NovelToon NovelToon
Apocalypse Regression: Harem In The Zombie World

Apocalypse Regression: Harem In The Zombie World

Status: sedang berlangsung
Genre:Zombie / Hari Kiamat / Anime
Popularitas:5.4k
Nilai: 5
Nama Author: RavMoon

"Satu kesempatan lagi... dan kali ini, aku tidak akan membiarkan mereka menyentuh apa yang menjadi milikku."
​Yuuichi Shiro tahu persis bagaimana bau kematian. Sebagai korban eksperimen ilegal yang selamat hanya untuk melihat dunia hancur oleh virus Chimera, ia mati dengan penyesalan di ujung pedangnya. Namun, takdir berkata lain. Yuuichi terbangun enam hari sebelum hari kiamat dimulai—di ruang kelas yang tenang, dengan guru kesehatan yang cantik dan teman-teman yang seharusnya sudah mati di depan matanya.
​Dengan bantuan Apocalypse Ascension System dan kesadaran Miu yang sarkastik, Yuuichi memulai langkahnya. Bukan untuk menjadi pahlawan bagi dunia yang sudah busuk, melainkan untuk membangun singgasananya sendiri di atas puing-puing peradaban.
​Di tengah erangan mayat hidup dan pengkhianatan manusia, Yuuichi berdiri dengan elemen es di tangan dan barisan wanita luar biasa di belakangnya. Kiamat bukan lagi sebuah akhir, melainkan taman bermain bagi sang Regressor untuk membalas dendam

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RavMoon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penyusup {2}

Suara mendesis dari katup ventilasi yang berputar balik menggema di sepanjang langit-langit Sektor B. Kabut kekuningan yang tadinya menekan paru-paru para siswa kini tersedot kembali ke dalam lubang udara, digantikan oleh semburan oksigen murni yang dingin. Miho Nishimura, di ruang kendali, berhasil memanipulasi tekanan atmosfer bunker secara paksa, membuat para prajurit Black Ops tersentak saat masker gas mereka mengeluarkan bunyi peringatan akan tekanan berlebih.

"Sial! Sistem ventilasi diretas dari dalam!" teriak salah satu prajurit sambil terhuyung-huyung.

Yuuichi tidak memberikan mereka waktu untuk membenarkan posisi. Dengan satu hentakan kaki, ia meluncur di atas lantai yang kini dilapisi es hitam tipis. Katananya menebas udara, menciptakan gelombang kejut dingin yang menghancurkan sirkuit pada senjata "Null-Energy" milik dua prajurit terdekat.

KRAKK! BLAAARR!

Senjata-senjata canggih itu meledak di tangan pemiliknya karena pembekuan mendadak pada inti baterainya. Yuuichi berputar, menendang dada salah satu prajurit hingga ia terlempar menabrak dinding beton dengan dentuman keras.

Namun, sang pemimpin unit Black Ops—seorang pria dengan codet melintang di mata kirinya yang dikenal sebagai Kapten Vane—tetap berdiri tegak. Ia menjatuhkan senapan serbunya yang sudah tidak berfungsi dan menarik sebuah suntikan mekanis dari sabuk taktisnya.

"Kau memang monster, 007. Tapi Chimera punya cara untuk menjinakkan monster," desis Vane. Tanpa ragu, ia menancapkan jarum suntik itu langsung ke jantungnya melalui celah zirah taktisnya.

"Peringatan: Deteksi Penggunaan 'Berserker Serum - Grade S'. Atribut STR dan VIT musuh meningkat 300%. Detak jantung musuh mencapai 250 denyut per menit. Kakak, dia bukan lagi manusia. Dia adalah bom daging yang bisa meledak kapan saja."

Tubuh Vane mulai bergetar hebat. Otot-ototnya membengkak hingga merobek pakaian taktisnya, dan pembuluh darahnya menonjol berwarna ungu gelap di sekujur leher dan wajahnya. Matanya berubah menjadi putih sepenuhnya, memancarkan hawa panas yang menguapkan es di sekitarnya.

BUMMM!

Vane menerjang. Kecepatannya melampaui apa yang bisa ditangkap oleh mata manusia. Yuuichi hanya sempat menyilangkan katananya untuk menahan hantaman tinju raksasa Vane.

Benturan itu begitu kuat hingga Yuuichi terlempar ke belakang, kakinya menyeret di lantai hingga menciptakan parit es sepanjang lima meter. Lengan Yuuichi terasa mati rasa. Jika bukan karena tulang-tulangnya yang diperkuat oleh energi sistem, tinju itu pasti sudah menghancurkan seluruh kerangka tubuhnya.

