NovelToon NovelToon
Anak Geniusku Adalah Pewaris Kaya

Anak Geniusku Adalah Pewaris Kaya

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:283k
Nilai: 5
Nama Author: maya syafii

Ayunda Seorang gadis cantik yatim piatu yang tinggal dengan bibiknya tapi malah dia akan dijual tetapi takdir berkata lain, ia malahan tidur dengan salah satu ceo tampan terkaya bernama Brian baratawijaya. Akankah keduanya bersatu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon maya syafii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Maafkan aku , Ayu

"Kalaupun kalian tak percaya tak masalah , yang penting maafin aku. Aku akan menebus kesalahanku dengan merawat Ayu hingga sembuh," ucap Rena sambil terisak

Brian menatap wajah sayu perempuan dewasa di depannya itu mencari kebohongan namun tak menemukannya.

"Baik, tapi jika terjadi apa-apa dengan istriku, kau ku gantung."

Gleg

Rena sungguh ketakutan apabila itu terjadi, Rena hanya bisa berdoa jika Ayu akan sembuh seperti biasanya.

Esoknya Rena sudah mulai menjaga Ayu di rumahsakit.

Setelah perdebatannya dengan Brian kemarin, ia merasa sangat kelaparan karena kemarin lupa tak makan, pagi ini saat ia baru sampai di rumahsakit tak lama memesan makanan dan minuman, dan di sela ia makan terdengar bunyi ponselnya tertera nama sugar daddy.

"Iya halo bos."

"Kau dimana? kok apartemenmu kosong."

"Maaf bos, saya lagi di luar kota bertemu anak saya."

"Rena, kau jangan macam-macam denganku. Aku tahu kamu dimana."

Seketika raut muka Rena berubah pias ia sungguh lupa jika sugar daddy bisa tahu dirinya dimanapun.

"Maafin Ren, bos. Rena jaga temen Renayag sakit samaoi sembuh."

"Apa! kau itu bodoh atau apa, seberapa pentingnya dia bagimu hingga lebih mementingkan temenmu itu."

"Dia sudah seperti adikku bos, aku yang salah bos."

"Oke-oke, sekarang share lokasimu, aku akan kesana."

"Tapi bos."

"Udah lakukan yang aku perintah."

Saat Rena menutup telpon bertepatan ada sosok anak kecil tampan masuk ke dalam ruagan

"Bunda," teriak Ben dan Axel membuat Rena terkejut dan berdiri , dari belakang dua bocah kecil nampak Brian dengan wajah menyeramkan berjalan menuju sofa.

"Tak ada perkembangan," tanya Brian

"Tak ada Bri, oh ya Bri. Sugar daddy ku akan kesini dia ingin tahu Ayu, sepertinya takut aku berkhianat."

"Oke biarkan, selama dia tak berbuat onar."

Tak lama terdengar ketika dari kamar, Rena beranjak dari sofa dan melihatnya. Rena membuka pintu dan terkejut sugar daddy nya sudah di depan mata, lalu pria paruh baya itu memeluknya.

"Rena, aku sungguh cemas denganmu. Kau kenapa tak bilang."

"Bos, lepasin ini di rumahsakit. Aku tak enak dengan pengunjung lain."

"Oke-oke, sorry. Mana temenmu."

"Dia ada di dalam bersama suami dan anak-anaknya. Dia habis melahirkan dan sampai sekarang belum sadar."

"Sungguh menyedihkan. Ayo temui mereka."

Rena membuka pintu diikuti Sugar daddy nya. Dan mereka berdua masuk

"Bri," panggil Rena

Brian dan kedua putranya menoleh kearah suara mereka semua terkejut, saat ada seseorang tak asing di depannya.

"Paman."

"Brian."

"Bos kenal Brian."

"Nanti aku ceritain kamu. Hai Bri," sapa Farhan pada keponakannya Brian dan memeluknya

"Halo, paman. Apa kabar, kemana aja selama ini."

