NovelToon NovelToon
Bukan Janda

Bukan Janda

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Sudah Terbit / Tamat
Popularitas:8.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Ririn Calliesta

Syafira anindita putri seorang gadis cantik yang berusia 18 tahun. Hobi nya adalah membuat masalah. Ia tak pernah terhindar dari masalah. Sehingga suara hari masalah yang tak pernah diharapkan malah datang kepadanya. Syafira hamil. Pria yang menghamili Syafira tidak mau bertanggung jawab.Ia memilih menikahi gadis lain.Syafira benar benar terpuruk.Tapi ia tetap menjaga janin yang ada di dalam kandungannya dengan baik. Suatu hari seorang pria datang ke dalam kehidupannya. Pria itu adalah keenan aldebaran bright. keenan bukannya seorang ceo atau direktur.Ia hanya seorang pria konyol yang mencoba masuk ke dalam kehidupan Syafira.

lalu bagaimana kah kisah mereka berdua?
ikuti kisah nya hanya di Bukan Janda

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ririn Calliesta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kecelakaan

Sepulang dari Cafe, Keenan membawa Syafira ke rumahnya. "Janda, kita ke rumahku dulu aja ya. Ibu kamu juga ada disana kok"  ucap Keenan.

"Boleh om, aku juga kangen sama Tante Mela."

 "Sama anaknya kangen enggak?"  Keenan menaik turunkan alisnya. Sambil menunggu jawaban Syafira.

"Emangnya selain om, Tante Mela punya anak lagi? Laki laki atau perempuan om? Terus kalau laki laki ganteng enggak? Oh iya umurnya berapa? Pasti lebih muda dari om kan"

Keenan menarik pipi Syafira dengan keras. Janda kesayangannya ini benar benar pandai membuat orang semakin gemas padanya.

 "Mama tidak punya anak lagi selain aku, cuma aku. Keenan Aldebaran Bright, Laki laki tertampan di seluruh dunia" ucap Keenan dengan rasa percaya dirinya yang tinggi.

"Mungkin apa yang Adit bilang dulu benar. Om itu GGS ganteng ganteng sering gila"

"Kamu berani mengatakan itu hmm"

Keenan menggelitik perut Syafira sampai ia tertawa terpingkal pingkal. Bahkan Syafira sampai mengeluarkan air matanya karena geli.

"Ampun om"

Nih, rasain lagi" bukannya berhenti, Keenan malah semakin memberinya gelitikan. Syafira sudah tak kuat untuk tertawa lagi. Ia menemukan sebuah botol air minum, lalu Syafira mengambil dan melemparkannya pada kepala Keenan.

Botolnya tepat mengenai kepala Keenan. Membuat Keenan berhenti menggelitiki Syafira dan beralih mengelus kepalanya.

"Sakit janda"

"Biarin, emang enak" jawab Syafira.

Kemudian Keenan hanya fokus menyetir mobil. Sesekali melirik ke arah Syafira. "Janda" panggilnya.

Syafira tak menjawab karena ia sedang tidur. "Udah tidur ya"

Keenan menghentikan mobilnya di pinggir jalan kemudian merapikan beberapa helai rambut Syafira. Keenan melihat wajah cantik dan lugu Syafira saat tertidur. Mata nya melirik ke arah bibir ranum Syafira.

Otak Keenan kini telah dikuasai oleh malaikat dan setan.

Setan: Ayo Keenan cium dia, ini adalah kesempatan terbesarmu."

Malaikat: Jangan Keenan, jangan pernah melakukan hal itu. Kalau kamu ingin melakukannya tunggu sampai kalian halal dulu

"Arghh" Keenan mengurungkan niatnya untuk mencium Syafira. "Aku tidak boleh menjadi laki laki brengsek" Keenan menggelengkan kepalanya.

Keenan melanjutkan perjalanannya. Ia begitu menyesal karena sempat punya pemikiran seperti itu.

