NovelToon NovelToon
Pewaris Yang Hilang

Pewaris Yang Hilang

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Petualangan
Popularitas:6.6M
Nilai: 4.5
Nama Author: alfa 2015

Yusuf adalah seorang pemuda desa yang pintar,sopan dan baik hati. suatu hari dia mendapatkan beasiswa universitas di kota. Ibu dan ayahnya sangat senang, akan tetapi di samping kebahagiaan nya, tersimpan sebuah misteri tentang dirinya.

saat dia menanyakan hal itu, mereka hanya mengetahui bahwa ia adalah anak kecil yang ditemukan di sungai. "siapa sebenarnya aku? dan kenapa aku tak ingat sama sekali?" perjalanan nya pun dimulai.

namun saat tiba di kota, ia menemukan banyak sekali rintangan dan halangan dari beberapa orang yang merendahkannya. apakah Yusuf, seorang pemuda desa dapat bertahan dari semua ini dan menemukan kebahagiaan yang ia cari?

simak terus kisah Yusuf mencari keberadaan orang tua nya dan jati dirinya yang sebenarnya.

kritik dan saran sangat membantu untuk saya. terimakasih 😆

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon alfa 2015, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 29

2 minggu kemudian...

“Aduh... kok materi nya sama sekali belum masuk ke otak sih” keluh Rizki, sambil membenturkan kening nya ke meja.

“Sabar ya... jangan patah semangat, tidak perlu terburu buru, ujian nya juga masih 3 minggu lagi” ucap Ramzy sambil menepuk pundak nya.

“Sebenarnya aku ingin masuk ke fakultas teknik...tapi ayah ku tidak setuju dan dia malah mengancam ingin mencabut semua fasilitas yang ku punya... ” ucap Rizki dengan raut wajah sedih.

“Ckckck... kalian ini sangat menyedihkan, kami saja sudah mengusai banyak materi” ucap salah seorang yang duduk di belakang mereka.

Mereka berdua pun seketika mengalihkan pandangan nya ke belakang dan...

“HAHAHA... sejak kapan di kelas kita ada dua anak panda” ejek Ramzy ketika melihat mereka berdua, Ismail dan Faisal dengan mata mereka yang dilingkari warna hitam,walaupun tidak terlalu parah kelihatan nya.

Ramzy dan Rizki tertawa tiada henti, lalu semua mahasiswa yang berada di kelas, melihat kearah mereka berempat.

“Sudah... kalian ini belum puas ya, menjadikan kami pusat perhatian dari sekian banyak mahasiswa di kampus ini” ketus Faisal kepada Ramzy dan Rizki yang masih tertawa.

“Ah... maaf kalau soal itu, tapi berkat kalian, akun sosmed ku menjadi banyak followers nya, *l*ho” ucap Ramzy sambil memperlihatkan layar hp nya kepada mereka.

“Oh ya, ngomong ngomong... ini sudah dua minggu dia tidak masuk kelas” ucap Rizki yang mengalihkan topik pembicaraan.

 “Bener juga, bukan nya ini sudah melewati masa skors nya ya” ucap Ismail.

Dia pernah mendengar rumor di kampus, bahwa setelah keluar dari penjara, Yusuf dihukum, tidak diizinkan masuk kelas selama dua minggu dan mendapat surat peringatan pertama dari kampus.

“Kalau dipikir pikir, bukan nya beasiswa nya juga dicabut ya... karena telah melakukan pelanggaran” ucap Ramzy.

Mereka pun berpikir sejenak, setelah mendengar perkataan Ramzy. “Kalau begitu, si Yusuf akan melanjutkan kuliah nya atau tidak ya?” tanya Faisal yang penasaran.

“Tentu saja, lanjut dong... siapa bilang kalau aku, orang yang mudah menyerah” jawab salah seorang dari mereka.

“Ya kamu benar, mana mungkin Yusuf, orang nya seperti itu” sambung Ramzy tanpa melihat wujud orang tersebut.

“Oh iya, ngomong ngomong, suara nya kayak kenal” ucap Rizki sambil mengingat kembali suara orang tersebut.

“Ya... seperti orang yang sudah keluar dari penjara” sambung Rizki yang teringat seseorang.

Secara bersamaan, mereka pun mengalihkan pandangan nya kearah orang tersebut dan ternyata...

 “Astagfirullah...” teriak bersamaan.

"Tunggu.. kenapa situ juga ikutan kaget ?" tanya Ismail kepada orang tersebut.

