NovelToon NovelToon
Pemberontak Para Dewa Season 2

Pemberontak Para Dewa Season 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Perperangan / Keluarga / Action / Persahabatan / Mengubah sejarah / Mengubah Takdir
Popularitas:44.7k
Nilai: 5
Nama Author: Sang_Imajinasi

Setelah menyelamatkan Alam Dewa dan mencapai ranah Dewa Sejati, Shi Hao terpaksa meninggalkan rumah dan orang-orang yang dicintainya demi mencegah kehancuran dimensi akibat kekuatannya yang terlalu besar.

Namun, saat melangkah keluar ke Alam Semesta Luar, Shi Hao menyadari kenyataan yang kejam. Di lautan bintang yang tak bertepi ini, Ranah "Dewa" hanyalah titik awal, dan planet tempat tinggalnya hanyalah butiran debu. Tanpa sekte pelindung, tanpa kekayaan, dan diburu oleh Hukum Langit yang menganggap keberadaannya sebagai "Ancaman", Shi Hao harus bertahan hidup sebagai seorang pengembara tak bernama.

Menggunakan identitas baru sebagai "Feng", Shi Hao memulai perjalanan dari planet sampah. Bersama Nana gadis budak Ras Kucing yang menyimpan rahasia navigasi kuno ia mengikat kontrak dengan Nyonya Zhu, Ratu Dunia Bawah Tanah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sang_Imajinasi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER 235

Planet Fortuna – Distrik Pasar Gelap Bawah Tanah.

Di bawah gemerlap lampu Qi dan menara kasino yang menjulang ke langit, terdapat dunia lain yang jauh lebih kelam. Bau alkohol, darah, dan nafsu memenuhi lorong-lorong sempit yang terbuat dari logam berkarat.

Shi Hao berjalan membelah kerumunan, jubah hitamnya berkibar. Di belakangnya, Wuming berjalan dengan langkah tegap. dengan pedang kristal di punggungnya. Aura tajamnya membuat para penjahat kroco menyingkir ketakutan.

Tie Shan dan Shu Ling berjaga di pintu masuk, sementara Nana disembunyikan di dalam Cincin Ruang Kehidupan demi keamanannya sendiri.

"Tuan," bisik Wuming. "Saya merasakan aura yang tidak nyaman di sini. Terlalu banyak kebencian."

Shi Hao tidak menjawab. Matanya tertuju pada sebuah bangunan kubah emas di ujung jalan.

Paviliun Pelelangan Naga Emas. Rumah lelang budak terbesar di sektor ini, yang dikuasai oleh Geng Ular Hitam.

Mereka masuk ke dalam. Shi Hao membayar biaya masuk yang mahal tanpa berkedip. Mereka duduk di barisan tengah, di antara ratusan penjahat antargalaksi, pedagang haram, dan bangsawan bejat yang memakai topeng.

Barang-barang yang dijual membuat darah mendidih. Tulang makhluk langka, organ dalam kultivator, hingga wanita-wanita dari ras eksotis yang diculik dari planet mereka.

Shi Hao tetap tenang, menunggu barang "Bahan Bakar Inti Bintang" yang dia cari.

Namun, Juru Lelang seorang pria gemuk dengan kulit hijau berminyak tertawa lebar di atas panggung.

"Hadirin sekalian! Sebelum kita masuk ke menu utama, kami punya sajian spesial malam ini!"

"Sebuah spesies langka yang ditemukan di kapal Spiritual nyasar dari Sektor Tersegel yang sangat jauh!"

Tirai di belakang panggung tersibak. Sebuah sangkar besi yang dialiri petir didorong keluar.

Di dalam sangkar itu, meringkuk seorang gadis muda.

Pakaiannya aneh—celana kain biru kasar (jeans robek) dan kaos putih yang sudah kotor oleh tanah dan darah. Dia tidak memiliki kultivasi sama sekali. Tubuhnya lemah, penuh memar cambukan.

Namun, saat gadis itu mendongak dengan wajah ketakutan, jantung Shi Hao berhenti berdetak.

Wajah itu... Fitur wajah Asia Timur yang khas. Dan aura jiwanya... Aura jiwa yang tidak memiliki Qi alam semesta ini, melainkan aura teknologi dan polusi yang sangat familiar.

Gadis itu menangis, menggumamkan sesuatu sambil memeluk lututnya.

Suaranya sangat pelan, tapi pendengaran Shi Hao menangkapnya sejelas petir.