Di rumah Keenan.

"Jeng Mela, ini kue nya sudah siap. Tinggal masukin ke oven aja." ucap Wina.

"Oh oke bentar, biar aku yang masukin. Waktunya berapa menit?"

"Dua puluh menit cukup kok" jawab Wina.

Mela langsung memasukkan kue nya ke dalam Oven. Sambil menunggu mereka membicarakan tentang kehidupan Keenan dan Syafira.

Oven nya pun berbunyi. Wina segera mengangkatnya lalu menaruhnya ke tempat yang disediakan.

"Jeng Mela mau menghiasnya?" tanya Wina.

"Boleh"

Mela menghias kue itu dengan tulisan. Keenan♡Syafira. Ia akan memberikan kue itu pada putranya nanti. Keenan pasti akan sangat bangga karena itu adalah kue pertama yang ia buat untuk Keenan.

Ting tong

Bel rumah berbunyi, Mela pergi keluar dan membukakan pintunya. Terlihat Keenan menggendong Syafira yang sedang tidur.

"Syafira kenapa?"

"Dia lagi tidur ma, Keenan bawa ke kamar dulu" ucap Keenan.

"Gak boleh, nanti kamu macem macemin dia lagi" ucap Mela.

"Enggak ma, kalaupun Keenan mau macem macemin dia. Keenan nunggu halal dulu"

Wina seperti mendengar suara Keenan, ia ikut menyusul Mela keluar. "Lho Nak Keenan, Syafira kenapa?" tanya nya.

"Syafira hanya ketiduran tante. Kalau begitu Keenan bawa ke atas dulu"

Tanpa menunggu jawaban, Keenan langsung membawa Syafira ke kamarnya dan menidurkannya di kasur. Ia memasang selimut di tubuh Syafira.

Cupp

Keenan mencium kening Syafira dengan lembut. Lalu ia pergi ke luar dari kamarnya dan menutup pintunya.

"Keenan, mama mau ngasih kamu sesuatu. Ayo duduk." ucap Mela.

Mela dan Wina sudah menunggu Keenan dari tadi. Mela tidak sabar ingin menunjukkan kue nya pada Keenan.

Keenan menghampiri ibunya dan duduk bersamanya. Lalu Mela pergi mengambil kue dan membawa nya ke hadapan Keenan.

"Tadaaa lihat, sekarang mama udah bisa buat kue. Dan ini kue pertama yang mama buat khusus kamu".

"Oh gitu Ma"

Mela berharap reaksi Keenan akan senang atau terharu gitu. Tapi malah cuek bebek seperti ini. "Dasar anak kulkas, gak bisa apa bikin mama nya seneng. Mau mukul tapi harus jaga image di depan calon besan" batin Mela.

"Coba Nak Keenan cobain dulu kue nya" ucap Wina. Wina tau kalau Mela sedikit kecewa melihat respon putranya.

"Baik tante"

Keenan memotong sedikit kue nya, lalu memakannya. Keenan menatap mama nya sejenak. "Ya ampun ini kue atau apa sih, rasanya asin banget"

"Gimana rasanya?" tanya Mela.

"Rasanya enak kok Ma, kalau mama gak percaya cobain aja"

Mela juga ikut mengambil sepotong kue itu. Ia memakannya sedikit. Mela langsung memuntahkan kue nya begitu saja.

"Kenapa Jeng?" tanya Wina heran.

"Sepertinya aku salah memasukkan gula, aku malah memasukkan garam".

Mela menunjukan wajah sedihnya, karena gagal membuat kue.

"Mama tidak usah sedih, lain kali kak mama bisa belajar lagi sama tante mertua" hibur Keenan.

"Iya jeng, apa yang dikatakan Nak Keenan benar"

"Ah iya terima kasih Jeng"

"Ibu" panggil seseorang.

