NovelToon NovelToon
JALAN PENDEKAR NAGA

JALAN PENDEKAR NAGA

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Epik Petualangan / Balas Dendam
Popularitas:12.4k
Nilai: 5
Nama Author: Hamtaro Dasha

Seri Kedua dari Lahirnya Pendekar Naga!

___
Kemunculan Pendekar Naga telah mengguncang keseimbangan dunia—membangunkan makhluk kuno dan menarik perhatian kekuatan yang telah lama menunggu dalam bayang-bayang.

Dunia berubah.

Sekte-sekte hancur tanpa sisa. Jejak kehancuran menyebar tanpa arah… dan pelakunya adalah sosok yang tidak pernah dibayangkan oleh Wei Zhang Zihan.

Chu Kai.

Sebagai Pendekar Suci, Wei Zhang Zihan tidak punya pilihan selain menelusuri jejak itu—mengungkap kebenaran yang tersembunyi, dan menghadapi satu kenyataan yang tidak ingin ia percayai:

Mungkin, orang yang harus ia hentikan… adalah orang yang seharusnya menjadi pelindung dunia.

Pendekar Naga itu sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hamtaro Dasha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

33 - Wei Zhang Zihan [3]

Dari kejauhan, Ji Laiyi mengamati pertarungan Xiao Shuxiang melawan Gu Shen Lou. Jari tangan kanannya bergerak, dan benang-benang merah kembali bergetar, siap dilepaskan kapan saja.

Tatapan mata Ji Laiyi semakin dingin. Dia menunggu celah di tengah benturan brutal yang berlangsung di hadapannya.

Wei Zhang Zihan yang berada di tempat lain menangkap gerak-gerik Ji Laiyi. Instingnya langsung membaca niat tersembunyi Pilar Bulan itu yang kemungkinan ingin menyerang Xiao Shuxiang secara diam-diam.

Tanpa ragu, Wei Zhang Zihan mengalirkan energi spiritual ke dalam pedangnya. Desiran angin mulai berputar di sekeliling bilahnya, bersiap meledak kapan saja—namun ledakan keras tiba-tiba terdengar dan memotong niatnya.

BAAAAM...!

Wei Zhang Zihan dan Long Yang Wang refleks menoleh ke arah sumber suara itu. Tidak jauh di depan mereka, Wei Shezi berada dalam situasi yang terdesak.

Roh cantik itu kewalahan menghadapi salah satu Pilar Bulan, Wu Ming. Bahkan alur pertarungan sepenuhnya tidak berpihak padanya, meski ia telah berubah wujud.

Tubuh Wei Shezi melengkung, lalu menjelma menjadi monster Ular Kalajengking yang mengerikan. Sisiknya merah gelap berkilau, sementara ekornya melengkung tinggi dengan sengat mematikan yang bergetar halus di udara.

Wei Shezi menyerang dengan seluruh kekuatan yang ia miliki dalam wujud itu, tetapi lawan yang dihadapinya begitu kuat.

Tubuh besar Wei Shezi menghantam tanah dengan keras, menciptakan ceruk dangkal. Debu dan pecahan batu beterbangan dan sebuah luka koyakan panjang terlihat di ekornya hingga cairan gelap menetes ke tanah.

Napas monster ular kalajengking itu berat dan tubuhnya terlihat gemetar. Hanya saja, dia masih memaksakan diri untuk menerjang Wu Ming sekali lagi.

"Kau bantu dia. Aku akan ke sisi lainnya."

Long Yang Wang tiba-tiba bersuara dan membuat Wei Zhang Zihan tersentak. Remaja laki-laki itu melesat tanpa menunggu jawaban, dan dalam sekejap—dia pun menerjang Ji Laiyi.

Api rubah berkobar mengikuti gerakan Long Yang Wang dan memaksa Pilar Bulan itu mengalihkan fokus dan menggagalkan niat serangan diam-diamnya terhadap Xiao Shuxiang.

Di sisi lain, Wei Zhang Zihan juga langsung bergerak. Dia masuk ke dalam pertarungan Wei Shezi tanpa ragu, membantu monster ular kalajengking itu dengan mengayunkan Tebasan Lingkaran Angin miliknya.

Desiran tajam dari serangan Wei Zhang Zihan menyapu ke depan dan memaksa Wu Ming mundur beberapa langkah.

!!

Kehadiran Wei Zhang Zihan tersebut begitu tiba-tiba. Wu Ming hampir saja menghabisi monster ular kalajengking yang menjadi lawannya—tetapi serangannya dihentikan sebelum sempat menjadi pukulan penutup.

"Pendekar kecil... kau benar-benar ingin mati di sini?" suara Wu Ming dingin. Dia mengangkat tangannya ke leher, lalu memiringkannya perlahan.

Krak.

Suara kering itu terdengar jelas. Wajah Wu Ming justru tampak lebih rileks seolah dia hanya sedang meregangkan tubuh sebelum melanjutkan serangannya.

Wei Zhang Zihan tidak menjawab. Dia justru bergerak—melesat dengan cepat sambil mengayunkan pedangnya. Suara nyaring terdengar saat senjata Wei Zhang Zihan beradu dengan kepalan tangan Wu Ming.

TRAAANG!

Benturan keras itu mengguncang pergelangan tangan Wei Zhang Zihan. Pemuda itu tersentak dan langkahnya mundur setengah tapak.

Mata Wei Zhang Zihan sedikit menyipit dan ekspresi dinginnya semakin dalam. Dia melihat tidak ada luka pada tangan Wu Ming, bahkan sama sekali tidak terlihat goresan. Di samping itu, suara yang terdengar barusan jelas sangat tidak wajar.

