NovelToon NovelToon
Kupilih Keduanya

Kupilih Keduanya

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Harem
Popularitas:951
Nilai: 5
Nama Author: A19

Zevanya Putri Wiratmadja. Putri tunggal seorang konglomerat kaya di Kotanya. Hidupnya sangat sempurna karena memiliki keluarga harmonis dan juga kakak laki-laki yang tampan. Namun siapa sangka? Diam-diam Vanya malah menyukai kakak angkat laki-lakinya itu.

Saat Vanya dengan nekat akan menyatakan perasaannya, kakak laki-lakinya malah mengenalkan seorang wanita yang ia claim sebagai pacarnya.

Di tengah kekacauan hatinya, Vanya bertemu dengan laki-laki menyebalkan yang makin membuat kacau hari-harinya.

Akankah Vanya memilih untuk melupakan kakaknya? Ataukah Vanya lebih memilih untuk memperjuangkan cintanya? Atau malah pindah haluan dan memilih laki-laki menyebalkan yang sayangnya sangat tampan itu?

ikuti terus kisahnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon A19, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

18. Curiga

Di sebuah ruangan, seseorang laki-laki berumur kisaran 40 an tahun sedang memeriksa sebuah laporan.

"Tuan Danu, saya menerima laporan dari orang yang ditugaskan untuk menjaga nona di sekolah. Ini, silahkan anda lihat" Rico menyerahkan Tablet dengan layar berisi cuplikan sebuah vidio.

"Selidiki gadis ini! Cari tau motifnya! Tidak mungkin dia tidak sengaja jika sekeras itu" perintah Danu dengan nada tegas.

"Baik Tuan"

"Oh iya, selidiki juga semua hal tentang keluarga Leonardo dan juga putranya. Aku ingin laporan itu sudah ada di atas meja besok pagi!" perintah Danu lagi.

"Baik Tuan. Saya permisi dulu" pamit Rico dengan sopan.

Setelah kepergian Rico, Danu menerima telpon dari seseorang.

"Saya turut berduka cita, semoga almarhum istrimu diterima amal ibadah baiknya. Saya kenal beliau adalah orang yang baik. Jika memang seperti itu keputusan mu, sebisa mungkin saya akan bantu. Tapi apakah dia mau pindah sekolah ke sini? Masukkan saja ke sekolah milik ku. Nanti akan saya bantu semua prosesnya. Kamu tenang saja, istri saya pasti akan menerima dengan baik. Apalagi istrimu juga teman baiknya semasa SMA dulu. Baiklah baiklah. Kabari saja kelanjutan nya mau bagaimana. Pasti akan saya bantu se bisa saya. Baik, sampai jumpa"

*****

Bel istirahat pertama telah berbunyi di SMA Bhakti Wiratmadja. Semua murid berhamburan keluar kelas, tak terkecuali Vanya dan kedua sahabatnya.

Mereka bertiga sudah duduk melingkar sambil menunggu Trio Edun. Mereka memesan makanan melalui Vanya yang pesan langsung kepada Pak Joko agar tidak Susah-susah untuk mengantri.

"Rizal sini" teriak Lea saat Trio Edun sudah mulai terlihat di pintu masuk Kantin.

"Kalian bertiga duduk aja. Mau pesen apa biar Vanya yang pesenin" ucap Lea dengan santai.

"Kok gw sih!" sambar Vanya dengan nada ngegas.

"Katanya kemaren sama dia aja?" Vano menunjuk ke arah Rain yang sedang memainkan ponselnya.

"Em anu... Itu...Kan Vanya kerja di keluarga Wiratmadja, jadi dia punya hak istimewa juga buat pesen cepet. Nah iya gitu" jawab Lea dengan terbata-bata.

"Yaudah cepet! Kalian bertiga mau apa?" tanya Vanya.

"Gw mau nasi goreng dong satu, pedes dikit. Minum nya lemon tea aja" jawab Tian.

"Gw mau kwetiau seafood satu sama jus melon" ucap Radit.

"Nasi pecel ada nggak?" tanya Vano dengan nada bercanda.

"Nggak ada! Lo pikir ini warung pinggir jalan yang waktu itu hah?! " jawab Vanya dengan sedikit emosi.

"Canda doang elah. Yaudah nasi goreng sama air mineral nya satu ya. Galak amat sih lo" jawab Vano sambil terkekeh kecil.

Lea, Tian, Radit dan Rain kompak langsung menatap penuh selidik ke arah Vanya dan Vano secara bergantian.

"Warung pinggir jalan? Waktu itu? Whatttt? Maksutnya apa ya? Jelasin sekarang!" tanya Lea dengan sangat heboh.

"Jujur sama kita, kalian sebenarnya ada hubungan apa?" tanya Rain dengan tatapan horor.

"Nggak biasa nya lo sok akrab gitu loh sama cewe" Tian ikut menimpali.

"Curiga gw" Radit juga ikut penasaran.

"Nggak ada apa-apa. Kalian salah denger kali" alibi Vanya.

"Nggak mungkin! Masalahnya kita ber empat denger semua. Iyakan?" tanya Lea meminta persetujuan dan langsung di angguki oleh Rain, Radit dan Tian.

