NovelToon NovelToon
Rembulan Tertusuk Ilalang

Rembulan Tertusuk Ilalang

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Romantis / Cintapertama / Nikah Kontrak / Dendam Kesumat / Roh Supernatural
Popularitas:101
Nilai: 5
Nama Author: Cathleya

Rembulan Senja adalah anak yatim-piatu di sebuah panti di kota pesisir pantai. Hidupnya selalu diliputi kemalangan. Suatu hari, dirinya melihat mobil mewah terbalik dan mengeluarkan api, milik orang kaya dari kota.

Dibalik kaca, dia mengintip, tiga orang terjebak di dalamnya. Tanpa keraguan, tangan mungilnya membuka pintu yang tak bisa dibuka dari dalam. Akhirnya terbuka, salah satunya merangkak keluar dan menolong yang lainnya. Kedua orang kaya itu ternyata pemilik panti dimana dia tinggal. Lantas, dirinya dibawa ke kota, diadopsi dan disematkan nama marga keluarga angkat. Tumbuh bersama anggota keluarga, jatuh cinta dan menikah dengan salah satu pewaris. Malangnya, ada yang tak menyukai kehadirannya dan berusaha melenyapkannya!

Tiga tahun menghilang, kemudian muncul dan menuntut balas atas 'kematiannya'. Bangkit dan berjaya. Harus memilih antara cinta dan cita. Yang manakah pemenangnya!? Siapa jodoh yang diberikan Tuhan padanya? Akankah dia menjemput kebahagiaannya!?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cathleya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29. Ransen Corporation.

RANSEN CORPORATION.

Itulah nama perusahaannya. Keberhasilan jaringan bisnis yang dibangun Rembulan Senja atau Ransen Corporation, cukup sukses dan sampai di telinga Ambrosia serta Orion Group yang memang satu frekwensi dalam sektor yang digeluti. Itulah yang dia harapkan. Memiliki kekuatan setara musuh secara kekuasaan dan finansia, lantas mengguncangkan keduanya di waktu yang tepat!

Pada malam hari, tepatnya di awal bulan Desember, diadakan Gala Dinner Raya yang diselenggarakan di Jakarta yang diadakan oleh Himpunan Pengusaha Nasional Indonesia (Hipni) Menilik nama belakangnya sudah pasti dihadiri oleh pengusaha papan atas Indonesia.

Nama Ransen Corporation, menjadi tranding topik dan buah bibir di kalangan pebisnis. Tidak terkecuali keluarga Ambrosia dan Orion. Kedua keluarga dihadiri komplit seluruh anggota keluarga. Karena acara ini hanya diadakan setahun sekali dan dihadiri banyak konglomerat tanah air, merupakan ajang bergengsi untuk saling mengenal lebih akrab atau pamer kekayaan, kemasyuran serta bekerjasama dalam bisnis, sangat sayang untuk dilewatkan!

"Apa kalian dengar tentang perusahaan baru RANSEN Corporation!? Benar-benar gila itu perusahaan!"

"Baru berdiri tapi sudah mengebrak dunia dan menggurita. Gosipnya, baru berdiri setahun tapi cabangnya di dalam dan luar negeri!" ucap seorang pria pemilik perusahaan retail bermuka minyak dan berperut buncit sekaligus politisi ternama.

"Isunya lagi, itu bukan grup tapi pemilik saham tunggal!" timpal lainnya pemilik jaringan klinik kecantikan dan dokter kulit.

"Edannnn! Bisnis segede itu hanya saham tunggal! Gila bener! Real Sultan. Kalifah Arab dan Qatar pun lewat!"

"Bisnis permatanya yang paling dahsyat! Desainnya keren abis dan harganya ... beuhhh, selangit! Saya cuma kebeli cincin dan anting!" keluh isteri pengusaha properti dengan nada sedih.

"Memang paling rendahnya berapa duit!" kepo seseorang dari perusahaan lain.

"Saya harus merogoh kocek 100 milyar rupiah untuk keduanya sampai ngancam suami pisah ranjang. Akhirnya dibelikan juga!" ucap isteri pengusaha minyak dan tambang yang ikut nimbrung dalam percakapan dengan bangga dan berseri-seri.

