pernikahan yang tidak didasari sama-sama mencintai akan lah sulit untuk kita.
begitu pun dengan Myranda, awalnya dia sangat bahagia menikah dengan lelaki cinta pertama nya, Namun Afandy tidak pernah mencintai nya. pernikahan mereka terjadi karena perjodohan kedua orangtua mereka. akankah Afandy membuka hatinya untuk myranda??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon myranda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 30
" baiklah kalau begitu, lalu berapa lama aku harus menunggu? " kata Fandi
" tunggu tujuh bulan lagi, karena aku masih mempunyai waktu tujuh bulan lagi di sini. setelah itu aku janji, aku akan mengurus semuanya sampai kita bercerai" kata Mira
" baiklah" kata Fandi
setelah itu Fandi masuk ke dalam mobilnya dan pergi meninggalkan Mira di tempat itu.
Mira tersungkur sambil menangis, dia tidak perduli Fandi pergi meninggalkannya. yang ditangisi sekarang adalah betapa sakitnya dia menerima hinaan yang begitu kejam dari sahabat kecilnya itu.
Nathann yang melihat Mira sangat terpukul seperti itu, ada rasa kasihan di dalam dirinya. ingin rasanya dia memberi kekuatan kepada Mira namun dia tidak ada keberanian untuk menghampiri Mira.
Mira terus aja menangis sehingga dia tidak menyadari bahwa dia berada di tempat yang gelap, dan kini dia mulai merasakan dadanya nya sesak untuk bernapas.
dia mencoba untuk bertahan, namun semakin sulit baginya untuk mengontrol napasnya kini kepalanya mulai merasa pusing.
Mira memegang dadanya, Nathan yang melihat Mira dalam masalah akhirnya dia berlari menemui Mira, Mira sudah menutup matanya untuk mengontrol tubuhnya. Nathan yang melihat Mira seperti itu dia panik, Nathan langsung memeluk tubuh Mira.
" mir..... mira....mir.... kamu dengar aku tidak??" sambil menepuk-nepuk wajah Mira pelan
" mir...... kamu kenapa???"
" Mir... kamu jangan seperti ini dong mir.." kata Nathan
Mira yang mendengar namanya dipanggil, akhirnya kesadarannya kini mulai pulih.
" lam....pu" kata Mira dengan pelan
Nathan menyadari sepertinya Mira mengatakan sesuatu kepadanya namun Nathan tidak bisa mendengar dengan jelas.
Nathan mencoba mendekatkan kupingnya ke mulut Mira.
" maaf,,, aku tidak jelas mendengarnya, bisa kamu katakan sekali lagi?" kata Nathan
" lam......" kata Mira
namun sebelum Mira selesai berbicara tiba-tiba sebuah cahaya yang begitu terang mengarah kepada mereka.
ternyata setelah Fandi pergi meninggalkan Mira, dia berubah pikiran ingin menjemput Mira kembali.
namun setelah sampai di tempat Fandi melihat Mira sepertinya mencium seorang laki-laki.
Mira yang mendapatkan cahaya begitu terang, akhirnya kesadarannya pulih kembali. dia melihat ke arah cahaya adalah sebuah mobil berhenti di depannya dan seseorang keluar dari mobil tersebut.
mereka berdua terkejut melihat Fandi yang datang kembali ke tempatnya.
" dasar wanita murahan, baru saja aku meninggalkanmu di sini, kamu sudah langsung berbuat aneh aneh dengan laki-laki ini" kata Fandi
" maaf kamu salah paham, ini semua tidak seperti yang kamu lihat" kata Mira
" salah paham apa maksudmu? aku jelas-jelas melihat kalian berpelukan dan kamu mencium laki-laki itu. ternyata kamu hanyalah seorang wanita munafik, selama ini saat kamu bersamaku kamu seperti wanita suci"
" tapi lihatlah setelah di belakangku apa yang kamu lakukan, kamu lebih rendah dari seorang wanita murahan" kata Fandi
BUUUK
Nathan meninju wajah Fandi.
" kamulah manusia yang rendah di sini" kata Nathan
BUUUUUUK
" beraninya kamu menyentuhku, oh ya ternyata kamu dari Indonesia juga. atau jangan-jangan kalian selama ini sudah berhubungan di belakangku. dan kalian memang sudah merencanakan dari awal untuk tinggal sini, agar perselingkuhan kalian tidak diketahui oleh ayahku" kata Fandi
" mulutmu terlalu kasar, tidak pantas kamu menjadi seorang laki-laki. kalau memang kamu pria sejati seharusnya kamu melindungi seorang wanita bukan menyakiti wanita" kata Nathan
Tapi seru kok cerita y. Makasih da menyuguhkan cerita ini jak author