NovelToon NovelToon
TAKDIR YANG KU UBAH

TAKDIR YANG KU UBAH

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Fantasi / Anak Genius
Popularitas:55.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Respati

Seorang perwira muda sekaligus Dokter militer tang terkenal dengan kejeniusannya dari Negara C , yang bernama Li Guang Yue, meninggal saat kembali dari tugas . karena Pesawat yang dia tumpangi meledak setelah beberapa saat mengudara .
Namun ternyata Dewa masih menyayanginya dia yang sudah mengira Rohnya berada di Alam keabadian, ternyata bereinkarnasi di dalam tubuh gadis lembut Cantik namun lemah , Putri dari Jendral Feng yang memiliki nama hampir sama dengannya. Gadis itu bernama Guang Manyue . gadis yang hidupnya menderita dan di abaikan keluarga kandungnya karena ulah Putri Palsu . Dan akhirnya mati di tangan gadis palsu tersebut.
Kehidupan mereka Tertukar karena ulah seseorang yang mengincar harta keluarga Jendral. Dan ingin kehidupan bayi kecil tersebut kelak akan menderita selama hidupnya . Mereka melakukan itu karena Dendam pada sang ibu juga keserakahan di dalam hati mereka . Ingin memiliki harta yang bukan milik mereka. penasaran...? kita baca Yuk...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Respati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TENTANG PEMBATALAN PERTUNANGAN

Mendengar ucapan sang Kakak , Guang Manyue tersenyum lembut dan berkata.

" Baik Kak... " Lalu Guang Manyue pergi meninggalkan sang Kakak yang masih menatap kepergiannya dengan tatapan lembut dan sedih. Setelah sang adik menjauh, barulah dia melangkah kearah rumah sang ibu dengan perasaan tertekan dan sedih . Dia ingin menceritakan semua yang dia dengar tadi. Cerita tentang penderitaan adik mereka yang terjadi sesungguhnya di desa. Tepatnya di rumah keluarha Sang.

Sedangkan Guang Manyue sendiri berjalan kem ali ke kediamannya bersama ketiga Pelayannya. mereka pun sampai juga di rumah kediaman taman Anggrek.

"Nona.. Kenapa anda tadi menyuruh hamba mengambil kotak obat ... Apakah tabib belum datang, atau anda sendiri membantu mengobati tuan Muda ketiga...?" Tanya Ansi dengan tatapan heran .

"Hanya membalut ulang lukanya yang robek kembali karena banyak bergerak...."Jawab Guang Manyue.

"Apakah Nona sendiri yang melakukannya ..? Memangnya Sejak kapan anda bisa ilmu pengobatan, bukankah anda takut bada darah..? dulu saat anda melihat darah Anda bergidik ngeri.." Tanya Ansi dengan wajah semakin heran . Tentu saja Ansi tahu tentang Guang Manyue yang takut pada Darah . Karena dialah yang selalu bersama Guang Manyue selama lebih dari dua tahun.

"Aku bukannya ngeri An.. Tapi aku teringat masa laluku. aku sedikit Trauma melihat darah . karena saat melihat darah, Aku teringat saat aku terluka parah di Desa, tepatnya di rumah Keluarga Sang ... " Ucap Guang Manyue dengan wajah tenang. Terpaksa doa berbohong pada pelayan setianya.

(maafkan aku An..) ucap manyue dalam hati.

"Jadi semua yang Anda katakan tadi, benar adanya..?! ' tanya Ansi dengan wajah pucat.

" Kau pikir aku tadi hanya membual saja...? " Jawab Guang Manyue.

"Jadi.. Seberat itukah derita yang Anda alami di desa..? ya Dewa...hamba tak pernah menyangka kalau penderitaan di dalan kediaman ini ternyata anda pernah juga mengalaminya di luar sana. dan itu malah lebih parah lagi .. " Ucap Ansi dan terlihat air mata mengalir deras di matanya .

"Jadi sejak tadi kau tidak menangis karena kau mengira apa yang di ceritakan Nona Manyue bohong belaka..? " Kata Yi An yang sejak tadi belum berhenti meneteskan air mata.

