NovelToon NovelToon
Menikahi ustad tampan

Menikahi ustad tampan

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:18.9M
Nilai: 4.7
Nama Author: triani

Zahra, gadis biasa yang begitu bahagia dengan kehidupan remaja pada umumnya, tiba-tiba harus meminta seorang ustad yang usianya jauh di atas dirinya untuk menikah.

***
"Ustadz Zaki!" panggilnya dengan sedikit ngos-ngosan, terlihat sekali jika gadis itu baru saja berlari.

Dua pria berbeda generasi yang tengah berbicara itu terpaksa menoleh kepadanya.

"Zahra, bisa sedikit sopan kan, kamu tidak tahu sedang berhadapan dengan siapa!?" pria dengan baju putih dengan rambut yang juga sebagian memutih itu terlihat kesal, tapi si gadis tidak mengindahkannya. Tatapannya hanya tertuju pada sang ustadz.

"Ustad, menikahlah denganku!"

Pernyataan gadis itu tentu membuat sang ustadz tercengang, ia menatap pria di depannya bergantian dengan gadis yang baru datang dan tiba-tiba mengajaknya menikah itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon triani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kenapa serem sekali?

Setalah ustad Zaki pergi, Zahra pun segera pergi ke kamar mandi. Ia sudah semejak pulang sekolah belum nadi, rasanya badannya lengket semua.

Selesai mandi, ia pun segera mencari mukenanya yang entah ia letakkan di mana, ia kembali mengobrak-abrik lemarinya dan akhirnya ketemu bersama dengan tumpukan buku-buku pelajarannya.

"Kok bisa di sini sih, padahal tadi enggak aku campur deh."

Setalah menemukan apa yang ia cari, ia pun segera mengenakannya dan mengelar sajadah di samping tempat tidur, mulai melaksanakan sholat magrib.

Dasar Zahra yang jarang berdoa, ia pun memilih bermain ponsel setelah selesai sholat tanpa melepas mukenanya, ia membuka sosial media milikinya dan melihat beberapa berita hari ini tentang sekolah dan juga yang lainnya.

Hingga ia menemukan berita pertandingan Bayu,

"Jadi benar Bayu kemarin tanding!?" gumamnya sambil melihat siaran ulang pertandingan Bayu tepat di malah pernikahannya.

Setelah menyaksikan pertandingan Bayu, Zahra jadi tergerak hatinya untuk membuka chat dari Bayu.

Bayu

Senin, 21.00

Zahra, maaf aku tadi nggak bisa buka chat kamu, aku ada pertandingan.

Senin, 21.05

Ra ....

Senin, 21.10

Sayang ....

Senin, 21.15

Masih marah ya?

Senin, 21.20

Bales dong

Senin, 21.30

Kamu marah ya, kok nggak bales?

Senin, 22.00

Kamu udah tidur ya, ya udah met tidur. Besok kita ketemu di sekolah ya, happy nice dream Hanny❤️❤️

Selasa, 06.30

Nanti kita ketemu di tempat biasa ya

Selasa, 70.12

Kamu masih marah ya sama aku, aku tunggu di gerbang sekolah ya

Lima menit yang lalu

Zahra sayang, marahnya jangan lama-lama ya, aku nungguin chat dari kamu

Zahra pun langsung melemparkan ponselnya di atas tempat tidur,

"Kalau udah begini aja, baru minta maaf. Kemarin-kemarin egonya yang di gedein!?"

Zahra tidak berniat membalas pesan dari Bayu, ia ingin memberi pelajaran pada anak itu.

Hingga lahirnya terdengar suara azan isya', ia pun bergegas untuk melanjutkan sholat isya', kebetulan wudhunya belum batal.

Setelah menyelesaikan sholat isya', Zahra merasakan perutnya mulai lapar,

"Kira-kira di dapur ada makanan nggak ya?" gumamnya. Ia pun segara melepas mukenanya dan meletakkannya begitu saja di atas tempat tidur.

Tapi saat keluar kamar, ia baru sadar jika lampu rumah itu masih belum ada yang menyala. Ustad daki berangkat ketika masih terang jadi dia tidak kepikiran untuk menyalakan lampunya terlebih dulu.

"Kenapa gelap begini? Dimana sakelar nya lagi."

Glekkkk

Sebuah suara membuat Zahra benar-benar terkejut, tiba-tiba tubuhnya merinding dibuatnya.

"Mas, mas ustad. Apa itu kamu?" tanyanya tanpa bergerak dari depan kamar.

"Jangan becanda ya!?"

"Mas ustad, aku serius!?"

Tetap saja tidak ada sahutan, tapi malah suara itu kembali muncul.

"Siapa di sana?"

Ya ampun, kenapa horor begini ....

Zahra pun dengan cepat kembali ke kamarnya dan menutup pintunya dari dalam, ia memegangi letak jantungnya. Walaupun sudah di dalam kamar tetap saja rasa takut itu tidak hilang.

Ia pun memilih bersembunyi di balik selimut sambil menunggu ustad Zaki kembali.

...***...

Ustad Zaki sudah hampir saja berjalan pulang, tapi seseorang memanggilnya membuat ustad Zaki menghentikan langkahnya.

"Assalamualaikum ustad!?"

