NovelToon NovelToon
Terjebak Di Pulau Zombie

Terjebak Di Pulau Zombie

Status: tamat
Genre:Pembunuhan / Zombie / Misteri / Tamat
Popularitas:325.9k
Nilai: 4.7
Nama Author: DF_14

Ini cerita tentang sebuah pulau yang penghuninya zombie semua.

Hingga suatu hari ada beberapa korban kecelakaan pesawat yang selamat dari ancaman maut dan terdampar di pulau zombie.

Bukannya mendapatkan pertolongan disana, tapi malah mati satu persatu diserang makhluk yang mengerikan itu.

Akankah ada yang selamat?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30

3 hari berlalu, Mira memilih menenangkan dirinya sendiri dengan berdiam diri di kamar.

Adel dipertemukan kembali dengan papanya, rupanya papanya sudah menikah lagi, bahkan papanya tidak bisa membawa Adel, karena ibu tirinya Adel tidak mau Adel ikut bersama mereka.

Karena itu Ana mangajak Adel untuk tinggal bersama dirinya.

Siang itu Ana membawa Adel ke kebun binatang untuk menghibur Adel yang akhirnya telah mengetahui neneknya meninggal di pulau mengerikan itu. Dengan senang hati Dave setia menemani mereka.

Dave menggendong Adel di punggungnya, karena Adel ingin memberikan makan pada jerapah.

"Menurutmu apa Bang Diego masih hidup?" tanya Ana pada Dave dengan nada sedih.

Dave menghela nafas, sejujurnya dia merasa bersalah karena Diego memilih mempertaruhkan nyawanya demi mereka, padahal belum tentu juga Diego akan berubah menjadi manusia monster seperti penghuni di pulau itu "Entah lah, aku harap bagitu. Aku dengar saat ini masih dilakukan pencarian bang Diego di pulau itu. Semoga bang Diego selamat, dan aku pasti akan menemuinya dan berharap bisa berteman baik dengannya."

"Tentu saja, aku juga." Ana juga pasti akan ikut Dave untuk bertemu Diego jika ada keajaiban Diego bisa pulang ke Indonesia.

Sementara itu, di rumah, Rachel memperhatikan Cindy yang sedang menggambar, biasanya dia selalu menggambar sosok gadis kecil bersama ibunya, kini dia menambahkan juga sosok pria dewasa digambar itu.

"Gambarnya sudah jadi." Cindy memperlihatkan hasil menggambarnya. "Ini Cindy, Ini mana, ini papa." Cindy menunjukkan ketiga karakter digambarnya itu.

Mata Rachel berkaca-kaca, padahal selama lima tahun berpisah dengan Diego dia berusaha untuk terus tegar menjalani hidupnya tanpa Diego, tapi kali ini hatinya jauh lebih terluka, dia sangat berharap Diego masih hidup walaupun dia mendengar kabar bahwa keberadaan Diego belum bisa ditemukan juga.

...****************...

Diego masih tinggal di ruangan apartemen yang sama di lantai 13, Diego tak melihat ada helikopter mencari dirinya lagi padahal dia sudah membuat bendera dengan baju pemilik apartemen yang dia tempati.

Diego juga tidak bisa kemana-mana, dia terjebak di ruang apartemen itu, kecuali jika harus melakukan rappeling lagi, tapi resikonya terlalu tinggi, mungkin bisa saja dia malah memasuki ruangan yang dipenuhi zombie. Diego memutuskan untuk terus diam disana menunggu hujan tiba, agar dia bisa melakukan rappeling ke bawah dan berlari sekencang mungkin menuju Dermaga, berharap ada kapal atau perahu disana.

Siang itu alam berpihak padanya, hujan mengalir begitu deras. Suara guntur terus menyemangatinya untuk segera lari meninggalkan pulau ini. Diego tak menyia-nyiakan kesempatan untuk pergi dari sini. Diego memperhatikan ke bawah sana, dia bisa menghembuskan nafasnya dengan sangat lega karena tak ada satupun zombie berkeliaran di bawah.

Diego segera melakukan rappeling ke bawah dengan begitu cepat.

"Aagghhrrrkkk...Aagghhrrrkkk..."

Diego terlonjak begitu melihat ada banyak zombie di pinggir gedung apartemen, mungkin para zombie itu saling berdempetan menghindari air hujan.

Beruntung Diego segera menjatuhkan dirinya ke aspal, membiarkan tubuhnya basah kuyup dengan air hujan. Dia memperhatikan betapa banyaknya zombie-zombie di pulau ini, hampir semua bangunan dipenuhi oleh zombie.

Sangat menegangkan jika hujan itu tiba-tiba reda.

Tanpa menunggu lama, Diego segera berlari sekencang mungkin, nyawanya bertaruh pada hujan ini, dia terus berlari menyusuri jalan raya, walaupun hatinya sangat takut karena dia bisa melihat banyak zombie yang meraung-raung setiap dia melewati bangunan.

"Aagghhrrrkkk...Aagghhrrrkkk..."

Segerombolan zombie terus membuka mulut mereka lebar-lebar sambil meraung memandangi mangsanya yang terus berlari tak jauh dari mereka.

Setelah sekian lama berlari, Diego mulai merasa kelelahan, tapi dia tidak boleh menyerah, dia teringat dengan Cindy dan Rachel yang untuk menyemangati dirinya sendiri.