"Nona... Apakah semua luka di tubuh Anda , merupakan luka dari perbuatan keluarga Sang..? Lalu kenapa saat hamba bertanya pada anda, anda bilang kalau semua luka karena kenakalan Anda. Anda terjatuh dari atas bukit.." Tanya Ansi lagi.

"Aku tidak ingin melihat tatapan matamu yang mengasihi aku An... Maaf.. Aku telah membohongi kamu.. " Ucap Guang Manyue datar. Manyue berjalan kearah kamarnya. sedangkan Ansi menatap punggung sang Nona yang berjalan masuk kedalam kamarnya dengan tatapan pilu. Dia tak pernah menyangka penderitaan sang Nona sampai seberat itu.

Sedangkan Manyue sendiri ketika sudah berada di dalam kamarnya , Dia segera masuk ke dalam ruang Dunia kecilnya. Dia harus giat berlatih memperkuat ilmu bela dirinya . Sebab beberapa hari lagi, seleksi masuk Perguruan Cahaya Bulan akan segera di buka.

Dan saat dia masuk kedalam Dunia kecil. Dua bola kecil berwarna keemasan berlari dan melompat ke dalam pelukannya. Melihat dua mahluk kecil itu di dalam pelukannya , Guang Manyue tertawa gembira . Dua Singa emas itu sekarang sudah bisa berlarian. Walaupun keduanya masih sangat kecil. Mungkin karena tiap hari minum air suci dan makan buah pohon perak, mereka berdua tumbuh lebih cepat dari Singa lain. Tubuh mereka walau masih kecil, tapi tulang si kecil mulai terbentuk menjadi kuat. Hidup mereka sudah lebih dari satu bulan, tapi tubuh mereka terlihat lebih besar dari Singa lain yang seumuran dengan mereka . Keduanya menjilati wajah Guang Manyue saat keduanya berada di dalam pelukannya.

"Kalian sudah makan..? " Tanya Guang Manyue sambil membelai tubuh emas tersebut. . Setiap dua hari sekali, Guang Manyue membelikan daging segar di pasar untuk mereka. Daging tersebut dia Cincang dan di berikan pada mereka Selain air Suci dan beberapa buah pohon perak dan buah lima elemen . dua Singa emas yang di beri nama Jin qiú Yi dan Jin qiú er tersebut setiap hari makan daging Cincang segar . Karena itu tubuh mereka semakin hari semakin kuat dan cepat besar . Mendengar ucapan Guang Manyue, keduanya hanya menggeram dan menaruh kepala mereka di pundak kanan dan kirinya.

"Ya sudah kalian bermainlah dulu . nanti setelah selesai berlari, aku akan mengajak kalian bermain. saat ini aku harus berlatih terlebih dahulu..." ucap Guang Manyue sambil melepas mereka. Keduanya melihat Guang Manyue lalu berlari menuju rumah kecil tempat Guang Manyue dan Liuli tinggal. Melihat perbuatan mereka, Liuli tertawa.

" Mereka tidak mau meninggalkan anda saat anda berada di ruangan ini Tuan. Mereka sangat menyukai Anda... " Ucap Liuli.

"Semenjak mereka bisa membuka mata, mereka hanya mengenal kita berdua . Re dan Yi tentu saja sangat dekat dengan kita, karena mereka hanya mengenal kita. Tentu saja mereka sangat menyayangi kita.. " Ucap Guang Manyue.

"Tidak , sepertinya bukan begitu tuan... Sepertinya mereka menganggap andalah orang tua mereka . Apakah anda tahu.., mereka akan duduk di bawah pohon perak sambil menatap kearah tempat anda muncul setiap anda datang kemari. Dan jika mereka terlalu lama menunggu dan anda tidak muncul juga , mereka akan kembali kerumah dengan wajah lesu..." Ucap Liuli bercerita. Manyue tersenyum mendengar cerita Liuli.

"Oo ya tuan, apakah penerimaan murid baru di perguruan cahaya Bulan akan segera di laksanakan..?" Tanya Liuli yang kini berasa di pundak kanan Guang Manyue.

"Aku dengar beberapa hari lagi Perguruan itu akan membuka pendaftaran murid baru . karena aku melihat kota sudah menjadi sangat ramai. Sudah banyak pendatang yang datang di kota. " Ucap Guang Manyue .

"Apakah anda akan mendaftarkan diri juga ...? " Tanya Liuli lagi.

