NovelToon NovelToon
Suami Bodoh Ternyata Dokter Genius

Suami Bodoh Ternyata Dokter Genius

Status: sedang berlangsung
Genre:Dokter Genius / Time Travel / Menantu Pria/matrilokal
Popularitas:572k
Nilai: 5
Nama Author: DF_14

Banyak yang mengira bahwa Arjuna begitu bodoh, bahkan ada yang menyebutnya aneh, sehingga dia dipandang rendah oleh keluarga istrinya.

Padahal sebenarnya dia adalah seorang pangeran yang memiliki keahlian dalam dunia medis pada 1000 tahun yang lalu, yang memaksanya harus hidup di dunia modern yang terasa asing untuknya.

Dengan kemampuan medisnya yang dimiliki, dia akan membuktikan bahwa dia adalah seorang dokter genius yang hebat dan menjadi penguasa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29

Setelah mendapat jawaban dari Ferdy, Arjuna sangat merasa kesal. Dia tidak mengerti, mengapa ada seorang kakak kandung yang begitu tega menyuruh orang untuk mencampurkan obat tidur ke dalam minuman adiknya sendiri.

Nova memang telah menyuruh Ferdy untuk mencampurkan obat tidur ke dalam minuman Helena. Ferdy awalnya menolak, tapi karena dia sangat tergiur dengan bayaran yang cukup tinggi, akhirnya dia mengiyakan.

"Aku sudah menjawab dengan jujur. Jadi, aku mohon. Jangan laporkan aku ke polisi. Aku terpaksa melakukannya karena membutuhkan biaya pengobatan untuk ibuku," Ferdy memohon dengan sangat.

Arjuna menatap tajam pada pria itu. "Apa kamu juga yang telah membuat lampu itu jatuh, untuk mencelakai Helena?"

Ferdy langsung menggeleng. "Nggak, aku gak melakukannya. Kalau masalah itu aku gak tahu."

Setelah melihat raut wajah Ferdy, Arjuna merasa bahwa pria itu berkata dengan jujur.

Dia berpikir, mungkin bisa saja ada orang yang sengaja merusak lampu gantung itu. Tapi bagaimana jika Helena tidak berjalan melewati lampu gantung itu? Karena area restoran sangat luas.

Dia merasa seakan lampu gantung itu jatuh secara tiba-tiba, bukan karena direncanakan oleh seseorang.

...****************...

Setelah acara pesta selesai, Zora dan Nova pura-pura harus mencemaskan Helena. Karena itu mereka segera pergi ke rumah sakit.

Namun, Axel menahan Nova. "Nova, Papa ingin bicara berdua denganmu."

Nova terpaksa menurut. Sehingga Hanya Zora saja yang masuk ke ruangan tempat Helena dirawat.

Axel sengaja berbicara dengan Nova di halaman belakang rumah sakit yang sepi.

"Papa mau bicara apa?" tanya Nova dengan nada ketakutan. Karena dia tahu ayahnya sudah mengetahui niat jahatnya.

Plak!

Tanpa basa-basi, Axel langsung menampar wajah putrinya dengan penuh amarah.

Nova sangat terkejut, dia memegang wajahnya yang terasa perih. "Kenapa Papa menamparku?"

"Helena itu adikmu. Tapi kenapa kamu tega mencelakainya?" bentak Axel.

Walaupun Axel merasa bahwa lebih baik Nova yang menjadi direktur di Rumah Sakit Niroga. Tapi Helena juga adalah darah dagingnya, sebagai seorang ayah sudah pasti memiliki rasa sayang terhadap kedua anaknya.

Nova menjawab dengan jujur. "Iya, aku memang sudah mengaku. Aku memang menyuruh orang untuk mencampurkan obat tidur itu. Tapi untuk kasus lampu gantung yang jatuh itu bukan aku yang melakukannya."

Saat itu, dia sengaja menyuruh Ferdy untuk mencampurkan obat tidur ke dalam minuman Helena. Karena dia sudah menyuruh seorang pria untuk meniduri Helena, lalu merekamnya.

Dia melakukan itu semua untuk menjatuhkan reputasi Helena. Sehingga nama baik Helena tercoreng, agar Helena langsung didiskualifikasi sebelum kompetisi medis dimulai. Jadi dia bisa langsung menjabat sebagai direktur tanpa harus bersusah payah.

Namun, rencananya gagal. Helena malah jatuh pingsan di restoran. Apalagi, tiba-tiba lampu gantung itu terjatuh, sehingga Helena malah dilarikan ke rumah sakit.

Jika dia dan ibunya ingin mencelakai Helena, mereka tidak mungkin bertindak terang-terangan seperti itu.

Axel bertanya untuk memastikan. "Jadi, kamu sama sekali tidak menyuruh orang untuk mencelakai Helena dengan lampu gantung itu?"

Nova bersikukuh. "Nggak, Pa."

Axel mengerutkan keningnya. Jika bukan Nova, siapa yang melakukannya?"

...****************...

Di sebuah rumah mewah, terlihat seorang pria sambil memutar-mutar gelas yang berisi wine, dia tersenyum puas. "Arjuna, ternyata kamu telah kehilangan kekuatanmu."

Orang itu adalah Bima.

Bima memang datang ke pesta itu. Dia hanya dengan tatapan matanya saja, mampu membuat lampu gantung itu terjatuh saat melihat Helena yang sedang berdiri di bawah lampu itu.

Dia melakukannya hanya untuk menguji kekuatan Arjuna.

1
RiriChiew🌺
yaa gimana gak maluuu apalgi sampe dicengcengin bgtu sama suami ya helena🤭 kalau gak muka merahh pen ngumpet aja gitu yaa dilubang inti bumii 🤣🤣
Ita rahmawati
ngaku hel ngaku 🤣
Sani Srimulyani
bari baca bentaran udah habis aja......berasa kurang ini.
neny
iya gitu🤭🤭,,biar apa,,biar ada ronde ke 2🤣🤣
nayoon
iyalah BG kamu kan lelaki spesial langka di muka bumi😅
nayoon
ayo Helena Jambak sampai botak👍
Ipehmom Rianrafa
lnjuut💪💪💪
ken darsihk
Sama Helll aq juga pen tahu reaksi papa mu dan Zora , setelah tahu anak kesayangan nya Nova di tangkap polisi 😊😊😊
🍒WINA🍒: pasti sangat syok banget dapatr kejutan dari helena🤣🤣🤭
total 1 replies
Uba Muhammad Al-varo
apakah Arjuna akan memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan 🤔🤔🤔
Halimah
Iya Jun aku takut🤣🤣🤣🤣 Puaaaassss
Halimah
Kali ini km telat Jun
faridah ida
iyaa aja Helena .. biar Arjuna senang ...😜😁
~Hartwyn_Dee~
iya,,puassss kamu Jun 🤣🤣🤣
Halimah
Horeeeee akhirnya istri lbh kuat dibanding pelakor👏👏👏🤣🤣🤣🤣🤣
~Hartwyn_Dee~
hayooohhh ketahuan dehhhh km Hel...🤣
faridah ida
pinter sekali Helena ...👍👍
Nova di tangkap kedua orang tua nya pun harus di tangkap juga ...👍👍😁😁
~Hartwyn_Dee~
mau nangkal dan nyeret lu lah....
faridah ida
bagus Helena ...👍👍👍
kaylla salsabella
iya
~Hartwyn_Dee~
sokorrr... Jambak yg kencang Hel....sampai rontok pun gpp hel...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!