Dari kejauhan Diego bisa melihat dermaga disana, membuat dia bersemangat untuk terus mempercepat larinya.

Sungguh di luar keinginannya, rintik air hujan itu makin terasa sedikit, bahkan perlahan-lahan air hujan mulai menghilang.

Diego mendengar suara bergemuruh, dia tidak ingin melihat kebelakang, sudah dipastikan para zombie di pulau itu mengejar dirinya.

"AAGGHHRRRKKK...AAGGHHRRRKKK!"

Diego mengambil sebuah balok kayu, sambil berlari dia terus memukul beberapa zombie yang menghadang dirinya.

Buukk...Buukk...

Dia menendang beberapa gerobak untuk menghalangi jalan.

Berlari dan terus berlari, hanya ini yang bisa Diego lakukan, berhenti satu detik saja nyawanya tak akan terselamatkan. Dan terus memukul para zombie yang menghadang jalannya.

Kini dia berhasil sampai di dermaga, dia meloncat menyeburkan dirinya ke dalam air laut.

Byuuurrr....

Tak ada satupun zombie yang berani ikut menyebur ke lautan.

"Aaarrrggghhh... aku berhasil!" Diego yang sudah beberapa hari tidak mengeluarkan suaranya akhirnya bisa berteriak juga memandangi para zombie dengan penuh kemenangan.

"Cindy, tunggu papa, papa pasti akan pulang."

Diego menarik perahu sederhana yang ada didepannya, dia segera menaiki perahu itu, dia sangat kelelahan, tak memiliki tenaga untuk mendayung. Membiarkan angin membawanya kemanapun semaunya. .

Diego merebahkan dirinya di perahu dengan nafas tak beraturan, begitu melelahkan, dia memejamkan matanya sebentar.

...****************...

Satu bulan kemudian. Pulau zombie telah dihancurkan, sampai tak ada satupun zombie yang hidup di pulau itu.

Dan Diego selama satu bulan itu berada di Amerika, dia menjalani pengobatan dan perawatan untuk menyembuhkan luka di tangannya.

Karena dinyatakan tidak ada virus berbahaya di dalam tubuhnya, akhirnya Diego dibolehkan untuk pulang ke Indonesia.

Diego memutuskan untuk segera pulang, karena sangat merindukan Rachel dan Cindy.

Setelah menempuh perjalanan di udara yang lumayan lama, akhirnya Diego telah sampai di bandara yang ada di Ibu Kota Indonesia.

Dengan penuh semangat Diego menarik kopernya, langkanya terhenti begitu melihat ada Rachel dan Cindy menjemput dirinya di bandara. Dia tersenyum saling berpandangan dengan Rachel, lalu pandangannya beralih ke gadis kecil yang menjadi penyemangatnya untuk bertahan hidup di pulau zombie itu.

"Papa!" Cindy berlari ke arah Diego.

......TAMAT......

1
aas
ga berasa udh end aja
Mega Arum
Luar biasa....makasih Thor,
Rita Juwita
seruuu thor.. /Good//Good/
Dani
akan terlalu sangat amat konyol jika marcell yg sudah seperti itu masih dipercaya
Nuraishah❤💚
👍🏻
Robby Tom
cerita yg membagongkan, walaupun singkat
retno❤️
Akhirnya selesai baca novel ini... Ya ampun bener2 seruuu dan menegangkan... kayak lihat film aslinya. Pokoknya semua novel Kak Othor bagus2 dan keren ceritanya... Alhamdulillah sdh baca semuanya... tinggal nunggu cerita Noah yg lg up. Semangat trs berkarya Kak Othor... Sukses selalu ya 🙏🏻👍🏻🥰
DF_14 ᴶᵘʳᵃᵍᵃⁿ ᴱˢ ᴮᵃᵗᵘ: terimakasih🙏
total 1 replies
Pipitputriamanda Amanda
cerita nya menarik aku suka semat thour💪
Wiska Suandini
dijadiin film keren nih..
Lusi Sabila
sumpah baca novel ini ikut tegang.. deg-degan !!
Alexa Juliana
Alhamdulillah Diego dapat bertemu lg dgn klrg nya..Ayo reunian kalian dgn Dave, Ana, Mira dan Adel..
Alexa Juliana
Siallan benar si Marsell..Ya ampun Rangga sungguh kasihan kamu dikorbanin sama si Marsel..Smg dia juga dapat karmanya di cabik2 sama Zombi
Alexa Juliana
Mambahasib ---> membasahi
Alexa Juliana
Kasihan Rangga ada disana...
Alexa Juliana
Setelah Nino, lalu Pak Tio yg mengorbankan dirinya demi menyelamatkan teman2nya..
Alexa Juliana
Kenapa malah org2 baik yg jd korban Zombie..Knp g org ky si Marsel dan yg ninggalin istrinya tuh
Alexa Juliana
Lemparin aja tuh si Marsel ke para zombie
Alexa Juliana
Korban pertama di pulau itu Willy..Kasihan 😭😭😭
Alexa Juliana
Handphone nya bagus wlw sdh terkena air laut tp msh berfungsi...
Zenith Zenith
cerita yg menarik walau mengandung bawang dikit/Sweat/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!