NovelToon NovelToon
Kadus Idaman

Kadus Idaman

Status: sedang berlangsung
Genre:Komedi / Harem / Romansa pedesaan
Popularitas:102.7k
Nilai: 5
Nama Author: Ichageul

Di usianya yang sudah 26 tahun, Arya masih betah menganggur. Cita-citanya bekerja di kantor besar bahkan menjadi CEO, tidak menjadi kenyataan. Bukan itu saja, tiga kali pula pria itu gagal mendaftar sebagai CPNS.

Ketika di kampungnya diadakan pemilihan Kepala Dusun baru, dengan penuh percaya diri, Arya mencalonkan diri. Tidak disangka, pria itu terpilih secara aklamasi.

Kehidupan Arya berubah drastis semenjak menjabat sebagai Kadus. Pria itu kerap dibuat pusing dengan ulah warganya sendiri yang terkadang membuatnya darah tinggi sampai turun bero.

Selain pusing mengurus warga, Arya juga dibuat pusing ketika harus memilih tiga wanita muda yang tiba-tiba masuk ke dalam kehidupannya.

Ada Arini, dokter muda yang menjadi alasan Arya menjadi Kadus. Lalu ada Azizah, gadis manis dan Solehah anak Haji Somad. Terakhir ada Arum, janda beranak satu yang cantik dan seksi.

Yang mau follow akun sosmed ku
IG : Ichageul956
FB : Khairunnisa (Ichageul)
TikTok : Ichageul21

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ichageul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ceu Romlah

Sambil memakan combronya, Arya berjalan menyusuri jalanan desa. Alih-alih ke kebun, pria itu malah memilih berkeliling desa.

Orang tua Arya keturunan Sunda asli. Keduanya berasal dari Cianjur Selatan. Karenanya pria itu selalu menyebut dirinya orang Turki alias Turunan Kidul (selatan).

Sejak lahir dirinya sudah tinggal di Kampung Sukawangi, Desa Alam Manis, Cianjur Selatan. Desa tempatnya tinggal berada di atas ketinggian sekitar 800 mdpl. Karenanya udara di daerahnya cukup sejuk dan dingin. Jika di pagi hari, terkadang masih terlihat kabut menyelimuti desa.

Desa Alam Manis terdiri dari empat kampung, yakni Kampung Sukawangi, kampung di mana Arya tinggal. Kampung Sekarwangi, Margawangi dan Padawangi. Entah mengapa semua dusun di Desa Alam Manis memakai kata belakang wangi. Mungkin karena penduduknya beraroma wangi semua. Meskipun ada juga yang bau ketek, bau badan atau bau prengus.

“Arya!”

Langkah Arya terhenti ketika mendengar suara yang familiar di telinganya. Tanpa harus menoleh, dia tahu kalau yang memanggilnya adalah Maman. Teman masa kcil sekaligus teman seperjuangan. Teman seperjuangan mencari jodoh maksudnya. Arya dan Maman memang bisa dibilang jomblo abadi. Di kampungnya ini, hampir semua teman seangkatannya sudah menikah.

Arya sendiri selalu menganggap status jomblonya dikarena pilihan. Wajahnya ganteng, keluarganya pun cukup terpandang, kalau dia mau, banyak kembang desa yang mau menjadi istrinya. Tapi dia tetap bertahan dengan status jomblonya. Tapi ini menurut versinya sendiri.

Kalau menurut Amih, jomblonya sang anak karena Arya yang malas. Tidak ada wanita yang mau dengan pria malas, yang hanya berkhayal ingin menjadi CEO tanpa usaha.

Sementara Maman jomblo karena nasib. Sudah wajah pas-pasan, pekerjaannya hanya buruh di kebun, bau ketek pula. Berbanding terbalik dengan nama kampung mereka. Jadi wanita yang didekatinya selalu berpikir ulang.

“Ar.. maneh diteang (dicari) ku Abah.”

“Rek naon? Da urang mah lain buronan.”

“Nya teuing atuh (ngga tahu).”

“Maneh rek kamana?”

“Dititah meuli (disuruh beli) gorengan jeung kopi ku Abah.”

“Dieu ku urang we (sini sama aku aja).”

Tanpa menunggu persetujuan Maman, Arya segera mengambil uang yang dipegang temannya. Kemudian pria itu bergegas menuju warung Ceu Romlah. Warung janda demplon yang sering dijadikan tempat nongkrong para Bapak selesai bertani atau berkebun.

