NovelToon NovelToon
Terbelenggu Cinta Sahabat Suamiku

Terbelenggu Cinta Sahabat Suamiku

Status: tamat
Genre:Cinta Terlarang / Diam-Diam Cinta / Selingkuh / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.8
Nama Author: Red_Purple

‎Dua tahun pernikahan yang Nara jalani bersama dengan Arga mulai terasa hambar ketika Arga memilih untuk sibuk dengan pekerjaan. Hingga suatu malam dia menyaksikan suaminya itu tengah berselingkuh dengan sekretarisnya sendiri.

‎Saat dunianya terasa gelap, sosok Aditya Narendra yang merupakan sahabat baik Arga muncul sebagai pelindungnya. Rendra selalu ada di sisi Nara, memberikan dukungan dan perhatian yang telah lama tidak dia dapatkan dari suaminya.

‎Sentuhan lembut dan kata-kata hangat Rendra menjadi obat yang menyembuhkan luka dalam hatinya, sekaligus membawanya pada permainan penuh gairah pria itu. Namun, Nara tak menyadari bahwa di balik kebaikan Rendra tersembunyi sebuah rahasia besar.

‎"Jawab pertanyaanku, Nara. Lebih puas denganku, atau dengan suamimu yang selalu meninggalkanmu sendirian?" ~ Aditya Narendra.

‎‎📍Membaca novel ini mampu meningkatkan imun dan menggoyahkan iman 😁 bukan area bocil, bijak-bijaklah dalam membaca 🫣
‎

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Red_Purple, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 27

‎Malam yang dinanti akhirnya tiba. Suasana di ballroom hotel mewah itu begitu megah dan gemerlap. Lampu-lampu kristal memancarkan cahaya hangat, musik klasik mengalun lembut, dan para tamu tampil anggun dengan busana malam terbaik mereka.

‎Namun, bagi Nara, suasana indah ini justru terasa seperti neraka.

‎‎Dia berdiri di sudut ruangan, memegang gelas champagne yang tak tersentuh. Gaun malam berwarna hitam yang dipilihnya bersama Rendra terlihat begitu sempurna membalut tubuhnya, membuatnya terlihat sangat cantik dan memikat. Tapi hatinya... hancur lebur.

‎‎Matanya terus mencari satu sosok. Dan tidak lama kemudian, dia melihatnya.

‎‎Rendra masuk ke dalam ruangan. Pria itu tampil sangat gagah dalam setelan jas hitam yang rapi, rambutnya disisir rapi, dan wajah tampannya terlihat sedikit lebih lelah dari biasanya. Namun saat mata mereka bertemu di tengah keramaian... dunia seakan berhenti berputar.

‎‎Ada rasa rindu yang mendalam, ada rasa sakit, dan ada cinta yang terlarang terpancar dari tatapan keduanya. Mereka saling memandang lama, seolah ingin berbicara banyak hal hanya lewat sorot mata, tanpa perlu mengeluarkan suara.

‎‎"Sayang, apa kamu ingin sesuatu?"

‎‎Suara berat itu mengejutkan Nara. Arga sudah berdiri disamping istrinya.

‎‎"Eng... tidak, Mas. Aku hanya melihat-lihat saja," jawab Nara terbata, buru-buru mengalihkan pandangannya dari arah Rendra dan menatap wajah suaminya. Dia berusaha menyembunyikan gugupnya dengan senyum tipis, meski jantungnya berdegup kencang didalam sana.

‎‎Arga menatapnya lekat, tangannya terulur merapikan anak rambut yang sedikit jatuh di dahi Nara. Sentuhan itu lembut, penuh perhatian, namun justru membuat dada Nara terasa semakin sesak.

‎‎"Kamu cantik sekali malam ini, Sayang. Benar-benar cantik," ucap Arga pelan, tatapannya penuh kekaguman dan cinta. "Aku sangat bangga bisa berdiri di sampingmu."

