NovelToon NovelToon
STORY OF ADITYA

STORY OF ADITYA

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Peningkatan diri -peningkatan kekayaan / Tamat
Popularitas:158.2k
Nilai: 5
Nama Author: GANTENG KALEM

Hi teman, ini adalah karya pertama aku di noveltoon.

Disini saya hanya belajar menulis, dan saya hanya ingin sedikit bercerita, tentang perjalanan kehidupan, seorang Aditya Koesdiansyah.

Seorang pemuda tampan, yang menjadi tulang punggung keluarganya, setelah Dokter memvonis Ayahnya sakit.

Bagaimana kelanjutanya, tetep mampir di karya Author yang baru ini.

Karena insya Alloh Author akan rajin Update tiap hari.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon GANTENG KALEM, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ONE DAY WITH HERMAN FAMILY

"Galuh, Non Luna mana? Adit kok lama bener nyusulinya." tanya Mak Siti.

"Ya sudah, Galuh coba susul Mak." Galuh melangkah menuju Luna yang berada di dalam kamar Aditya.

Pintu kamar Adit yang sedikit terbuka, membuat Galuh yang baru sampai sedikit kepo.

Galuh memberanikan dirinya untuk sedikit memasukan kepala dan mengintip dari pintu yang tadi sedikit terbuka.

"Hobahhhh," Galuh terbelalak dengan mata membulat kaget.

Kaget melihat posisi Adit yang mengunci tengkuk sambil melahap bibir Luna tanpa ampun.

bagaikan Kumbang yang menghisap madu pada bunga di taman.

Galuh memutuskan mundur dan bersembunyi di belakang pintu. Dirinya tak kuasa lagi melihat pemandangan dewasa yang menodai kesucian matanya.

"Ehem..Ehem..," Galuh berdeham di luar pintu kamar Adit.

Dua insan yang mendengar suara deheman Galuh, segera melepas pagutan kenikmatanya. mereka segera keluar dari kamar menuju ruang makanya.

"Eh kamu Dek, yuk buruan. Bapak dan Mak pasti sudah lama menunggu." Adit berlagak santai dan dengan wajah tanpa dosa.

Galuh mengangguk sambil menuntun Luna menuju ruang makan.

Di ruang makan Mak siti dan Galuh membantu mengambilkan nasi pada piring, memberi lauk dan memberikanya pada Adit, Luna dan Herman.

Menu makan yang seadanya, tetap membuat mereka terlihat senang dalam menikmatinya.

"Habis ini, kamu ajak Non Luna teraweh ya Galuh." titah Herman.

"I ya, Pak." Galuh bangun dari duduk dan mengajak Luna bersiap di dalam kamarnya.

Setelah berwudhu, Galuh dan Luna bersiap berangkat ke mesjid membawa sajadah dan mukena untuk mengikuti sholat taraweh pertama bersama keluarga Herman.

Selesai mengikuti sholat taraweh malam pertamanya, Luna memutuskan mengistirahatkan tubuhnya yang lelah di kasur.

"Dimana kak Luna, bang?" tanya Galuh.

"Tadi Non Luna sudah masuk ke kamar." jawab Adit.

"Ya sudah, Galuh mau nganterin selimut dulu buat Kak Luna." Galuh berlalu meninggalkan Adit menuju kamar Luna.

Di dalam kamar, Galuh mendapati Luna yang sudah tertidur cantik dengan wajah yang terlihat lelah.

"Kasihan, Kak Luna." Galuh menutupi tubuh Luna dengan selimut yang ia bawa.

"Tidur yang nyenyak ya kak." Galuh berlalu meninggalkan Luna yang tidur sendiri di dalam kamarnya.

Ke esokan harinya, Mak siti sudah terlihat sibuk di dapur menyiapkan makan sahur untuk keluarganya.

"Galuh, cepat kamu bangunin Non Luna sama Adit ya!" titah Mak Siti pada Galuh yang baru selesai menyiapkan makan sahur di meja ruang makanya.

"I ya, Mak." Galuh mengangguk dan berlalu menuju kamar Adit yang di kini di tempati Luna.

Di dalam kamar, Galuh mengguncang tangan Luna dengan lembut.

"Kak, bangun. Kita sahur dulu yuk." Galuh mencoba membangunkan Luna.

"Hemmm ..., I ya, Dek." Luna bangun sambil menggosok mata dengan punggung tanganya.

"Kak Luna, cuci muka dulu ya. Habis itu kakak Sahur sama kita." ucap Galuh sambil menuntun Luna ke kamar mandi.

Setelah selesai dengan cuci mukanya, Luna kembali bersama Galuh bergabung di ruang makan untuk bersahur bersama.

Walau dengan hawa ngantuk bercampur malas, Luna tetap memaksa dirinya memasukan makanan ke dalam mulutnya.

Acara sahur bersama keluarga Herman telah selesai, dan Luna kembali masuk ke dalam kamarnya berniat melanjutkan tidurnya.

Namun, Adit langsung mencegah dan mengingatkan agar Luna bersiap untuk melaksanakan Sholat subuh berjamaah bersamanya.

Selesai dengan acara sholat subuhnya, dengan mata yang masih terasa sepet dan ngantuk. Luna memutuskan mandi karena sebentar dia akan bersiap berangkat ke perusahaanya.

Tok ... Tok ...

"Kak, Kak Luna." panggil Galuh dari luar kamar sambil mengetuk pintu.

"I ya, Dek. tunggu sebentar." Luna membenarkan kembali posisi handuk yang melilit di tubuhnya.