“Ceu beli gorengan dua puluh ribu sama kopi sepuluh. Sisanya rokok ya, Ceu.”

Hanya anggukan kepala saja yang diberikan Ceu Romlah. Wanita itu segera membuatkan kopi hitam pesanan Arya. Kopi nantinya ditaruh di sebuah teko dan gelas plastik untuk minum. Abah Brama memang sudah sering memesan kopi ke warung ini. Jadi wanita itu sudah hafal.

Di saat Ceu Romlah sedang menyiapkan pesanan, Arya mengambil sebatang rokok lalu membakarnya. Kepulan asap langsung berputar di dekatnya. Sementara matanya terus memandangi buah melon dan bemper besar milik Ceu Romlah. Hal inilah yang membuat banyak pria betah nongkrong di warung ini. Menimati gorengan dan kopi sambil melihat bodi semok pemilik warung.

Ceu Romlah adalah seorang janda beranak dua. Lima tahun yang lalu wanita berusia 35 tahun itu meminta cerai dari suaminya karena tidak sudi dimadu. Dua anak mereka berada dalam asuhan Ceu Romlah. Demi membiayai kedua anaknya, wanita itu membuka warung sederhana di jalan pinggir kampung.

“Ceu.. katanya kemarin dilamar sama Pak Karta,” tanya Arya membuka pembicaraan.

“Kamu tahu dari mana?”

“Ada aja. Tahu sendiri kalau gossip mah cepat nyebar.”

“Iya, emang Pak Karta ngelamar aku, tapi aku tolak.”

“Kenapa? Pak Karta kan kaya, Ceu Romlah ngga usah jualan lagi kalau jadi istrinya.”

“Ngga minat aku jadi istri kedua.”

Pengalaman diduakan suaminya, membuat wanita itu tidak mau menjadi orang ketiga di pernikahan orang lain. Lebih baik berjualan seperti ini. walau penghasilan tidak seberapa, yang penting berkah dan bisa hidup tenang. Tanpa harus mengusik kebahagiaan orang lain.

“Nih Ar..”

Pesanan sudah selesai dibuat. Arya segera mematikan rokoknya yang hampir habis. Dia memberikan selembar lima puluh ribuan yang diambil dari Maman tadi. Pria itu bergegas menuju kebun dengan membawa kopi dan gorengan.

“Bah.. ini pesanannya,” Arya menaruh kopi dan gorengan di saung yang ada di kebun. Tempat yang biasa digunakan Abah dan karyawannya untuk beristirahat.

Dengan santai pria bernama Brama itu menyeruput kopi hitam ditemani bala-bala alias bakwan. Rasa gorengan buatan Ceu Romlah memang enak, gurih, ukurannya lebih besar dari tempat lain dengan harga sama.

Salah satu alasan Brama selalu memesan kopi dan gorengan di warung Ceu Romlah adalah untuk membantu usaha wanita itu.

“Ar.. kamu tuh jangan main-main aja. Yang serius atuh kalau bantu Abah di kebun. Kan hasilnya juga buat kamu nantinya,” suara berat Abah terdengar. Mencoba memberikan nasehat pada anaknya.

“Iya, Bah.”

“Rencana kamu apa sekarang? Sudahlah ngga usah lamar-lamar di tempat lain. Mending bantu Abah di kebun, empang sama ngurus ingon-ingon.”

“Ck.. Abah tuh, Arya kan lulusan Administrasi Negara, bukan Administrasi perkebunan dan peternakan.”

“Kamu tuh ngeles aja kalau dikasih tahu orang tua. Cepat timbang ubi ungu lima kilo terus antar ke Balai Desa, kasih ke Pak Kades. Harganya sepuluh ribu per kilo.”

“Ada ongkirnya ngga, Bah?”

Buru-buru Arya beranjak saat melihat Brama sudah bersiap menyabetnya dengan sarung.

Ngga Amih, ngga Abah, pada sadis banget. Sebenarnya aku anak kandung apa anak pungut sih? Batin Arya sambil berjalan menuju kebun ubi.

***

Seperti ku bilang, jangan cari nama desa dan kampungnya di Mbah google wkwkwk..

