Adinda putri harus menerima pil pahit saat suami atau pria yang selama ini begitu ia cintai tidak pernah menganggap dirinya Saat itulah ia memutuskan untuk meninggalkan pria itu dan membatalkan pernikahanya Tapi siapa sangka sahabat atau bossnya malah selalu ada disisinya saat ia terpuruk Akankah adinda membuka hatinya untuk sang boss atau balah sebaliknya Yukk ikuti terus kisah cinta mereka 😍😍
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ekawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Masih mode ngambek
“adindaa.. kenapa wajah suami kamu kusut begitu??” Bisik sasya kearah adinda yang masih sibuk menata makan malam
Sebenarnya tadi rey sudah diintrogasi oleh sasya perihal kedatangan mendadaknya kesingapur menyusul adinda dan dirinya
Padahal sasya tahu jika rey datang pasti acaranya dan adinda akan kacau karena larang-larangan konyol sepupunya itu
Rey terlihat masih diam, tapi tetap memperhatikan pujaan hatinya, ia sangat kesal karena zyan tiba-tiba mengejar istrinya
Zyan semalam mengirim beberapa pesan basa basi membuat rey semakin tidak nyaman, dulu rey ikut bahagia saat adinda menikah dengan pria itu bahkan ia tidak mau menganggu adinda karena ia pikir jika adinda bahagia maka ia juga akan merasa bahagia
Tapi saat ini berbeda, adinda adalah miliknya ia tidak akan membiarkan zyan merebutnya kembali
****
Ditempat lain zyan duduk dikursi kebesarannya dengan banyaknya tumpukan berkas, sampai pada akhirnya ia melihat 1 map berwarna biru
Pria itu membuka map itu dan membaca isinya, awalnya zyan merasa biasa saja sampai pada akhirnya ia menemukan satu nama disalah satu berkas atas kerjasama yang ia dapatkan dengan perusahaan mahes
“Adinda putri?” Bisiknya
“sejak kapan berkas ini ada disini?” Ucapnya yang semakin dibuat penasaran
“Apa jangan-jangan selama ini gadis itu yang sudah membantuku?” Zyan dengan cepat menghubungi seseorang
“Hallo” jawab seorang diseberang sana yang bukan lain adalah tommy asisten rey
Zyan meminta bertemu dengan tommy untuk menanyakan banyak hal pada pria itu, tommy hanya menjawab iya tapi saat ia pulang nanti karena saat ini dirinya sedang pusing karena banyaknya pekerjaan yang ditinggalkan oleh bossnya untuk dirinya
“Sebenarnya untuk apa pak rey kesingapur?? Bukanya hari ini ada rapat penting.. tidak biasanya pak rey akan meninggalkan pekerjaan seperti ini apa jangan-jangan pk rey dan adinda memang sedang menjalani hubungan masak iya sih?? Tapi sikap pak rey memang agak berbeda pada adinda apalagi akhir-akhir ini pak rey sepertinya.. aaahhh tau ahh lebih baik aku segera menyelesaikan pekerjaan” tommy lalu pergi membawa berkas yang ia butuhkan untuk rapat hari ini
Tokk
Tokk
“Sayanggg” berlin mendekat kearah zyan yang saat ini masih membaca beberapa berkas yang ada dimap biru itu
Dengan senyuman palsu pria itu menyambut tangan sang kekasih padahal ingin sekali zyan mencekik leher Berlin tapi demi balas dendam ia akan mengulur waktu yang tepat untuk melakukannya
“Sayang kenapa dari kemarin kamu tidak bisa dihubungi dan aku mencarimu dirumah tapi para pelayan bilang kamu tidak pulang??” Berlin mulai bergelut manja dan hendak mencium pipi zyan
Tapi pria itu menghindar membuat berlin sedikit kesal “berlin maaf bisa kamu keluar sebentar aku ada pekerjan penting pagi ini” ucapnya selembut mungkin
“Zyan kau tidak sedang menghindarikukan?” Tanya gadis itu dengan mata memincang
“Tidak sayang.. aku memang sedang sibuk kau tau sendiri perusahaan dalam keadaan tidak baik-baik saat ini” jelasnya membuat berlin menghembuskn nafasnya kasar
Apa yang dikatakan oleh zyan memang ada benarnya, apalagi saat ini rencana arya tinggal selangkah untuk mendapatkan perusahaan mahardika
“Tapi kau tidak lupa kan tentang rencana pernikahan kita zyan?” Zyan kini diam
Pria itu menghentikan aktivitasnya lalu menatap wajah berlin dengan tatapan datar, seketika ia mengingat apa yang dilakukan oleh wanita yang dihadapanya ini dengan asisten pribadinya membuatnya tersenyum
“Berlin.. apa kamu yakin anak yang kamu kandung adalah anakku?”
