NovelToon NovelToon
The Wrong Proposal

The Wrong Proposal

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Mengubah Takdir / Bad Boy / Tamat
Popularitas:6.9k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Ketika Adrian Richard memutuskan untuk melamar di atap gedung yang romantis, ia mengira semuanya sudah terencana sempurna.
Namun saat ia berlutut, wanita yang berbalik bukanlah kekasihnya, melainkan orang asing bernama Briana Edmond.
Apa yang dimulai sebagai tawa bersama atas kesalahan konyol berubah menjadi bencana saat kekasih Adrian datang dan menyaksikan apa yang tampak seperti pengkhianatan.

Kini, saat satu hubungan hancur, ikatan tak terduga mulai muncul di antara dua orang asing yang tidak seharusnya bertemu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29

Deru mesin V10 yang memekakkan telinga membelah udara di sirkuit balap Monticello Motor Club, beberapa jam berkendara dari hiruk pikuk Manhattan. Aroma bensin, aspal panas, dan karet terbakar adalah oksigen bagi Keenan Atharrazka. Di sinilah ia merasa memegang kendali penuh. Di lintasan, semuanya logis, jika kau menginjak rem terlalu lambat, kau akan melintir, jika kau menekan gas terlalu cepat di tikungan, kau akan kehilangan traksi. Tidak ada ruang untuk ambiguitas.

Keenan baru saja menyelesaikan sepuluh putaran latihan. Ia membuka helmnya, membiarkan rambutnya yang sedikit basah oleh keringat berantakan tertiup angin. Napasnya masih menderu saat ia menyandar pada kap mobil balap hitam metaliknya yang masih terasa panas.

Ia merogoh saku baju balapnya, mengambil ponsel untuk mengecek data putaran waktu yang dikirimkan mekaniknya. Namun, di antara rentetan notifikasi teknis itu, sebuah pemberitahuan dari Instagram muncul di layar paling atas.

Danisha_Audreyna started following you.

Keenan mengernyitkan alisnya. Sepasang matanya yang tajam menatap nama itu cukup lama. Ia tidak segera memencet tombol accept, apalagi membalas dengan follow back. Ia hanya diam, menatap layar seolah sedang memecahkan algoritma yang rumit.

Keenan bukanlah pria yang mudah jatuh hati. Di usianya yang ke-21, dengan segala kelebihan fisik dan materi yang ia miliki, daftar wanita yang mencoba masuk ke hidupnya sangat panjang. Dari model papan atas hingga mahasiswi tercerdas di NYU, semuanya pernah mencoba menarik perhatiannya. Namun, Keenan selalu memiliki tembok yang tak terlihat.

Ia sendiri sering bingung kenapa hatinya terasa begitu datar. Ia tidak merasa kesepian, ia hanya merasa... belum menemukan alasan untuk membuka gerbang itu. Baginya, ketertarikan fisik adalah hal yang dangkal. Ia bukan laki-laki polos, ia tahu persis bagaimana dunia bekerja. Sebagian besar teman-temannya di klub mobil balap menganggap wanita seperti aksesori bisa diganti kapan saja, dan hubungan bebas adalah hal yang lumrah di antara mereka. Rafael hanyalah satu dari sekian banyak contoh pria yang menganggap seks adalah upah dari sebuah kencan.

Namun, Keenan tumbuh dengan didikan ayahnya yang sangat keras tentang nilai-nilai. Ayahnya selalu berkata, "Pria sejati hanya memberikan hatinya pada satu wanita yang akan ia jadikan istri. Jika kau membaginya dengan sembarang orang, saat kau bertemu istrimu nanti, hatimu sudah penuh dengan bekas luka yang tak perlu."

Pesan itu berakar kuat di benaknya. Keenan mengikuti agama maminya yang liberal, namun ia memegang prinsip kesetiaan ayahnya yang konservatif. Itulah yang membuatnya tampak dingin dan sulit dijangkau.

Pikiran Keenan kembali pada kejadian dua malam lalu. Ia tidak tertarik pada Audrey dalam konteks romantis yang klise. Ia tidak merasakan "cinta pada pandangan pertama" atau debar jantung yang berlebihan. Yang ia rasakan adalah sebuah bentuk kekaguman intelektual dan moral.

Di lingkungan New York yang serba bebas, di mana gadis-gadis seusia Audrey sering kali merasa harus menyerahkan segalanya demi dibilang gaul atau modern, Audrey justru berdiri tegak. Padahal, Audrey tampak seperti gadis yang paling mungkin untuk mengikuti arus, dia cantik, dia modis, dia tidak berhijab, dan dia punya segalanya.

"Kuno, ya?" gumam Keenan pelan, mengingat hinaan Rafael.

Keenan menyunggingkan senyum sinis. Jika menolak untuk merendahkan harga diri demi seorang pria picik seperti Rafael disebut kuno, maka bagi Keenan, kuno adalah standar baru sebuah kemewahan. Ia kagum karena Audrey sanggup mengatakan "Demi Allah" di tengah apartemen seorang pria yang bahkan tidak ia kenal dengan baik, hanya untuk melindungi prinsipnya.