Semuanya menoleh ke arah orang itu, yang tak lain adalah Syafira yang sudah bangun dari tidurnya.

"Sayang, kamu sudah bangun. Sini duduk" ucap Wina.

Syafira memilih untuk duduk di dekat Keenan, ia menyandarkan kepalanya di bahu Keenan dengan wajah yang masih mengantuk. Keenan tersenyum melihat gadisnya manja seperti ini.

"Anak kita benar benar cocok ya jeng" ucap Mela.

"Iyaa Jeng"

Handphone milik wina berbunyi, ia mendapat telfon dari Tio, suaminya. Wina pamit sebentar untuk mengangkat telfon. Kemudian ia kembali.

"Syafira, ibu harus pulang. Tadi ayahmu menelfon. Apa kamu akan pulang bersama ibu?" ucap Wina.

Syafira mengangguk. "Biar Keenan yang.."

Perkataan Keenan terpotong oleh sebuah pesan masuk di handphone Keenan.

Farhan Ogeb.

Nan, Lo dimana? Lavenzi butuh lo. Kita ditantang oleh Rega untuk balapan sekali lagi. Tapi kali ini pake motor yang telah ia tentukan. Ia ingin menguji kemampuan lo. Lo dateng ke tempat ini sekarang juga.

Keenan

Gue Otw.

Keenan menapa Wina dan Syafira secara bergantian. "Tante, maaf saya tidak bisa mengantar kalian berdua. Karena saya ada urusan penting"

"Urusan penting apa?" tanya Mela.

"Lavenzi ma."

"Ya sudah kalau begitu tante sama Syafira pulang dulu"

Syafira mencium tangan Mela lalu menatap ke arah Keenan. "Apapun urusan penting yang om maksud aku harap tidak terjadi sesuatu sama om. Perasaanku benar benar gak enak"

Keenan menatap Syafira "Aku janji, tidak akan ada sesuatu yang terjadi padaku. Sekarang pulanglah dan istirahat. Aku akan mengabarimu segera"

Syafira mengangguk, lalu ia dan ibu nya pulang dari rumah Keenan. Keenan berlari ke dalam kamarnya dan mengambil jaketnya. Lalu ia berpamitan pada Mela.

"Keenan berangkat ma"

"Hati hati"

Keenan mengambil motornya dan segera pergi. "Gue kira lo bakal kapok setelah kejadian itu" batin Keenan.

Beberapa menit kemudian, Keenan telah sampai di lokasi balapan mereka. Keenan melihat semua teman temannya telah menunggunya. Keenan langsung berjalan menghampiri mereka.

"Ren"

Semuanya menoleh pada Keenan. Reno maju mendekati Keenan. "Nan, balapan kali ini berbeda dari balapan sebelumnya. Kali ini adalah balapan mengenai harga diri. Gue minta sama lo untuk bisa fokus dan menang pada hari ini"

Keenan mangut mangut. "Lalu, motor apa yang akan digunakan untuk balapan?"

Reno menunjuk ke arah motor yang telah disiapkan, motor bermerk beat warna hitam. "Selera Rega emang rendahan" ucap Keenan.

"Nan, kali ini lo harus hati hati. Gue yakin Rega menggunakan cara licik nya untuk menang dari lo" pesan Eka. Ia merasa ada yang tidak beres ketika Rega meminta untuk menentukan motornya. Tapi ia belum bisa membuktikannya.

"Kalian tenang saja, gue pasti akan memenangkan balapan kali ini. Demi Lavenzi dan harga diri kita"

Mata Keenan terarah ke arah Rega. Rega datang bersama semua teman temannya. "Sebaiknya lo persiapkan mental lo, sebelum balapan sama gue"

"Maksud lo persiapan untuk merayakan kekalahan lo?" Ucap Keenan sambil tersenyum sinis.

