NovelToon NovelToon
Cinta Di Kehidupan Kedua

Cinta Di Kehidupan Kedua

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Dijodohkan Orang Tua / Cintamanis / Reinkarnasi / Cintapertama / Mengubah Takdir
Popularitas:30k
Nilai: 5
Nama Author: Zakiya el Fahira

HAZEL SETEVIANO sangat mencintai pria yang di jodohkan dengannya RONAlDO ALEXANDER, karan rasa cintanya pada Ronald sangat besar, Hazel selalu bersikap posesive, dia akan marah jika ada wanita yang mendekati Ronald, hingga bertambah hari Ronald semakin di buat muak dengan sikap Hazel yang menurutnya sangat cemburuan, bahkan Hazel juga selalu bersikap sinis pada LUNA MAHENDRA yang jelas jelas sudah bersahabat dengan Ronald sejak duduk di bangku SMP, karna Hazel merasa kalau Luna sudah merebut perhatian Ronald darinya.

Dan suatu hari tibalah acara peresmian pertunangan Hazel dan Ronald yang di gelar di hotel mewah, dan malam itu senyum Hazel terus mengembang, tapi senyum itu lenyap seketika saat Ronald membatalkan pertunangannya di depan para tamu undangan.
Hazel yang merasakan sakit di hatinya dia hanya bisa menangis dan berlari keluar dari hotel, dan naasnya saat menyebrangi jalan raya, sebuah truk
menghantam tubuhnya hingga terpental ke sisi jalan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zakiya el Fahira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29

Beberapa bulan telah terlewatkan, dua hari yang lalu Hazel, Clara dan David akhirnya menyelesaikan kuliahnya, kini mereka resmi mendapat gelar S1 di bidang desainer.

Pagi ini Hazel sedang berada di bandara bersama kedua orang tua Ronald, untuk mengantarkan calon suaminya berangkat ke Inggris untuk melanjutkan studynya di Oxford.

''Sayang, aku janji akan menyelesaikan gelar S2 secepat mungkin, agar kita bisa cepat menikah'' ucap Ronald dengan serius sembari menggenggam tangan Hazel.

Hazel terkekeh kecil, dan berucap unutuk memberi semangat.

''Iya, aku percaya, dan yang pasti aku akan selalu menunggu Kak Ronald kembali''

''Sayang aku berangkat ya'' pamit Ronald lalu mencium kening Hazel dengan lembut.

Cup

Tubuh Hazel menegang, ini untuk kali pertamanya Ronald mencium keningnya, biasanya hanya sebatas mencium punggung tangannya saja, itupun sangat jarang.

''Iya, Kak Ronald hati hati, dan jangan lupa kesehatannya di jaga selama ada di sana''

''Hem, pasti, aku akan selalu mendengarkan pesan calon istriku yang cantik ini''

Hazel tersenyum malu malu.

Ibu Ronald mengulas senyum melihat putra dan calon menantunya yang saling memberi semangat, lalu dia mengelus lengan putranya.

''Kamu hati hati di sana, jangan lupa kalau sudah sampai langsung kabari kami'' pesan Ibu Ronald.

''Iya Ibu''

Ronald lalu menarik kopernya, dan berjalan masuk ke lokasi chek in, untuk melakukan pemeriksaan paspornya.

''Sayang, apa Ronald tahu tentang kondisi Ayah kamu?'' tanya Ibu Ronald.

Hazel menggelengkan kepalanya.

''Hazel takut nantinya buat Kak Ronald khawatir''

Ibu Ronald mengelus lengan calon menantunya untuk menguatkan, semalam dia mendapat kabar kalau William jatuh sakit dan sekarang sedang di rawat rumah sakit, jadi hari ini Hazel juga akan pulang.

Dari jauh Hazel melihat seorang pria dewasa yang sangat di kenalinya, pria itu berjalan ke arahnya dan berhenti di depannya, lalu membungkukkan badannya untuk memberi hormat.

''Nona Muda''

Hazel menganggukkan kepalanya sembari tersenyum, lalu berbalik menatap kedua orang Tua Ronald.

''Paman, Bibi, Hazel pamit pulang dulu ya'' pamit Hazel.

Ibu Ronald mengelus lengan Hazel dengan lembut. ''Kamu hati hati ya''

Hazel menganggukkan kepalanya.

Setelah itu Hazel berjalan pergi, begitu juga dengan pria itu dia juga ikut pergi, tapi sebelum itu dia juga berpamitan pada kedua orang tua Ronald.

Hazel kembali ke kota Norda menggunakan jet pribadi keluarga, saat menaiki anak tangga Hazel menghentikan langkahnya, lalu menatap pada pesawat besar yang bersiap untuk lepas landas di depannya.