"Kok aneh ya" balas Vano.

"Elo yang aneh! Jujur aja, kalian itu pernah ketemu kan sebelumnya?" tanya Radit. Matanya melirik ke arah Vano dan Vanya secara bergantian.

"Apaan sih? Eh itu itu makanan kita datang" Vano sengaja mengalihkan perhatian. Tapi memang benar sih jika makanan mereka berenam datang secara bersamaan.

"Jangan ngalihin perhatian woi!" ucap Lea sambil bersedekap dada seolah meminta penjelasan.

"Gak ada. Udah ah gw laper mau makan" jawab Vanya.

"Dih. Lo mah gitu suka bikin orang penasaran. Lo juga belum cerita tentang kak Fian yang katanya ci..."

"Nanti gw ceritain di basecamp. Sekarang gw mau makan" potong Vanya cepat. Ia tak ingin tiga laki-laki di depan nya mendengar pembicaraan mereka.

"Oke oke. Nanti kita ke basecamp" putus Lea ahirnya.

Mereka berenam pun ahirnya memakan pesanan masing-masing. Tak ada pembicaraan saat makan berlangsung. Setelah makanan dan minuman mereka habis, barulah mereka memulai obrolan kembali.

"Zal, nanti kamu langsung pulang aja. Aku mau ikut Rain sama Vanya ke basecamp"

"Nggak mau aku anter aja sekalian?" tawar Tian dengan nada lembut.

"Bujet dah yang udah punya panggilan kesayangan. Udah aku-kamu juga" ledek Vano.

"Yeee syirik aja lo" balas Tian dengan wajah sombong.

"Aku nanti bareng Rain aja" ucap Lea yang ditujukan untuk Tian.

"Yaudah kalo gitu. Jangan lupa kabarin aku ya" ucap Tian dengan nada lembut.

"Iya iya. Nggak bakal lupa kok" balas Lea dengan manja.

"Btw keren juga ya kalian punya basecamp. Dimana emangnya?" tanya Vano.

"Di... Di itu... Anu... "

"Itu anu apaan sih. Gajelas lo" omel Vano.

"Jangan omelin cewek gw!" balas Tian dengan nada ngegas.

"Udah official emang?" tanya Radit ikut menimpali.

"Udah dong. Tadi malem gw tembak pake dinner romantis. Iya kan Za?" tanya Tian.

Mereka sepakat untuk menggunakan nama pilihan mereka masing-masing. Tian memanggil dengan sebutan Aza, lalu Lea memanggil Tian dengan sebutan Rizal, nama tengah Tian. Mereka belum ingin menggunakan panggilan sayang.

"Hehe iya dong" balas Lea sambil me nyender kan kepala nya pada bahu Tian yang duduk di samping kanan nya.

"Nggak akan ada drama alay lagi nih berarti penolakan dijodohin" ledek Rain.

"Dih apasih di bahas-bahas lagi" kesal Lea.

"Eh kalian belum jawab basecamp nya dimana?" tanya Vano lagi.

"Kepo lo! Lo itu cowo. Ngga boleh lah main ke basecamp kita" sewot Vanya.

"Dih galak banget sih neng" Vano mencolek bahu Vanya 3 kali untuk menggodanya.

"Woi Vano! Kesambet apaan lo bisa godain cewe. Biasanya aja risih kalo ada yang deketin lo" sambar Tian. Tingkah Vano ini benar-benar membuatnya curiga.

"Ck ck ck" decak Radit sambil geleng-geleng kepala.

"Eh salam gw kemaren udah lo salamin belum?" tanya Vano, lagi lagi dan lagi.

"Cita-cita lo tuh jadi wartawan ya? Nanya mulu heran" ucap Vanya sambil memutar kedua bola matanya.

"Kok lo tau sih cita-cita gw?" tanya Vano balik sambil menaik turunkan kedua alisnya.

"Gilak gilak gilak. Radit! Cubit gw sekarang!" dengan patuh Radit mencubit tangan Tian yang berada di atas meja.

"Aduh! Sakit anjing" umpat Tian.

"Sejak kapan woi seorang Vano kayak gitu ke cewe? Ati-ati lo Van, nanti lama-lama lo bisa suka sama dia" lanjut nya.

"Enak aja! Lagian kenapa sih emang? Orang gw becandain dia" balas Vano acuh tak acuh.

"Ya justru itu bambank! Gw tau kelakuan lo itu suka aneh bin ajaib. Tapi untuk ngegodain lawan jenis dan sampe noel noel gitu tiga kali, sumpah bukan lo banget anjirr. Lo aja di sekolah lama paling gak suka deket-deket sama cewe. Baru sama nenek lampir aja lo mau, itupun gw tau lo sangat terpaksa sambil nahan muak" cerocos Tian panjang lebar.

"Lebay banget lo ah" balas Vano santai.

"Eh udah bel tuh. Masuk yuk" ajak Lea.

Mereka berenam pun menuju kelas masing-masing bersama. Barulah saat di persimpangan dekat perpustakaan, mereka berpisah arah karena kelas mereka berbeda.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!