Dengan hanya membuka sedikit pintunya, Luna bertanya pada Galuh akan maksud kedatanganya.

"Ini Kak, coba kak Luna pakai baju ini." Galuh memberikan baju yang telah selesai di gosoknya pada Luna.

"Terima kasih ya Dek." Luna menerima dan menutup kembali pintu kamarnya.

Setelah menggunakan pakaian mode hijab milik Galuh yang ukuran badanya tidak terlalu jauh. Kecantikan Luna Alfonso kini makin memancar, meneduhkan setiap kaum Adam yang melihatnya.

"Bagus juga." Luna yang merasa puas memutar badanya di depan cermin.

Luna keluar dari kamar menuju ruang tamu, menunggu Adit yang sebentar lagi selesai berganti bajunya.

"Sudah lama menunggu?" Adit yang baru saja datang menghampiri Luna yang sedang duduk.

"Gak juga, yuk kita berangkat." ajak Luna pada Adit.

"O ya, Galuh sama bapak dan Ibu kemana?" tanya Luna yang tidak mendapati kedua orang tua Adit dan Galuh.

"Oh, Ibu sama Bapak masih tidur, dan Galuh kebetulan libur katanya hari ini." Jelas Adit sambil melangkah keluar menuju mobilnya.

Adit membuka pintu depan dan mempersilahkan Luna masuk. Dia memutar menuju bangku kemudinya.

"Ayo, Bismillah dulu." Adit memandang Luna sambil tersenyum.

Luna tersenyum dan mengikuti apa yang di ucapkan Adit sebelum menancap pedal gasnya.

Sepanjang perjalanan menuju perusahaan. Luna terus tertidur lelap, dan Adit hanya menanggapinya dengan senyuman.

Dan sesampainya di perusahaan, Adit mencoba membangunkan Luna dengan lembut.

"Sayang, bangun." Adit mengguncang bahu Luna dengan lembut.

Luna terkesiap dan mengerjap ngerjapkan matanya.

"Sudah sampai ya?" tanya Luna pada Adit yang membalasnya dengan anggukan.

Adit mencoba membuka pintu mobil hendak keluar namun Luna langsung menahan tanganya.

"Kenapa sayang?" tanya Adit yang merasa heran.

"Ah kamu mah gak romantis," Luna memutar bola matanya malas.

Adit tersenyum menanggapi Luna yang semakin kesini semakin manja padanya.

"Sayang, ini kan bulan puasa. ntar puasa kita batal loh." Adit mengusap kepala Luna yang kini menggunakan hijab.

"Emang gak boleh ya, kalau bulan puasa?" tanya Luna yang kebetulan ilmu keagamaanya belum begitu mendalam.

"Ya gak boleh sayang, kamu sabar ya. Aku janji nanti setelah kita menikah aku pasti kasih lebih buat kamu." ucap Adit yang sukses membuat Luna meleleh mendengar kata nikah.

Luna mengangguk dan tersenyum, ia kini melepas genggaman tanganya, dan membiarkan Adit keluar membukakan pintu mobil untuknya.

"Ayo, sayang." Adit mempersilahkan Luna keluar dari mobilnya.

Luna keluar dari mobil dan melangkah masuk menuju ruanganya. Sedangkan Adit kembali masuk ke dalam mobil untuk memparkirkan mobil di tempat biasanya di berparkir.

Di luar negeri yang jauh disana, Baron mendapatkan beberapa kiriman file berupa foto yang di kirimkan Cody padanya.

"Hemmm," Baron tersenyum puas memandang Luna yang kini berpenampilan tertutup.

*Frans, aku tak pernah menyangka bahwa anak yang kau banggakan bisa membawa angin perubahan pada anaku yang memang sifat aslinya keras kepala.

Sesuai janjiku padamu Frans, aku akan menjadikan putramu yang mengambil sendiri hak miliknya yang mereka rampas darimu sebelumnya*.

Baron menitiskan air matanya sambil melihat foto sahabat terbaik pada Liontinya.

1
simon soemimprang
lanjut
Aguskasnawi Awilea
mampir dulu thor
Beby AMy
Sdah selesai ceritanya
Anonymous
kok burung kenari 😂😂😂
ʰⁱᵃᵗᵘˢ 𝔰𝔦𝔟𝔲𝔨 𝔯𝔩
baru mulai baca .. lanjut
muhammad edy purnomo
finish??
CebReT SeMeDi
done
⃟Ꮓus_ℛιηι🌿
semangat akak
🐾Lady_DI 💋♡⃝ 𝕬𝖋🦄❁︎⃞⃟ʂ
dah ninggalin jejak ya thor... lanjut
LINA
30 like and gift sudah mendarat, semangat up kk 🙂
⏤͟͟͞͞RL𝖎𝖓𝖆 𝕯𝖆𝖓𝖎𝖊𝖑🧢
done
🦁R14n@
Emang ga dilanjut lg cerita ini thor sdh lama ga up, ttp semangat👍👍👍
ciby😘
astaga typo si adit
ciby😘
uhhuuukkk si adik blom up ternyata
Beby AMy
Visual nya aldoz n galuh dong thor
muhammad edy purnomo
?????....masih lama thor...update nya?
kai
galuh yg kuatt...😔😔😔
🦁R14n@
yg ditgu sdh up tp pendek ceritanya thor, walau gt aku maklum author msh masa pemulihan, ttp sehat dan sll istrahat tpt wkt. sukses buatmu👍🙏
R⃟ Ratu𝓦⃟֯ ❀🌷🌷🐊
next
ciby😘
uhhhuuukkk luna ngasih kode dit🤭

semanhat bang😊😊😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!