"Kalian berdua habis main film apa.. sampai mata kalian terlihat seram begitu..." ucap orang tersebut, yang tak lain adalah Yusuf.

.

"Kamu saja yang kaget dan bilang begitu... mereka malah ketawa saat melihat kami seperti ini" sambung Faisal sambil menunjuk kedua orang di belakang nya.

“Kamu kok tidak memberitahu kami, kalau masuk kelas ?” tanya Ramzy mewakili.

“Tadi nya sih, ingin memberitahu kalian.. tapi,saat tiba di depan pintu... kalian keasyikan ngerumpi, sampai tidak sadar kehadiranku... aku duduk di belakang kalian selama dua puluh lima menit”  jelas Yusuf yang memang sedari tadi mendengarkan pembicaraan mereka berempat.

“Kalian sedang ngomongin apa sih? Ngomongin aku ya.. tadi aku sempat dengar kalau ada yang bilang beasiswa ku dicabut” lanjut nya ketika mengingat pembicaraan mereka barusan.

“Ya tuh... kan menurut peraturan, beasiswa kamu seharusnya dicabut” sahut Ramzy.

“Kalau kamu bilang begitu, memang benar sih... tapi, nyata nya, tidak ada yang bilang atau pemberitahuan dari pihak kampus, kalau beasiswa ku dicabut... bahkan kepala kampus, hanya memberitahu tentang hukuman

saja, tidak lebih”  ucap Yusuf sambil mengingat ingat.

“Lho, kenapa seperti itu?” tanya Ramzy ingin tahu.

“Mungkin alasan nya... karena aku anak yang berbakti, penurut, pintar, dapat menjawab soal dari dosen dan merupakan anak yang sangat jarang ditemui” jawab Yusuf dengan percaya diri.

Tak lama kemudian, Yusuf merasakan ada aura negatif yang sangat kuat di sekeliling nya.

“Oh, anak yang pintar ya... kalau begitu, boleh dong, kita minta diajarin materi yang belum dipahami” ucap Rizki sambil tersenyum sinis.

“Tentu saja, kamu akan membantu.. kan kamu anak yang berbakti, ya kan Yusuf” sambung Faisal sambil mengelus punggung nya.

“Hmm.. kalau di ingat ingat, kita ini kan sahabat... pastilah sahabat saling membantu kan...hehehe” sambung lagi Ismail sambil nyengir.

“Oh iya... kamu kan belum membayar kompensasi karena tidak bekerja selama dua minggu... bagaimana kamu akan membayarnya... Yusuf si anak yang jarang ditemui” sambung lagi Ramzy sambil merangkul pundak nya.

Yusuf pun berdelik ketakutan melihat senyuman dan perilaku yang tidak biasa dari mereka. Seperti nya ia salah bicara saat menjawab pertanyaan barusan dan membuat teman teman nya menjadi marah seketika padanya.

“O-oke oke... nanti kita belajar bareng” ucap Yusuf sambil tersenyum karena takut.

Tak lama setelah itu, dosen yang mengisi kelas tersebut sudah hadir dan pelajaran pun dimulai.

Jam istirahat...

“Apa! Jadi itu, ulah dari Kevin, si Marmut... sialan sekali dia” kesal Ramzy sambil rahang nya mengeras.

“Berani sekali dia... menyandera kedua adikmu sebagai ancaman... memang dasar otak otak mafia” kesal Rizki yang memang tidak suka dengan kelompok seperti itu.

“Lalu, kenapa kamu diam saja saat itu dan tidak memberitahukan kami ?” tanya Ismail yang ingin tahu.

“Ya.. mau bagaimana lagi, saat itu aku sedang terpojok” jawab Yusuf.

“Tapi, kalau dipikirkan lagi, tentang tindakan nya itu... bukan nya kamu hanya dijadikan alat perantara saja” ucap Faisal yang sadar akan sesuatu.

“Memang benar... sepertinya dia hanya mengincar surat kontrak itu dan... kalau masalah harta nya... itu hanya sebagai pengalihan saja” jelas Yusuf sambil memegang ujung dagu nya.

“Tapi, tunggu... kenapa aku merasa ada yang aneh... Yusuf, kamu lihat tidak berapa saham yang dikontrak di surat itu?” tanya Ramzy penasaran.

“Hmm... sekitar jutaan lebih kalau dihitung dari persentase pembagian nya” jawab Yusuf sambil mengingat isi surat nya.