"Sakura! Bawa Takeshi dan yang lainnya ke Sektor C sekarang! Tutup pintu kedap suara!" teriak Yuuichi.

Sakura, yang baru saja melumpuhkan prajurit terakhir di barisan belakang, menatap Yuuichi dengan cemas. "Tapi Yuuichi-kun, dia terlalu kuat! Kau tidak bisa menahannya sendirian dalam ruang sesempit ini!"

"PERGI!" perintah Yuuichi dengan nada yang tidak bisa dibantah.

Sakura menggigit bibirnya, lalu dengan cepat menarik Takeshi yang masih setengah sadar dan memberi isyarat kepada siswa lain yang mulai terbangun untuk segera lari. Begitu pintu baja Sektor B tertutup rapat, Yuuichi melepaskan semua kekang energinya.

Es hitam mulai tumbuh dari punggung Yuuichi, membentuk struktur seperti sayap kristal yang tajam namun tidak sempurna. Aura dingin di ruangan itu turun drastis hingga mencapai -50°C dalam hitungan detik.

"Keterampilan Kombinasi Diaktifkan: Jantung Naga Es - Mode Overdrive. Peringatan: Durasi terbatas 180 detik. Setelah ini, kau akan mengalami deplesi energi total."

Vane meraung, sebuah suara yang lebih mirip binatang buas daripada manusia. Ia menghantamkan kedua tangannya ke lantai, menghancurkan beton dan mengirimkan gelombang kejut yang meruntuhkan beberapa pilar penyangga barak.

Yuuichi melesat maju, bukan lagi dengan langkah kaki, melainkan meluncur dengan dorongan es. Keduanya bertabrakan di tengah ruangan. DUAK! BUM! KRAK!

Setiap pukulan Vane yang meleset menghancurkan dinding, sementara setiap sayatan katana Yuuichi meninggalkan luka beku yang dalam di tubuh Vane. Namun, efek Berserker Serum membuat Vane tidak merasakan sakit. Ia terus menyerang, mengabaikan lengannya yang sudah mulai membiru karena radang dingin yang parah.

"Kenapa kau... tidak mati saja?!" raung Vane sambil mencoba mencengkeram leher Yuuichi.

Yuuichi menangkap tangan raksasa itu dengan tangan kirinya yang kini sudah terbungkus sarung tangan es kristal hitam. "Karena aku sudah pernah mati sekali, dan rasanya tidak enak."

Yuuichi memutar tubuhnya, menggunakan momentum berat badan Vane untuk membantingnya ke lantai. Saat Vane mencoba bangkit, Yuuichi menghujamkan katananya tepat ke dada kiri Vane—titik di mana serum itu disuntikkan.

[ TEKNIK PERNAPASAN MATAHARI - VARIASI ES: PENGUBURAN ABADI ]

Seluruh energi es hitam Yuuichi mengalir melalui bilah pedang ke dalam aliran darah Vane. Dalam sekejap, proses kimia serum di dalam tubuh Vane terhenti secara paksa. Pembuluh darahnya yang tadinya panas membara kini membeku dan pecah. Vane terdiam, tubuh raksasanya perlahan berubah menjadi patung es hitam yang retak-retak.

Yuuichi menarik pedangnya, napasnya memburu, uap dingin keluar dari mulutnya dalam jumlah besar. Ia bersandar pada pilar yang tersisa, menatap tubuh Vane yang hancur menjadi debu es.

Di ruang kendali, Miho Nishimura memperhatikan layar dengan napas tertahan. "Pertempuran selesai. Tapi kerusakan struktural di Sektor B mencapai 60%. Kita butuh renovasi segera."

"Misi Pertahanan Selesai. Hadiah: Poin Atribut Bebas +15, Peningkatan Sinkronisasi Naga Es +10%. Peringatan: Kakak, kondisimu kritis. Memulai proses pemulihan otomatis."

Yuuichi jatuh berlutut tepat saat pintu Sektor B terbuka kembali. Sakura berlari ke arahnya, menangkap tubuhnya sebelum menyentuh lantai.

"Yuuichi-kun! Kau berhasil... kau menyelamatkan kami lagi," bisik Sakura, memeluk kepala Yuuichi di dadanya.

Yuuichi hanya bisa memejamkan mata, merasakan kehangatan dari tubuh Sakura. Di tengah kehancuran barak yang baru dibangun, ia menyadari satu hal: serangan ini hanyalah pengintaian. Chimera sekarang tahu persis di mana mereka berada, dan serangan berikutnya tidak akan melibatkan manusia, melainkan sesuatu yang jauh lebih buruk.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!