NovelToon NovelToon
Pewaris Asli Yang Tersembunyi

Pewaris Asli Yang Tersembunyi

Status: tamat
Genre:Action / Misteri / Contest / Cintamanis / Balas Dendam / Badboy / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.5
Nama Author: sky tulip

Berawal dari sebuah kemalangan yang menimpa anak kecil berumur tujuh tahun yang harus hidup sendiri setelah kehilangan kedua orang tuanya.

Ketika sebuah keberuntungan membuatnya datang ke panti asuhan dan melanjutkan pendidikan.

Ketika Arjuna yang dari umur tujuh tahun sudah menerima kepedihan dan bukan Kasih sayang berlimpah membuatnya menjadi sosok yang dingin dan disegani terutama para wanita.

Semuanya dimulai dari masa remaja Arjuna hingga menginjak masa dewasa. Dan sosok lain yang membuatnya berubah dari Arjuna biasa menjadi Arjuna yang memiliki segalanya.

Hingga perjalannya terus berlanjut dengan pertemuan tak terduga dan tragedi dalam setiap langkahnya menunjukan jati dirinya di depan publik.

Arjuna harus melewati beberapa hal untuk membuktikan dirinya pantas atau tidaknya sebagai seorang pewaris.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sky tulip, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Celah

Juna yang asik berenang tak sadar jika Noe memperhatikannya tiba-tibaNoe membuat hal untuk mengejutkan Juna dan tak berhasil.

"Gak usah jail Lo gue lagi gak mau canda."

Noe tertawa melempar air dengan keras kewajah Juna terus menerus sampai Noe di tarik masuk kolam oleh Juna.

"Makannya kalo gak ya enggak!"

Noe mendesah malas sama-samanaik keatas kolam dan mulai mengenakan jubah handuknya mereka membilas badannya dan selesai dengan menganti pakaiannya.

"Apa lo bakalan biat laporan ke polisi tentang masalah ini, seharunya kalo menurut Gue, Lo kudu deh kudu cepet-cepet nyingkirin orang itu, soalnya kalo kelamaan itu gak baik juga buat Oma Alika.

"Gak tahu lah gue bingung," ucap Juna. Noe menatap datar Juna yang berlalu meninggalkannya. Noe berpikir tidak akan pernah Juna merasa sendiri, Noe harus membantunya.

Saat sudah dengan persiapan mereka pagi ini, Arya tiba-tiba memanggil Juna dan Noe memperhatikan dari kejauhan sesekali Juna mengangguk dan saat itu mata Noe tak bisa bohong kalo Juna di bisiki sesuatu oleh Arya.

"Ngomong apaan dia?" Kata Noe seketika masuk kedalam mobil alika keduanya dan mulai melajukan mobil tanpa mengatakan apapun.

***

Sudah seminggu berlalu dan kini Juna berdiri didepan ruangan Arya menatap orang itu dan menatap seorang lagi yang umurnya tak jauh dari Juna.

"Oh.. Lo kerjaa.. ama bokap gue, panteslah babu sih jadi pesuruh, baek-baek lo." Gio menatap remeh Juna yang sekarang sudah membuka identitasnya.

Siapa yang mengatakan itu boleh juna lakukan sekarang tapi, waktu seminggu sudah sangat lama. Arya menatap dengan kekehan.

"Kau cucu satu-satunya nyonya alika? Aku tak percaya!"

Arya melipat kedua tangannya diatas meja kerjanya.

"Bercandaan lo gak lucu anak panti itu identik dengan anak tak diakui dan anak yang terbuang atau bisa jadi kau mengatakan itu berharap kau mendapatkan keuntungan besar dari kekayaan atasan Bokap gue, iye.. Ngaku lo!" Desakan Gio tak membuat Juna menyerah tetap bergemi pada posisinya dan itu membuat Arya merasa kesal bersamaan gemas.

"Aku hanya minta kalian katakan semuannya pada Oma tentang apa yang kalian rencanakan atau kalian akan berakhir di penjara dengan kasus yang aku sendiri beratkan," ucap Juna menatap Gio lalu bergantian menatap Arya dengan tatapan datarnya. Arya merasa terintimidasi dan itu membuat Arya tak suka dirinya akan tunduk pada perintah bocah ingusan ini. Sungguh tak masuk akal bagi Arya.

"Yaa.. Semua ada disini," ucap Juna memperlihatkan flash disk.

Juna tersenyum tipis seperti meremehkan.

Arya dan gio mengumpati itu dan menyumpah serapahi Arjuna langsung didepan wajahnya dengan berteriak sangat keras.

"Berikan barang itu pada kami..."

"Eits... Aku mengatakan untuk kalian mengakuinya dan menerima permintaan maaf langsung dari Oma ku jika kalian tetap keras kepala... Jadi ini akan aku berikan pada pihat berwenang termasuk kasus korupsi perusahan dari ayahmu," ucap Juna menatap Arya lalu menatap Gio lama.