"Aku hidup dengan jerih payahku Bri, Seteelah kakekmu mengusirku."

"Maafin kakek, paman."

"Iya udah paman maafin. Ini siapa?"

"Dia putraku paman. Ayo kenalan sama kakek ya, ini kakek Farhan."

"Hai kakek, aku Axel."

"Aku Ben."

"Kalian tampan-tampan sekali macam ayahmu, oh ya kapan-kapan mampir ke apartemenku."

"Baik paman, kalau boleh tahu paman kenal Rena."

Farhan tersenyum kikuk sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal.

Akhirnya Farhan bercerita tentang semua mulai aela pertemuan dengan Rena hingga mereka saling membutuhkan.

"Maaf kan aku kak Rena, aku akan membantumu menyelesaikan masalah dengan mantan suamimu."

"Nggak apa Bri, aku tahu kamu salah paham saja. Dan makasih ya uda mau membantuku."

"Tante, kak Rara tak ikut," tanya Ben

"Maaf Ben, Kak Rara sama ayahnya di kampung," ucap lirih Renamembuat Ben iba

"Maafkan Ben, Tante."

"Tak apa nak. Doain Bunda cepet sadar ya. Kamu anak baik."

"Iya Tante, Ben selalu berdoa kesembuhan Bunda."

Tiba-tiba, ada sebuah celetukan membuat semua melongo

"Hei kenapa sedih," ujar wanita cantik yang masoh terlihat pucat menatap kearah semua

"Bunda," teriak Ben dan Axel

"Sayang," Brian ikut terkejut

Ketiga lelaki tampan kesayangan itu berhambur memeluk Ayu, Rena bahagia melihatnya. Farhan baru sadar jika Rena begitu baik dan selalu ingin membuat orang sekitarnya tak iba.

"Hei, lepas. Aku tak bisa nafas sayang," tutur Ayu

"Maaf, maaf. Mana yang sakit sayang, hem " tanya Brian cemas

"Nggak ada, he.."

"Dasar kau ya."

"Sayang, lihatlah siapa yang datang."

Ayunda menoleh dan ternyata Rena yang ia sayangi

"Kak."

Rena menghampiri memeluk Ayunda penuh kasih sayang

"Maafin aku, Yu. Atas kejadian tempo lalu."

"Tak apa kak, Ayu tahu kakak dalam masalah."

Dan sebuah deheman membuat kedua wanita cantik itu berhenti ngobrol.

"Ehem, berasa dikacangin."

"Hahahahaha, cemburu nih," goda Brian pada Farhan

"Iya, Bri. Cewek kalau ketemu cewek ada aja yang dibahas mana bisa berhenti."

"Ehem, oh begitu," sindir Rena balik

Ayunda melihat sororan mata Farhan menatap Rena begitu aneh merasa jika ada ketulusan disana.

"Oh ya paman, masih ingat kan istriku."

"Iya Bri, meski lumayan lama tak ketemu."

Seketika Ayunda teringat dengan bayi yang ia lahirkan

"Sayang, mana bayi kita. Cewek atau cowok."

"Alhamdulillah cewek sayang, dia masih di ruang bayi diinkubator. Besok kita kesana ya, bentar aku panggil dokter sampek lupa."

"Astaga, kau ini melupakan, Bri," Farahan cekikikan

Tak lama, dokter dan suster masuk ruangan Ayu.

"Permisi, selamat pagi semua."

"Pagi dokter silakan."

Dokter itu dan perawat mulai memeriksa Ayunda. Setelah 15 menit, akhirnya selesai.

"Sukurlah, keadaan nyonya Ayu sudah mulai membaik, mungkin lusa sudah boleh pulang."

"Terimakasih dokter."

"Ben dan Axel kangen bunda, jangan skait lahi," rengek manja Ben

"Iya sayang, nggak malu di lihat orang."

"Biarin."

Semua tertawa melihat tingkah Ben begitu sayang pada Bundanya, Brian bahagia bisa berkumpul kembali dengan Istri dan anak-anaknya.

