NovelToon NovelToon
Pewaris Rahasia

Pewaris Rahasia

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Misteri / Hantu
Popularitas:11k
Nilai: 5
Nama Author: Abdul Rizqi

Janu Manggala adalah seorang pemuda polos yang tak menyadari bahwa dirinya memiliki kesaktian Tiada Tanding... Segala jenis pusaka tunduk di hadapannya, ucapannya langsung menjadi kenyataan, dan orang orang yang menunjukan kesaktiannya di mata Janu mereka hanyalah orang gila...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Abdul Rizqi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

toilet

"Loh Rina?" Janu sedikit terkejut melihat Rina duduk di kursi pojok kamar.

Rina tersentak kaget, seketika itu juga sihir gendam yang menyelimuti dirinya menghilang begitu saja.

"Janu?" Lirih Rina lemas, "kenapa tiba tiba aku merasa lemas dan lapar sekali?" Tanyanya.

Brugh!

Saking lemasnya Rina, ia langsung terjatuh ke lantai begitu saja.

Janu panik, ia bergegas menghampiri Rina.

"Kamu kenapa Rina?" Tanya Janu panik.

Sementara Tarjo hanya bisa melongo di belakang..

"Jadi wanita ini bukan salah satu Penyembah Sang Bethari Panggodo Pangrencono... melainkan teman dari Tuan Janu." Batin Tarjo.

"Aku tidak tahu mengapa aku bisa ada di tempat ini. Tapi saat ini aku lapar sekali..." liruh Rina.

"Lapar?" Janu heran namun ia tak punya waktu untuk berpikir, "Pak Tarjo tolong ambilkan buah buahan yang ada di meja tadi!"

Tarjo tersentak, "ba.. baik Pak!" Tarjo bergegas kesana dan mengambil seloyang buah buahan.

Rina langsung memakan buah buahan itu dengan cepat dan tampak seperti oramg kelaparan.

Wajar saja Ia sudah di sekap di tempat ini cukup lama. Dan ia sebelum ini terkenda sihir gendam dari Eyang Suketi, membuat dirinya tak sadar bahwa ia merasa lapar. Dan ketika sihir gendam tersebut sudah hilang, barulah Rina merasakan Lapar, haus dan sebagainya.

"Pelan pelan Rina. Ini minum." Ucap Janu seraya menyodorkan botol minuman.

Rina mengambil dan meminumnya langsung.

"Terimakasih ya Janu... emm sekarang aku di mana?" Tanya Rina heran.

Sugeng takkala heran, ia bahkan mengedutkan matanya, "loh? Seharusnya aku yang tanya kenapa kamu ada di sini? Dan kenapa kamu seperti tak ingat apapun.."

Rina menggaruk kepalanya dengan bingung, "ya aku memang tidak mengingat apapun.. bisa di jelaskan ini ada di mana?"

"Kita berada di salah satu kamar di villa yang bertemekan alam.. aku mendapatkan undangan dari sales untuk datang kesini kemarin, dan aku datang bertemu Pak Tarjo yang merupakan seorang pertapa di sini kemudian menemukan dirimu di kamar ini... emmm apa kamu juga sedang berlibur di sini?" Tanya Janu.

"Ehh?? Pertapa memangnya masih ada pertapa di zaman sekarang?" Tanya Rina.

"Lupakan itu... kenapa kamu bisa ada di sini?"

"Aku tak ingat apapun Janu... aku hanya ingat aku sedang menangis di dalam gang.... lalu aku tak ingat apapun lagi."

"Tunggu menangis? Kamu menangis karena apa?"

"Emm.. aku putus dengan Rendi.."

"Ehh... sorry aku tidak tau."

"Iya ngga masalah.. jadi tempat ini villa yang bertemakan alam ya? Bagus juga, tapi siapa yang membawaku kesini?" Rina tampak bingung sekali pada saat ini.

Janu juga menggaruk kepalanya dengan bingung, tidak mungkin Rina jalan kesini sendirian.

"Sudahlah lupakan, lebih baik kita nikmati saja liburan di sini.." ujar Janu.

Rina menganggukan kepalanya... Janu dan Tarjo pun menunggu Rina selesai makan.

"Hmm... kamarnya di sini tampak sangat elegan! Lukisannya juga tampak sangat nyata!" Puji Janu sembari menatap sekeliling kamar ini begitu pula dengan Rina yang kagum.

Tarjo juga mengamati lukisan pegunungan itu dengan seksama. Buru buru Tarjo mendekati lukisan itu dan mencoba menyentuhnya.

"Lu... lukisan?" Tarjo sedikit kaget ternyata yang ia sentuh saat ini benar benar lukisan. Padahal sebelum datang kesini bersama dengan Tuan Janu, Tarjo bisa merasakan hembusan angin yang keluar dari lukisan itu pertanda itu bukanlah lukisan melainkan jendelan penghubung alam lain.

"Ada apa Pak Tarjo?" Tanya Rina.

Tarjo menggaruk garuk kepalanya, "ah tidak apa apa Nona!" Jawabnya.

Tarjo kemudian menatap ke arah Janu, ia berani bersumpah apabila ia datang ke tempat ini tidak bersama dengan Tuan Janu Pasti ini bukan Lukisan, melainkan jendela penghubung dunia lain.

