NovelToon NovelToon
Serpihan Luka Masa Lalu

Serpihan Luka Masa Lalu

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / CEO / Diam-Diam Cinta
Popularitas:7.3k
Nilai: 5
Nama Author: shadirazahran23

Bagi Arga, Yura adalah teka-teki yang menolak untuk dipecahkan. Ketika Ayu mencoba menyembuhkan lukanya, masa lalu Yura mulai terkuak. Sebuah rahasia terungkap dan pengabdian dikhianati. Arga terjebak dalam dilema: Tetap setia pada dia yang tak kunjung pulang, atau menyerah pada bahagia yang terasa berdosa? Di dunia ini, tidak ada yang benar-benar hilang tanpa meninggalkan bekas yang beracun.

"Hal tersulit dari kehilangan bukan tentang merelakan, tapi tentang ketakutan bahwa kau akan bahagia di atas penderitaan seseorang yang kau lupakan."

Followw akun IG @author_receh untuk info seputar novel lainnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shadirazahran23, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29

"Aku tidak tahu harus menghiburmu dengan cara apa, Yura. Tapi aku benar-benar berharap kamu tetap kuat dan bisa menemukan kebahagiaanmu kembali," ucap Ayu tulus.

Yura tersenyum tipis, sebuah senyum yang getir. "Apa masih bisa?" tanya Yura pelan, hampir menyerah pada keadaan.

"Jika Allah sudah berkehendak, tidak ada yang tidak mungkin, Yura," balas Ayu meyakinkan.

Mendengar itu, Yura kembali tersenyum,kali ini sedikit lebih tulus. Senyum yang sudah sangat jarang ia perlihatkan pada siapa pun. Setelah selesai mengobati luka-luka Yura, Ayu menepati janjinya. Ia menemani wanita itu hingga sampai dengan selamat di kediamannya yang sederhana.

Keesokan harinya, Ardan berdiri di ambang pintu kamar, memerhatikan adiknya yang tengah sibuk berkutat dengan kamera kesayangannya.

"Semalam pulang jam berapa, Yu?" tanya Ardan tiba-tiba.

Ayu tersentak dan menoleh cepat. "Astagfirullah, Abang! Ngagetin saja, sih!"

"Lagian kamu anteng banget. Habis memotret apa, sih?" Ardan mendekat, rasa penasaran membawanya ikut mengintip layar kamera Ayu. Namun, seketika matanya membulat sempurna. "Kamu gila, Yu?!"

"Ih, Abang, tidak usah panik begitu. Ini aku gak sengaja, kok!"

"Nggak sengaja gimana? Ini jelas-jelas kamu merekam mereka sedang melakukan kekerasan!" seru Ardan cemas.

"Iya, ini untuk jaga-jaga, Bang. Buat mengancam mereka kalau mereka berani mengganggu Yura lagi," balas Ayu tegas.

"Yura? Siapa?" tanya Ardan bingung.

"Wanita di foto itu, Bang."

Ayu kemudian menceritakan detail kejadian semalam kepada Ardan. Ardan mendengarkan dengan seksama, perlahan emosinya mereda menjadi rasa iba. Ia mengangguk paham.

"Lebih baik kamu bawa bukti ini ke kantor polisi, Yu. Setidaknya dengan mereka ditahan, Yura akan aman. Kita juga bisa sedikit meringankan beban hidupnya," saran Ardan.

"Itu juga yang sedang kupikirkan, Bang. Kasihan Yura, hidupnya tidak tenang. Dia masih dipaksa bekerja di bawah ancaman pria-pria brengsek itu, padahal kondisinya sedang sakit parah," balas Ayu dengan tatapan nanar.

Ardan menghela napas panjang. "Manusia kalau sudah serakah memang di luar nalar, Yu. Abang hanya berharap adik Abang ini selalu dilindungi Allah, dijauhkan dari hal-hal buruk, dan tetap bahagia." Ardan mengusap lembut rambut panjang adiknya.