"Tentu saja ...tentu saja aku akan ikut mendaftar, aku ingin masuk Perguruan tersebut . Jika bisa aku juga ingin menjadi murid tersembunyi dari kepala Perguruan Le Han Song yang cukup terkenal itu... aku mendengar, menjadi murid tersembunyi sangatlah sulit " Ucap Guang Manyue.

"Pasti anda bisa Tuan... Kekuatan dan kecerdasan anda tidak ada bandingnya... " Ucap Liuli bangga.

"Jangan terlalu bangga, aku tidak sekuat yang kau katakan itu. Lagi pula pasti banyak murid baru yang lebih pintar dariku . Aku masih ingat perkataan mereka. Kalau Perguruan cahaya Bulan tidak sembarangan yang bisa masuk Perguruan itu... " Ucap Guang Manyue. Tanpa terasa mereka telah berada di depan Rumah kecil mereka. Rumah kecil dengan taman penuh bunga beraneka ragam dan juga sungai kecil yang berada persis di samping rumah membuat rumah itu benar-benar sejuk dan nyaman. Andai saja Guang Manyue tak berfikir kehidupan keluarga sang Jendral. Rasanya dia ingin tinggal di tempat ini saja. Tanpa teman atau siapapun itu, dia pasti akan hidup tenang dan bahagia. Namun tanggung jawab dan janji yang harus dia tepati , Mengharuskan dia berada di sisi keluarganya. Manyue pun segera masuk kedalam rumah. Tak berapa lama terlihat Dia mulai asyik membaca. Ternyata buku yang dia pegang adalah buku tentang pelajaran membuat Runner dan Formasi. Sudah beberapa hari ini dia mempelajari tentang Runner dan Formasi. Otak cerdasnya dengan sangat muda menelan pelajaran yang ada di dalam buku. Namun keseriusannya belajar terganggu dengan suara Ansi yang mengetuk pintu kamarnya. Segera Guang Manyue keluar dari ruang Dunia kecilnya.

"Nona.. Apakah anda tidur..?"Terdengar suara Ansi dan ketukan di pintu kamarnya.

" Masuklah An... " Jawab Guang Manyue dari dalam kamarnya setelah dia menginjakkan kaki di kamarnya. Perlahan pintu terbuka. Dan terlihat tiga pelayanan setianya masuk kedalam kamarnya.

"Ada apa kalian bersamaan datang kemari.. ? Tanya Guang Manyue.

" Pelayanan nyonya besar datang memberitahu kalau ibu anda ingin bertemu.. Dan pelayanan itu sedang menunggu anda di depan.." Ucap Ansi.

"Kalau begitu siapkan air mandi dan bantu aku bersiap... " Ucap Guang Manyue.

"Baik Nona... " Ucap mereka serempak.

Segera mereka menyiapkan air untuk mandi dan juga baju yang akan dia pakai. Hanya butuh waktu 30 menit, Guang Manyue telah bersiap pergi ke tempat sang Ibu. Tak lama terlihat Manyue dan Ansi serta pelayanan sang Ibu keluar dari rumah kediaman Anggrek. Namun Guang Manyue heran, saat mereka berjalan bukan kearah rumah tinggal Nyonya Lu, tapi malah menuju kediaman Putra Ketiga Sao Yang.

"Bibi...mengapa kita pergi ke tempat kakak ketiga..bukanya kita mau ke rumah tinggal Ibu...?" Tanya Guang Manyue.

"Beliau berada di kediaman Tuan Muda ketiga. Dan saya di minta membawa anda ke sana..?" Ucap Pelayan paruh baya tersebut dengan ramah . Semenjak perlakuan sang Nyonya berubah, para pelayan Nyonya Lu juga berubah sikap mereka pada Guang Manyue .

"Begitu Ya..." Guang Manyue mengikuti Pelayan tersebut dengan tenang. Dia bisa melihat tidak ada kebohongan di ucapan wanita paruh baya tersebut. Tak berapa lama mereka sampai juga di rumah tinggal Putra ketiga Feng Sao Yang . Pelayan kediaman Feng Sao Yang segera membawa Guang Manyue masuk kedalam rumah . Saat dia membuka pintu kamar, Dia melihat kalau kedua kakak dan sang ibu sudah berada di sana. Kecuali Feng Li Nan.