Suara tadi seperti dua senjata logam yang saling menghantam, padahal Wu Ming menahan pedang Wei Zhang Zihan hanya dengan tangan kosong.

Ekspresi Wei Zhang Zihan semakin serius saat ia mulai memahami apa yang terjadi. Lawan di hadapannya ini... jelas memiliki kemampuan untuk memadatkan anggota tubuhnya menjadi sekeras batu atau mungkin lebih.

Di saat sedang memikirkannya, Wu Ming kini menerjang. Dia menggunakan pukulannya kembali dan berhasil ditahan oleh Wei Zhang Zihan, namun sedetik itu juga—ia mengangkat kakinya dan menghantamkannya ke depan.

Wei Zhang Zihan refleks mengangkat pedang pusakanya untuk menahan serangan itu, namun kekuatan Wu Ming kali ini justru semakin besar.

!!

Tubuh Wei Zhang Zihan terdorong mundur cukup jauh. Tekanan yang berat itu bahkan membuat kedua kakinya menggesek tanah hanya untuk menahan tubuh agar tidak sampai terjatuh.

"Hmph." Wu Ming mendengus rendah, matanya dipenuhi ejekan. "Masih begitu lemah, namun berani menentangku."

Senyum Wu Ming melebar tipis. "Kau dan siluman rendahan itu... akan kuhabisi."

Energi spiritual mulai berkumpul di kepalan tangannya. Perlahan, warna kulit Wu Ming berubah menjadi hitam pekat.

Dari kepalan tangannya, duri-duri tajam bermunculan dan meneteskan cairan kental yang berkilau samar seperti racun. Udara di sekitarnya seakan ikut tercemar.

"Ini akan jadi akhir untukmu." mata Wu Ming berkilat dingin dan dalam sekejap, dia pun menerjang.

!!

"Jangan..."

Suara lemah Wei Shezi datang dari kejauhan, namun tidak didengar oleh Wei Zhang Zihan. Monster ular kalajengking itu telah kembali ke wujud manusianya dan kini terhuyung lemah.

Wei Shezi mencoba melesat, tetapi tubuhnya seketika terjatuh. Kaki kanannya robek parah dengan darah yang terus mengalir tanpa henti. Kulit di sekitarnya bahkan secara perlahan berubah menjadi ungu kehitaman.

Luka memar menghiasi lengan Wei Shezi. Di punggungnya pun terlihat koyakan panjang yang menganga mengerikan.

"Ukh...!"

Darah segar menyembur dari mulut Wei Shezi saat ia memaksakan diri mengangkat kepala.

"Jangan..."

Napas wanita berpakaian merah itu nampak berat. Dia ingin memperingatkan pada Wei Zhang Zihan untuk tidak melawan Wu Ming, karena tubuh Pilar Bulan itu bukan hanya keras, tetapi juga beracun. Bahkan racun Wu Ming lebih mematikan dari racun miliknya sendiri.

"Ukh..."

Tubuh Wei Shezi gemetar hebat. Dia berusaha menahan racun yang menyebar di dalam tubuhnya, namun rasa sakit itu seperti membakar dan mencabiknya dari dalam.

"Tampan itu... dia akan mati.." penglihatan Wei Shezi mulai kabur. "Aku harus—"

Ucapan Wei Shezi terputus dan tubuhnya kembali terjatuh. Darah mengalir dari sudut bibirnya.

TRAAANG!!

Di sisi lain, benturan kembali terjadi.

Wei Zhang Zihan mengangkat pedangnya, menahan serangan Wu Ming tepat di depan tubuhnya. Percikan energi menyebar ke segala arah, bahkan menciptakan angin kejut yang kuat.

Tanpa jeda, Wei Zhang Zihan memiringkan tubuhnya, mengelak tipis saat cakar beracun Wu Ming menyapu ke arah wajahnya.

******

1
Maria Sayem
Seperti tehnik pengendalian darah milik Shuxiang ya? Ah......jadi kangen yang mulia Shuxiang.
ind@h
hahhh..memang yang mulia yg paling luar biasa...
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
hehehe...Xiao shuxiang memang yang Mulia😄
Hydro7
Kopi dan Vote sudah dikirim....🤭
Maria Sayem
Aq memang mampir akhirnya!!
y@y@
👍🏿💥⭐💥👍🏿
uh uh
kirain dah mati gak ad up taunya masih idup
Nanik S
Roh Pemuda Yang Tampan dan kuat hingga menghabisi semua pilar Bulan Mati
Nanik S
Kalau bukan karena Xiao Suxiang... Pendekar Wei sudah mati..
Alw
yang mulia selalu penuh gaya😄😄
Maria Sayem
Ia ..Jangan jangan ini reinkarnasi dari Lan Zhi.
Hydro7
Masih blm update lg? Kopi yg disiapkan udh dingin skrg, Kuminum dulu aja. Aku siapkan Kopi dan Vote skrg, Smga update hari ini....🤣
y@y@
👍🏻🌟👍🏼🌟👍🏻
uh uh
mati kah autornya
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
semangat Thor jangan hiatus🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
para pilar tewas🤣🤣tidak bisa menahan serangan Chu Kai dan Xiao shuxiang 🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
hahahaha..gaya lama Xiao shuxiang meniup poni nya🤣🤣👍👍
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
waduh musuh nya di jadikan perkedel daging🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
Xiao shuxiang memang pintar memprovokasi lawan🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
bantaaaaaaaiiiiii bantaaaaaaaiiiiii bantaaaaaaaiiiiii 🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!