"Coba kita cek kamar lainnya." Ucap Janu.

Rina dan Tarjo menganggukan kepalanya... mereka bertiga pun menyusuri lorong menuju ke berbagai kamar yang ada di tempat ini.

"Lukisan hutan!"

"Lukisan pemandangan Goa!"

"Lukisan sumber mata air.."

"Lukisan padang rumput.."

"Lukisan danau."

Dengan cepat ketiga orang ini menemukan berbagai macam lukisan indah bak pemandangan asli di berbagai macam kamar.

Ketiganya pun kembali ke lorong.

Tiba tiba Tarjo melihat wajah Tuan Janu yang merenung dan seolah berpikir kencang.

Tarjo menjadi sangat penasaran, "ada apa Pak Janu? Apakah ada yang salah?"

Janu menatap ke arah Tarjo dan menganggukan kepalanya.

Tarjo menelan ludahnya kemudian Tarjo bertanya, "apakah lukisan lukisan itu terhubung dengan dunia la--" siapa sangka sebelum Tarjo menyelesaikan kalimatnya, Janu berucap, "sangat aneh, mengapa tidak ada toilet di sini! Apakah ini benar villa? Masa pengunjungnya harus mandi di sungai itu?" Ucap Janu.

"Hah?!" Tarjo terkejut dengan apa yang di ucapkan oleh Tuan Janu.

Dia mengira bahwa Tuan Janu akan membahas lukisan misterius yang sebelum ini menjadi sebuah jendela dunia lain.

Namun siapa sangka malah membahas hal yang sangat receh, toilet.

"Benar juga? Aku tidak melihat adanya satu toiletpun di kamar tadi! Masak kita mandi, kencing, dan boker di sungai?" Timpal Rina yang berpikiran sama seperti Janu, berada di villa berkonsep alam.

"Kalau tidak ada toiletnya bintang satu! Sangat tidak nyaman!" Imbuhnya.

"Benar, sudah tidak ada staff satupun di sini dan tidak ada toilet? Apa mangernya gila?" Tanya Janu.

Tarjo terhuyung huyung kebelakang mendengar obrolan kedua orang ini.

Ia masih tak menyangka, Tuan Janu dan temannya masih menganggap pondok kayu anomali ini adalah villa berkonsep alam.

"Siapa juga yang mau mandi di sungai kalau airnya di campur dengan air kencing dan kotoran!" Ucap Rina.

Tiba tiba suara gemercik air terdengar dari kejauhan.

Janu melebarkan matanya, "ah mungkin itu toiletnya, mungkin toiletnya di pisah di luar! Seperti rumah orang orang di kampung yang toiletnya terpisah.." ucap Janu yang langsung berjalan ke sumber suara.

Tarjo menghirup udara dalam dalam. Para anomali yang seharusnya mempermainkan semua orang hingga mati di dalam pondok kayu ini, justru sekarang berubah menjadi Villa berkonsep alam! Karena takut dengan Tuan Janu!

"Pak Tarjo, apa benar rumah orang orang di kampung toiletnya terpisah?" Tanya Rina bingung.

"Ah ya! Mungkin saja Nona!" Jawab Tarjo.

Benar saja Janu menemukan toilet yang terpisah dari pondok. Janu langsung masuk dan buang air.

Sementara Rina dan Tarjo hanya bisa menunggu di luar. Tidak lama kemudian Sugeng kembali ke tempat mereka, ia langsung mengamati Tarjo dari atas sampai bawah karena Tarjo berpenampilan sangat lusuh dan jelek sekali.

Dalam hatinya Janu berucap, "apakah setiap pertapa penampilannya seperti ini? Mereka terlihat lusuh dan tampak sangat jelek?" Tanya Janu dalam hatinya.

"Emm Pak Tarjo, apakah anda anti air?" Tanya Janu.

Rina menoleh ia juga tampak penasaran.

1
Siti Arbainah
sifat dan kesaktian Jalu mirip bgt sama Tuan Muda Sugi ya
OneSpace
males baca novel yg mcnya tolol gak bisa nyadarin kekuatan sendiri
bedul: anda belum paham jalan ceritanya🙏 coba baca dulu sampai 10 bab.
total 1 replies
Tini Nurhenti
🙏🙏🙏💪
Tini Nurhenti
minal aidin walfadzin juga thor,mhn mf lahir dn bathin.
Tini Nurhenti
sdh mw lebaran nih thor,puasa sehari lgi lusa lebaran thor.🤭💪💪💪💪🙏
Sutono jijien 1976 Sugeng
👍👍👍
Sutono jijien 1976 Sugeng
🤭🤭😁😁😁👍👍👍
Tini Nurhenti
ayo jan selametin/ keluarin smua org yg ada disitu jan 😄😄💪💪
Tini Nurhenti
up yg byk thor 💪💪💪
Aman Wijaya
Rangga kepedean merasa dirinya seperti pangeran 🤴
Tini Nurhenti
mentri bahlul gan
Tini Nurhenti
puspa gmna kabare thor ?? 💪💪💪
Tini Nurhenti
kek kamyu ea thor 🤭🙏
Tini Nurhenti
baru lgi thor ?? hadir n nyimsk dlu thor 😄🙏🤭
bedul: iya nih, jangan lupa baca sampe selesai ya. udah 37 bab terjadwal nih
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!