NovelToon NovelToon
Obsesi Sang Raja Mafia

Obsesi Sang Raja Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Mafia / Obsesi / Penyelamat
Popularitas:9.8k
Nilai: 5
Nama Author: lala_syalala

Follow IG @Lala_Syalala13

Anya, seorang gadis miskin yang bekerja sebagai pelayan, tak sengaja menyelamatkan Marco Valerius, bos mafia kejam yang sedang sekarat akibat pengkhianatan.

Terpikat oleh kemurnian Anya yang tulus, Marco yang posesif memutuskan untuk "membeli" hidup gadis itu.

Ia menghancurkan dunia lama Anya dan mengurungnya dalam kemewahan sebagai bentuk perlindungan sekaligus kepemilikan.

Di tengah ancaman maut dari musuh-musuh Marco, Anya terjebak dalam sangkar emas, berjuang antara rasa takut dan ketertarikan pada pria yang terobsesi menjadikannya milik selamanya.

Bagaimana kelanjutan ceritanya???

Yukkkk kepoin

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lala_syalala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

OSRM BAB 29_Tamu Tak Diundang

Marco memberikan pistol itu pada Bram.

"Bawa dia ke bunker terdalam kita," perintah Marco pada Bram, matanya tidak lepas dari Antonio yang kini lemas karena lega yang sayangnya hanya sementara.

"Pastikan dia tidak pernah melihat matahari lagi, biarkan dia membusuk dalam kegelapan yang dia ciptakan sendiri. Kematian terlalu cepat untuknya."

Antonio berteriak saat ia diseret pergi, namun suaranya segera hilang ditelan suara ombak dermaga.

Setelah area itu bersih, Marco dan Anya berdiri sendirian di ujung dermaga.

Hujan mulai mereda menjadi rintik-rintik kecil, di kejauhan lampu-lampu kota Jakarta mulai terlihat kembali melalui kabut yang menipis.

Marco berjalan mendekati Anya, mengabaikan rasa sakit di tubuhnya.

Ia menarik Anya ke dalam pelukannya, kali ini Anya tidak melawan, ia menyandarkan kepalanya di dada Marco, mendengarkan detak jantung pria itu yang kuat.

"Maafkan aku, Anya," bisik Marco.

"Aku hampir saja menghancurkanmu malam ini."

"kamu tidak akan bisa menghancurkanku, Marco," jawab Anya lirih.

"Kamu sendiri yang bilang aku adalah cahayamu dan cahaya tidak bisa dihancurkan, dia hanya bisa tertutup awan sebentar." seru Anya.

Anya mendongak, menatap mata Marco yang kini terlihat lebih tenang.

"Sekarang semuanya sudah selesai? Tidak ada lagi pelarian?"

Marco membelai rambut Anya yang basah. "Perang ini selesai tapi hidup kita baru saja dimulai dan aku akan membangun kembali semua yang hancur, Anya. Tapi kali ini, tidak akan ada lagi rahasia, tidak akan ada lagi sangkar yang menyakitkan." ucap Marco dengan serius.

"Janji?"

"Dengan nyawaku sebagai taruhannya."

Mereka berdiri di sana, di ujung dermaga yang dingin dan berdarah, menyaksikan fajar pertama yang perlahan muncul di ufuk timur.

Bagi dunia, ini hanyalah hari biasa di pelabuhan Jakarta yang sibuk, namun bagi Anya dan Marco, ini adalah akhir dari sebuah obsesi yang gelap dan awal dari sesuatu yang baru yaitu sesuatu yang mungkin belum bisa disebut cinta yang sempurna, namun adalah sebuah ikatan yang tidak akan bisa dipisahkan oleh apa pun di dunia ini.

Saat mereka berjalan kembali menuju mobil, Anya tidak lagi menoleh ke belakang.

Dia tahu bahwa masa lalunya telah tenggelam di laut utara Jakarta, dan masa depannya berada di samping pria yang memegang tangannya begitu erat.

Sang monster dan cahayanya telah menemukan jalan pulang, bukan ke tempat yang sempurna, tapi ke tempat di mana mereka bisa saling memiliki tanpa harus saling menghancurkan.

...****************...

Tiga bulan telah berlalu sejak malam berdarah di dermaga utara Jakarta.