"Kita lihat saja siapa yang bakal kalah di balapan kali ini"

Balapan akan segera di mulai. Keenan segera mengambil motor yang telah ditentukan. Ia memakai helm nya, sesekali ia melirik ke arah Rega. Rega melakukan hal yang sama. Kedua nya saling menatap dengan sengit dan tajam.

Seorang wanita memakai rok ketat dan pendek mulai menghitung. Sembari memegang sebuah bendera

3..2...1..

Wanita itu mengibarkan benderanya, tanda balapan segera dimulai.

Keenan dan Rega saling beradu kecepatan. Keduanya berada dalam posisi yang sama. Keenan berusaha untuk mendahului Rega. Sampai akhirnya ia berada di depan.

Rega tersenyum sinis. "Sebentar lagi Nan, gue akan liat lo kalah. Kalah dalam artian yang sebenarnya"

Rega kini menjalankan motornya dengan santai. Ia tidak ngebut seperti yang Keenan lakukan. Semua anggota Lavenzi terheran heran.

"Rega kenapa santai sekali?"  ucap Angga.

"Iya, gue juga penasaran" tambah Bimo.

Dugaan Eka sepertinya benar, ada sesuatu yang tidak beres. "Gue minta sekarang lo semua hentikan Keenan, dia dalam bahaya"

"Bahaya apa?" tanya Rendi yang tak mengerti.

"SEKARANG BUKAN SAATNYA BERTANYA, CEPAT KALIAN HENTIKAN KEENAN!!!"

Sontak semua anggota Lavenzi mengambil motornya dan mengejar Keenan.

"Keenan, berhenti sekarang juga" Teriak Reno.

"Berhenti Nan"

Tapi Keenan tak mendengar teriakan dari teman temannya. Ia tetap terus menjalankan motornya. Sampai Akhirnya Keenan melewati garis finish. Keenan akan mengerem motornya tapi tidak bisa. Rem motor nya blong.

Keenan berusaha mengendalikannya, ia melihat di depannya ada sebuah truk yang melaju dengan kencang. Keenan membelokkan setirnya sehingga ia menabrakkan dirinya ke pohon.

Keenan terpental jauh, kepalanya membentur aspal di jalanan. Ia banyak mengeluarkan darah segar. Keenan berusaha untuk tetap sadar.

Rega dan teman temannya tertawa melihat kejadian itu. Rendi, Dito dan yang lainnya menghampiri Rega. Sedangkan yang lain berusaha menyelamatkan Keenan.

"Kenapa lo ngelakuin ini *******" teriak Rendi.

"Gue cuma mau ngasih tahu, kalau kekalahan yang sebenarnya adalah seperti itu" Rega tertawa mengejek.

"****** lo"

Rendi, Dito, Bimo, Angga, Dan Kevan menghajar Rega mati matian. Rega berusaha melawan tapi ia kalah jumlah. Teman teman Rega pun tak tinggal diam, mereka juga ikut menyerang.

Sampai akhirnya, salah satu dari anggota Lavenzi menelfon polisi. Polisi datang dan berhasil meringkus Rega dan teman temannya.

Reno, Farhan dan yang lainnya menolong Keenan.

"Nan, lo harus bertahan. Bentar lagi ambulan datang" ucap Farhan.

"G..gue..min..ta...kal..au..terjadi..sesuatu..sa..ma..gue..kalian..harus..jaga...Queen..lavenzi" ucap Keenan dengan terbata bata.

"Lo tenang aja, kita pasti jagain. Yang penting lo harus kuat. Lo gak boleh lemah. Awas aja kalau lo sampai mati, gue gak segan segan rebut Queen dari Lo"

Nafas Keenan tersengal sengal, semua wajahnya dipenuhi oleh darah. Mata Keenan mulai terpejam, ia sudah tak sadarkan diri.

"Woyyyy ambulan nya sudah tiba, ayo angkat Keenan kesini"

Mereka semua mengangkat Keenan ke dalam ambulan dan membawa nya ke rumah sakit.

