Season pertama :
Berawal dari hukuman yang di berikan oleh Reyhand kepada kesya anggraini salah satu mahasiswi nya berujung timbul nya rasa suka terhadap kesya.
tetapi masa lalu nya yang menyakitkan membuat ia bimbang tentang perasaan nya.
Saat ia mulai yakin akan perasaan nya tiba- tiba alya, cinta lama nya datang kembali.
Akankah reyhand kembali mencintai alya atau ia tetap memilih kesya?
Season kedua
Meceritakan kisah lika liku perjalanan cinta Marcel yang merupakan putra tunggal Reyhand dan juga Kesya dengan Sovia anastasya yang merupakan tetangga baru nya.
Apa kah mereka akan memulai kisah yang sama?
baca ya..😊😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon WILDA A., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
part 29#
Mereka menginjak kan kaki di sebuah taman dekat villa yang terletak di sisi kiri halaman villa.
Di situ terdapat sebuah kursi panjang yang mengarah langsung menghadap bukit dan perkebunan teh.
Kesya di buat takjub saat menyaksikan pemandangan alam yang sangat indah. Kesya menarik nafas nya menghirup segar nya udara pegunungan yang masih asri.
Reyhand menarik tubuh kesya membawanya duduk di sampingnya. Tangan kiri nya meengkuh bahu kesya, perlahan matahari mulai menunjukkan sinar nya yang lembut berwarna jingga.
Tak ingin menyia- nyiakan kesempatan, kesya langsung merogoh ponsel nya yang berada di saku jaket nya untuk mengabadi kan momen ini bersama reyhand.
" makasih ya kak udah ajak aku kesini, pemandangan nya keren banget.." ujar kesya senang sambil memeluk reyhand.
" Tentu, jangan kan ke sini. mengajak mù berkeliling dunia pun aku sanggup " jawab reyhand yang membalas pelukan kesya.
" ishh.. mulai deh gombal nya " kesya menepuk pelan dada reyhand, sedang kan reyhand hanya tertawa pelan.
" key... " panggil reyhand
" hemm... "
" I love you.. " ucap reyhand lirih
" love you too.. " kesya membalas nya
" jangan pernah tinggalin aku ya.. kalau kamu sampai pergi dari aku. Bahkan lubang semut pun bakal aku cari kamu sampai ketemu.. karena kamu adalah milik ku "
" ih.. ngapain sampainke lubang semut segala kak, emang nya aku sekecil itu apa.. "
" itu kan perumpaan kesya.."
" oke deh.. aku janji gak bakal tinggalin kak reyhand "
jawab kesya membenam kan wajah nya di dada bidang reyhand.
Reyhand mengecup pucuk kepala kesya, ia mengerat kan pelukan nya karena udara sangat dingin.
* * *
Reyhand mengajak kesya keluar untuk berkeliling melihat desa sekitar. Hampir semua warga menyapa reyhand dengan ramah.
" kayak nya kamu cukup di kenal ya kak sama warga di sini " ujar kesya
" tentu, karena aku dulu sering menghabis kan waktu di sini kalau lagi liburan.. " jawab reyhand,
kesya hanya mengangguk kan kepalanya mengiya kan perkataan reyhand.
Kesya di buat terkagum oleh pemandangan desa di sini, desa nya bersih dan tertata rapi, juga para warga sangat baik dan ramah.
kesya yang tengah melihat- lihat sekitar ia tak sadar jika di depan nya terdapat sebuah batu yang cukup besar hingga kaki nya tersandung batu itu.
Beruntung reyhand dengan sigap menangkap tubuh kesya,
" hufftt... hampir aja " kesya bernafas lega
pletakk..
sebuah jitakan dari reyhand
mendarat di kening kesya,
" aduhh..! kenapa kening ku di jitak kak? " kesya mengusap kening nya.
" habis nya kamu itu kalau jalan lihat ke depan.. kamu liatin apaan sih? ngeliatin cowok ya? " celoteh reyhand menyilangkan kedua tangan nya.
" apaan sih kak.. gak kok aku kagum aja sama suasana di desa ini sampe gak liat kalau di depan aku ada batu " ujar kesya
" ya udah sekarang kita pulang aja.. udah mau tengah hari juga "
kesya melirik jam tangan nya, di lihat nya jarum jam sudah menunjuk kan pukul sebelas pagi.
" udah selama ini kita jalan- jalan kak.. aku fikir sekarang masih jam sembilan " ucap kesya yang terkejut.
" pantesan perut aku laper.. haha " lanjut nya lagi sambil tertawa
" ayo.. " reyhand menggenggam tangan kesya, mereka berjalan saling berdampingan.
Banyak warga desa yang di buat iri oleh kedua nya, terdengar beberapa dari mereka saling berbisik membicarakan reyhand dan juga kesya.
" mereka sweet banget sih.. "
" iya.. pengen juga punya pacar kayak dia, udah ganteng, romantis lagi "
" cewek nya juga cantik banget "
kesya yang mendengar nya menghenti kan langkah nya.
" kenapa? " tanya reyhand menoleh
" kak kita jalan nya gak usah pegangan tangan ya, tuh kita jadi pusat perhatian mereka.. " ujar kesya melepas kan tangan nya.
" biarin aja.. "
" tapi aku malu.. "
" kenapa harus malu,, mending sekarang kita lanjut jalan lagi oke.. " ucap reyhand kembali menggenggam tangan kesya.
Kesya hanya menurut, ia berjalan mengikuti reyhand dari belakang. Sesekali ia melempar kan senyum ramah nya ke warga yang berpapasan dengan mereka.
menarik
to jgn lupakan visualnya thor