“Pantas saja... Pak Tito sangat kesal dan menghajar kamu saat itu” sahut Rizki.

“Hmm... tadi kamu bilang, Rendy ada di sana saat itu, bukan nya itu mencurigakan... setahu ku, hubungan mereka berdua sangat dekat ” sambung Faisal.

“Brakk!!” Ramzy pun memukul meja dengan keras. “Yusuf!! Sepertinya keluarga Sabrina dalam bahaya” ucap Ramzy dengan tegas.

Yusuf pun langsung mengisyaratkan kepadanya untuk diam, karena mereka sepertinya sedang diawasi.

“Kamu tenang saja, aku sudah merencanakan nya sejak awal” desis Yusuf kepada mereka.

Para sahabat nya pun merasa sangat heran dan penasaran apa yang direncanakan nya itu.

Setelah istirahat, mereka pun pergi menuju perpustakaan kampus, karena saat ini, kelas mereka sedang kosong atau dosen nya sedang izin tidak hadir. Mereka menggunakan waktu tersebut dengan belajar bareng di perpustakaan.

Lima jam kemudian...

“Ah.. kalau begini kan sudah paham” ucap Rizki yang merasa lega setelah belajar bersama.

“Ya... memang kalau sudah bersama dengan pro, semua nya jadi lebih mudah” sahut Ramzy, sambil merangkul pundak Yusuf.

“Alhamdulillah, kalau kalian sudah paham dengan materi nya” ucap Yusuf kepada mereka.

Yusuf pun berpamitan dengan mereka, karena sudah waktu nya pulang. Ia melangkah menuju parkiran kampus dan langsung menaiki motor nya. Sebenarnya bunda nya pernah menawarkan nya sebuah mobil sport, tapi ia menolak nya karena ada alasan tertentu.

Setelah menempuh perjalanan, akhirnya ia sampai di rumah nya.

“Selamat datang, tuan muda” sapa salah seorang pelayan yang menyambut kedatangan nya.

“Aa.... aa sudah pulang” sahut adik nya, Zahran yang berlari menghampiri nya.

“Dimana bunda?” tanya Yusuf sambil mengelus rambut adik nya itu.

“Huh... datang datang langsung cari orang lain, bunda sedang di kamar” jawab adik nya sambil mengalihkan pandangan nya karena kesal.

“Oke... terimakasih ya... nanti kamu mau ikut aa keliling tidak?” ucap Yusuf  sambil tersenyum kepada nya.

“Oke, janji ya... awas aja kalau lupa” sambung adik nya sambil mengarahkan jari kelingking kepada nya.

“Janji” sahut Yusuf sambil mengaitkan jari kelingking dengan nya.

Ia pun meninggalkan adik nya dan pergi menuju kamar bunda nya yang berada di atas.

“Tok.. tok..tok..” ketukan tiga kali dari nya.

“Ya masuk saja” sahut orang yang ada di dalam.

Bersambung....

Sambil nunggu cerita selanjutnya, yuk like & comment agar penulis semangat bikin

ceritanya.

1
Tamima II
bagaimana dengan orang tua angkat yang di kampung...???
lansung tidak tersentuh cerita nya seharusnya dia pun di kabarin bahwa sudah bertemu orang tua nya sendiri seakan akan lupa diri
Tamima II
yusup tidak ingat orang tua angkat nya...???
Tamima II
💪💪💪💪💪
Tamima II
💪💪💪💪💪💪
Tamima II
🥰🥰🥰🥰🥰
Tamima II
lanjuuutt thor💪💪💪💪
Tamima II
💪💪💪💪💪💪🥰🥰🥰🥰
Tamima II
💪💪💪💪💪💪
Tamima II
💪💪💪💪💪💪💪
Irex Owan
Luar biasa
Karyo Yodiana
lanjut thor
Karyo Yodiana: bagus, penasaran
total 1 replies
Karyo Yodiana
bagus banget
Budi Azka
Luar biasa
Bayu Setiadi
taiiiii,,novel sampah!!!!

pertama aja yg bagus,,kesini malah kayak begini..

MC goblog!!!tolol dipelihara,,kambing pelihara biar laku dijual!!!
Bisma Bisma
Luar biasa
swek lord
kaya sinetron cokkk
swek lord
payahhhhhhhh
swek lord
lu cowok apa bukan cok,,
swek lord
nama kota sama sekolah apa cok,,apa cuma inisial B
Setiawan Iwan
Lumayan bagus ceritanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!