1
Tutuk Isnawati
semangat arya cari dana buat bangun desa.jgn lupa bisik2 soal tmbg ilegal bambang🤣
Pencuri Hati
bagus n keren
𝓡⃟⎼ᴠɪᴘᵇᵃˢᵉ fjR ¢ᖱ'D⃤ ̐🍻
pasti bangga dong punya kadus yang banyak ide membangun kampungnya.
mentang2 pak Gubernur duda,laju bae si Arya nawaran janda😄
Ani
cerita yang banyak mengandung inspirasi untuk ditiru buat kemajuan desa..

bener bener Luar biasa...
fajar Rokman.
adugusti...toon _toon kenapa sih kamu tuh ga asik kaya dulu.. satu demi satu author kesayanganku pergi ninggalin kami yg selalu setia padamu toon .walaupun banyak aplikasi yg lain tp aku tetap setia..tp sekarang entahlah..wahai author kesayanganku pergilah ketempat dimana engkau di hargai jangan takut aku akan selalu setia dimanapun kau berada
Nuraisah Aisah
Aamiin, semoga lolos dan menjadi yang terbaik
mamah fitri
bismillah ya Mak.. 😍😍😍
anonim
Budi dibawa ke curug, Arya menerangkan program-programnya. Kegiatan Arya saat bersama Budi didokumentasikan Reno. Kameramen yang bertugas terus mengikuti.

Budi cukup kagum dengan pemikiran Arya, Kadus muda yang memiliki program bagus untuk kemajuan kampungnya.

Ide-ide Arya semakin membuat Budi kagum.

Ponsel Budi bergetar - Kang Dedi yang menghubungi.

Arya - tawarin Kang Dedi tuh yang gadis 😄
anonim
Dari kandang abahnya, Budi di bawa ke rumah warga - rumah Ceu Iroh yang sudah terpasang pipa untuk menyalurkan biogas.

Arya minta ijin Ceu Iroh kalau pak Budi mau lihat pipa biogas ke dapurnya.

Apinya biru juga.

Budi sangat mengapresiasi program Arya.

Arya dan Budi lanjut menuju dua rumah warga lainnya.

Budi ingin mendengar soal desa wisata, bagaimana konsepnya.

Arya menerangkan konsep desa wisata yang telah disusunnya

Budi bilang bagus konsepnya.

Arya juga minta sumbangan dana dari provinsi untuk pembangunan jalan ke curug dan membangun beberapa fasilitas di sana.

Budi mengatakan bisa - nanti Arya di suruh ngobrol langsung sama pak Dedi.
dewi rofiqoh
Setelah dipuji punya program bagus, eh tetiba nawarin janda🙄🙄🙄arya... Arya
Ria alia
🤣 teu bener eta gs nawarkn janda kade tah ceu romlah di jodokn k kang dedi
Aamiin mak semoga lolos dngn penilaian terbaik ya mak 🤲
anonim
Arya juga menjawab apa yang ditanyakan Budi sekaligus menerangkan segala sesuatunya.

Pertanyaan Budi tentang manajemen - dijawab Arya dengan rasa bangga sebagai pelopor menggunakan istilah BUMK alias Badan Usaha Milik Kampung.

Budi langsung tertawa bahkan sampai terpingkal ketika mendengar pimpinan BUMK menggunakan istilah CEO.
anonim
Arya sudah sampai di kantor balai desa langsung diajak Wira menemui perwakilan dari Dedi Mulyadi.

Wira memperkenalkan Arya dengan pak Budi. Setelah berkenalan, Arya membawa Budi menuju kampung Sukawangi menggunakan mobil Budi.

Budi cukup kagum dengan program yang digagas Arya.

Budi diajak Arya melihat ke fasilitas digester yang kebetulan hari ini dimulai penyaluran gas ke rumah-rumah.

Sebelum ke fasilitas digester, Budi memberi perintah kepada tiga anak buah yang ikut dengannya untuk ukur jalan desa yang tadi telah ditunjukkan Arya.

Arya menerangkan cara kerja digester secara runtut, sampai menghasilkan gas, ampasnya bisa berupa kompos dan pupuk organik cair.
Endang 💖
amiin semoga lolos y mak,

si Arya memang the best lah, cb di dunia nyata ada Kadus ke Arya kn kampung jadi maju,
pipiep
semoga lolos thor👍👍👍, tetap semangat ya demi emak2 gabut yang butuh hiburan seperti kita 🤣🤣🤣
Safitri Agus
Aamiin yaa rabbal 'alamiin 🤲
Safitri Agus
KDM duda ya sumpah aku gak tau🤭✌️
Safitri Agus
dracin sedang populer 😂
Safitri Agus
kesampaian cita² Arya jadi CEO 🤭
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦⒋ⷨ͢⚤ʝυͥтͫєͣкᷤᏦ͢ᮉ᳟❀∂я
Aamiin semoga lulus ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!