"Salam Ibu, Kakak pertama, kakak ketiga, Kakak ke empat... ":sapa Guang Manyue sopan. Melihat kedatangan sang Adik dan melihat sikap bersahabat dari gadis itu, semua yang ada di sana bernafas lega.

" Jangan terlalu sungkan, kemarilah Yue'er... " Ucap sang Ibu.

"Trimakasih Bu... " Guang Manyue mendekati nyonya Lu dan duduk di dekat sang Ibu.

"Kakak ketiga.. Bagaimana keadaan kakak sekarang...? " Tanya Guang Manyue pada Fang Sao Yang yang wajahnya tidak sepucat tadi pagi . Wajah itu kini terlihat segar.

"Setelah mendapatkan perawatan darimu dan minum pil yang kau berikan, sakit di kaki dan tanganku tidak terlalu sakit lagi... Trimakasih adik kecil... " Ucap Sao Yang dengan wajah senang. Tatapannya telah berubah banyak. Di mata itu tidak lagi ada tatapan jengkel dan kesal. Tapi sarat dengan tatapan kasih sayang dan lembut.

"Syukurlah kak.. Tapi tolong jangan terkena air dulu. Dan jangan banyak bergerak. Luka di kaki kakak cukup parah... " Ucap Guang Manyue.

"Aku akan mendengar kata- katamu Yue'er... " Jawab Sao Yang sungguh-sungguh.

"Maaf...Lalu untuk apa Ibu memanggil Manyue kemari. Apakah ada sesuatu yang harus Manyue lakukan..? " Tanya Guang Manyue sambil menatap sang Ibu.

"Maaf sayang.. sebelumnya Ibu dan kakak- kakakmu meminta maaf pada mu.. kakak pertamamu telah memberitahu semua yang terjadi padamu . Tolong maafkan kami. kami benar-benar tidak pernah tahu kalau kehidupanmu sampai seperti itu.." ucap Nyonya Ku dengan air mata menetes.

"Jangan menangis Ibu...aku telah memaafkan kalian. jangan khawatirkan itu. lalu apakah hanya itu saja hingga Ibu memanggilku...?" tanya Guang Manyue.

"Todak , tidak Nak... bukan hanya itu saja yang i gin Ibu bicarakan..." ucap Nyonya Lu.

"lalu..?" tanya Guang Manyue.

"Sebelumnya maafkan kami harus memanggilmu datang kemari. Benar apa yang kau katakan, Ada sesuatu yang ingin kami tanyakan padamu Yue'er... " Ucap Nyonya Lu perlahan.

"Tentang apa bu...? " Tanya Guang Manyue.

"Nak.. Apakah kau menyukai Pangeran kedua..? Tanya Sang Ibu.

" Menyukai Pangeran kedua...? Tentu saja tidak Ibu.. Bukankah pangeran kedua dekat dengan Kakak Feng Li Nan.. Sejak awal aku tidak pernah menyukai dia kok.. " Jawab Guang Manyue.

"Lo.. Bukannya kata Kakakmu Li Nan kau sangat menyukai pangeran kedua .? " Tanya Sang Ibu.

"Itu tidak benar Bu.. Bukankah sejak awal aku sudah mengatakan pada kalian, kalau aku tidak pernah menyukai yang Mulia Pangeran kedua. Mana mungkin Manyue menyukai Pria terhormat seperti dia. Bertemu saja Manyue tidak pernah.. " Jawab Guang Manyue. Sebab di dalam buku tertulis, kalau beberapa kali Manyue menerima hukuman dari kakak dan sang ibu karena Fitnah Feng Li Nan yang berkata kalau Guang Manyue berani merayu dan menggoda Pangeran Kedua yang sedang berkunjung di rumah mereka.

"Apaa... Kau belum pernah bertemu dengan pangeran kedua..? Lalu ucapan Feng Li Nan..?" Kata Kakak keempatnya Feng Bay Yan.

