NovelToon NovelToon
Survival Kiamat: Ibu Peternak Dan Gudang Tanpa Batas

Survival Kiamat: Ibu Peternak Dan Gudang Tanpa Batas

Status: sedang berlangsung
Genre:Sci-Fi / Zombie / Sistem
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: miichi

Dunia berubah dalam semalam. Langit di atas tanah perbatasan Amerika berubah warna, bumi terbelah, dan makhluk-makhluk yang dulunya manusia atau ternak kini bangkit sebagai monster haus darah. Di tengah kekacauan itu, Elena Cross — janda pemilik Rocking Spur Ranch yang tengah hamil delapan bulan — berjuang sendirian mempertahankan tanahnya dari serangan pertama gerombolan ternak yang bermutasi.

Di saat paling genting, sebuah kekuatan misterius bangkit dalam dirinya: **Gudang Tanpa Batas**, sebuah sistem ajaib yang bisa memunculkan senjata, makanan, obat-obatan, dan perbekalan apa pun dari udara kosong — aktif hanya karena satu syarat: melindungi kehidupan baru di tengah kehancuran dunia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon miichi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29: Uji Resonansi

Dua lingkaran energi terbentuk di lantai kristal ruangan itu, berdenyut lembut dengan cahaya ungu-keemasan yang sama seperti yang pernah dilihat Elena di ruang inti Prometheus regional, namun kali ini jauh lebih besar, lebih megah.

"Berdirilah di lingkaran masing-masing," instruksi kesadaran Prometheus Prime. "Proses ini akan menunjukkan seberapa dalam fragmen kalian bisa beresonansi dengan intiku, tanpa benar-benar mengikat kalian secara permanen."

Elena melangkah ke salah satu lingkaran, sementara Grimes mengambil posisi di lingkaran yang lain, keduanya saling menatap sejenak—dua orang yang perjalanannya telah bersinggungan dengan cara yang begitu rumit, dari musuh menjadi sekutu yang tidak terduga.

"Apa pun hasilnya," kata Elena pelan, "aku ingin kau tahu, Grimes, aku menghargai keberanianmu untuk menawarkan diri."

"Dan aku menghargai kesempatan yang kau berikan padaku untuk mencoba," jawab Grimes, senyum tipis namun tulus terukir di wajahnya yang dulu begitu dingin dan angkuh.

Whitlock, Sarah, Dr. Voss, dan sisa tim berdiri di luar lingkaran, mengawasi dengan napas tertahan saat kesadaran Prometheus Prime mulai proses resonansi. Cahaya di ruangan itu meredup, digantikan oleh pendaran ungu-keemasan yang semakin terang dari kedua lingkaran tempat Elena dan Grimes berdiri.

> **[Resonansi Uji Dimulai]**

> **[Mengukur Kapasitas Fragmen: Elena Cross]**

> **[Mengukur Kapasitas Fragmen: Cornelius Grimes]**

Elena merasakan sensasi yang familiar namun juga berbeda dari yang ia alami di Prometheus regional—bukan tarikan yang menyakitkan, melainkan semacam "percakapan" mendalam antara fragmennya sendiri dan inti yang jauh lebih besar, seperti dua nada musik yang mencoba menemukan harmoni bersama.

Di lingkaran sebelahnya, Grimes mulai terlihat kesakitan, tubuhnya gemetar hebat, wajahnya menegang menahan sesuatu yang jelas jauh lebih menyiksa dari yang dialami Elena.

"Grimes!" seru Sarah cemas, namun Dr. Voss menahannya. "Jangan ganggu prosesnya, bisa berbahaya!"

> **[Stabilitas Fragmen: Cornelius Grimes - 23%]**

> **[Peringatan: Fragmen Tidak Cukup Stabil untuk Ikatan Penuh]**

Grimes ambruk ke lutut, napasnya tersengal, keringat dingin membasahi dahinya. Kesadaran Prometheus Prime segera menghentikan resonansi pada lingkarannya, cahaya ungu-keemasan di sekelilingnya meredup drastis.

"Fragmenmu telah terlalu rusak akibat pemaksaan sebelumnya, Cornelius Grimes," kata kesadaran itu, nada suaranya lembut namun tegas. "Kau tidak akan bertahan sebagai jangkar permanen. Prosesnya akan menghancurkanmu sepenuhnya, bukan menstabilkan apa pun."

Grimes, meski kecewa, tampak menerima kenyataan itu dengan keberanian yang mengejutkan. "Aku... aku mengerti," katanya lemah, dibantu berdiri oleh Whitlock yang bergegas mendekat. "Setidaknya aku sudah mencoba."

Semua mata kini beralih pada Elena, yang masih berdiri di lingkarannya sendiri, cahaya di sekelilingnya masih berdenyut stabil, semakin terang seiring resonansi terus berlanjut.

> **[Stabilitas Fragmen: Elena Cross - 87%]**

> **[Kapasitas Jangkar Permanen: Terkonfirmasi]**

"Elena," bisik Sarah, suaranya bergetar antara harapan dan ketakutan mendalam akan apa yang akan terjadi selanjutnya pada sahabatnya.

Elena, meski merasakan beban berat dari angka yang muncul di hadapannya, menatap ke arah kesadaran Prometheus Prime dengan tekad yang mulai mengeras kembali. "Aku bisa melakukannya," katanya, meski suaranya bergetar. "Tapi aku ingin memahami sepenuhnya apa yang akan terjadi padaku—dan pada Grace—sebelum aku membuat keputusan final."

Kesadaran itu mengangguk pelan, cahayanya berkedip dengan sesuatu yang menyerupai empati yang dalam. "Itu permintaan yang adil, Elena Cross. Mari kuperlihatkan padamu, sejelas yang bisa kutunjukkan, apa yang menanti jika kau memilih jalan ini."

Ruangan di sekeliling mereka mulai berubah, kristal-kristal yang mengelilingi mulai memproyeksikan gambar-gambar baru—bukan lagi kenangan masa lalu, melainkan kemungkinan-kemungkinan masa depan yang belum terjadi, mengalir seperti mimpi yang mencoba menunjukkan jalan yang harus dipilih Elena Cross untuk menyelamatkan dunia yang telah begitu banyak ia korbankan untuk dilindungi.

---

1
Dorinaanakjunny Dorinaanakjunny
bodoh buat apa bilang ada kekuatan
ajaib kenapa tidak rahsia kan saja
gila !!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!