Di masa depan, ketika perang telah membakar Bumi hingga tak tersisa lagi kehidupan, Rudy adalah seorang jenderal perang, pemegang kendali tertinggi kecerdasan buatan dan armada pemusnah umat manusia. Ia menang dalam perang terakhir, namun kehilangan segalanya.
Sebuah insiden ruang-waktu menyeret Rudy ribuan tahun ke masa lalu, ke era ketika dunia belum mengenal teknologi dan keadilan, ia membawa kekuatan yang cukup untuk menaklukkan segalanya, namun ia memilih jalan lain.
Tanpa merebut tahta, Rudy menantang tirani, melindungi yang lemah, dan membentuk dunia agar tak mengulangi kehancuran yang pernah ia lihat. Di tengah konflik dan kekuasaan, ia menemukan cinta, hidup sebagai manusia, lalu menghilang bersama waktu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adam Erlangga, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 04
Note : Ini hanya cerita fiktif murni rekayasa dan imajinasi author. Tidak melibatkan sejarah yang sebenarnya, dan tidak menyinggung sejarah nyata.
Nama kerajaan dan sejarah akan di tambahkan untuk memenuhi cerita.
.....
Terdapat 4 kerajaan di benua Eropa, Kerajaan Romana, kerajaan Alden, Kerajaan Andorra, dan kerajaan Parthia.
Empat kerajaan ini, memiliki dampak dalam peradapan masa kuno. Dan empat kerajaan ini adalah kerajaan paling berpengaruh di dunia.
Hampir seluruh daratan Eropa, dan sebagian benua Afrika, adalah bagian dari wilayah 4 kerjaan yang terbagi selama masa perang.
Pada masa itu, peperangan merajalela demi kekuasaan, wilayah, dan pengaruh dunia. Intrik politik, pandemi, kelaparan masih menjadi masalah yang serius pada masa itu.
....
{Kerajaan Andorra}
Terlihat, puluhan ribu warga sedang berjejer di pinggir jalan. Mereka sedang menyambut kedatangan seorang penguasa baru kerajaan Andorra.
Bisik-bisik para warga terdengar di mana-mana, banyak rumor yang beredar di kalangan masyarakat tentang penguasa baru itu.
"Aku dengar, kasus kematian kaisar Andorra belum terkonfirmasi sepenuhnya. Menurutmu, apa yang terjadi.?"
"Itu urusan istana, kita hanya mengikuti aturan mereka saja."
"Ya kau benar, tapi bukankah terlalu cepat untuk menganggap penguasa baru ini.? Bahkan dia seorang perempuan, usianya juga tergolong muda, Masih berusia 25 tahun."
"Hm, lalu siapa lagi yang pantas menduduki tahta kaisar Andorra?"
"Tapi, dia adalah perempuan. Tidak pernah terjadi dalam sejarah kalau kaisar adalah seorang perempuan."
"Diam, dan lihat Ratu baru kita."
Sorak sorai terdengar di sepanjang jalan. Mereka sedang melakukan tradisi kerajaan saat kaisar baru di tetapkan.
Tak lama kemudian, batalion tempur terlihat melewati jalan disana. di belakangnya ada pasukan kavaleri berkuda sedang mengiringi laju kerata kuda sang Ratu.
Pasukan tempur kavaleri lainnya, mengikuti dari belakang kereta.
"Selamat sang Ratu."
"Semoga kejayaan terus ada di kerajaan ini"
"Sehat selalu Ratu ku."
Teriakan demi teriakan terdengar disana, Rombongan itu berjalan menuju istana kerajaan dan akan di sambut oleh para menteri.
Didalam kereta. Terlihat, perempuan yang sangat cantik sedang duduk di dalam kereta. Dengan memakai gaun khas kluarga bangsawan kerajaan, dan accessories yang memenuhi rambutnya, membuatnya terlihat sangat anggun dan berwibawa.
Ratu baru, anak pertama dari mendiang Kaisar James Nicola, yang di takdir kan langit menjadi penguasa perempuan pertama. Dia adalah Rachel Lawrence.
"Hm, kapan prosesi ini selesai.? aku sudah capek." katanya didalam kereta sambil memejamkan mata.
"Yang Mulia, apa Anda tidak ingin menyambut rakyat kita.?" sahut seorang pelayan/Chamberlain pribadi sang Ratu bernama Mona Elison.
"Kalau aku melakukannya, Nyawaku akan terancam."
"Tapi Yang Mulia, rakyat juga harus tau wajah kaisar baru mereka. Mungkin tidak sopan kalau rakyat biasa melihat wajah penguasanya, tapi kalau Anda keberatan,itu juga tidak masalah."
Rachel hanya terdiam disana dan tidak memberikan tanggapan apapun.
Dan tidak berlangsung lama, rombongan mereka masuk kedalam kawasan istana dan berhenti di depan istana. Para Menteri pun menyambut nya.
