaimana?? ". Dena menatap bu Surti dengan tatapan berani sekaligus menantang.

Plak.. Sebuah tamparan keras membuat Dena terhuyung kesamping.

Dia memegang pipinya yang ditampar itu dan membelalakkan matanya, dia bisa lihat Reno yang menatapnya nyalang dan nafas yang memburu.

"Jangan kurang ajar pada ibuku, kalau kau tidak suka dengan kehidupanku sekarang pergi kau bawah anak itu, kau dengar". Hardik Reno dengan penuh emosi.

Matanya memerah dan giginya bergemeletuk marah, dia ingin melahap Dena hidup-hidup.

Dena menelan Salivanya melihat amarah yang berkobar dimata Reno, selama mengenal pria ini, ini pertama kalinya Reno berlaku kasar dan berani memukulnya.

"Oh yah, baik, akan ku pastikan kau tidak akan pernah bertemu dengan anak ini karena aku akan menggugurkannya tapi sebelumnya akan ku laporkan kau ke polisi karena berani memukulku". Dena tersenyum sinis menatap Reno dengan tatapan meremehkan.

"Dasar perempuan sialan, kau seperti nya tidak bisa diajak bicara baik-baik, lihat saja apa yang bisa kulakukan pada perempuan seperti mu".

Wajah Reno begitu menyeramkan membuat Dena mundur seketika dengan waspada, dia harus berhati-hati, dia tidak mungkin mau mati konyol, lagian dia sudah menguras uang Reno dengan membeli banyak perhiasan hanya dia berat pada anak yang dia kandung dan tak mau membawanya.

"Lakukan saja, begitu kau menyentuhku akan kupastikan kau membusuk di penjara Reno, kau pasti mengenal ku dnegan bai, aku bukan orang yang akan diam saja kau perlakuan seperti ini". Teriak Dena melawan.

Mendengar ancaman itu bu Surti langsung menghentikan anaknya, mereka sudah banyak masalah jangan sampai mereka kembali mendapatkan masalah baru.

"Jangan pedulikan dia Reno, kita rapikan saja rumah ini, ibu sudah membeli banyak dos besar sesuai pesananmu, kita mulai saja, ayo". Bu Surti langsung menarik anaknya untuk berkemas.

Dena melotot mendengar itu, mengemas rumah, memang mereka mau ngapain

"Mau apa kalian dirumahku?? ". Tanyanya dengan berang.

Dia lupa jika rumah ini adalah rumah Reno, dia selama ini menempati rumah ini untuk bersenang-senang dengan Reno, tapi dia tidak membalikkan nama yang ada di sertifikat itu.

"Ini rumah anak saya, kamu cuma numpang disini, kami akan menuai rumah ini jadi jangan banyak tanya". Bu Surti melenggang mengambil semua perbuatan kecil dan memasukkannya ke dalam dos.

Dena mengepalkan tangannya, dia merasa malu sekaligus fi tipu oleh Reno, Reno sendiri mengatakan kalau ini akan jadi rumahnya karena dibeli untuknya.

"Ini rumah saya, Reno sendiri mengatakannya kalau dia membeli rumah ini untuk saya dan juga anak yang saya kandung". Dia menunjuk kasar wajah bu Surti.

Reno menepis tangan Dena dengan kasar dan menatap Dena dengan kemarahan, dia tidak pernah berlaku seperti itu pada ibunya dan wanita ini berani melakukannya.

"Jangan banyak bicara, kami akan menjual rumah ini, semua ini aku yang beli, kalau kau mau ikut dan tetap bersamaku, ikuti aturan ku, jika tidak pergilah dari hadapanku, aku tidak sudi bersama perempuan yang tidak bisa menghormati ibuku".

Dena mengepalkan tangannya, dia tidak menyangka hidupnya akan seperti ini, dia harus segera mengamankan semua perhiasannya jangan sampai Reno juga mengambilnya, dia tidak akan punya apa-apa lagi.

Dia tidak menjawab melainkan memasuki kamarnya dan membereskan semua pakaiannya dan juga barangnya, perhiasannya dan beberapa aset lainnya dia amankan, dia lewat jendela karena kamarnya terdapat tangga darurat.

Reno menghela nafas, sebenarnya dia tidak ingin seperti ini tapi dia harus bisa tegas kepada Dena, dia yakin perempuan itu tidak akan pergi kemanapun karena mengandung anaknya.