" Mana mungkin Manyue berani bertemu dengan seorang pangeran yang terhormat jika penampilan Manyue dekil dan kotor dengan baju kusam yang Manyue miliki. Coba Ibu dan kakak fikri, mana mungkin Manyue berani mengoda Pangeran kedua, jika penampilan Manyue saja seperti pengemis jalanan . Apalagi dengan walah yang buruk milik Guang Manyue...Manyue tidak sebodoh itu Bu... Manyue tahu batasan yang harus Manyue lakukan ..." Ucap Guang Manyue lembut namun tegas. Terlihat mereka semua terdiam. sepertinya mereka sadar mendengar ucapan Guang Manyue . Dan tak lama terdengar seruan kesal Feng Bay Yan.

"Brengsek.. Kita benar-benar telah di tipu gadis sialan itu. Dan otak kita juga bodoh. Begitu saja mempercayai ucapan gadis keparat itu tanpa menyelidiki terlebih dahulu kebenarannya .. " Serunya marah

"Benar apa katamu Yan'er... Kita memang bodoh dan tolol. Begitu mudah di bodohi gadis itu. Kita selalu percaya apa yang dia laporkan pada kita. Tanpa menyelidiki kebenarannya, kita langsung marah dan menghukum adik kita sendiri .." Ucap Putra ketiga Sao Yang dengan wajah dan mata merah menahan kemarahan.

"Kakak Yang .. Jangan terlalu sedih dan Marah hanya karena masalah itu, emosi kakak tidak baik untuk kesehatan kakak sekarang . " Ucap Guang Manyue mengingatkan.

"Maaf... Aku terbawa perasaan saat menyadari kebodohan kami..aku tak menyangka kami mudah di bodohi gadis itu..." Ucap Feng Sao Yang dengan wajah berangsur-angsur tenang .

( Syukurlah kalau kalian cepat sadar. Kalau tidak mana mungkin aku bisa membantu kalian keluar dari bencana itu jika kalian masih tetap kekeh percaya pada gadis sialan itu . ) ucap Guang Manyue dalam hati. keempat orang do depannya terlihat tertegun mendengar suara hati Guang Manyue. setelah terdiam sesaat, sang Ibu berkata

"Nak.. sebenarnya ada yang ingin Ibu katakan selain menanyakan masalahmu dengan Pangeran kedua...Kami ingin memberitahukan sesuatu pada mu. Tapi kau jangan kesal dan marah Ya..?" Ucap Nyonya Lu perlahan sambil mengambil tangan Guang Manyue dam mengusapnya perlahan.

" Tentang apa lagi Bu..? " Tanya Guang Manyue sambil menatap mereka satu persatu. Terlihat nyonya Lu terdiam cukup lama. Sepertinya dia kesulitan menyampaikan sesuatu. Tak lama terdengar Putra Pertama Feng Hao Yu berkata.

"Ibu.. biarkan aku yang mengatakan pada Yue'er.." ucapnya perlahan. dan terlihat anggukan kepala Sang Ibu.

"Yue'er.. Karena kau tidak menyukai Pangeran kedua, jadi..tidak masalah kan kalau Dia membatalkan pertunangan mu dengan dia..? " Kata Feng Hao Yu hati- hati.

"Tentu saja tidak masalah kak.. Bukankah aku sudah bilang kalau Manyue tidak menyukai dia sama sekali . Jika Pangeran ke dua ingin membatalkan pertunangan itu, aku malah senang Kak.. Aku tidak ingin mengganggu hubungan Kak Li Nan dengan Pangeran kedua.. " Jawab Guang Manyue.

"Syukurlah kalau memang begitu. Ibu takut kau akan sakit hati nantinya nak.. Jika nanti Pangeran kedua memilih kakakmu sebagai ganti pertunangan kalian , apakah kau akan sakit hati..?" Tanya Nyonya Lu sambil menggenggam tangan Guang Manyue.

"Tidak sama sekali Bu.. Malah aku ikut bahagia.. Terima saja usulan Putra Mahkota.." Jawab Guang Manyue.

(Syukurlah kalau sampai itu terjadi. Dan mulai sekarang kalian harus selalu hati- hati dengan mereka. semoga saja kalian bisa membongkar kejahatan Feng Li Nan yang ingin menghancurkan kalian . ) ucap Guang Manyue dalam hati. Mendengar suara hati Guang Manyue, ketiga Kakaknya bertekad membongkar rahasia Feng Li Nan bersama Orang tua kandungnya . Mereka hanya menunggu kedatangan sang Ayah dan Putra Kedua. mereka juga telah mengirim surat memberitahu semua yang terjadi di rumah mereka. Juga tentang suara hati Guang Manyue.

