NovelToon NovelToon
Tuan CEO, I LOVE YOU

Tuan CEO, I LOVE YOU

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / CEO / Romantis / Cintamanis / Fantasi Wanita / Cintapertama
Popularitas:2.4k
Nilai: 5
Nama Author: moms F

"Perpisahan kita bukan salah siapa2. Bukan sepenuhnya salahmu, salah ku , salah dia ataupun salah waktu. Kita adalah dua orang yg tepat, tapi tepat disini bukan sebagai pasangan melainkan sebagai pembelajaran untuk kita menjadi lebih dewasa"

Nada Ageta Putri

"Jika kesalahan ini sebagai pembelajaran. Bisakah aku tetap belajar bersama mu sehingga kita bisa dewasa bersama"

Juna Genio Lin

"Apakah perasaan cinta sebuah kesalahan? Jika memang iya, aku tak ingin perasaan ini. Perasaan ini terus menggerogoti kewarasan ku dan membuat ku menjadi jahat yang menyakiti orang di sekeliling ku"

Senar Anggriani

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon moms F, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

29. Masa lalu Zero

Tubuh kecil Zero bergetar hebat. Tangan nya menggenggam erat kayu di sekitarnya. Ingin sekali ia menggapai Mommy nya.

Tapi dalam tangisan Mommy nya dapat ia lihat gelengan kepala yang terputus-putus. Dan bibir yang terbuka seolah-olah memberitahu kannya.

"Jangan kemari Ero, jangan kemari"

Mata merahnya menatap tajam lelaki yang menyiksa Mommy nya. Ia tahu, ia tak dapat melawan para lelaki bertubuh besar itu dengan tubuh kecil nya.

Ia hanya menutup matanya erat dan menggenggam erat kayu yang ia pegangan kayu sehingga tangannya mengeluarkan darah. Dapat ia dengar suara Mommy nya yang terputus-putus kesakitan.

Zero bisa mendengar suara tawa kesenangan dan cacian dari orang-orang disekelilingnya. Bukan hanya pria, ada juga wanita yang menggunakan kata-kata kotor.

Lama Zero menunggu, dapat ia lihat mereka tertawa keluar pintu. Zero yang terikat di kursi mencoba menggapai ibunya yang tampak tak sadarkan diri.

Dengan bersusah payah "Mommy.." panggil Zero dengan suara bergetar.

"Mommy bangun, Ero mohon bangun"

"Ero,, maafkan mommy" suara lemah terdengar di telinga Zero saat melihat ibunya membuka mata perlahan.

Dapat ia lihat ibunya menatap kosong ke atas. Pandangan ketakutan dan sayang tak ada lagi terlihat dalam tatapan itu. Hanya kekosongan yang membuat hatinya hancur.

Malam itu dunia Zero terasa berhenti. Dingin, sunyi, rasa sakit menjadi satu dalam dirinya.

Semenjak malam itu, ia tak nampak senyum manis di bibir ibunya. Tatapan teduh yang sering tampak di mata ibunya.

Dua hari ia melihat ibunya di siksa seperti boneka hidup. Begitu juga dirinya tak luput dari siksaan dan mainan mereka.

Gejolak dalam dirinya seakan membara. Dengan pecahan kaca dan balok yang sering ia genggam. Ia membunuh lelaki yang menjaganya malam itu. Dengan tubuh kecilnya, ia menarik ibunya berlari kearah hutan. Goresan ranting, batu-batu ditanah tak di hiraukan lagi. Tubuh berlumur darah ia tak perduli.

Yang ia perduli kan hanya satu. Membawa ibu nya menjauh, menjauh dari neraka yang terus-menerus menyiksa ibunya. Dengan tatapan kosong, ibunya mengikuti setiap tarikan dari Zero, seperti boneka hidup ya g di kendalikan. Zero tak tahu berapa lama ia menarik ibunya melewati hutan. Sampai ia tak sanggup untuk melangkah dan ibunya pingsan tepat dibelakangnya.

Zero sudah lelah, ia pasrah jika harus ditangkap oleh mereka. Tubuhnya penuh luka-luka bersimpuh di samping tubuh ibunya yang terbaring.