''Kak Ronald, sampai ketemu lagi'' gumam Hazel tersenyum lalu melanjutkan kembali langkahnya menaiki anak tangga dan masuk ke dalam pesawat jet.

Sebelum pesawat jet yang di naikinya juga lepas landas, Hazel membalas pesan yang di kirim oleh Clara semalam, saat ini Clara juga sudah berada di Swiss, dan mungkin akan terus menetap di sana bersama kedua orang tuanya.

''Nona, ini berkas berkas yang perlu anda pelajari'' ucap pria yang tadi menjemput Hazel, meletakkan beberapa berkas di atas meja di depan dapan Hazel, dia adalah Martin kaki tangan Ayahnya.

''Paman, bagaimana keadaan Ayah?'' tanya Hazel sembari membuka berkas berkas perusahaan yang perlu di pelajarinya.

''Tuan William masih belum siuman'' jawab Martin, expresinya langsung berubah sendu.

Hazel menganggukkan kepalanya, tapi di balik raut wajahnya yang terlihat tenang, Hazel sedang berusaha menahan tangisnya agar tidak meledak, kabar Ayahnya yang tiba tiba jatuh sakit dan tak sadarkan diri, benar benar membuat dunianya hancur seketika.

Dan saat ini Hazel sebagai putri tunggalnya, di tuntut menggantikan Ayahnya untuk memimpin perusahaan sementara waktu, jadi mau tak mau Hazel harus terjun ke dunia bisnis, padahal di kota Lacosta Hazel sudah membeli sebuah bangunan di pinggir jalan, untuk membuka butik dari hasil desainnya sendiri, tapi sepertinya semuanya tidak akan berjalan sesuai rencana.

Setiba di kota Norda, Hazel langsung pergi ke rumah sakit tempat di mana Ayahnya di rawat saat ini, saat berjalan di lorong rumah sakit, mungkin para petugas rumah sakit yang berpapasan dengan Hazel tidak begitu mengenalnya, tapi mereka membungkukkan kepalanya menyapa dengan sopan pada Martin selaku orang kepercayaan dari pemilik saham terbesar di rumah sakit.

''Tuan Martin'' sapa salah satu seorang dokter umum dengan sopan.

Martin hanya menganggukkan kepalanya dengan perasaan tidak enak, karna saat ini Nona Mudanya berjalan di depannya, tapi para petugas rumah sakit malah bersikap sopan dan ramah padanya.

Saat sampai di depan ruangan rawat VIP, Hazel langsung membuka pintu ruangan itu, dan seketika matanya memanas melihat pria paruh baya berbaring di atas brangkar, dan tubuhnya di penuhi berbagai alat medis.

''Ayah''

Hazel langsung berlari dan memeluk Ayahnya yang masih setia memejamkan matanya, Hazel tidak lagi bisa membendung air matanya, dan menangis sejadi jadinya.

Rahel yang berdiri di samping putrinya hanya bisa mengelus punggung putrinya, dia juga ikut menangis.

''Sayang, sudah jangan menangis, Ayah kamu pasti akan segera sembuh'' ucap Rahel untuk menenangkan putrinya, walaupun sebenarnya saat ini dirinya tak kalah hancurnya.

Hazel perlahan melepaskan pelukannya dari tubuh Ayahnya, lalu beralih memeluk Ibunya.

''Hiks,, Ibu, Hazel takut, Hazel enggak mau kehilangan Ayah'' gumam Hazel.

Rahel langsung memeluk putrinya dengan erat, dia sendiri juga takut kalau William benar benar akan meninggalkannya.

Selama ini William dan Rahel sengaja menyimpan rahasia dari putrinya, kalau sebenarnya William mengidap kanker otak, dan kabar itu baru mereka ketahui setelah beberapa hari Hazel pergi ke kota Lacosta, jadi mereka berdua memutuskan untuk tidak memberitahu kebenaran itu pada Hazel, mereka tidak ingin membuat putri mereka sedih dan khawatir, apa lagi saat itu mereka bisa melihat sendiri betapa bahagianya putri mereka saat hendak berangkat ke kota Lacosta untuk bertemu dengan calon suaminya.

Dan kini kanker itu sudah memasuki stadium akhir, dokter yang menangani William juga menyatakan kalau William mungkin hanya memiliki umur beberapa bulan saja.

''Sayang, kamu berdoa saja semoga Ayah cepat sembuh'' ucap Rahel lirih, tubuhnya sebenarnya sudah ingin luruh, tapi dirinya harus kuat demi bisa merawat suaminya.

''Hiks,, Ibu, sebenarnya Ayah sakit apa?, kenapa tiba tiba tak sadarkan diri?'' tanya Hazel terisak.

