NovelToon NovelToon
MENJADI ISTRI KEDUA TUAN ROLAND

MENJADI ISTRI KEDUA TUAN ROLAND

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Kembar / Poligami / One Night Stand / Hamil di luar nikah / Cintapertama / Nikah Kontrak
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: Sekarwangi91

karena sakit hati akan perselingkuhan sahabat dan kekasihnya, membuat gadis cantik blesteran inggris Prancis LARASATI AYUNDA. nekat mendatangi club malam untuk menenangkan pikiran dan segala problem yang tengah dialami, hingga tanpa disadari olehnya bahaya tengah mengintai dirinya.
dengan tiba-tiba segerombolan pria berpakaian serba hitam, menyeret-nyeret tubuhnya lalu dibawa ke suatu tempat yang asing, sampai ketika! sesuatu yang sangat berharga direnggut paksa oleh seseorang tanpa identitas.
setelah melewati malam panjang bersama orang asing, hingga menumbuhkan kehidupan baru yang bersemayam dalam rahimnya. apa yang akan terjadi selanjutnya dengan kehidupan LARASATI??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sekarwangi91, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

29.

(apakah yang dimaksud Rendy adalah gadis pembuat kue!? Tapikan dia masih begitu muda, masa iya dia tengah hamil! Hamil dengan siapa?) bathin Rania terheran-heran akan kabar yang dibawa oleh adik bungsunya.

Mereka semua pun tengah mencerna dan memikirkan apa yang disampaikan oleh Rendy.

Dan untuk membayar rasa penasarannya Rania pun berkata dengan lugas.

"Apakah gadis yang kau maksud memiliki tubuh yang tinggi besar, dengan kulit tubuhnya yang seputih susu? Mungkin tingginya hampir seimbang dengan Roni? Satu lagi dia memiliki tahi lalat tepat di bawah hidung nya?"tukas Rania memastikan jika memang benar gadis tersebut adalah si pembuat kue.

Sedangkan Rendy pun menyimak dengan baik apa yang di ucapkan sang kakak. seraya kembali mengingat tentang gadis tersebut yang begitu mirip dengan kakak kembarnya lalu berucap.

"Iya Mbak, semua yang kamu katakan benar. Apakah sebelumnya mbak pernah bertemu dengannya?"tandas Rendy seraya memicing ingin tahu.

"Ya, ketika hari ulang tahun Kakek, gadis tersebut bekerja disini untuk membuat kue-kue basah. Dan kamu tahu apa yang kakek katakan..! Hhhh.."ujarnya dengan menghela nafas panjang.

"Apa katanya mbak?!"desak Rendy tak sabaran.

"Citra rasa kue tersebut seperti buatan mami.. -----> terdiam sebentar dengan memejamkan matanya dan kembali berucap." Bukan itu saja! Ternyata Semua yang kita pikirkan pun sama. Jika gadis tersebut begitu mirip dengan Riana ketika beranjak dewasa. Tapi sedikit juga ada wajahnya Abimana. Terutama kedua matanya."ujarnya dengan sendu.

"Tapi kan kalian tahu sendiri jika kitalah yang mengubur bayi Riana ketika dinyatakan meninggal dunia, lantas siapa gadis tersebut? Mengapa begitu mirip dengan adikku!"sambungnya dengan menghela nafas berat.

"Apa mbak tahu asal usul gadis tersebut? Maksud ku dimana dia tinggal? Dan siapa kedua orangtuanya?"tanya Rendy sedikit bingung dengan pernyataan sang kakak sulungnya.

"Dia seorang gadis panti asuhan."jawabnya.

"Kata mu dia tengah hamil! Benarkah?"ujarnya memastikan.

"Iya bener, hamil kembar empat."katanya lugas.

Seketika mereka pun langsung membolak kan kedua matanya tatkala mendengar pernyataan jika gadis tersebut Tengah hamil kembar empat sekaligus.

"Hah!!"cengo mereka kemudian dengan membuka sedikit mulutnya.

( Kembar empat! Siapa gadis itu? Kenapa aku begitu penasaran?!) Bathin Roland bertanya-tanya.

( Mungkinkah jika gadis tersebut putri dari aunty Riana!?) Bathin Roni dan Romi menerka nerka.

"Siapa yang kembar empat?!"kata kakek biyan yang datang tiba-tiba bersama sang asisten pribadinya yang tengah mendorong kursi roda dimana kakek Biyan duduk tenang.

Seketika mereka pun menengok ke asal suara.

Dan untuk Rendy gegas beranjak dari duduknya guna mendekat pada sang sepuh yang masih terlihat gagah walaupun usianya hampir mendekati delapan puluh.

"Hallo.. kakek, bagaimana kabarnya?"ucap Rendy sambil mengulurkan tangan pada sang Kakek dengan tersenyum tipis.

"Kabar ku Alhamdulillah baik, sudah lama kau tak datang berkunjung kerumah ku. Dan sekarang tak ada angin dan hujan. Tiba-tiba kau sudah berada dikediaman ku. Ada perlukan dengan kakak mu?"tanya nya ingin tahu.