Bagi dunia luar, peristiwa itu hanyalah satu lagi catatan kriminal dalam arsip kepolisian yang segera tertimbun oleh berita-berita politik dan skandal selebriti.

Namun bagi mereka yang hidup di bawah bayang-bayang, malam itu adalah proklamasi kekuasaan absolut Marco Valerius.

Kini, Anya Clarissa tidak lagi berada di apartemen penthouse yang terasa seperti akuarium kaca.

Marco telah memindahkannya ke sebuah estate tersembunyi di kaki pegunungan.

Tempat itu adalah sebuah vila tua peninggalan kolonial yang telah direnovasi total dengan teknologi keamanan tercanggih.

Di sini, udara tidak lagi berbau solar dan polusi, melainkan aroma tanah basah, pinus, dan melati yang tumbuh subur di sekitar beranda.

Anya duduk di kursi rotan di teras belakang, menatap kabut yang perlahan turun menyelimuti lembah.

Di pangkuannya terdapat sebuah buku tebal tentang hukum internasional, ia benar-benar menjalankan janji untuk belajar.

Namun matanya sering kali teralih dari barisan teks tersebut, menatap kosong ke arah hutan yang rimbun.

Suara langkah kaki yang mantap di atas lantai kayu jati membuyarkan lamunannya.

Tidak perlu menoleh untuk tahu siapa itu, aroma parfum sandalwood dan tembakau mahal yang samar sudah memberitahunya.

"kamu terlalu banyak melamun hari ini, Anya," suara Marco terdengar rendah, mengisi kekosongan udara pegunungan.

Anya menoleh sedikit, memberikan senyum tipis yang kini tidak lagi terasa dipaksakan.

Marco sudah pulih sepenuhnya, meski ada bekas luka baru yang melintang di bahunya yaitu sebuah pengingat permanen tentang pengorbanannya.

Marco mengenakan kemeja linen hitam dengan lengan yang digulung hingga siku, tampak lebih rileks namun tetap memiliki ketajaman yang tidak bisa disembunyikan.

"Kabutnya indah Marco, mengingatkanku bahwa ada hal-hal di dunia ini yang tidak bisa kita kendalikan sepenuhnya," jawab Anya.

Marco berdiri di sampingnya, meletakkan tangannya di sandaran kursi Anya.

"Aku benci hal-hal yang tidak bisa dikendalikan, tapi untukmu... aku mulai belajar untuk sekadar mengamati." ucap Marco.

Anya menutup bukunya. "Apa semua sudah tenang di kota? Bram tidak datang membawa laporan selama tiga hari ini."

Marco terdiam sejenak, matanya menatap tajam ke arah cakrawala yang mulai gelap.

"Terlalu tenang Anya dan di duniaku ketenangan yang terlalu lama biasanya adalah pertanda bahwa sesuatu yang besar sedang berkumpul di balik kegelapan."

Kekhawatiran Marco bukan tanpa alasan, jika Antonio adalah badai yang berisik, maka musuh yang kini mulai bergerak adalah arus bawah yang mematikan.

Kekuatan Marco Valerius memang mutlak di Jakarta, namun ia bukanlah penguasa tunggal di tatanan global.

Ada sebuah entitas yang disebut The Syndicate of the Seven yaitu sebuah konsorsium keluarga mafia internasional yang mengatur hukum-hukum tak tertulis di seluruh benua.

Selama ini, keluarga Valerius adalah perwakilan utama di Asia Tenggara.

Namun, tindakan Marco yang menyerang Antonio secara terbuka dan menggunakan sumber daya besar demi seorang wanita telah menarik perhatian para tetua di Milan dan Hong Kong.

Bagi mereka, Marco telah melakukan dosa terbesar dalam dunia mereka yaitu Sentimentalisme.

Malam itu, makan malam di vila terasa lebih sunyi dari biasanya.

Hanya ada suara denting sendok perak yang beradu dengan piring porselen, Anya bisa merasakan ketegangan yang memancar dari tubuh Marco.

Pria itu terus melirik ponsel terenkripsinya yang diletakkan di atas meja.

Tiba-tiba, suara langkah terburu-buru memecah kesunyian, Bram masuk ke ruang makan tanpa mengetuk pintu.