Sementara Syafira, ia pergi ke dapur untuk mengambil segelas air. Ia merasa sangat kehausan. Tapi tiba tiba, Prangg.

Gelas yang dipegangnya jatuh berserakan di lantai, Syafira berusaha membersihkan pecahan belingnya. Namun tangannya terluka.

"Perasaanku benar benar tidak enak. Apa terjadi sesuatu sama om Keenan?"

Syafira mengambil handphone nya di saku. Kemudian ia menghubungi nomor Keenan. Setelah tiga panggilan akhirnya telfonnya tersambung.

"Halo om, om dimana?"

"Neng cantik, sekarang Keenan lagi ada di rumah sakit. Ia kecelakaan" jawab Reno dari sebrang sana.

Handphone Syafira terjatuh, seluruh tubuhnys terasa lemas. Ditambah lagi air matanya mengalir.

Syafira menangis terisak isak. "Seandainya tadi aku melarang om Keenan pergi. Ini pasti tidak akan terjadi"

Syafira mengambil handphone nya "Oren, bisa jemput aku gak? Aku mau lihat keadaan om Keenan"

"Neng cantik, lebih baik kamu sekarang istirahat. Lagi pula ini sudah malam. Soal Keenan kamu tenang aja, disini banya anak anak yang menjaga Keenan. Besok aku akan jemput kamu."

"Tapi Oren.."

"Neng cantik, untuk kali ini saja. Menurutlah, ini demi kebaikan kalian berdua"

"Baiklah, kalau begitu"

Syafira mematikan telfon nya. Ia terduduk lemas di lantai. Ia tak menyangka Keenan akan mengalami kejadian seperti ini.

"Mencintaimu adalah kewajibanku dan melindungimu adalah tugasku"---------------Keenan Aldebaran Bright

"Bertahanlah..Bertahan demi orang yang kau sayang"-------------------Syafira Anindita Putri

1
Sriwahyuni Ina
🤰
Sandrina Dalila
suka
RIMURU
semoga bermanfaat buat sobat
Maulana ya_Rohman
mampir thor
Nani Mardiani
Ceritanya komplit kocak banget sama genk Lavenzi, sosok Syafira wanita tangguh dan Kennan pria yg bijak (idaman cewe). Sunnguh buat yg baca bikin puas.
Sukses thor dan terus semangat dengan karya - karyanya dan selalu sehat, aamiin.
shebina putri
semoga menjadi kenyataan yaaa 😉
shebina putri
akan jadi istri mu🤭🤭🤭
sylvina cahyani
bagus
Feezaha Feeza
kalau aku jd syafira?time tu jugak aku tendang selangkangnya dan aku akan jg anak dlm kandunganku dan akan mbuat anakku jd seorg anak yg bjaya dan mbuat jantan keparat itu menyesal
@putriani 🧛‍♀️
tahun pi hrs ada iyh
Nurmalina Gn
keren banget Thor.....
Nurmalina Gn
dunia halu sungguh indah......
Nurmalina Gn
keren banget om keenan
Nurmalina Gn
mantap ortunya Syafira... mungkin tidak mudah merelakan aib buruk yang menimpa anaknya. karena mereka yakin sudah mendidik anaknya dgn benar tidak kurang kasih sayang.
salut juga buat mama nya keenan
Nurmalina Gn
tega kamu om keenan
leni kusumajaya
bagus
Cat Lover
bagaimanapun seorang wanita yang meninggal di saat melahirkan akan mendapatkan gelar Syahidah...
Devina ratu Geralda Devina
aku sih setuju mama riya ama laki lain, kalau jadian ama papa Mahendra sih kayak ga cocok aja gitu. kasian juga mama melanya🙂
Shuhairi Nafsir
kalau Aku sumpah Dan berdoa agar junior nya nga usah bangun dan mandul
Mmh Aceng
😍😍😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!