Bagi Keenan, itu adalah sebuah tindakan pemberontakan yang paling murni. Pemberontakan terhadap standar sosial New York yang bebas.

Keenan memasukkan kembali ponselnya ke dalam saku tanpa melakukan tindakan apa pun pada permintaan follow Audrey. Ia tidak ingin memberikan harapan palsu, dan ia juga tidak ingin terlihat terlalu bersemangat. Ia ingin melihat, sejauh mana gadis ini akan melangkah.

Ia berjalan menuju pit, di mana beberapa temannya sedang berkumpul sambil merokok dan tertawa kasar.

"Eh, Nan! Si Rafael kabarnya lagi galau berat," seru salah satu temannya, seorang pria bernama Mark. "Katanya dia putus sama ceweknya yang model itu. Katanya ceweknya kaku banget, nggak mau diajak asik. Sayang banget ya, padahal cakepnya minta ampun."

Keenan hanya menatap Mark dengan tatapan datar. Ia mengambil botol air mineral dan meminumnya hingga separuh.

"Mungkin dia terlalu berharga untuk pria seperti Rafael," sahut Keenan pendek. Suaranya yang dingin seketika membungkam tawa teman-temannya.

"Wah, tumben lu belain cewek, Nan? Lu kenal?" tanya Mark heran.

"Gue cuma kenal sama prinsip yang benar," jawab Keenan sambil memasang kembali sarung tangan balapnya. "Ayo, lanjut latihan. Putaran waktu kalian masih berantakan."

Keenan kembali masuk ke dalam kokpit mobilnya. Saat ia mengunci sabuk pengaman dan menurunkan kaca helmnya, wajah Audrey yang ketakutan di balik jaketnya semalam sempat terlintas. Ia teringat betapa kontrasnya gadis itu, lemah secara fisik saat menghadapi paksaan Rafael, namun sangat kuat secara lisan saat membawa nama Tuhan.

Keenan mulai memacu mobilnya lagi. Namun, fokusnya kali ini sedikit terganggu. Ia membayangkan Audrey yang mungkin saat ini sedang menunggu notifikasinya diterima.

"Dia Islam..." pikir Keenan. "Anak dari Alana Richard."

*****

Sore harinya, saat matahari mulai terbenam di ufuk sirkuit, Keenan duduk di dalam mobilnya sebelum pulang ke Manhattan. Ia kembali membuka ponselnya.

Ia menatap profil Audrey sekali lagi. Foto-fotonya menampilkan kehidupan yang glamor, namun Keenan kini tahu ada jiwa yang sangat terjaga di balik foto-foto itu. Akhirnya, dengan gerakan ibu jari yang tenang, ia menekan tombol Accept.

Tapi, ia tetap tidak melakukan follow back.

Bagi Keenan, ini bukan awal dari sebuah pengejaran. Ini adalah sebuah izin bagi Audrey untuk melihat dunianya yang tertutup, sekaligus cara Keenan untuk memantau dari kejauhan, seperti seorang pengamat yang ingin melihat apakah sebuah permata akan tetap berkilau meski dilempar ke dalam lumpur.

Keenan melajukan mobilnya keluar dari sirkuit. Pria yang sulit tertarik pada wanita itu kini memiliki satu subjek pengamatan yang menarik. Bukan karena ia ingin memilikinya, tapi karena ia ingin menghargai keberanian yang langka itu.

"Selamat datang di dunia nyata, Audrey," bisiknya saat ia memasuki terowongan menuju pusat kota. "Mari kita lihat, apakah kau benar-benar sekuat sumpahmu."

🌷🌷🌷🌷

Happy reading dear 🥰

1
Retno Isusiloningtyas
Masya Allah...
Retno Isusiloningtyas
😭
falea sezi
uda end kah
Retno Isusiloningtyas
oh.wow.ternyata Kenan ayahnya Muslim
Retno Isusiloningtyas
semangat,Thor
Retno Isusiloningtyas
semangat Alana....
Retno Isusiloningtyas
wow....
siap2....
Mei Mei
suka sama semuaa ceritamu Thor. semangat buat nulisnya
ros 🍂: ma'aciww kak🥰
total 1 replies
irma hidayat
lancar sukses rencananya alana
chika aprilia
harusnya 23 tahun kemudian bukan 23 tahun lalu, othor nya salah
ros 🍂: makasih kak udah ingatin 😍🙏
total 1 replies
Mei Mei
/Kiss/
Mei Mei
suka cerita nya
ros 🍂: Makasih kak😍
total 1 replies
Retno Isusiloningtyas
bagus .. bagus karyamu Thor

tetep sehat
selalu semangat

karyamu jadi relaksasi tersendiri utk ku
ros 🍂: Ma'aciww 😍😍
total 1 replies
Retno Isusiloningtyas
ditunggu upload nya....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!