Rahel terdiam sejenak untuk berfikir, apa mungkin sebaiknya putrinya di beri tahu saja kebenarannya.

''Ayah kamu, mengidap kanker otak''

Duarr

Hazel seketika merasakan seperti ada petir di siang bolong, saat mendengar apa yang di ucapkan oleh Ibunya.

''Kan,, kenker otak'' lirih Hazel seakan tak percaya dengan apa yang dia dengar barusan.

Rahel menganggukkan kepalanya. '' Dokter bilang kini kanker yang di derita Ayah kamu sudah memasuki stadium akhir''

Tubuh Hazel seketika oleng, dan untung saja dengan sigap Martin menahannya.

''Nona Muda, anda baik baik saja?'' tanya Martin panik sekaligus khawatir.

Hazel berusaha berdiri walaupun kedua kakinya terasa lemas, lalu kembali memeluk Ayahnya, tidak ada sepatah katapun yang di ucapkan oleh Hazel, tapi di lihat dari bahunya yang begetar, sudah jelas gadis itu berusaha kuat.

Martin yang melihat Nona Mudanya terus memeluk Ayahnya hanya bisa menatap sedih.

"Nona Muda, anda harus kuat, anda adalah harapan satu satunya Tuan William dan Nyonya Rahel" gumam Martin dalam hatinya.

1
aku
liatin apa pak martin?? ronald kah?
Gustinur Arofah
typo harusnya kenzo
JasmineA
Ronald sih baik utk alur kehidupan kedua....tp ngak tau knpa rasanya kurang sreg gitu sm Ronald😂 aduhhh apa perasaanku saja ya...kalo mau jodohnya hazel sm martin bisa ngak?
Noey Aprilia
Mngkn krna trbiasa brsma,jd rsa cnta mlai tmbuh d hti martin....tp jgn smp mlkukn brbgai cra buat mrebut hazel dr ronald y martin,nnti km akn mnyesal....
Lilydale
martin semoga waras sampai akhir yaa. walaupun belum tau bentuk konflik yang akan terjadi, sejauh ini menangkap paman martin ada benang kusut kepada hanzel. semoga tidak semakin drama ceritanya🙃🙏
Noey Aprilia
Hikksss....
ikutn sdih...pdhl hazel lg bhgia,tp ada aja ujian dlm hdp....mga ayhnya hazel baik2 aja...
Yuli Yanti
thor maaf sebelum nya kmu k'biasan deh,kmu buat novel bru yg lma ga d'tamatin dlu nnti yg ini d'gantung juga padahal novel kmu pda bgs semua loh
EembuL
waaallaaah llaah laaaah ternyata oh ternyata Clara benar2 diatas rata2.. 😃😃😃 Luna bagaikan semut di atas tumpukan pasir 😂😂😂😂😂
Noey Aprilia
Mkin berat aja nih lwan'nya luna....
stlh kmrn klah sm hazel,skrng pun klh sm clara...abs ni d jmin bpknya kenzo lngsng ngsih rstu.....
Noey Aprilia
Laahhhhh.....
kirain luna udh wras,taunya msih gila...
stlh d tndang sm ronald,skrng ngarep sm kenzo....emng ga tau malu....😫😫😫
EembuL
sa suka banget kalau Clara & Kenzo.. biar Clara yg lawan lalat tu. kalau Hazel orangx terlalu pemaaf banget, rasane inginku benturkan kepalax sekali sja agar bisa sedikit tegas 😠👊
Lilydale
apakah ada part 2 dengan julukan "Clara VS Laura? "🤣🤣
Noey Aprilia
Mstinya luna tau diri.....udh mnding d ajk sm mreka,mlah brsa bgt pgn jd psat prhtian....bkin sbel aja....
Bhgianya kl jd hazel.....d syang clon suami,smp udhd siapin rmh buat msa dpn plus krtu jg....
Noey Aprilia
Blng aja dlu smngt krja krna bs dkt sm ronald,glirn d twrin krja d tmpt lain ga smngt...pdhl mh gra2 spa cba dia d pcat....
Queen AL
lebih bagus lg kalau ronald mengulang waktu juga biar dia tau rasanya menyesal
Dian Fitriana
update
EembuL
semoga lgsg mati di t4.. aaaaammiiiiiiin 🙈😎
Noey Aprilia
jgn2 cma drama buat nyri prhtian..
luna kn ppb...😝😝
Wulan Sari
ceritanya menarik cip 👍 trimakasih salam sukses untuk Thor nya 💪 ❤️🙂🙏
Inez Putri
semga bagus crita,. tdk mengecewakan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!