Follow sosmed author
IG:Mia novita23
Tiktok:Miss Mia Novita
Bagaimana jadinya jika kamu menikahi wanita yang ternyata adalah anak kandung dari musuh besar keluargamu.
Alvin Zeandra Abimana. Seorang ketua geng motor tengil yang menikahi seorang gadis bernama Aliya pratiwi. Anak kandung dari tuan Smith dan nyonya Cyra yang hilang beberapa tahun yang lalu karna ulah dari keluarga Abimana.
Pernikahan mereka terjadi hanya karna sebuah kesalah pahaman yang terjadi.
Bagaimana jika suatu saat kebenaran terungkap tentang Aliya yang sebenarnya anak dari musuhnya?
Ikuti kelanjutannya di "Dinikahi Badboy Tengil"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss Mia Novita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Nasi Goreng
Pagi ini adalah pagi pertama Aliya masuk ke dalam dapur yang ada di apartemen Alvin. Wanita itu akan mencoba membuat nasi goreng, Makanan yang paling mudah untuk di coba.
Kebetulan Aliya melihat ada nasi di dalam rice coker. Aliya sudah bisa menebak. Jika itu sudah pasti Alvin yang melakukan.
"Oke. Mulai hari ini aku akan mencoba masak untuk makan aku juga Alvin. Aku harus bisa terus mengingat apa yang sudah mama katakan. Aliya pasti bisa menjadi istri yang baik" Ucap Aliya sambil mencari resep nasi goreng lewat aplikasi google
Wanita itu memutar Video sambil menyiapkan bahan-bahan yang akan di gunakan. Setelah selesai menyiapkan bumbu. Aliya langsung menghaluskan beberapa macam bumbu seperti yang ada di Video youtube.
"Garam yang mana ya" Ucap Aliya sambil memperhatikan 3 wadah yang ada di sana. Aliya tidak bisa membedakan mana garam, Penyedap dan gula.
"Mungkin garam yang ini kali ya" Ucap Aliya sambil mengambil 1 sendok lalu Aliya masukkan pada nasi gorengnya.
5 Menit kemudian, Nasi goreng buatan Aliya sudaj siap. Aliya membuat 2 porsi nasi goreng dengan toping telur ceplok di atasnya. Wanita itu mengangkat kedua sudut bibirnya saat melihat makanan hasil dari buatannya sendiri.
"Semoga saja Alvin suka" Ucap Aliya dan langsung bangun dari duduknya
Kemudian, Aliya masuk ke dalam kamarnya lagi. Wanita itu membangunkan Alvin yang masih begitu lelap.
"Alvin bangun. Alvin ayo banguuun" Ucap Aliya sambil menggoyang-goyangkan tubuh Alvin
"Alvin ayo bangun dong. Aku sudah masak itu. Ayo kamu cobain masakan pertama ku" Ucap Aliya sambil menari tangan Alvin agar segera bangun dari tidurnya
Alvin yang merasa terganggu langsung membuka kedua matanya dan melihat kw arah tangannya yang di tarik oleh Aliya. Bukannya marah, Alvin malah mengangkat kedua sudut bibirnya. Entah kenapa pria itu merasa senang saat Aliya seperti ini.
"Ada apa sih istriku. Pagi-pagi kok sudah tarik-tarik tangan babang Alvin. Ada apa?" Tanya Alvin sambil sambil tersenyum hangat pada Aliya
"Ayo kamu bangun. Sikat gigi lalu cuci muka. Setelah itu kamu keluar, Aku tunggu di meja makan. Aku sudah masak untuk sarapan kita berdua" Ucap Aliya tanpa bernafas
Melihat itu membuat Alvin kembali mengangkat kedua sudut bibirnya. Raut wajah Aliya jika seperti itu benar-benar terlihat sangat lucu.
"Iya sayang. Babang Alvin bangun. Tunggu sebentar ya, Babang Alvin mau ke kamar mandi dulu"
"Iya, Jangan lama-lama" Ujar Aliya dan langsung keluar dari dalam kamar itu.
Aliya langsung dudukndi meja makan. Wanita itu menunggu Alvin sambil terus memainkan ponselnya. Kemudian Aliya mencari nomor ponsel mamanya dan langsung melakukan panggilan Video.
Tak butuh waktu lama, Panggilan Aliya langsung di jawab oleh Dewi. Seketika Aliya tersenyum bahagia tatkala melihat 2 sosok paruh baya yang begitu Aliya cintai.
📞:Selamat pagi mama, Papa
📞:Pagi sayang. Tumben kamu sudaj bangun? Sepertinya ini masih sangat pagi untuk kamu bangun tidur
📞:Iya ma. Aliya tadi kebangun dan gak bisa lagi mau tidur. Akhirnya Aliya bangun dan mencoba masak sesuai apa yang pernah mama katakan pada Aliya tempo hari
📞:Kamu mengingat pesan mama nak?