Seketika Juna melenggang pergi dengan santai dan bawahan Arya menatap Juna dengan tatapan khawatir juga takut.

Juna tersenyum miring saat masuk lift.

"Kita lihat siapa yang akan keluar sarang untuk mendatangiku." Saat Akan melangkah keluar lift Juna yang sudah turun di lobi sempat berpapasan dengan salah satu orang dengan luka di dahinya dan Juna hanya melihatnya sekilas.

Noe dan Alika yang sedang ada kunjungan ke industri tempat dimana kantor lapangan baru di resmikan hanya mengisi beberapa sambutan dan sisanya adalah pesta.

Saat berduaan dengan Noe. Alika mendekatinya dan menatap Noe datar.

"Apa yang kalian berdua rencanakan?" Kata Alika tanpa basa basi.

Noe menatap Sang oma dengan tatapan yang tak teralihkan tapi berusaha menghindari tatapan tajam itu.

"Anu.. itu Oma, Juna minta Noe seharian dengan oma saja Juna mau membersihkan tikus kantor," ujarnya berbisik. Seketika Alika mencubut keras perut Noe.

"Aaaw.. Ampun Omma.. Aduh, panas oma," ucap Noe menggosok bagian yang di cubit dengan di putar sampai panas dan perih rasanya.

"Kalian berdua semakin bahaya, Bagaiamana kalo musuh lainnya tahu, itu akan menjadi celah mereka untuk masuk, sekali kalian membuat masalah dengan Arya Hal itu tak akan baik kedepannya," ucap Omma berbisik pada Noe yang menatap para tamu undangan.

"Aku hanya mengikuti ucapannya Oma dan tanggu jawab melindungi Keluarganya, Aku tak mau Juna merasakan namanya sendirian dalam dunia itu, aku memiliki kalian saja sudah sangat bersyukur apa lagi Juna memberikan tanggung jawab menjaga oma sedangkan dia menyelesaikan urusan yang membuat kepalanya pening, omma."

Seketika Omma berbalik pergi dan mengambil camilan.

"Minum air makan ini, kau terlalu kurus untuk menjaga ku," ucap Alika membuat Noe tersenyum.

Jujur Alika ingin menangis saat ini, karena ucapan Noe membuatnya mengingat sosok James yang akan bersamanya sampai memiliki anak banyak tapi, karena ulah James sendiri yang keras kepala dan juga pertengkaran kecil mereka karena Alika terlalu protektif membuat James Alexander memilih jalannya sendiri.

Alika menatap Noe yang makan batagor dengan tatapan sendu.

1
jalowos wos
Luar biasa
Halu
😭😭
heirs
kapan nenek dan kakeknya maningol?
heirs
tetiba jadi bibi 🥸
heirs
Arya masih hidup? bukanya dia mati di penjara?

bingung deh ..

Gio di bab sebelumnya d critakan mati krn membantu pamannya mc dr tembak menembak.. ga bisa di tolong lagi krn banyak peluru di punggungnya…dan Arjuna meneeima flashdisk dr Gio lewat Brahma. disaat berbarengan di rumah sakit.

dan ep sebelum itu, ibunya gio udah mati juga atas suruhan Romano di apartemen Gio, dan di buat seolah2 itu adalah perbuatan Arjuna.

eeeee bab sebelum ini , Gio dan ibunya di selamatin Arjuna? setelah Arjuna menerima foto2 mrk bersamaan dg kotak berisi bangkai tikus..

thor..
apa Gio , ibunya dan bapaknya (Arya) hidup kembali??


eeee… bingung yg baca thor
heirs
maju mundur maju trus lomoat kedeoan samping ato belakang gitu alur crita novel inu..

😏😕😏
Dani Rohpandi
Menarik, meskipun bahasanya msh sedikit kaku
Rusliadi Rusli
😕😕😕😕😕pusing thor
Endi Wahyudi
kok beda ya audio sama nofel nya
Kirana DP
Congrats Thor Akhirnya Tamat Jugak.... jalan Ceritanya Bagus hanya banyak yg kadang Gk Nyambung n bikin Bingung.... BTW Tetep Smangaaat Thoor Jangan Menyerah Perbaiki Teruus 👍🌹
Kirana DP
ini Cdrita Gimana
Kirana DP: yg mati td ibunya Gio n Gio tp knapa Barusan Gio msh hidup
n bukanya Zafina di Marik Yaa Kok ada dimaro???????????
total 2 replies
Edyson
maka dari itu lihat2 dulu kalau bicara seenaknya mau dicabut saham udah gelabakan
Edyson
oooolalah
Edyson
hebat kau bro
Edyson
u
Edyson
lanjut thor
Edyson
karot
Edyson
ringkeh
Edyson
lanjut thor
Edyson
hebat kau bro
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!