"Makasih, Bang."

"Sama-sama."

Saat Ayu hendak mematikan kameranya, jemari Ardan menahan lengan Ayu. Matanya menangkap sosok lain di salah satu frame foto. "Wah, kalau yang ini siapa? Tampan sekali."

Blush!

Seketika pipi Ayu memerah sempurna.

"Tidak tahu, Bang. Ini aku dapat saat di hotel semalam. Sepertinya salah satu kerabat pengantin," jawab Ayu berusaha tenang, meski jantungnya berdebar. "Tapi sayang, dia menyendiri terus di sudut. Bahkan saat sesi foto keluarga pun dia tidak ikut. Kelihatannya seperti orang yang sedang patah hati."

"kamu tuh kebiasaan, ngambil gambar orang tanpa izin. "Balas Ardan menggeleng dengan kelakuan adiknya itu.

Ayu menatap foto itu sekali lagi. Pria di dalam foto itu tampak dingin namun sangat maskulin dalam balutan jas formal. Tangannya menggenggam gelas, matanya menatap tajam namun kosong ke arah depan.

"Seperti pria es," bisik Ayu lirih dengan senyum kecil yang ia sembunyikan dari kakaknya.

*

Setelah bujukan demi bujukan dari Ayu dan Ardan, Yura akhirnya menemukan keberanian yang selama ini terkubur. Ia bersedia melaporkan Bimo cs atas tindakan kekerasan, serta Hendrik,ayah kandungnya sendiri,yang telah tega menjualnya ke lembah hitam.

Didampingi Ardan, Ayu dan Yura melangkah ke kantor polisi dengan kepala tegak. Di dalam, mereka diterima dengan baik oleh seorang polisi bernama Arman. Semua bukti foto dari kamera Ayu dan catatan yang dikumpulkan Yura diserahkan secara resmi.

"Aku harap kalian tetap waspada dan berhati-hati," ucap Arman dengan nada serius setelah mencatat semua keterangan. "Aku yakin Bimo tidak akan membiarkan kalian tenang begitu saja."

"Kenapa begitu, Pak?" tanya Ardan cemas.

"Bimo itu penjahat kelas kakap. Dia bukan sekali dua kali kami tangkap, tapi selalu bebas karena minimnya bukti dan para korban yang terlalu takut untuk bersaksi," jelas Arman.

Ayu dan Yura saling berpandangan, ada kilat ketakutan di mata mereka, namun tekad mereka sudah bulat.

"Kami sangat menghargai keberanian kalian. Semua bukti ini sangat kuat, dan kami akan segera bertindak," pungkas Arman dengan anggukan tegas.

Suasana hati Yura terasa jauh lebih ringan setelah keluar dari kantor polisi. Di pinggir jalan, sembari menunggu taksi, ia terus tertawa mendengar banyolan Ayu yang berusaha menghiburnya.

"Yu, Abang langsung ke kantor ya," pamit Ardan saat sebuah ojek pesanannya datang.

"Iya, Abang hati-hati!" seru Ayu.

"Kalian berdua juga hati-hati, ya!" Ardan melambaikan tangan sebelum sang ojol melajukan motornya, meninggalkan dua wanita itu di trotoar.

Tawa mereka masih pecah, menikmati momen kebebasan yang singkat itu. Namun, tanpa mereka sadari, dari arah tikungan, sebuah mobil hitam melaju dengan kecepatan tinggi yang tidak wajar. Deru mesinnya meraung, mengarah tepat ke tempat mereka berdiri.

Ayu masih asyik bercerita, membelakangi arah datangnya bahaya. Namun, Yura yang berdiri menghadap jalan, menyadari kilat lampu dan moncong mobil yang sudah sangat dekat. Matanya membulat sempurna saat ia mengenali wajah di balik kemudi. Itu Bimo.

Waktu seolah melambat. Yura tahu, dalam hitungan detik, nyawa Ayu terancam. Tanpa pikir panjang, dengan sisa tenaga di tubuhnya yang lemah, Yura mengerahkan seluruh kekuatannya untuk mendorong Ayu sekeras mungkin.