Tubuh Zero memegang mendengar suara langkah kaki yang pelan. Ia menggenggam batu, siap untuk menghajar mereka yang mencoba menangkap dirinya.

Tapi di hadapannya malah berdiri tubuh mungil seorang gadis kecil. Dengan membawa plastik dan boneka di pelukannya.

Mata Zero terus memperhatikan gadis kecil tersebut yang berjalan mendekat. Dapat dia lihat mata gadis kecil itu berkaca-kaca dan akan menangis. Mencoba membangun kan ibunya yang pingsan dan menghibur dirinya. Mengelap pelan darah yang dengan gaun yang ia kenakan pada tubuhnya.

Tak berapa lama, datang laki-laki seumur dengan dirinya. Berlari ke arah gadis kecil itu mencoba menjauh kan gadis kecil itu dengan dirinya.

Tapi gadis kecil itu menolak dan terus menangis meminta lelaki itu untuk menolong dirinya.

Keluarga gadis kecil itu menolong nya. Membawa dirinya dan ibunya ke rumah sakit. Dan menghubungi keluarganya.

Sebelum keluarganya datang, gadis kecil itu selalu menemaninya, bercerita berbagai hal tentang hal-hal sepele.

Dia hanya diam menatap gadis kecil itu yang terus berceloteh. Lesung pipinya di kedua pipinya tampak menambah daya tariknya. Gadis kecil itu tidak peduli dengan diamnya. Bahkan gadis kecil itu tak mau pulang dan ingin menerus menemaninya.

Zero sangat ingat apa yang di katakan gadis kecil itu "Nanad ingin menemani kakak saja. Kasian kakak sendirian. Dia masih sakit ngak punya teman"

Bahkan saat Daddy dan kakek nya menjemput. Gadis kecil itu menangis dalam pelukan ayahnya.

Nada yang beberapa hari mengikuti Zero kecil merasa sakit melihat penderitaan nya. Nada tak menyangka, dirinya ketika kecil mengenal Zero sedari lama.

Mata Nada menyipit saat sinar terang menghampiri nya.

#TBC

1
Shinta Teja
moms,,,, tolong dong up nya yang banyak... penasaran tau!!!🫰🙏🙏🙏
Shinta Teja
jangan lama2 ya moms up nya....🙏🙏🙏🙏
Shinta Teja
2 hari ga update, kemana nih moms F nya.... penasaran tau,moms...😓
Shinta Teja
suka,,,, meskipun aku ga pernah mengalami yang dialami nada tapi aku begitu merasakan emosinya menjadi nada.....😪😤
semangat nada!!!💪💪💪
ini othor nya yang keren nih bisa memainkan emosi para pembaca nya.... good job,Thor ...🫰🫰🫰🫰
Shinta Teja
dasar senar.....caramu mendapatkan nya saja sudah salah. malah berharap lebih.....
Shinta Teja
jangan mau, nada.... kamu bukan Inara yang mau masuk jadi orang ketiga.....
Shinta Teja
ya Allah,,,,,aku juga merasakan sakit mu,nad... seolah Tuhan ga adil hanya memberikan rasa sakit untuk kita aja sedang mereka malah tertawa bahagia.....😓
Shinta Teja
run nad,,,, run.....
lari lah sejauh mungkin.... tinggalkan sumber rasa sakit itu & cari kebahagiaan mu ditempat yang baru...
Shinta Teja
serin?! senar kali,thor
Shinta Teja
semangat,nada .... aku bakal temani kamu🤗🤭
Shinta Teja
aku juga ikut menahan sesak di dadaku membayangkan hancur & kecewa nya kamu,nad... dikhianati orang terdekat itu amat sangat menyakitkan & mungkin waktu seumur hidup tak akan mampu menyembuhkan luka mu....😓
Shinta Teja
lho,,,kenapa?! bukannya Alvaro juga babak belur,Thor?! sekarang malah si Juna juga...
Shinta Teja
masih hangat!!!k kek nya baru Mateng & baru keluar dari oven deh🤗🤭
Zeepree 1994
hadir Thor..
semoga setelah patah hati karena tiga orang ini, nada bisa bangkit lagi melupakan kesakitannya, bila mungkin jauhkan nada dari orang2 yang kejam ini Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!