"Ibu... Tolong... Aku mau pulang..."

Bahasa itu. Bukan bahasa umum semesta. Itu Bahasa Mandarin Bumi.

Gadis itu adalah Manusia Bumi.

Mata Shi Hao melebar. Ingatannya tentang Bumi yang baru saja dia "bunuh" dalam ilusi Sirene kembali menghantamnya. Bagaimana mungkin ada orang Bumi lain di sini? Apakah ada celah dimensi lain?

"Spesies ini disebut 'Terran'," kata si Juru Lelang. "Lemah, tidak bisa berkultivasi, dan umurnya pendek. Tapi... dagingnya sangat halus, dan teriakannya sangat merdu."

"Cocok untuk dijadikan pelayan ranjang atau makanan bagi hewan peliharaan kalian!"

"Harga buka: 1000 Kristal Dewa!"

"2000!" teriak seorang manusia serigala di barisan depan, air liurnya menetes. "3000! Aku ingin mendengar dia menjerit!" sahut seorang kultivator iblis.

Gelak tawa memenuhi ruangan. Mereka memperlakukan gadis itu seperti daging potong.

Di kursi penonton, tangan Shi Hao mencengkeram sandaran kursi hingga hancur menjadi debu.

Wuming merasakan niat membunuh yang begitu dingin dari tuannya hingga udara di sekitar mereka membeku.

"Tuan?" Wuming bertanya hati-hati.

Shi Hao berdiri perlahan. Tudung kepalanya menutupi matanya, tapi Aura Asura berwarna merah darah mulai merembes keluar dari jubahnya, membuat orang-orang di sekitarnya sesak napas.

"Wuming," suara Shi Hao terdengar seperti geraman naga yang tertahan.

"Tutup pintunya."

Wuming mengerti. Tanpa bertanya, Wuming melesat ke pintu gerbang utama aula. Dia mencabut pedangnya dan menancapkannya ke lantai.

DUM.

Dinding pedang transparan menutup seluruh akses keluar.

Di panggung, Juru Lelang melihat Shi Hao berdiri. "Hei! Kau di sana! Kalau mau menawar, sebutkan harganya! Kalau tidak, duduk!"

Shi Hao berjalan menuju panggung. Setiap langkah kakinya membuat lantai gedung itu retak.

"Harganya?" tanya Shi Hao pelan.

"Harganya adalah nyawa kalian semua."

Juru Lelang itu marah. "Penjaga! Bunuh orang gila ini!"

Sepuluh penjaga Geng Ular Hitam dengan tombak beracun menerjang Shi Hao.

Shi Hao bahkan tidak melirik mereka. Dia hanya mengibaskan tangan kanannya.

"Enyahlah."

Tekanan angin murni dari kibasan tangan itu meledakkan sepuluh penjaga itu menjadi kabut darah seketika.

SPLAT!

Darah menciprat ke wajah para penonton di barisan depan. Keheningan mencekam melanda aula.

Shi Hao melompat ke atas panggung. Dia berdiri di depan sangkar gadis bumi itu.

Si Juru Lelang gemetar, mundur ketakutan. "K-Kau... Kau tahu tempat siapa ini?! Ini wilayah Tuan Ular Hitam! Dia adalah Dewa Sejati!"

Shi Hao menatap Juru Lelang itu. Mata emasnya bersinar di balik tudung.

"Kalau begitu panggil Ular itu. Biar aku kuliti dia hidup-hidup."

Shi Hao memegang jeruji besi sangkar itu dengan tangan kosong. petir tegangan tinggi menyambar tangannya, tapi Shi Hao tidak bergeming.

KRAK.

Dia merobek jeruji besi setebal lengan itu seperti merobek kertas.

Gadis di dalam sangkar itu menjerit ketakutan, mengira Shi Hao akan menyakitinya.

Shi Hao berlutut, melepas jubah luarnya, dan menyelimuti tubuh gadis itu yang gemetar.

"Jangan takut," kata Shi Hao lembut, menggunakan bahasa Mandarin yang fasih.

"Aku teman. Aku juga dari sana."

Mata gadis itu membelalak. Dia menatap Shi Hao tak percaya. "K-Kau... bisa bahasa kami?"

"Tutup matamu," perintah Shi Hao, suaranya berubah dingin saat dia menoleh ke arah kerumunan penonton. "Ini akan sedikit berantakan."

Gadis itu menurut, memejamkan mata erat-erat.

