cinta tidak mengenal usia,seperti halnya cerita yang satu ini, menceritakan remaja yang mencintai ayah sahabatnya sendiri tanpa sepengetahuan sahabatnya
bagaimana kah kisah cinta mereka,apakah akan di terima oleh Naura anak dari lelaki matang yang dinikahi oleh Arini?
ikuti terus kisahnya🙏🙏🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zian hafiz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
berbaikan
Bagas memarkirkan mobilnya di pinggir danau,sebelum kesini Bagas sempat berkeliling taman terlebih dahulu,tetapi tidak menemukan batang hidung Arini...
Sekarang Bagas berusaha mencari di pinggir danau berharap memang Arini disini...
benar saja Bagas menangkap sosok perempuan yang mampu membuatnya gusar seminggu ini,sosok yang sangat dirindukannya,karena kesalahpahaman membuat Bagas menjadi tidak bisa menumpahkan rasa rindu yang tertahankan seminggu ini
" Sayang..." panggilnya
Arini menoleh ke arah suara,dia sangat mengenali suara lelaki ini,suara yang sudah beberapa bulan ini berhasil mengobrak-abrik hatinya,membuat Arini hilang kendali di landa cemburu buta,padahal itu sama sekali bukan tipikal Arini,selama ini Arini terkenal dengan kelembutan dan keibuan tapi hari ini dia seolah kehilangan jati dirinya,apakah ini yang di namakan cinta,ntah lah Arini sendiri pun tak bisa menjawab nya...
" papi..." gumamnya pelan merasa malu dengan apa yang di perbuatanya tadi,lari dari kantor Bagas tanpa alasan yang jelas
" Sayang,aku mencari mu kemana-mana,maaf kan aku sayang" ucap Bagas mendekat pada Arini dan meraih tangannya
"kenapa minta maaf pih,aku yang salah menganggu jam makan siang mu"
" tidak,kamu tidak menggangu sama sekali,kamu hanya salah paham,Karin mencoba menolong membersikan dasi ku yang terkena tumpahan kopi,karena tadi aku menaruh gelas sambil menelepon" jelas Bagas
" tidak masalah,aku yang salah terlalu kekanak-kanakan,main pergi saja tanpa mendengarkan penjelasan dari mu" elak Arini
" tidak...wajar saja kamu cemburu,aku menyukai nya,berarti kamu sudah mencintaiku" ucap Bagas tersenyum
Arini tertunduk malu,dan berbalik arah menatap hamparan danau memang diakuinya di cemburu melihat Bagas berdekatan dengan perempuan apa lagi itu Karin,mama Naura,orang yang pernah singgah dan hidup bersama nya,walaupun bisa di hitung beberapa tahun,tetap saja dia pernah singgah di hati Bagas.
" sayang..aku benar benar minta maaf" mohon Bagas sambil memeluk Arini dari belakang dan membalikan tubuh Arini sehingga mereka menjadi berpelukan
"aku sangat mencintaimu,tidak akan ada yang bisa menggantikan posisi mu di hati ku,tidak Karin ataupun wanita lainnya" bisik Bagas Mesra
" aku juga,maafkan sifat ku yang terlalu posesif" balas Arini
" aku menyukai sifat mu ini sayang,jangan pernah berfikiran aku akan meninggalkan mu,karena hanya kamu yang mampu mengalihkan duniaku" ucap Bagas mencium lembut kening Arini
" astaga sayang jadi kamu kekantor memakai pakaian seseksi begini,pantas saja tadi karyawan ku sibuk membicarakan diri mu" ujar Bagas yang baru sadar dengan penampilan Arini
" jadi aku harus bagaimana? harus pake kaos dan jeans levis pensil,yang ada aku dikira anak magang atau sugar baby mu" jawab Arini mencebik kesal
" hehehe,,jangan marah aku cuma tidak ingin kamu jadi tontonan karyawan ku,aku tidak ikhlas berbagi pemandangan indah ini" tunjuk Bagas pada dada Arini
Arini menutup kedua dada nya dengan telapak tangan nya
" dasar om Omes" pekik Arini
"hahaha.....Omes begini kamu cinta kan" tanya Bagas
Arini tidak menjawab malah menarik tangan Bagas
" ayo pulang..." ucap Arini kesal
"Sayang...jangan marah lagi" rengek Bagas
" ayo..mau pulang tidak" ujar Arini melepaskan tangan nya dan meninggalkan Bagas
" iya...iya....." Bagas berlari mengejar Arini yang sudah duluan berjalan kearah mobil
sukses selalu thor