‎‎Nara menunduk sejenak, merasa semakin bersalah. Gaun yang dia pakai ini, perhiasan yang menyilang di lehernya, bahkan parfum yang dia semprotkan, semuanya adalah pilihan Rendra. Pria yang kini sedang berdiri di seberang ruangan sana, memandang mereka dengan hati yang hancur.

‎‎"Makasih, Mas," bisiknya parau.

‎‎"Ayo, kita harus menyapa beberapa tamu penting. Jangan jauh-jauh dariku ya," ucap Arga, lalu melingkarkan tangannya di pinggang Nara, menarik tubuh istrinya agar berjalan beriringan dengannya menuju tengah keramaian.

‎‎Nara terpaksa melangkah, tubuhnya kaku. Setiap langkah terasa berat. Saat mereka berjalan melewati kerumunan, matanya tanpa sadar kembali mencari sosok itu.

‎‎Rendra masih disana. Pria itu bersandar santai di tiang pilar, memegang gelas minuman, namun tatapannya tak pernah lepas dari mereka berdua. Mata mereka kembali bertemu.

‎Namun, pandangan mereka terputus saat seorang wanita berjalan mendekati Rendra dengan langkah anggun dan penuh percaya diri.

‎‎Wanita itu mengenakan gaun malam berwarna burgundy yang sangat memikat, rambutnya digulung rapi, dan senyumnya terlihat manis namun penuh arti. Dia berdiri tepat di hadapan Rendra, lalu menyapanya dengan akrab.

‎‎"Rendra... lama tidak bertemu," suara wanita itu terdengar lembut namun tegas.

‎‎Rendra yang tadinya hanya diam dan memandang kosong, kini menoleh. Dia tersenyum tipis menyambut sapaan wanita itu, namun senyumnya terasa kaku dan dingin.

‎‎"Zoya," ucap Rendra singkat, tanpa melepaskan tangannya dari saku celana.

‎‎Zoya terlihat tidak terpengaruh oleh sikap pria itu. Dia justru mendekat, berdiri sangat dekat hingga bahu mereka hampir bersentuhan. Tangannya terulur dengan berani, mencoba merapikan kerah jas Rendra seolah mereka adalah pasangan kekasih.

‎‎"Kamu masih saja sama seperti dulu, ya. Dingin. Tapi tetap tampan dan menggoda bagiku," goda Zoya sambil tersenyum menggoda, suaranya dibuat-buat terdengar manja. "Boleh aku berdiri disini kan? Di dekatmu?"

‎‎Rendra perlahan mundur selangkah, menjaga jarak. Tatapannya datar, bahkan terkesan ketus.

‎‎"Maaf, aku sedang ingin sendiri. Dan sebaiknya kamu jangan berdiri terlalu dekat, nanti orang salah paham," jawab Rendra dingin, suaranya terdengar keras dan tegas. "Kita tidak punya hubungan."

‎‎"Rendra... aku datang tanpa pasangan, dan kamu juga, jadi apa salahnya kalau kita menjadi pasangan disini, malam ini..." Zoya mendekat kembali, tangannya terulur dan menyentuh lengan jas Rendra dengan berani, mengusapnya pelan seolah memiliki hak. "Bahkan kita bisa lebih dekat dari sekedar ini, Ren. Ijinkan aku naik ke ranjangmu malam ini. Aku yakin, kamu pasti tidak akan menyesal,"

‎Rendra menepis tangan wanita itu dengan kasar dan cepat, wajahnya yang tadi datar kini berubah murka, matanya tajam menatap Zoya dengan tatapan dingin yang membekukan.

‎‎"Beraninya kamu bicara seperti itu padaku!" bentak Rendra rendah namun penuh penekanan, suaranya terdengar serak dan menakutkan. "Jangan pernah mengukur standarku dengan seleramu yang murah itu! Aku bukan pria murahan yang bisa kamu ajak bermain sembarangan!"

‎‎Rendra melangkah maju, menatap Zoya lekat-lekat hingga wanita itu mundur ketakutan.