Shi Hao berdiri. Dia mengangkat tangan kanannya—tangan dengan Tulang Jari Naga Kekacauan.

"Kalian tertawa tadi?" tanya Shi Hao pada ribuan penonton.

"Kalian ingin melihat dia menjerit?"

Aura ungu meledak dari tubuh Shi Hao, menghancurkan atap gedung lelang itu hingga langit malam terlihat.

"Kalau begitu, giliran kalian yang menjerit."

Shi Hao menekan telapak tangannya ke lantai panggung.

"Seni Asura: Ladang Pembantaian Teratai Merah!"

BOOOOOM!

Bukan api, melainkan pilar-pilar energi tajam berbentuk kelopak bunga teratai merah meledak dari bawah lantai di seluruh aula.

Jeritan mengerikan terdengar. Ribuan penjahat, bangsawan korup, dan pedagang budak tertusuk, terpotong, dan hancur oleh amukan Qi Shi Hao.

Darah mengalir seperti sungai.

Dalam sekejap, rumah lelang mewah itu berubah menjadi reruntuhan berdarah.

Hanya satu orang yang tersisa hidup di tengah pembantaian itu: Juru Lelang gemuk itu. Dia merangkak di antara potongan mayat, jubah bawahnya basah.

Shi Hao berjalan mendekatinya, menggendong gadis bumi itu di lengan kirinya.

"Sampaikan pesan ini pada majikan-mu," kata Shi Hao, menginjak tangan si Juru Lelang.

"Mulai hari ini, perdagangan budak di planet ini ditutup."

"Dan jika aku melihat satu lagi manusia dari rasku di dalam sangkar..."

Shi Hao menunjuk ke langit, di mana armada kapal patroli Geng Ular Hitam mulai berdatangan mengepung area itu.

"...Aku akan menghancurkan planet ini sampai ke intinya."

Wuming melompat ke sisi Shi Hao, pedangnya berlumuran darah.

"Tuan, pasukan planet ini sudah datang. Kita dikepung oleh tiga ribu pasukan dan lima Dewa Sejati dari Geng Ular."

Shi Hao menatap gadis yang pingsan di pelukannya karena syok.

"Bagus," kata Shi Hao, matanya menyala dengan kegilaan perang.

"Aku sedang butuh pelampiasan."

"Wuming, jaga gadis ini. Aku akan membersihkan sampah."

Shi Hao melesat ke langit, sendirian menghadapi armada Geng Ular Hitam, siap memulai perang yang akan mengguncang seluruh Planet Judi.

1
Eka suci
kalau SDH punya tempat sendiri saat keluarga mu dari alam bawah naik punya tempat shi kamu punya beberapa kehidupan dan beberapa keluarga di setiap reinkarnasi mu
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Selamat anda mendapat julukan " Silver Fans ".
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Meluncur 2 gift ☕ dan 2 gift 🌹 lanjut Up Thor
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Tetap semangat Thor 💪💪
Eka suci
lanjuuut
Eko Lana
hahahaha...mulai melanjutkan petualangan baru mantap👍
Eka suci
asender dari bumi langsung ke dunia langit
Rhaka Kelana
cerita bagus, bahasa yang lugas...seru, tegang...romansa dalam bahasa yang halus , lanjutkan karya mu thor .....👍👍
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Hajar semua iblis🌟🐉🔥🔛
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Kepruk jadikan bothok🔝🌟🐉🔥
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Tak ada wkt tnp pertarungan..
Muantebz 🔝🐉🔥🌟🔛
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Sarapan 🔝🐉🔥🌟
Harman Loke
bunuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuhhhhh semuaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaanyaaaaa jangan beri ampun bantaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaiiiiiiiiiiii
Harman Loke
bantaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaiiiiiiiiiiii rataaaaaaaaaaaaakaaaann dengaaaaaaaaaaaaaaannn tanaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahh
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
🔝🔛 🔝
Harman Loke
mantaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaappppp banget musuh musuhmu Zhu Shi Hao lari tunggang langgang3
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Seruuuuuuu 🔝⚔️❤️
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Yuhuuuuu 🔥🐉🌟
Harman Loke
kuaaaaaaaaaaaaaaaaatkaaaaaaaannn tekaaaaaaaaaaaaaaaaadmuuuuuuuuuu Shen Zhu Shi Hao
Harman Loke
fokuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuusssss teruuuuuuuuuuuuuuuuuuuuusssssss
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!