"Aku juga tidak tahu, tiba-tiba mendapat pesen dari Roni untuk segera datang kesini."katanya jujur.

Dan kakek biyan pun langsung menatap sang cucu dengan memicing penasaran seraya berkata.

"Ada urusan apa kau dengan uncle Rendy?"ujar kakek biyan tegas.

"Aku pi, yang memanggil Rendy untuk datang kemari."ucap Robert menjawab.

"Oh kau, ada perlu apa?

"Untuk memeriksa keadaan mereka ----> tuding nya pada Stella dan Roland.

"Ya bagus, aku setuju. Lebih baik kau segera periksa kesehatan mereka berdua ren, biar kita tahu siapa di antara keduanya yang bermasalah."sambut Kakek Biyan antusias.

"Baik kek, tapi tidak disini kan! Mungkin esok hari atau malam pun bisa. Roland dan Stella datang langsung ke tempat praktek uncle."ujarnya.

"Tapi apa kalian berdua sudah siap untuk memiliki momongan?"imbuhnya sambil menatap sang empu.

"Siap tidak siap mereka harus siap. Mau menunggu berapa lama lagi. Delapan tahun mereka berumah tangga tapi tak ada tanda-tanda kapan mereka akan memiliki keturunan? Menunggu Roni dan Romi menikah! Hah.. entahlah tak ada hilalnya kapan mereka akan mengakhiri kesendiriannya! Jika kekasih pun tak punya."keluh sang kakek dengan menghela nafas panjang.

"Baik jika begitu kalian berdua datanglah ke tempat uncle, dirumah boleh, di rumah sakit pun boleh. Kebetulan nanti malam uncle ada jadwal operasi sekitar jam sepuluh. Kalian bisa datang lebih awal atau setelah uncle selesai operasi."katanya menjelaskan.

"Baik uncle."jawabnya bersamaan. Huh.. dasar tua Bangka SIALAN!! MATI saja kau!!

°°°°°°°°°°°°°°°°°°

"Kamu beneran ras, mau pindah ke Surabaya? Kenapa! Kok mendadak, terus kamu sudah konfirmasi kan dengan kepala sekolah dan wali kelas kita."tanya Marisa terheran-heran akan keputusan dadakan sang sahabat yang akan pindah ke Surabaya.

Kebetulan saat ini Laras tengah berada dikediaman sang sahabat yaitu Marisa.

Dia mengutarakan niatnya pada Marisa atas kepindahannya ke Surabaya. Sekaligus untuk berpamitan dengannya. Sebab selain Tania, Marisa juga adalah sahabat terbaiknya. Malahan Laras lebih cocok dengan Marisa ketimbang Tania yang ternyata bermuka dua.

"HHH... Ceritanya panjang ris, dan aku belum sanggup untuk menceritakannya pada mu. Sebab semua itu hanya akan mengingatkan ku pada suatu kejadian yang membuat ku harus segera pergi dari lingkungan tempat tinggal ku."adu Laras dengan perasaannya yang sedih seraya menghela nafas berat.

Marisa pun semakin bingung dan heran akan ucapan yang dikatakan oleh Laras.

Lalu menjawab dengan memandang serius kearah sahabatnya."maksud kamu apa? Aku enggak faham ras, jangan memberikan aku teka teki. Pelan pelan saja ceritakan pada ku. namun jika kamu belum siap, ya, tak apa-apa. Insyaallah aku akan selalu menunggu kejujuran dan kesiapan hatimu."ujarnya tersenyum tipis.

Grep..

"T t terimakasih Marisa, terimakasih! Cuman kamu satu satunya sahabat yang aku miliki saat ini. Semoga persahabatan kita tak pernah putus walau jarak memisahkan kita, hiks hiks.."dengan tiba-tiba Laras memeluk tubuh Marisa sambil terisak bahagia. Karena begitu beruntung bisa memiliki sahabat seperti Marisa.

"Duh.. kamu itu sok puitis, macam penyair saja hehe..."canda Marisa sambil terkekeh kecil.

"Jangan lupa sering seringlah kasih kabar biar aku enggak kepikiran dengan keadaan kamu, terus kamu juga disana jaga diri baik-baik. Jika ingin mencari teman harus lebih teliti dan lihat dari tingkah dan kesehariannya ok.!"sambung Marisa memberikan nasehat untuk sang sahabat.

"Iya terimakasih, dan insyaallah akan selalu aku ingat nasehat dari sahabat ku yang cantik ini."balasnya dengan tersenyum manis.

Jadilah dua sejoli tersebut kembali melanjutkan obrolan mereka sampai puas.

Ya itung-itung sebagai kenangan Karena esok dan seterusnya tak bisa lagi berbuat seperti sekarang.

Kemudian Laras pun meminta ijin pada marisa untuk segera pulang lantaran hari sudah memasuki waktu Magrib. Karena besok pagi adalah hari keberangkatan Laras untuk tinggal di Surabaya sampai ke empat bayinya lahir kedunia.

°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°

LIMA TAHUN KEMUDIAN...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!