Perkiraan Reno salah karena Dena bukanlah orang yang mudah takluk seperti yang dia pikirkan.

Dia akan pergi diam-diam, dia yakin Reno akan mengambil semua yang akan dia miliki melihat sikap Reno yang menghalalkan segala cara.

Selagi Reno dan ibunya sibuk membereskan barang dirumahnya dia sudah pergi dari sana membawa semua harta miliknya dan juga mobilnya yang dibelikan oleh Reno beruntung karena mobil itu atas namanya.

"Tunggu saja, aku akan kembali memberikan anak yang kau kira anakmu itu, aku akan buat kau menyesal melakukan ini padaku". Ucapnya dalam hati.

1
Jetva
MERAAAAAWAT...?????🙄🙄...GA KEBALIK..?? DASAR MANUSIA SERAKAH...👹👹👹👹
Jetva
semua yg dibelikan selama masa pernikahan..ketika bercerai itu jd gono gini...uang yg dipakai utk membeli itu asalx dr Wina dan uang kantor walau atas nama presiden..tetapi pembelian itu dlm masa pernikahan, bs dituntut jd gono gini saat perpisahan....
Ruk Mini
d awal aq kira ringan hny konflik RTl...ee ternyata sgt mengsannkn intrik" sang penguasa dn licik y org" berduit, sgt menghibur thor walo agak kejam sih tpi kadang itu d perlukan untuk org" yg bebal, ok tq thor walo ga Happy ending tpi sgt menguras emosi 🙏👍👍👍
Ummu Umar: msksih🙏
total 1 replies
𝐚𝐫𝐢𝐞𝐬 𝐠𝐢𝐫𝐥
𝐬𝐝𝐡 𝐝𝐩𝐭 𝐬𝐚𝐧𝐤𝐬𝐢 𝐬𝐨𝐬𝐢𝐚𝐥 𝐦𝐬𝐡 𝐝𝐢𝐩𝐧𝐣𝐫 𝐣𝐠 𝐧𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚 🤣🤣🤣 𝐫𝐞𝐧𝐨 𝐫𝐞𝐧𝐨 𝐦𝐤𝐧𝐲 𝐣𝐠𝐧 𝐫𝐞𝐧𝐨𝟐 𝐚𝐥𝐢𝐚𝐬 𝐦𝐚𝐜𝐦𝟐
𝐚𝐫𝐢𝐞𝐬 𝐠𝐢𝐫𝐥
𝐦𝐬𝐥𝐡 𝐲𝐚 𝐞𝐥𝐮 𝐲𝐠 𝐜𝐚𝐫𝐢 𝐬𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢 𝐫𝐞𝐧 🤪🤪🤪
syh 03
kluarga benalu kebanyakan ngancam doang..pdhl ga punya apa2 sudah 😒
Kamiem sag
mumpung Revan ditangan polisi kenapa gak disuntik vitamin aja biar lumpuh gitu atau biar tambah gila trus masukkan ke RSJ
Kamiem sag
kupikir Revan juga dibawa polisi bersama Bimo kemaren
Kamiem sag
suntik racun aja siBimo dan Revan
Kamiem sag
kren sekali gerak keluarga Erlangg sudah sekelas mafia hitam yg tdk punya prikemanusiaan
Kamiem sag
direkam gak itu telepon masuk biar jadi bukti
Kamiem sag
kupikir cuma Surti yg sakit jiwa ternya masih ada lagi
Kamiem sag
kasihan ya Reno tolol itu jadi bonek makLampirnya selama ini
Kamiem sag
aku juga pingin matah dan membenci semuanya
Kamiem sag
Surti dan Rena gak perlu khawatir menurutku bukankah barang2 brandit dan perhiasan mereka banyak? bisa kan dijual untuk modal??
bukankah dibab sebelumnya jumlah perhiasan Surti cukup untuk membeli dua rumah besar??
Kamiem sag
menurutku kalo Reno mau memperbaiki diri hijrah lah ke kota lain dgn sisa modal yg ada buatlah pekerjaan sendiri lupakan Wina tapi cobalah bertanggung jawab pd Wira seberapapun mampunya
Kamiem sag
sudah seperti mak Lampir si Surti balas dendamnya krn cinta sampai mati😃😃
Kamiem sag
tumben Rena waras
Kamiem sag
Erlangga
Kamiem sag
pesan mobil online kan bisa dibatalin??
knpa harus naik mobilnya Reno??
rada tolol gak sih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!