NovelToon NovelToon
Kali Ini Aku Akan Baik-baik Saja

Kali Ini Aku Akan Baik-baik Saja

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Mengubah Takdir / Romansa / Dijodohkan Orang Tua / Reinkarnasi / Transmigrasi / Tamat
Popularitas:2.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: KGDan

Cintanya, harga dirinya, dan ketulusannya, telah ia berikan pada pria itu, dan bahkan sampai rela tidak menginginkan, James Sebastian, tunangan yang di jodohkan Ibunya kepadanya.

Tapi, apa yang ia dapat? Eleanor Benjamin, di tinggalkan pria itu, Richard Marvin, saat mereka akan melangsungkan pernikahan, demi wanita lain!

Hingga sebuah mobil menabraknya, dan ia meregang nyawa, Richard tidak memperdulikannya!

Eleanor berharap, seandainya ada kesempatan kedua untuknya! ia akan mendengarkan Ibunya. Dan membalikkan keadaan! membalas apa yang ia rasakan pada Ricard.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KGDan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 13.

Mata James membulat sampai lengannya ia jauhkan dari sisi tubuhnya, melihat Eleanor memeluk tubuhnya. Ia tidak menduga Eleanor bereaksi seperti ini pada dirinya.

Eleanor tanpa sungkan memeluknya dengan erat, begitu ia mengatakan 'iya' telah memafkan Eleanor, dan setuju menikah dengan Eleanor.

"Aku senang sekali, terimakasih sudah percaya padaku!" ucap Eleanor tersenyum senang, sembari semakin erat memeluk James.

"Oh, i.. iya!" jawab James canggung.

Ia merasa sungkan untuk membalas pelukan Eleanor, yang tidak ia duga sangat bersemangat setelah ia maafkan.

Sebelumnya James lebih bersemangat, saat mendengar Bibinya jauhnya, Olivia, akan menjodohkannya dengan Eleanor.

James ingat betul, kalau ia dan Eleanor besar bersama saat mereka masih kecil, sebelum ia pergi keluar negeri melanjutkan sekolahnya, dan membantu perusahaan Ayahnya.

Sejak mereka berpisah, ia tidak pernah bertemu dengan Eleanor lagi. Kesan terakhir yang masih ada dalam ingatan James, tubuh kecil Eleanor berlari mengejar mobil orang tuanya sembari menangis dengan sedihnya.

Kepergian mendadaknya pergi melanjutkan sekolah keluar negeri, tidak ia beritahukan kepada Eleanor.

Eleanor kecil hanya bisa ia lihat lewat kaca mobil dari dalam mobil, tanpa sempat saling mengucapkan selamat tinggal dengan Eleanor.

Sampai ia tumbuh besar beberapa tahun di luar negeri, ia masih selalu ingat dengan Eleanor, dan ingin sekali bertemu kembali dengan Eleanor.

Saat ia telah mengambil alih grup Sebastian, setelah orang tuanya meninggal, ia mendapat telepon dari Bibinya, dan menyebutkan nama Eleanor.

James tanpa ragu lagi setuju di jodohkan Olivia dengan Eleanor, tanpa berpikir dua kali untuk mempertimbangkannya.

Saking gembiranya ia pun langsung menghubungi Eleanor, setelah Olivia memberikan nomor ponsel Eleanor. Tapi, ia tidak menduga, ternyata Eleanor telah memiliki seseorang yang ia cintai.

Hatinya hancur mendengar kata-kata kasar Eleanor, dan nada yang begitu ketus tidak ingin di jodohkan dengannya.

Itu terjadi seminggu yang lalu, dan hari ini Eleanor tiba-tiba berubah setuju menikah dengannya, membuat ia merasa bimbang dengan perubahan sikap Eleanor.

Dan, yang paling tidak ia duga Eleanor tidak mengingat sedikit pun tentang dirinya. Ternyata selama ini, hanya ia saja yang mengingat Eleanor.

James merasakan pelukan Eleanor semakin erat, membuat ia hampir sesak nafas. Ia pun mencoba melepaskan pelukan Eleanor.

"E.. Elea.. haah.. haahh.. aku.. aku tidak dapat bernafas" ucap James dengan suara tertekan.

" Apa?? a.. aku tidak sengaja karena terlalu senang, ma.. maaf aku, maaf!" Eleanor dengan cepat melepaskan pelukannya.

Eleanor membenarkan jas James yang kusut karena ulahnya, sembari memperlihatkan senyuman termanisnya.