"Yang Mulia Ratu tiba."
Mona pun langsung ke luar dari dalam kereta sambil mengulurkan tangannya. Lalu, Rachel keluar dari sana dan berjalan di atas karpet merah yang sudah di siapkan.
"Salam hormat kepada Yang Mulia Ratu." kata semua menteri disana.
"Angkat kepala kalian."
"Terimakasih Yang Mulia." sahut para menteri sambil melihat Rachel berjalan melewati mereka semua.
"Yang Mulia Ratu memasuki istana."
Rachel pun berjalan menuju kursi kaisar, tempat tertinggi dalam kekuasaan dan martabat para bangsawan.
Didalam sana, para pejabat di bagi menjadi dua bagian. Penjabat istana, dan pejabat militer. Masing-masing punya title sendiri.
Pemegang jabatan tertinggi adalah seorang Duke, yang memiliki kedudukan hampir setara dengan keluarga kerajaan seperti pangeran ataupun putri. Dan jabatan di bawahnya adalah perdana menteri.
Struktural seperti ini, juga di gunakan di seluruh kerajaan yang ada didunia. Kaisar atau Raja hanya sebagai simbol keturunan langit, dan harus berlaku adil sebelum mengambil keputusan bagi rakyatnya.
Pengendali atau eksekutif dalam menjalankan pemerintahan kerajaan adalah seorang Duke dan perdana menteri. Ini di lakukan untuk menjaga keseimbangan politik kerajaan atau Kekaisaran.
"Selamat datang di istana Kekaisaran Andorra." kata semua pejabat.
"Hari ini adalah hari prosesi kenaikan tahta kaisar Andorra. Jadi, untuk sidang pembahasan masalah Kekaisaran akan di lakukan minggu depan."
Ucapan Rachel itu membuat seorang Duke maju, ia bernama Brian Harrington, berusia 55 tahun, dan orang paling berjasa dan berpengaruh di Kekaisaran Andorra.
"Yang Mulia, Karena hari ini adalah hari kejayaan Andorra, kami menyarankan untuk mengadakan pesta penyambutan dan perayaan, yang di hadiri oleh keluarga bangsawan."
"Ehm, pesta memang penting untuk perayaanku, tapi butuh persiapan yang panjang. jadi pembahasan perayaan akan di tunda saat sidang selanjutnya."
"Yang Mulai tidak perlu khawatir soal persiapannya. Saya sendiri yang akan mempersiapkan semuanya." kata Brian.
Rachel pun langsung menatapnya dengan serius. Bahkan Mona langsung melirik Rachel dengan khawatir.
"Kalau begitu, ikuti saja apa yang Duke Brian sampaikan. Aku sangat menantikannya." sahut Rachel terpaksa.
"Terimakasih Yang Mulia."
"Kalau begitu, pertemuan dan prosesi selesai sampai disini."
Rachel pun langsung berdiri dan meninggalkan tempatnya.
"Atas kehendak kaisar, pertemuan hari ini di tutup." kata Duke Brian sambil tersenyum.
....
Di luar angkasa.
Rudy membuka matanya, tubuhnya masih terbaring di dalam kapsul. Kepalanya pusing, dan tubuhnya lemas.
"Sialan, aku pingsan tiba-tiba."
Ia pun berdiri dan berjalan ke meja komando. Lalu ia duduk sambil berfikir.
"Aku harus menerima kenyataan ini, masih ada jalan kembali, pasti ada."
Lalu, ia terbayang kembali saat perang antariksa terjadi. BREDEMM. iya membayangkan puluhan kapal perang tertembak dan hancur berkeping-keping. Suara teriakan terdengar di mana-mana.
Itu adalah ingatan Rudy saat perang antariksa di atas kapal induk.
"Perang seperti itu, tidak boleh terjadi lagi. pemusnahan peradaban harus di hentikan."
Ia berfikir keras disana.
"Masih kesempatan, dan pasti ada alasan kenapa aku kembali ke era ini."
Ia pun melihat profilenya sendiri di depan layar.
"Tahun 220. Apa ini adalah kesempatan ku.? Manusia masih tinggal di bumi, masih ada peradaban manusia disana. Aku harus memikirkan cara untuk mencegah tragedi kelam itu. Akhir umat manusia dimasa depan harus di hentikan mulai dari era ini."
....
Layar profil
Nama : Rudy Hosten, Lahir : 22 September 2194, Usia saat ini : 26 tahun. Lahir di Kolonial Union.
Status : Belum menikah, Status keluarga : Yatim Piatu, Status pekerjaan : Jenderal bintang 2 Pasukan Elite Union,
Status Sistem : Pemilik Otoritas tertinggi Orion Type RU-01.
....
"Aku harus mengumpulkan semua informasi terkait era saat ini. Sebelum aku turun kesana, aku harus mempersiapkan semuanya. Ini adalah pertaruhan."
....