Teressa Adrian adalah gadis 19 tahun cantik dan cerdas..Di balik senyum ceria dan sikap nakalnya,Teressa menyimpan luka lama: sejak usia 10 tahun, ia harus menerima kenyataan pahit bahwa kedua kakinya lumpuh akibat kecelakaan tragis yang hampir merenggut nyawanya.
Namun Teressa bukan gadis rapuh. Dengan dukungan keluarga dan tekad yang tak pernah padam, ia tumbuh menjadi sosok yang bersinar… hingga sebuah perjalanan studi lapangan mengubah segalanya.
Ledakan ban bus di tikungan pegunungan membawa Teressa ke ambang kematian. Di antara jeritan, darah, dan kegelapan, ia menukar satu harapan terbesarnya “keinginan untuk bisa berjalan kembali” tanpa sadar bahwa takdir benar-benar mendengarnya.
Saat ia terbangun, Teressa tidak lagi berada di dunia yang dikenalnya..Ia terlempar ke masa puluhan tahun silam, terbangun di tubuh seorang nona muda bangsawan angkuh, berkuasa, dan… memiliki kaki yang sempurna.
Namun hidup baru ini tidak semudah yang ia bayangkan..takdir barunya menuntut bayaran atas keajaiban yang ia dapatkan..dan mungkin takdir cinta yang tidak dia sangka-sangka.
Penasaran dengan kelanjutan cerita teressa..yuk kepoin…
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon simnuna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Percakapan dua sahabat
Saat memperbaiki posisi berbaringnya..tak sengaja teressa memencet icon telpon di room chat itu..getara dari ponsel membuat gadis itu tersadar.
“Ais jadi ketelpon kan..”ucap teressa..dia tak panik..lagi pula mana bisa dia terhubung dengan temanya itu.
“Halo..”
_________________________
📞: Halo..” sebuah suara dari sebrang sana mengagetkan teressa..dia menatap telponnya dengan wajah syok..dia bahkan tak bisa bicara sepatah katapun saking terkejutnya.
📞: Ca!!..halo!!..ini beneran lo ca!!..”ucap orang itu berteriak kecil dengan nada tak percaya yang jelas terdengar.
📞: Ca woi jawab gue!!..” ucap seseorang di seberang sana semakin kencang..teriakan orang itu membuat teressa tersadar.
“C.c.chik i.i.ini beneran lo?..”tanga teressa tergagap.
📞: iya ini gue…gila…lo juga masih hidup ca?..lo dimana?..”tanya gadis itu beruntun.
“G.gue..”teressa ragu mengatakan keberadaanya.
“Lo dimana?..”teressa malah bertanya balik pada temanya itu.
📞: gue di..” ucap dari seberang sana yang juga terdengar ragu.
📞: ini gila ca..benar-benar gila..gue rasa gue dah gila..”ucap chika terdengar menggebu.
“Ada apa?..”tanya teressa.
📞: ah lo pasti ga akan percaya cerita gue..ini sangat mustahil dan terdengar gila..lo mungkin nyangkanya gue dah gila..”ucap chika terdengar berbelit.
Teressa hanya diam menunggu kelanjutan cerita chika..dia yang awalnya ingin bertanya kondisi keluarga dan tubuhnya malah tertahan oleh kehebohan sahabatnya itu.
📞: gue..di zaman kuno!!..gue di zaman kuno eca!!..gue pikir gue bener-bener dah gila!!..”ucap gadis itu heboh sekaligus lesu membuat teressa membelalakkan matanya tak percaya.
“Di zaman kuno..”cicit teressa.
“Jangan bilang chika juga ikut mengalami perjalanan waktu..”batin teressa.
📞: iya..lo pikir ini mungkin gila!..tapi ini beneran kejadian di gue eca!..”ucap chika lagi masih heboh.
📞: ca..tolong urusin pemakaman gue ya..hanya lo yang bisa gue hubungi di zaman modern sana..gue juga ga tau kenapa ponsel ini bisa sama gue..soal keluarga biarkan saja..toh mereka juga gak memperdulikan gue..”ucap gadis itu lesu.
📞: maafin gue ya ca..selama ini gue selalu nyusahin lo..gue selalu nyontek tugas lo..gue selalu minta traktir sama lo..juga gue sering numpang sarapan dan makan siang di rumah lo..hiks..ca kita gaakan ketemu lagi..gue gatau setelah ini apa masih bisa hubungin lo..mungkin aja ini satu kesempatan yang tuhan berikan untuk gue menghubungi orang terdekat gue..tolong selalu kenang gue..dan sesekali tolong kunjungi makan gue ya..”ucap gadis itu terisak pelan.
teressa memutar matanya malas mendengar itu..tak tau saja sahabatnya itu kalau dia juga berada di zaman kuno sekarang..dan situasinya mungkin lebih buruk.
“Bentar..”ucap teressa menghentikan tangis gadis itu.
“Lo dimana?..”tanya teressa.
📞:gue baik-baik aja ca..”jawab chika masih sesegukan.
“Gua nanya lokasi lo monyet..buka keadaan lo..”teressa berdecak kesal.
📞: jahat banget lo sama orang yang udah mati..”kesal chika
“Jawab aja kenapa sih..ribet amat..”kesal teressa.