“Ma..maksudmu??!” Berlin terkejut dengan detak jantung yang tidak beraturan
Zyan tersenyum lalu mendekat kearah berlin yang terlihat gugup,
Glleppp
“Aku hanya bercanda sayang… acara pernikahan kita akan secepatnya dilaksanakan, kemarin aku sudah kerumah utama dan semua keluarga menyetujui hubungan kita, ku begitu mencintaiku mana mungkin kau akan menghiyanatiku.” mendengar penjelasan dari zyan tentu saja berlin merasa tenang sekaligus bahagia
“Benarkah??? Aaaaaa terimakasih sayangg..” berlin memeluk erat tubuh zyan
“lalu bisakah kamu keluar dulu aku masih banyak pekerjaan” berlin hanya mengangguk sebagai jawaban lalu gadis itu pergi dan mencium singkat pipi zyan
Setelah melihat kepergian berlin, dengan cepat zyan zyan mencuci wajahnya rasa jijik kembali ia rasakan
Brraakkkkkk
“sialaannnn bisa-bisanya aku terjebak meniduri wanita itu” zyan mulai mengingat kembali saat berhubungan dengan berlin dirumahnya dimana saat itu ia mengusir adinda membuat gadis itu membatalkan pernikahan mereka
Berlin memang pernah mengatakan jika mereka pernah tidur bersama sebelumnya, tapi zyan tidak ingat karena dulu mereka sama-sama mabuk
“Siaaalllaaannnn!!!” Ucapnya lalu mengusap wajahnya kasar
“Hallo”
“Tolong selidiki asal usul arya dan berlin!!”
“Baiklah aku menunggu hasilnys secepat mungkin” tutt panggilanpun terputus zyan kini kembali duduk dikurainya dengan perasaan yang kacau
Zyan berjanji akan membuat 2 penghianat itu menyesal karena sudah bermain-main dengannya
Sedangkan ditempat lain rey masih diam bahkan pria itu cenderung cemberut padahal sudah siang tapi pria itu masih diam sejak kemarin
“Rey kamu mau jalan-jalan??” Adind mencoba untauk membujuk rey tapi rey hanya bergeleng sebagai jawaban membuat adinda menghembuskan nafasnya kasar
“Baiklah aku akan pergi sendiri, kebetulan sasya masih ada pemotretan siapa tahu ada pria tampan diluarsana lumayan cuci mata” braaakkk
Adinda pergi dengan membanting pintu kamar sedikit kasar membuat rey melihat kearah pintu tidak percaya dengan apa yang istrinya lakukan
Dengan cepat pria itu berlari untuk menyusul sang istri, “enak saja mau cuci mata… sayaaanggg tunggu akuuuuu…” teriaknya sedangkan langkah adinda semakin menjauh membuat rey sedikit berlari untuk mengejarnya
Happy reading💫💫💫
gadis bodoh
cinta bertepuk sebelah tangan aja sulit melupakan apalah lagi sama-sama cinta baru dihianati
mampuslah kau Adinda makan itu cintamu pd Ziyan