"Tahu tidak! Harga satu setnya mencapai 1 triliun untuk 5 item, bros, cincin, gelang, anting, kalung. Plus tiara dibanderol 2 triliun. Saya ini lagi nabung. Mudah-mudahan bisa kebeli jadi satu set dengan anting dan cincin!" tambahnya sambil kipas-kipas cari angin sehingga terlihat jemarinya dihiasi sebuah cincin dan antingnya bergoyang.

"Tidak warasss! Saya sih mendingan dijadikan nambah modal usaha ketimbang membeli perhiasan semahal itu!" celetuk nyinyir salah satu isteri pengusaha perikanan dari Timur.

"Ihhh, jeng! Situ kampungan, dehhh. Itu namanya prestise! Lagi trending loh di antara kita dan juga di luar negeri. Punya satu benda Ransen saja artinya kita masuk kalangan kelas dunia!" sinis salah satu isteri pengusaha kapal tangker yang sudah membeli gelang dan tangan bergoyang sambil merapikan rambutnya yang sudah rapi.

"Tahu enggak!? Belum fesyennya. Gosipnya, ditenun dari benang serat emas murni dan emas putih, juga titanium! Pokoknya enggak bisa membayangkan!" seru lainnya dengan suara cukup nyaring dan tak mau kalah.

"Lantas, tekstur bahannya haluuusss banget dan adem. Yang lebih aneh bin ajaibnya, itu pakaian, tidak ada potongan jahitan di kedua sisi pada umumnya. Seperti dicetak gitu. Lantas, kalau cuaca panas bajunya jadi mendingin, kalau cuaca dingin jadi menghangat. Seperti membawa AC nempel di baju. Ajaib deh, pokoknya!" tambahnya lagi dengan menggebu.

"Wahhhh! Masaaa', sih mbak!? Gimana bikinnya kalau tidak dijahit? Yang benar saja dari serat emas. Terus bisa berubah suhu tergantung iklim!?" tanya mereka tak percaya dan semakin penasaran.

"Aslinya! Saya dan suami punya beberapa stel termasuk pakaian yang kami kenakan saat ini. Kalau untuk setelan kaos oblong lengan pendek, dibanderol 100 juta rupiah per satuan. Setelan tidur juga sama. Setelan kerja seharga 2 miliar ratus juta rupiah. Kami beli 10 setel. Nah! Untuk setelah muslim untuk lebaran harganya 2,5 miliar rupiah per setel, bisa berganti warna dan motif, jadi tidak usah beli baju sampai 5 tahun ke depan kata butiknya!"

Ucapnya bangga dan jumawa sambil memutar badannya di tempat bak penari balet memamerkan gaunnya yang dibanderol 5 miliar rupiah.

"Masa, sihhh! Coba lihat!" tanya wanita di sebelahnya dan memaksa satu tangan wanita tersebut terangkat.

Akhirnya, si pemilik pakaian pun mengangkat kedua tangannya tinggi di udara begitu pun suaminya.

"Ehhh, iya betul! Tidak ada jahitan!?" seru beberapa orang dengan takjub.

"Halus pula seratnya seperti katun Jepang tapi berkilauan ditempa cahaya!"

"Berapa harganya mas, mbak, pak, bu, dek!?" tanya beberapa orang dan langsung mengelilingi keduanya dan tercengang begitu melihat kwalitasnya yang tersorot cahaya, seperti yang tadi diperagakan.

Dan kedua orang itu pun dikerumuni oleh banyak orang. Keluarga inti Ambrosia dan Orion pun perlahan mundur ke belakang karena terdesak oleh kerumunan orang. Bersandar di meja bartender.

"Pah! Memang betul yang dikatakan mereka!? Papah tahu tentang Ransen Corporation!?" tanya Ellena dengan perasaan dongkol pada sang suami.

Tubuhnya ditabrak seorang wanita gemuk dan membuat tubuhnya oleng. Calvin segera menangkap tubuh ibunya dan menyelamatkan dari rasa malu.