James terpaku melihat raut wajah Eleanor yang cantik, yang baru ini ia tatap lekat dari jarak dekat.

Perubahan wajah Eleanor kecil yang manis, semakin cantik seraya Eleanor bertumbuh dewasa.

"Kalau begitu, aku permisi pulang, besok siang aku akan jemput kamu makan siang di luar!" James mundur satu langkah kebelakang, memberi jarak antara mereka.

Melihat James mundur, Eleanor melangkah maju mendekati James kembali. Dan membuat James membentur badan mobilnya.

"Eleanor, kamu mau apa? ini sudah malam, masuklah ke rumah, kamu harus beristirahat!"

Tubuh James menempel pada badan mobil, tidak bergerak karena jarak Eleanor semakin merapat padanya. Ia masih belum mempercayai Eleanor tulus untuk menikah dengannya.

Ia masih canggung untuk akrab dengan Eleanor, karena bisa saja ia hanya sebagai pelarian Eleanor, untuk membalas dendam pada lelaki itu.

Melihat James begitu canggung padanya, Eleanor berjinjit pada ujung sepatunya, lalu menarik bahu James untuk menunduk.

Cup!

Satu kecupan mendarat pada bibir James, dan tubuh James seketika membeku dengan mata membulat tidak percaya.

"Sampai jumpa besok siang, James" Eleanor tersenyum hangat menatap James, yang mematung tidak bergerak.

"Sa.. sampai jumpa besok siang, Elea" jawab James dengan kaku.

Eleanor kemudian mundur memberi ruang pada mereka berdua, agar James dapat membuka pintu mobil.

Masih dengan keadaan terpaku seperti bermimpi, James masuk ke dalam mobilnya.

Eleanor tersenyum lucu melihat raut wajah membeku James. Sepertinya James sangat terkejut, karena ia tiba-tiba mencium James tanpa permisi.

Bersambung......

1
naura✨
👍
Dewi Kasinji
ijin baca kak
Ning Suswati
buat apa saling ancam, biasanya mai ciduk dan hilang, selesai, gk perlu main adu mulut, dari awal sih ceritanya adu mulut mak2 comber
Ning Suswati
lucu juga udah pada tuwer masih aja sombong, apalagi cuma jalangkung, pelakor, sok2 an bersih emak2 sosialita
Ning Suswati
terlalu lembek sih, sibuk aja berdebat kaya anak TK, terus baikan lagi, lagi dan lagi, gk ada habisnya mulut kaya mak mak rombeng
Ning Suswati
gila tuh manusia serakah ingin kaya, hidup enak cara singkat, tdk tau dg siapa lawan bicara nya
Ning Suswati
aq suka alurnya, tadinya sempat curiga kalau2 serangan kepada aleanor akan berhasil, tapi sungguh cantiq, aq suka
Ning Suswati
dasar manusia iblis, gk ada yg bener, maunya enak sendiri, opsesi, rakus, tamak, apalagi y🤔
Ning Suswati
masa cuma sekretaris mau minta dijemput mantan bos, emang ada apa2nya kali y🤔
Ning Suswati
ceritanya jadi kaya anak2 TK, saling hujat
Ning Suswati
iiiikkkkkhhhh jadi ikutan emosi, tadinya melani sekarang diana, ceritanya jalan di t4, gk maju2
Ning Suswati
kok banyak manusia2 berhati iblis dan tak tau diri
Ning Suswati
jadi ceritanya kaya orang kampungan, memalukan katanya konglo kok jadi kongkalikong, masa sdh pakaian pengantin berdebat gk habis2,
Ning Suswati
kapan pesta nya mulai, masa pestanya konglomerat tdk ada pengamanan khusus, kaya orang kampung pengantin berdebat dg manusia2 sampah, dilayani
Ning Suswati
kan udah pakaian pengantin, kok jadi kaya kampungan gitu,
Ning Suswati
kayanya si pembaca diajakin jadi gila juga kayanya, kok gk abis2 melani2 melulu kaya dikampung aja ketemuan terus
Ning Suswati
kemana aja pengawal james, kok keadaan genting begini, masih main sandiwara2an apa drama komedi y, bikin mual aja jadinya
Ning Suswati
kan ada undangn, tanya dong mana kartu undangannya, kok melani bikin ribut dilayani, apa gk malu2in tuh
Ning Suswati
aq suka semuanya lancar, emang enak diabaikan, nikmatin aja tuh si melaninya kan sdh sah
Ning Suswati
menangislah darah sekalian richard syukurin dikadalin jalangkung, gk nyadar2, ya begitulah laki2 pecundang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!