Wajahnya yang biasanya kaku seperti batu kini menunjukkan gurat kegelisahan yang nyata.

"Tuan," ucap Bram dengan suara tertahan.

"Ada tamu di gerbang depan." lanjutnya.

Marco meletakkan garpunya perlahan. "Siapa? Aku tidak menjadwalkan pertemuan malam ini."

"Dia tidak butuh jadwal, Tuan. Dia membawa lencana dari The Seven."

Mendengar kata itu, tubuh Marco menegang secara instan, ia melirik Anya dengan sebuah tatapan yang penuh dengan insting protektif.

"Anya masuklah ke kamar atas sekarang, dan jangan keluar sampai aku atau Bram menjemputmu." serunya bukan pertanyaan namun sebuah perintah.

"Marco, ada apa? Siapa yang datang?" tanya Anya, rasa takut yang mulai ia lupakan kini merayap kembali ke permukaan kulitnya.

"Hanya urusan bisnis lama, Cara mia. Tolong, lakukan saja," perintah Marco, suaranya lembut namun tak terbantahkan.

Anya mengangguk patuh, ia berjalan menaiki tangga kayu yang berderit, namun ia tidak benar-benar masuk ke kamar.

Ia berhenti di balkon lantai dua yang menghadap ke arah ruang tamu utama, bersembunyi di balik bayang-bayang pilar besar.

.

.

Cerita Belum Selesai.....

...FOLLOW IG @LALA_SYALALA13...

...ULASAN DAN BINTANG LIMA NYA🌟...

...FAVORITKAN CERITA INI ❤️...

...VOTE 💌...

...LIKE 👍🏻...

...KOMENTAR 🗣️...

...HADIAHNYA 🎁🌹☕...

1
💝F&N💝
bagus👍😅😅❤️❤️❤️
Salsa Selvi
semoga pasukan Marco berhasil melumpuhkan Antonio bersama yg lain nya ya tor
Salsa Selvi
tor selamat kan Marco ya tor sama Anya
Salsa Selvi
tor kata nya Marco si raja mafia kok selalu kalah cepat sama Antonio sih tor disini aku kasihan sama Marco tor ditambah lagi Anya ngk pernah mau nurut sama perkataan Marco
Salsa Selvi
semangat kk nulis nya
tapi di sini yg bikin aku kesel Anya ngk mau dengerin omongan Marco
Salsa Selvi
menarik cerita nya kk
Lala_Syalala: terima kasih kak untuk ulasan baiknya, semoga selalu suka ya sama ceritanya 🙏🙏😊😊
total 1 replies
Atik Marwati
Marco benar benar mengorbankan nyawanya untuk anya🥰🥰
Atik Marwati
semangat Anya...jangan mau kalah oleh kejahatan 🥰🥰
Wiemiey Erwina Ddc
alur cerita menarik..aku harap Marco dan Anya bersatu menjadi pasangan suami-isteri..saling melindungi..vest ,🫶
Lala_Syalala: terima kasih kak untuk ulasan baiknya, semoga selalu suka ya sama ceritanya 🙏🙏😊😊
total 1 replies
💝F&N💝
👍👍👍👍👍
💝F&N💝
bagus😅👍
ceritanyabagus
💝F&N💝
bagus
imel
ntar ketahuan lagi sama Antonio 🤭
dyah EkaPratiwi
alhamdulilah selamat
dyah EkaPratiwi
semoga tidak tertangkap
Atik Marwati
semoga aman
imel
astagaaa jantungku jedag jedug 🤣
Wulan Sari
cerita yg ini bikin deg2 an semoga ga ketahuan 🤲
Wulan Sari
ceritanya semakin menarik ke sini semakin menarik bikin penasaran saja lho tp yg penting nt di akhir cerita happy end semangat 💪 salam sukses selalu ya Thor 👍❤️🙂🙏
Wulan Sari: cip 👍 semangat 💪 karya lainnya 😘🙏
total 2 replies
Wulan Sari
yaaaaa semoga Marco tidak di temukan Thor cerita selanjutnya ya Thor ibu mohon 😀🤭.....
ibu kasih bunga wes Thor 🌹lanjut lg seru nih salam👍💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!