"Ayu, awaaas!" teriak Yura histeris.

Ayu terpental jauh ke samping, jatuh tersungkur di atas trotoar. Namun, Yura tidak memiliki waktu lagi untuk menyelamatkan dirinya sendiri.

BRUAAKK!!

Suara hantaman logam dan tubuh terdengar begitu memilukan. Tubuh ringkih Yura terhantam keras, melayang di udara sebelum akhirnya terhempas jauh di atas aspal dingin. Darah segar mulai mengalir, membasahi jalanan, sementara mobil itu terus melaju tanpa ampun, meninggalkan kepulan asap dan keheningan yang mengerikan.

Ayu yang masih syok, mencoba bangkit dengan tangan gemetar. Dunianya seketika gelap saat melihat sosok Yura yang tergeletak tak berdaya beberapa meter darinya.

"Yuraaa!!" jeritan Ayu pecah, membelah kesunyian siang itu.

BERSAMBUNG...

1
Rahayu Ayu
Oooo....
Ternyata Ayu sudah kenal Yura
shadirazahran23: yessss
total 1 replies
moureza
betul sbnrnya apa yg disembunyiksn ayu?
Rahayu Ayu
Masih penasaran dengan rahasia yg Ayu sembunyikan, hingga sampai Ayu nekat meninggalkan Arga.
shadirazahran23: kita kasih yang tegang tegang dulu
total 2 replies
nayla tsaqif
Teka teki ttg yura gmn, thor,,??
shadirazahran23: nanti akan terungkap,sabar ya
total 1 replies
Wiwi Sukaesih
mirip lh kn ayahnya 🤭
Wiwi Sukaesih: y bntr Thor
tp d kehidupan nyata ktny klw anak mirip ayahnya pasti salah satu ad yg ngalhin..ntah mitos ap fakta ....
total 2 replies
Alyka Raveena
apa ayu korban perkosaan?
koq pikiran ku langsung kesana ya Thor?
apa dibalik baju ayu yg selalu longgar ada sesuatu yg dia sembunyikan???
shadirazahran23: OMG 😱😱😱🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Rusmini Mini
anak ayu dan arga...tp ayu gak kasih tau arga kalo dia hamil /Smug//Smug/
shadirazahran23: karena ada sesuatu,makanya Ayu gak ngasih tau
total 1 replies
Rusmini Mini
apa Ayu jg spt Yura meninggalkan Arga sendiri aduh aduh What really happened to Ayu.....is Ayu going to leave? /Whimper//Whimper/
Wiwi Sukaesih
msh rahasia rahasia ini ayu
smpe punya anak LG
....ank Arga ..
Wiwi Sukaesih: Siip lh dtnggu y 😍
total 2 replies
Rusmini Mini
aq bacanya kok pas puasa ya aq sKip 😞😞
Rusmini Mini
Arga bodoh move on napa Yura itu dah pergi knp kamu nanti capek dehh 🤦🤦
Wiwi Sukaesih
ahh ngegantung lg
shadirazahran23: Cucian kali di gantung
total 1 replies
Wiwi Sukaesih
penuh misteri
jd penasaran Thor...
Wiwi Sukaesih: ahh pling bsa ni KKA 😁
total 2 replies
Rahayu Ayu
Penasaran banget kak,
entah apa yg jadi rahasia Ayu, sampai Ayu mengaku salah
shadirazahran23: akupun penasaran.🤣
total 1 replies
Anonymous
Update nya yg banyak yaaa
falea sezi
lanjut
shadirazahran23: ditunggu ya kak
total 1 replies
falea sezi
Ded deg ya ga
Rusmini Mini
siapa org dekil itu
Wiwi Sukaesih
penuh teka teki ....
up LG Thor 😍
mg org yg td manggil Arga g d apa apain SM org misterius it
Rusmini Mini
itu ser serran cinta
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!