📞:Tentu ma. Biarpun Aliya belum mencintai Alvin, Tapi Aliya juga ingin menjadi istri yang baik seperti mama
📞:Mama bangga sama kamu Al. Ini papa mau bicara
📞:Aliya sayang. Weekend ini kamu jadi ke sini kan nak?
📞:Belum tai pa. Aliya ikut bagaimana Alvin. Karna kan tidak mungkin jika Aliya pulang sendiri, Aliya tidak tai jalan ma. Nanti Aliya nyasar bagaimana
Tak lama kemudian. Alvin datang dan langsung ikut berbicara dengan papa Usman.
📞:Kita jadi kok pa kesana. Papa sama mama nanti mau di bawain oleh-oleh apa?
📞:Beneran jadi nak Alvin. Kami tunggu ya nak. Papa dan mama tidak minta oleh-oleh apa kok nak. Kehadiran kalian saja sudah sangat kami nantikan
📞:Baiklah pa. Papa sama mama jaga kesehatan terus ya. Alvin janji akan menjaga Aliya dengan sebisa Alvin
📞:Terimakash ya nak Alvin. Kami tutup dulu telponnya. Ingat ya Al, Jadilah istri yang baik buat suami mu. Suami itu adalah Raja ya nak. Kamu harus selalu ingat itu
📞:Iya ma
Setelah itu. Aliya memutuskan sambungan telponnya. Wanita itu melirik ke arah Alvin yanh saat ini sudah senyum-senyum sendiri membuat Aliya menaruh rasa curiga.
"Kenapa kamu senyum-senyum sendiri?"Ucap Aliya sambil menatap tajam Alvin
"Tidak apa-apa. Hanya saja pagi ini babang Alvin merasa sangat bahagia. Jangan lupa pesan mama ya neng Aliya, Suami adalah Raja. Dan itu Artinya kamu harus bisa selalu menghormati suami mu selaku raja mu" Ucap Alvin sambil tersenyum penuh kemenangan.
"Gak usah banyak ngomong. sekarang kamu duduk dan makan nasi goreng yang sudah susah payah aku buat" Ucap Aliya sambil memberikan 1 porsi nasi goreng pada Alvin
"Iya sayang" Jawabnya dan langsung mengambil sendok untuk makan nasi goreng buatan istri tercintanya.
Betapa terkejutnya Alvin saat merasakan suapan pertama yang dia makan. Pria itu membelalakkan kedua matanya saat merasakan makanan buatan Aliya.
"Bagaimana rasanya? Enak tidak. Ini adalah masakan pertama yang aku buat" Ucap Aliya dengan raut wajah yang terlihat begitu bahagia
Alvin yang melihat raut wajah bahagia itu tentu saja tidak ingin melihat Aliya merubah ekspresinya.
"Enak sekali sayang. Babang Alvin suka. Sini punya kamu juga biar babang Alvin yang makan. Soalnya ini enak sekali" Ucap Alvin yang sengaja berbohong pada Aliya.
Kemudian Alvin mengambil alih piring Aliya dan langsung menghabiskan makanannya. Aliya yang melihat itu langsung memanyunkan bibirnya.
"Iiiih Alvin! Kenapa kamu makan makanan aku. Kamu kan juga punya jatah..Aku juga lapar Vin" Ucap Aliya sendu
"Nanti aku pesankan makanan dari luar ya. Aku terlalu menikmati makanan buatan kamu" Ucap Alvin pelan
"Tapi aku juga juga ingin tau bagaimana rasanya makanan pertama yang aku buat Vin. Sini piring kamu, Aku juga mau" Ucap Aliya dan langsung menarik piring Alvin.
Kemudian wanita itu langsung menyuapkan nasi gorengnya pada mulutnya. Betapa terkejutnya Aliya saat tau bagaimana rasa nasi goreng buatannya.
"Ueekk. Kenapa asin sekali Vin" Ucap Aliya sambil memuntahkan nasi goreng yang baru saja dia makan
"Kenapa kami bohong Vin. Kamu bilang katanya rasanya enak sekali. Tapi kok malah asin begini" Ucap Aliya pada Alvin
Melihat raut wajah sedih Aliya membuat Alvin mendekat dan memeluk wanita itu.
"Tidak apa. Jangan bersedih. Ini sudah lumayan. Kamu mau berusaha masak untuk aku saja aku sudah bahagia. Tidak perlu bersedih. Nanti aku ajarin bagaimana caranya membuat nasi goreng yang enak" Ucap Alvin lembut