‎‎"Dan ingat baik-baik, Zoya... Hati dan tubuhku sudah dimiliki sepenuhnya oleh satu wanita saja. Dia jauh lebih berharga, dan seribu kali lebih baik daripada kamu atau wanita manapun di dunia ini! Jadi jangan harap aku akan mau menyentuhmu, apalagi mengajakmu ke ranjangku! Itu hal yang paling mustahil!"

‎‎Tanpa menunggu jawaban, Rendra membalikkan badan dengan gerakan kasar. Namun saat matanya kembali mencari sosok yang dicintainya di tengah kerumunan... tempat itu kosong.

‎‎Nara tidak ada di sana. Hanya ada Arga yang sedang berdiri dan sedang mengobrol bersama para tamu lain.

‎‎Jantung Rendra serasa berhenti berdetak. Dia melihat jauh ke sekeliling ruangan, panik mulai menyelimuti dirinya.

‎‎"Nara... kamu dimana?" batinnya panik.

‎‎Tanpa peduli pada Zoya yang kini terpaku malu dan marah di belakangnya, tanpa peduli pada tamu-tamu lain yang memandang, Rendra langsung berjalan cepat, bahkan hampir berlari meninggalkan ballroom. Dia harus menemukan Nara. Dia khawatir Nara sempat melihatnya dengan Zoya dan akan salah paham.

-

-

-

Bersambung...

1
Gia Nasgia
Lah main gass pool aja bang Rendra 😂
Gia Nasgia
Rendra sdh bertekad tdk akan mengalah untuk yg ke dua kali nya meskipun harus lewat jalan ninja 😂maaf bukan berarti harus kembali bersama 😏
Gia Nasgia
Karena yg di samping nya lebih cocok dgn Nara di banding si Buaya yg bergelar suami 😡heran ada yg halal tapi lebih memilih jalang, dasar keledai
Gia Nasgia
Maaf pala lu peang 😡 tangisan air mata Buaya
Gia Nasgia
lanjutkan aja permainan busuk mu karena sebentar lagi semua penderitaan Nara akan berakhir 😡
Gia Nasgia
paling bentar lagi Boom nya meledak tapi tenang aja Nara,karena sdh ada yg ngantri sejak dua tahun lalu 😂
Gia Nasgia
cinta kata mu dasar Buaya darat 😡
Gia Nasgia
pucuk di cinta inimah 🤭
Gia Nasgia
Salam kenal kakak Thor
🔥Violetta🔥: Hai kak Gia... salam kenal juga 🙏😁
total 1 replies
Lioniwati Ben
hal yg gak dya dapatkan dr Arga akhirnya dya dptkan dr Rendra 😍
Lioniwati Ben
congratulation yah Nara jg Rendra ever lasting love forever untill the end of your life
Lioniwati Ben
kerikil lu pulung ga
berlian lu buang
ini karma lu sih sebenernya cuma caranya tragis dan sakit.....
Rendra perjuangin Nara dr awal scara barbar tp akhirnya dya lindungi dya jaga dya cintai scara ugal-ugalan jg
nah lu....

cinta lu msh bisa d permainkan dng ada nya Alya
hrsnya u jg hrs setia jgn mau dng kenikmatan sesaat
akhirnya yah lu jg yg nanggung pahitnya well
Lioniwati Ben
gue yg deg deg an loh naraaaa
Lioniwati Ben
pernah salah wajar namanya manusia yah gak sih 🤭
🔥Violetta🔥: /Good//Good//Good//Pray//Pray//Grin/
total 1 replies
Lioniwati Ben
akhirnya.... kebenaran akan menemukan jln nya sendiri
tp apakah Rendra akan merelakan nada kembali sama Arga ntahlah
tp dua2 nya toxic sih lbh baik cari laki2 yg baru yg lbh baik
Surga Dunia
seru bgt ka😍
sabrina saqi
kelaut aja lu argaaaa...
geram betul lihat argaaa
Lioniwati Ben
akhirnya Krn cemburu buta nanti Zoya yg bongkar bkn alya
Lioniwati Ben
gila beneran c Rendra 🫣
Lioniwati Ben
Arga.... lu mau menyerah kah..... cemen banget lu JD laki gaaa
masa yg sah mau kalah ma selingkuhan🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!