"Waalaikum salam, dek Fatimah."

"Maaf, ustad buru-buru ya?" tanyanya karena baru kali ini ustad daki pulang lebih awal di saat masjid masih tampak ramai jamaah yang masih mengobrol.

Ustad Zaki tersenyum, walaupun ia tapi ia tidak mungkin berkata jujur pada Fatimah,

"Ada hal yang penting?"

"Sebenarnya Imah hanya ingin menunjukkan ini!" Fatimah menunjukan sebuah buku yang berisi rangkaian materi untuk mengajar di madin. "Imah sudah menyusunnya, tapi Imah masih bingun di beberapa materi. Bisakah ustad memberikan masukannya? Itu kalau ustad tidak buru-buru!"

"Baiklah, biar aku bantu periksa, mari duduk dulu!" ustad Zaki pun menunjuk pada teras masjid,

Mereka pun duduk di teras masjid dengan jarak aman, ustad Zaki pun memeriksa buku itu. Terdapat banyak hal yang ternyata masih kurang dan ustad Zaki pun memberi saran di beberapa tempat.

Sudah hampir satu jam, dan mereka belum sampai setengahnya. Perasaan ustad Zaki semakin tidak enak memikirkan Zahra yang sendiri di rumah.

"Maaf dek Imah, saya harus pulang dulu. Bagiamana kalau kita lanjut besok saja, ininya?"

"Iya pak ustad, maaf sudah menggangu waktu pak ustad, pasti Zahra sudah nunguin ya?"

"Begitulah! Kalau begitu saya permisi. Assalamualaikum!?"

"Waalaikum salam!"

Imah masih berdiri di tempatnya sambil menatap kepergian ustad Zaki, tetap saja rasanya begitu sakit menyadari jika pria yang ia kagumi sudah menjadi milik orang lain.

Bersambung

Jangan lupa untuk memberikan Like dan komentar nya ya kasih vote juga yang banyak hadiahnya juga yang banyak biar tambah semangat nulisnya

Follow akun Ig aku ya

Ig @tri.ani5249

...Happy Reading 🥰🥰🥰...

1
Azhar Maulana
ah AQ jdi mehayal jadi jahra🤭🤣
lulu alawiyah
Luar biasa
Maya Ellydarwina
kenal di awal baca kisah aza karena cerita nya bagus lanjut ke Zahra,ternyata cerita nya lebih seru lebih asik dan yang paling penting lebih banyak kebaikan yang saya dapat kan tuk saya praktekkan dalam hidup nih,sungguh masyaallah 🥰. tuk yang buat cerita ini,panjang umur, sehat selalu,di limpahi rezeki dan kebahagiaan. Barakallah 🥰🥰🥰🥰🥰
Lova Yoongi
wajar lah ustad jg manusiawi py rasa jdi ketika di uji GK sekuat yg biasa di sampaikan dlm dakwahnya. so ikut nangis BCA. bab ini😭
Lova Yoongi
hahhhh ikatan bawang?????
bru denger🤣🤣🤣🤣
Lova Yoongi
ya emang buk boss nya ustad Zaki😁
Lova Yoongi
🤣🤣🤣🤣 ustad jg manusia normal
Lova Yoongi
bisa jdi yg py restoran, pengusaha muda plus jdi ustad
Lova Yoongi
mending kyk gitu urakan itu jujur apa adanya, sopan kalem belum tentu GK py sifat tercelah mlh kdg2 lebih buruk
Raudah
aku juga mau ketawa nur sama zahra
Tri Ani: ketawa bareng aja kak🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Raudah
/Angry//Angry//Angry/
Qaisaa Nazarudin
Turunannya Zahra banget tuh 🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Aku udah baca novel si kembar Azam dan Azura,bagus ceritanya..novel outhor yg satu ini gak pernah mengecewakan,Selalu bikin aku Gamon..
Qaisaa Nazarudin
Terima kasih thor,cerita kamu bagus banget,walaupun baca lompat2 tapi feel nya dapat banget..teruskan berkarya dan semoga Outhornya sehat2 selalu ya,Aamin🤲🤲🤲🤲⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹☕☕☕☕☕☕
Qaisaa Nazarudin
Duaarr⚡⚡⚡ Kaget gak,kaget gak..ya kaget lah,Masa gak..😂😂
Qaisaa Nazarudin
Duh Bayu nekat banget,Zahra itu udah jadi isteri orang deh Bay,Gak mungkin lah dia ninggalin SUAMI NYA demi kamu .
Qaisaa Nazarudin
Kalo nikahnya sama Imah,pasti hidup ustad monoton..
Qaisaa Nazarudin
Aku hanya mampu ketawa..🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Pupus sudah 🤣🤣🤣🤣🤣😜😜
Qaisaa Nazarudin
Jangan pernah MENILAI SESEORANG ITU DARI LUARANNYA,baik luaran belum tentu baik hatinya,Buruk luarannya belum itu buruk hatinya..Banyak novel kisah anak Pesantren yg ku baca semua Kayak Imah,Katanya CANTIK,BAIK,BERPENDIDIKAN TINGGI, IDAMAN SEMUA PRIA,tau2 nya hatinya busuk..🙏🙏🙏😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!