NovelToon NovelToon
Dilamar Si Cantik Tak Dikenal

Dilamar Si Cantik Tak Dikenal

Status: tamat
Genre:Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Tamat
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: Mami Al

Dio tak menyangka wanita yang ditemuinya dalam hitungan jam berani melamarnya. Bagi dirinya itu adalah sebuah penghinaan meskipun wanita yang ditolongnya cantik dan mampu memberikan seluruh harta. Dio pun menolak keinginannya, tetapi si cantik Laras tetap terus mengejarnya.

Apakah Dio bersedia menerima lamarannya atau tetap pada pendiriannya mencintai kekasihnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mami Al, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode Ke-23

Dio tak pulang ke rumah melainkan ke rumah mertuanya, sudah 3 jam mereka berkeliling mencari keberadaan Laras. Mereka belum melaporkan kehilangan Laras karena belum 24 jam.

Karin yang mendengar kabar putrinya diduga diculik tak hentinya menangis, tubuhnya lemas. Seharusnya malam dipakai buat beristirahat tetapi pikirannya dipaksa memikirkan keadaan putrinya.

Ditengah rasa cemas suami dan orang tuanya Laras, ponsel Johan berdering. Deretan angka tertera di layar ponsel. Johan mengernyitkan keningnya melihatnya, tengah malam ada nomor asing yang menghubunginya.

"Kenapa tak dijawab, Pa?" tanya Karin melihat suaminya hanya menatap ponsel.

"Papa tak mengenal nomornya, Ma," jawab Johan.

"Coba jawab saja, Pa. Bisa jadi itu petunjuk bagi kita," kata Karin.

Johan lalu menjawab panggilan dari nomor tak dikenal itu. "Halo!"

"Putri kalian ada bersama kami. Jika kalian dia selamat, maka kalian harus mengirimkan uang lima ratus juta!"

"Apa? Lima ratus juta!!" Johan begitu terkejut mendengarnya.

"Ya. Kalau ingin dia selamat!" kata pria diujung telepon.

"Aku tidak percaya, kalian cuma mau menipu saja, kan?" kata Johan.

"Menipu? Ha....haa....ha!!"

"Kami tidak memiliki seorang putri!" kata Johan berbohong.

"Apa kamu tidak mengenal suara ini?" si pria lalu mendekatkan ponselnya kepada Laras dengan sengaja menekan memperbesar volume suara.

"Papa, Dio, tolong aku!!!" teriak Laras dari kejauhan dengan suara ketakutan.

"Laras....!!" Johan juga begitu khawatir dengan kondisi putrinya.

Pria itu menjauhi ponselnya dari Laras yang terduduk dengan tangan dan kaki terikat. Ia lalu meminta satu temannya untuk menutupi mulut Laras lagi.

"Kirimkan alamatnya, aku akan memberikan uang tebusannya. Dengan syarat, jangan sampai putriku terluka!" kata Johan tegas.

"Oh, tenang saja, Tuan. Putrimu aman!" ucap si pria penculik.

Tak lama kemudian, sebuah pesan masuk. Si penculik mengirimkan alamat tempat Laras disekap. Mereka juga meminta keluarganya Laras tak melapor ke polisi dan mereka memberikan waktu menyediakan uang tebusan selama 10 jam.

"Bagaimana ini? Mereka minta tebusan," kata Johan.

"Berikan mereka minta, Pa. Asal Laras selamat!" ucap Karin.

Johan lalu mengirimkan pesan ke nomor si penculik bahwa ia akan datang ke tempat tujuan pukul 12 siang.

Dio hanya mengikuti mertuanya saja, dia berharap istrinya selamat. Karena ia pun tak mempunyai uang buat menebusnya.

Jam 12 siang, Johan dan Dio tiba di tempat Laras disekap. Seorang pria muncul bersama Laras disampingnya dengan tangan terikat dan mulut dilakban.

"Lemparkan tas itu!" perintah si penculik.

"Kami akan melemparnya tapi harus bersamaan kamu menyerahkan dia!" kata Dio lalu mengarahkan pandangannya kepada istrinya.

"Baiklah!" ucap si penculik.

Dio mulai melempar tas berisi uang yang diminta penculik dan Laras pun di dorong ke arah papa dan suaminya.

Tas terjatuh tak jauh dari si penculik berdiri, pria itu buru-buru mengambilnya dan berlari menjauh. Laras akhirnya selamat, Johan memeluknya dengan erat tampak air mata menetes dari kelopak mata keduanya.

Setelah dipeluk sang papa, Laras kemudian memeluk suaminya.

Johan mengeluarkan ponsel dari saku celananya lalu menghubungi salah satu anak buahnya. "Ikutin mereka!"

Mobil yang menemani dan memantau Johan dan menantunya dari kejauhan, bergegas mengikuti mobil para penculik yang telah membawa tas berisi uang ratusan juta itu.

Mereka pulang ke rumah, sesampainya Karin memeluk erat putrinya. Ia begitu lega akhirnya Laras kembali dengan selamat.

Tak sampai 1 jam setelah Laras ditebus, seorang anak buahnya Johan menghubungi pria itu dan mengatakan jika para penculik berhasil ditangkap. Dalang utama penculikan ternyata Alex dan Rea.

Laras begitu terkejut mendengarnya, ia tak menyangka mantan kekasihnya menculiknya dan meminta sejumlah kepada kedua orang tuanya.

"Pantas saja kemarin malam Rea bolak-balik keluar menerima telepon!" Laras mengingat saat di kafe bersama teman-temannya.

"Mama tak menyangka Rea ternyata licik juga!" geram Karin.

"Mereka sudah tertangkap, semoga mereka jera dan tak mengulangi lagi!" kata Johan.

"Jangan lagi kamu berteman dengan Rea!" pinta Karin kepada putrinya agar tak lagi mendekati wanita itu.

"Iya, Ma. Aku pun juga tak mau lagi bertemu dengannya!" kata Laras berjanji.

...(Selesai)...

1
Dew666
💥💥💥💥💥
Dew666
Loh kok tamat thor?
Dew666
🍭💎
Dew666
💜💜💜
Dew666
🍡🪸💜
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!