Sorenya, para karyawan kantor baratawijaya bergantian menjenguk Ayu dan bayi nya. Meski tak wemua bisa masuk ruangan, setidaknya mereka masih dijinkan untuk datang.

Brian melihat istrinya lelah segera memberitahu para karyawan untuk segera pulang.

"Mohon maaf untuk semua, ini sudah waktunya untuk istirahat," tegur Brian

"Oh ya sudah, kami balik dulu nyonya tuan."

"Makasih kalian udah datang."

"Sama-sama."

Setelah semua meninggalkan ruangan, Brian menyuruh istrinya untuk beristirahat sedangkan ia menemani bayinya.

"Sayangnya Daddy, oh iya Daddy lupa ngasih namamu."

Terdengar celetukan dari arah pintu membuat Brian terkeut

"Dasar Daddy edan."

"Johan"

"Iya, apa kau tak terima hah."

"Asisten laknat, ngapain ngatain aku."

"Eh kok malah berantem sih, beb," ujar Nadia istri Johan

"He ... maaf sayang, kalau aku nggak ganggu daddy satu itu kurang afdol."

"Dasar sialan."

"Boleh gendong, Bri" tanya Nadia

"Iya silakan."

"Namanya siapa."

"Bapaknya lupa ngasih nama, Beb."

"Hah, yang bener Bri."

"He ...."

Saat mereka asyik ngobrol tiba-tiba, ada telepon dari ponsel Brian

1
Rachma Fidyawati
banyak typo nya
Siti Nurjanah
aduh siapa lg yg datang
Siti Nurjanah
pasti itu dewi
Siti Nurjanah
apa wanita yg merencanakan itu adalah ibu dari vio wanita yg menyukai rendra dan akhirnya gila
Siti Nurjanah
oh ayu mau di culik apa ya
Siti Nurjanah
ketika berbagi sedekah langsung ketemu pria tampan
Siti Nurjanah
kenapa setiap orang yg disuruh vera itu temen brian jg. trs wisnu kemana kok udah nggak nongol lg. apa orang yg lihat Brian dan vero tadi adalah vera?
Siti Nurjanah
vera lg vera lg. nggak jera tu orang . nanti kalau ketangkep minta maaf lg
Siti Nurjanah
ada apa dgn rena? awal pertama jumpa baik . lalu pas ayu kangen rena di desa kok suami udah ninggalin dia? apa suaminya selingkuh? trs sekarang ama pria tua yg ternyata bosnya. apakah rena jd selingkuhan bosnya ?
Siti Nurjanah
sebenarnya si wisnu itu mau bantu vera atau bryan sih?
Siti Nurjanah
ya mungkin ayu bisa kamu jebak tp jgn harap kamu bisa ngelabuhin ke3 pengawalnya
Yati Supriyati
karya nya ok. alur cerita juga ok. hanya banyak dalam penulisan yang salah ketik. terutama di nama pemeran. tolong di cek kembali sebelum masuk ke novel toon
ilanila
👍🏽👌
Juliyah
m
ChiChi
Terbaik 💖
Berdo'a saja
hemmmm
Berdo'a saja
semoga bisa lebih baik
Berdo'a saja
aku tidak bisa menulis dan belum tentu aku bagus jika ditantang untuk menulis, tapi aku sudah banyak sekali membaca memang masih banyak kekurangan sana sini dan dimaklumi kalau author masih pemula semoga kedepannya bisa lebih baik, jangan sakit hati kalau banyak sekali kritikan dan masukan maaf yang mungkin sedikit pedas semoga bisa dijadikan motivasi dan pelajaran untuk kedepannya, semangat dan terus berkarya
Berdo'a saja
kenapa Ayunda tidak mengenali Brian bukan kah waktu itu Ayunda sadar dan behkan menerima uang dan kartu nama dengan jelas, kenapa sekarang tidak mengenali
Berdo'a saja
bagus Thor, cuma terkesan terburu-buru alurnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!