📞: Lo benar-benar keturunan dajjal ya..orang lagi sedih begini masih aja ga punya hati..lo ga ngerasa kehilangan gue?..jangan bilang lo dah punya bestai baru..”tanya chika kesal..teressa menghela nafasnya berat..kesal dengan sahabatnya ini.
Mendengar teressa tak bicara..chika mendengus kesal.
📞: gue di kerajaan valoria di kekaisaran Ellington di benua saphire..”ucap chika..ucapan gadis itu membuat teressa terkejut.
“Jadi kita di tempat yang sama..”batin teressa.
📞: jangan ketawa ya..gue ga ngarang..tempat itu beneran ada..”ucap chika cepat..teressa bahkan belum sempat membuka mulutnya.
“Chik..lo percaya gak?..”tanya teressa.
“Paan..”ketus chika yang masih kesal.
“Gua juga disini..di kekaisaran Ellington..”ucap teressa yang kini gantian membuat chika terkejut.
📞: apa!!..”terikan gadis itu melengking..membuat teressa dengan cepat menjauhkan ponselnya.
📞: jangan bilang lo juga transmigrasi kaya gue?..”tanya chika kembali menggebu.
“Ya..begitulah..”ucap teressa.
📞: kya!!!!!..ca lo dimana?!..fix kita harus ketemu..lo harus tau seberapa menderitanya gue disini..”ucap chika kembali heboh.
“Gue dikota kekaisaran..kehidupan gue juga gak semudah itu..”ucap teressa santai.
📞: eh btw lo jadi siapa?..”tanya chika teringgat tentang tubuh yang mereka tempati.
“Heliora velmont..”jawab teressa singkat.
📞: what!!!!…”lagi-lagi gadis itu berteriak keras membuat kuping teressa terasa berdengung.
“Jangan teriak-teriak..”kesal teressa.
📞: ca..gimana lo bisa setenang ini..lo gatau tubuh siapa yang lo masuki?..itu tubuh perempuan iblis ca..rumornya itu bertebaran banget sampai ke kerajaan suami gue..”ucap chika menggebu.
“Huh..gue juga tau..”jawab teressa teredengar lesu..tapi tiba-tiba dia membelalakkan matanya tak percaya.
“Tunggu..suami?..lo masuk ketubuh orang yang dah punya suami?..”tanya teressa terkejut.
“Hmm..begitulah..tapi kalau di nilai tetap beratan kehidupan lo..”ucap chika.
“Lo bangsawan chik?..”tanya teressa.
“Iya..bahkan lebih dari itu..gue istri seorang raja..gila gak tuh..”ucap chika.
“Raja?..di kerajaan valoria?..keren banget lo..”ucap teressa yang terdengar seperti ejekan di telinga chika.
“Tapi tunggu..raja valoria?..albian Ellington bukan?..”tanya teressa.
“Lo tau suami gue rupanya..”ucap chika.
“Albian bukannya saudara dari calon suami gue..”batin teressa.
mery pernah bercerita padanya tentang keluarga kekaisaran agar nanti dia tak keliru bila masuk istana..mery juga menceritakan tentang pangeran pertama..albian Ellington..pangeran yang sekarang menjadi raja di sebuah kerajaan bernama valiora..kerajaan yang berada di sebelah barat kekaisaran..kerajaan makmur yang pria itu pimpin 5 tahun yang lalu..tepatnya 10 tahun setelah sang adik resmi dilantik menjadi putra mahkota.
Tapi teressa heran dengan keluhan chika..bukankah dirumorkan bahwa raja albian sangat mencintai istrinya..dan dia hanya memiliki satu istri sampai saat ini..tapi sekarang kenapa chika seolah sangat tersiksa menjadi istri pria itu..bukankah seharusnya dia senang.
“Kenapa lo ngeluh..bukannya di rumorkan dia sangat mencintai istrinya?..”tanya teressa heran.
📞: rumor tetaplah rumor kawan..gak tau aja lo kalau pria kaku dan nyebelin itu membuat gue selalu naik pitam..”kesal chika.
“Emang lo di apain?..”tanya teressa.
📞: ga di apa-apain sih..tapi ekspresinya itu loh..sok datar, sok cool..kata-katanya juga pedas banget..huh..”kesalnya.
“Lawan lah..biasanya juga semua cowok lo ajak baku hantam..”ucap teressa tak habis fikir.
📞: gak semudah itu ferguso..gue mo minta makan ma siapa kalau ga sama tu orang..gue mana kenal orang-orang disini..bisa jadi gembel gue di zaman kuno ini..dan lo tau..orang tua ni cewek bahkan lebih parah dari orang tua gue..ck ck ck..nasib gue selalu dapat keluarga durjana..”keluh gadis itu.
“Nona..”terdengar panggil dari arah pintu.
“Best..ntar lagi ya..pelayan gue dah datang noh..habis ini kudu ikut rapat presiden bareng ayah laknat gue..”ucap teressa.
📞: oke ntar malam lagi..gue mau cerita banyak hal lagi..”ucap chika.
“Oke bye..”balas teressa.
Tut..
.
.
.
TO BE CONTINUE……