"Tahu! Orion dan Ambrosia diundang saat pembukaan perusahaan. Tapi tidak bertemu dengan pemiliknya. Hanya menemui CEO-nya. Terletak di tengah kota. Sangat besar dan dinamis!" puji Damian Orion dengan suara datar.

"Kok! Mamah enggak tahu!? Dan Ransen memiliki jaringan toko perhiasan dan produknya tranding topik. Papah tidak membelikan mamah satu set saat ulang tahun bulan lalu!?" rajuknya.

"Wuongg eddd ... annn!" seru Damian marah.

"Mengeluarkan uang segitu banyak, hari gini!? Betul kata si ibu itu, mendingan untuk nambah modal usaha!" ucapnya kesal mendengar rengekan sang isteri.

Menurutnya tidak masuk akal, membeli barang seharga ratusan miliar atau triliunan demi gengsi. Lagi pula tabungannya tidak akan bisa menebus satu set perhiasan tersebut walau kerja sampai mati pun!

Ellena sempat melihat anting wanita yang tadi bergosip sebelum terdorong wanita tambun. Menurutnya sangat berbeda dari perhiasan yang dikeluarkan perusahaan sejenis baik dalam dan luar negeri. Tentu saja dia mengetahui sebab seperti sang ibu, dirinya juga kolektor perhiasan dan tahu barang berkwalitas atau tidak. Asli atau palsu. Diakuinya, perhiasan itu berdesain elegan dengan berlian yang sangat langka!

"Entahlah, hanya perasaanku atau penglihatanku salah!? Desainnya seperti dirancang khusus untuk pemiliknya. Perhiasan itu seperti menyatu dengan pribadi si pemakai dan membuatnya keluar aura kecantikannya. Aku mengenal para wanita itu, dulu tidak secemerlang sekarang!" batinnya kesal.

Ada rasa iri menyengat di dadanya melihat orang-orang terlihat ceria dan menjadi pusat perhatian serta bisa tampil glamor secara sempurna. Dulu, dia seperti mereka, saat menjadi Ambrosia. Setelah menikah, menjadi Orion, praktis pengeluarannya dibatasi sang suami sebab pria itu bukan pemegang kekuasaan absolut. Suaminya pekerja di bisnis keluarganya.

Dari inti Ambrosia, ada Jonathan, Marina dan Reynand. Kedua orangtuanya berbincang dengan kolega lama sedangkan dirinya ada di sudut ruangan bersama Jacky sang asisten. Dia mendengar gosip yang beredar tentang perusahaan baru yang dia hadiri sebulan yang lalu.

"Jack! Coba kau cari tahu dengan mendekati petinggi Ransen. Siapa tahu bisa mendapatkan informasi tentang owner-nya. Atau suruh orang kita menyelidiki. Siapa tahu di masa yang akan datang, kita bisa menjalin kerjasama!" pinta Reynand.

"Baik, bos. Laksanakan!" ucap Jacky patuh.

Jacky pun meninggalkan atasannya dan mendekati orang-orang yang mengerumuni petinggi Ransen.

Pukul 22:00 WIB, Jonathan dan Marina, menyuruh Jacky membawa atasannya pulang sebab Reynand terlihat kelelahan, wajahnya sedikit pucat.

"Son! Pulanglah duluan jangan sampai menunggu pesta usai. Wajahmu memucat. Kamu baru sembuh, jadi terlalu capai!" himbau sang ayah yang terlihat khawatir akan keadaan puteranya.

"Iya, dad! Aku akan segera pulang sebentar lagi. Aku ingin bertemu dengan para petinggi Ransen!" ucapnya sambil mencium tangan sang ayah.

"Serius!? Cepat pulang yah, nak!" ucap khawatir ibunya.

Setelah mengatakan kekhawatirannya, kedua Ambrosia senior, beranjak meninggalkan aula pesta bersama anggota Ambrosia yang lain dan keluarga Orion. Setelah mengantar keluarganya dengan tatapan mata dan mereka menghilang, Reynand dengan dibantu Jacky, mendekati para petinggi Ransen yang datang, CEO, wakil dan asisten.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!