NovelToon NovelToon
Seorang CEO Berkerja Di Cafe

Seorang CEO Berkerja Di Cafe

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Obsesi / Perjodohan
Popularitas:2.3k
Nilai: 5
Nama Author: as2357zzjdj

Bryen berusia 25 tahun seorang pria pemilik cafe sederhana, memiliki karyawan untuk membantu melayani seorang pelanggan, saat sibuk melayani pelanggan ia tidak sengaja menumbuhkan Kopi ke pakaian seorang perempuan sombong, angkuh dan dingin, yg lagi asik berbincang sama teman kantor nya, hingga ia kaget langsung beranjak

"HEI KAMU... HATI - HATI DONG! INI BAJU MAHAL, LIHAT.... BAJUKU JADI KOTOR!! PAKAI MATA ENGGAK!! ". Ucapnya sentak marah
" maaf nona, saya tidak sengaja, sini saya bersihin! ". Jawab brayen sambil mengelap gaun yang kena tumpahan kopi
" TIDAK USAH!! BISA SENDIRI, DASAR LAKI-LAKI!! ". Ucapnya dengan tatap kesel melangkah melewati, temannya pun mengikuti dengan ekpresi bingung
Ini pertama kalinya bagi bryen di marahin oleh seorang wanita.

kehidupan bryen sangat suka hidup biasa saja, walaupun sang ayah selalu menjodohkan dirinya dengan seorang wanita kenalan teman ayahnya, sampai kini sang ayah masih membahas perjodohan itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon as2357zzjdj, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 29 MEMAR

*Di Hotel*

    Elina yang sedang menunggu duduk di sofa menunggu kedatangan suami pulang, tapi tidak kunjung datang, ia melihat jam di ponsel layar sudah pkl 22:45 malam, padahal sudah dandan yang cantik memakai dress sexy, Elina murung sedih beranjak melangkah namun____saat hendak ingin ke kamar____,

Tok

Tok

Tok

    Elina mendengar ketokkan pintu mungkin itu brayen, ia berbalik melangkah ke pintu tapi rasanya aneh biasanya brayen masuk saja tanpa mengetok pintu.

Klak

   Elina pun membuka pintu dan ia terkejut melihat keadaan brayen terlihat terluka memar di wajah.

"Ya ampun... kenapa bisa seperti ini?? ". Tanya Elina langsung panik

   Joni yang bopong brayen melangkah masuk dengan pelan.

Di kamar, joni pun membaringkan tubuh brayen di atas kasur, terlihat brayen masih keadaan pingsan tidak sadar kan diri

   Elina datang membawa kompres untuk brayen

"Sebenarnya apa yang terjadi , joni. katakan padaku!! ". Tanya Elina dengan tegas

" Tadi kami di hadang, di tengah jalan menuju pulang, tidak tahu mereka siapa, tiba-tiba saja mereka menghajar kami entah alasannya apa, aku pun tidak mengetahui ". Jawab joni sambil merapikan baju brayen yang kusut

  Joni beranjak berdiri menghadap Elina

" Untuk sekarang, Dia masih pingsan, saya minta maaf tentang suami mu tidak bisa menjaga dengan baik". Ucap lagi joni menyesal

"Jangan bicara seperti itu, semuanya sudah terjadi, kamu tidak salah". Jawab Elina dengan nada tenang

" Kalau gitu saya permisi ". pamit joni melangkah melewati meninggalkan kamar

   Elina meletakkan kompres di atas meja, melihat keadaan brayen merasa iba melihat kondisinya. Elina duduk di samping brayen, di atas kasur, ia meraih kompres perat dengan kencang, lalu membersihkan luka di bagian bibir yang terlihat sedikit lecet dengan pelan, setelah selesai ia pun membersihkan bagian wajah yang terlihat memar merah dengan pelan.

    Setelah semuanya ia bersihkan terlintas kepikiran bagian tubuh brayen, Elina takut di bagian perut juga terluka, ia pun melepaskan kancing kemeja yang di pakai brayen satu persatu, untuk melihat apa kah kondisi brayen baik-baik saja atau tidak.

   saat Elina buka kancing teralihkan dengan Otot-otot kekar di bagian dada hingga perut berbentuk kotak-kotak roti sobek, merasa gila dan merinding. ternyata benar bagian perut juga terluka memar biru. Elina mengambil kompres membasuh dengan lembut sentuhan otot terasa kuat dan keras, seketika Elina tergoda dengan bentuk tubuh brayen begitu kekar ia tidak tahan dengan godaan ototnya, tangan kiri menyentuh dengan lembut di bagian dada yang kekar, ia menyenderkan kepala di bagian perut yang otot.

   Terlihat brayen tidak sadar masih keadaan pingsan

"Hadeeeh... kenapa badannya sangat sixpack membuat ku tak tahan". Elina berkata sambil merasakan otot tubuh brayen

    Tampaknya Elina benar-benar tertarik bentuk badan brayen sampai dirinya pun penjam kan mata di tangan kanannya masih pegang kain lap (kompres) tidak ia sadari.

*****

*****

*****

    Brayen tersadar membuka mata dengan berlahan di pagi hari ia melihat sekeliling entah mengapa tubuhnya terasa berat seperti ketimbang sesuatu ia pun menoleh ke arah tubuhnya, betapa terkejut nya brayen melihat Elina tertidur di atas tubuhnya dengan keadaan baju terbuka, saat sedikit bergerak wajah brayen terasa kaku dan sakit belum lagi di bagian perut juga merasa sakit.

"Aduh... " Tangan kanan brayen menyentuh bagian bibir yang lecet

Elina tersadar bangun dengan kaget

1
sitanggang
cerita yg buruk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!