"Memangnya Ibu sudah mendengar kalau Pangeran Kedua akan segera membatalkan pertunangan..? " Tanya Guang Manyue.

"Kakak pertamamu mendengar kalau Pangeran kedua telah menghadap Kaisar untuk meminta pembatalan pertunangan denganmu dan menggantinya dengan Feng Li Nan... " Ucap sang Ibu. Mendengar ucapan itu, Guang Manyue tersenyum gembira.

"Itu berita yang aku tunggu bu.. Bukankah dengan pembatalan pertunangan kami, aku akan terbebas dari Pangeran kedua . Biarkan saja dia melakukannya.. kalian langsung saja menerimanya " Ucap Guang Manyue dengan wajah tegas . Membuat Ketiga kakaknya dan sang ibu merasa lega.

"Ibu sekarang merasa lega kalau kau baik- baik saja nak.. Besok pagi sepertinya Pangeran kedua akan datang untuk membatalkan dan menggantikan perjodohan ini " Ucap Nyonya Lu.

"Tidak apa- apa Bu.. Jika nanti Dia datang, apakah aku harus menemui dia , Bu..? " Ucap Guang Manyue

"Tentu saja sayang... kau harus ada.. " ucap Sang Ibu.

"Baiklah Manyue akan hadir saat beliau datang. Ibu tinggal memberitahu Guang Manyue. dan Manyue akan segera datang... " ucap Guang Manyue.

"Anak baik... baik, ibu akan memanggilmu saat Yang Mulia Pangeran kedua datang.. " ucap Nyonya Lu lembut sambil mengusap kepala Guang Manyue .

Maaf udahan dulu Ya.. aku lanjut pada episode Selanjutnya. Maaf telat up date. 🙏🙏

Bersambung.

1
Vivi❄️❄️
ada yang rebutan ga nihhh🤣🤣 udah keliatan jodoh nya
Erna Fkpg
pokoknya selalu yg terbaik ceritanya kak🙏🙏🙏
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Wwaahh bakal jadi rebutan duo pangeran nih Manyeu 🤣😅🤭
Faizah Muzdalifah
Ditunggu double upnya Kak Res 🙏🙏💪💪💪
Dwi Setyaningrum
ahh so sweett pangeran..😁
@Mita🥰
yeee calon istri 🥰🥰🥰
Mommy Ayu
waaaa.... rupanya pangeran Huang sudah menjatuhkan pilihan hatinya pada Manyue. semakin seru nih ceritanya.
ayo lanjut up lagi Thor..... untuk menambah semangat updatenya aku kirim secangkir kopi nih ...semangat ya thor...... 💪💪
Sekar
💪💪💪💪💪💪💪💪💪
Mydar Diamond
💪 upnya thor moga sihat selalu ya
Kusii Yaati
kak Resti tidak bisakah sehari update 2 bab gitu 🤗
Sribundanya Gifran
lanjut
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
🤣🤣 Puas kali si kake klp guru Wang abis dimarahin cucu na 😅
keyza formoza
Thor KPN double up lagi
Rosalinda Yo_2
pengumuman itu harus...biar jelas dan semua orang tau....
mari kita liat bagaimana nanti mukanya si anak angkat...🤭🤭🤭🤭
Rosalinda Yo_2
seru Thor 🙏
terimakasih sudah kembali menulis 🥰🥰🥰
@Mita🥰
setuju aku sama pendapat kakek 😍😍😍
Mommy Ayu
kakek fang benar ... memang harus di umumkan tuh siapa sebenarnya Manyue. biar fang Li dan teman temannya tidak semena mena lagi.
ayo lanjut up lagi Thor..... semangat ya 💪💪.... secangkir kopi untukmu
Dwi Setyaningrum
ya perlu pengakuan itu Guang manyue jd ga dibully terus sama fei li nan biar masyarakat juga tau siapa yg anak kandung siapa yg anak angkat..
Sekar
seru💪💪💪💪💪💪💪💪💪thor
Mydar Diamond
lanjuutt upnya thor 💪 ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!