NovelToon NovelToon
HANABI ( Antara Dendam & Cinta )

HANABI ( Antara Dendam & Cinta )

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Isekai / Mafia / Fantasi Wanita / Balas Dendam / Identitas Tersembunyi / Misteri
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: Kasmawati

Hanabi pembunuh bayaran berantai dan berdarah dingin , tapi siapa sangka di balik kehebatan yang di milikinya Hanabi di jebak oleh seorang pria Paruh baya hingga dia di masukkan kedalam penjara bawah tanah yang sangat menyeramkan .

Tidak sampai di situ saja di dalam penjara yang sangat menyeramkan itu Hanabi mengetahui rahasia besar yang selama ini tersimpan dengan rapat. kematian ayah nya dan juga siapa ibu kandung nya .


Kira-kira seperti apa ya ceritanya guysss 😁, yang penasaran mampir ya hehehee 😁 author menunggu kalian , jangan lupa Like , Komen , Vote dan beri dukungan nya 🤗🥰

Happy Reading 📖
.
.
.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kasmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Permintaan Amber

.

.

Hanabi yang juga berada di aula pernikahan Matteo dan Wika itu dan menyamar sebagai pelayan .

" bawa minuman ini ke pada nya Jeni " ucap Hanabi memberikan nampang yang berisikan jus jeruk kepada Jenifer

" kenapa bukan kau saja Han ... " heran Jenifer

" aku takut tidak bisa mengontrol emosi ku jika berhadapan dengan nya .... pergi lah pastikan Delvin mengambil gelas yang sebelah kiri " ucap Hanabi

" baik lah Nona Hanabi " ucap Jenifer ia meraih nampang yang di berikan oleh Hanabi kepada nya lalu membawa nya pergi .

Hanabi tersenyum tipis ia sudah mencampurkan satu tetes racun mematikan ke dalam minuman itu , dan racun itu tidak langsung membunuh Delvin tapi membuat pria itu melemah secara perlahan .

" dan dengan perlahan kau akan melemah Delvin dan dengan mudah aku membalaskan dendamku kepada mu " ucap Hanabi dalam hati seraya tersenyum smirk saat ia melihat Delvin meraih gelas yang berada di sebelah kiri dan langsung meminum jus jeruk itu sampai habis.

Tapi tiba-tiba ada yang menariknya pergi dari sana , hingga membuat Hanabi syok di buatnya .

" Tante " ucap Hanabi ia terus mengikuti kemana Amber membawa nya pergi dengan wanita paruh baya itu menarik lengan nya dan membawanya ke suatu tempat yang sepi

" iya Merry Tante minta maaf mengangetkan mu " ucap Merry kini kedua nya sudah berada di tempat yang sepi , Amber melepaskan genggaman tangan nya dari lengan Hanabi

" ada apa Tante. ? " tanya Hanabi dengan wajah bingung nya karena dengan cara yang tiba-tiba wanita paruh baya yang tak lain adalah ibu kandung nya itu menarik nya begitu saja.

Amber menghela napas nya dengan panjang setelah nya ia menjawab pertanyaan dari Hanabi " Tante menelpon mu sejak tadi tapi kau tidak mengangkat nya dan kebetulan sekali ternyata kau ada disini "

Hanabi semakin menatap Amber dengan wajah bingung nya seraya mengerutkan alisnya " ada apa Tante .... ? apa Tante butuh sesuatu ? " tanya Hanabi

Hanabi berusaha mengontrol perasaan nya saat ia berada di hadapan Amber ia ingin sekali memeluk wanita itu tetapi belum sekarang .

Amber menatap Hanabi dengan matanya yang berkaca-kaca setelah nya ia meraih kedua tangan Hanabi dengan lembut dan menggenggam nya .

Deg

Hanabi terdiam saat menatap mata wanita paruh baya itu , begitu pun juga dengan Amber ini pertama kali nya ia menatap mata Hanabi wanita cantik yang berdiri di hadapan nya itu .

" Xa ... Xander " gumam Amber tidak sadar menyebut nama suami pertamanya yang sudah almarhum.

Hanabi kembali mengerutkan alisnya melihat ekspresi Amber saat ini " Apa Tante baik - baik saja ? " tanya Hanabi

Amber tersadar dari lamunannya , setelah nya ia kembali tersenyum tipis dengan matanya yang masih berkaca-kaca menahan air matanya.

" jangan di pikirkan ... " ucap Amber

Hanabi diam tapi ia terus menatap wajah Amber " Merry " ucap Amber dengan suara lembut nya

Hanabi masih diam ia menunggu apa yang ingin di katakan oleh wanita paruh baya itu " Tante ingin meminta tolong kepadamu nak .... Tolong Tante kali ini saja .... Tante berjanji apapun yang kau minta akan Tante berikan kepadamu " ucap Amber dengan wajah nya yang memohon dan air matanya yang kini sudah menetes di pipi nya yang sedikit sudah berkerut .

Hanabi tersenyum lembut " Tante ingin meminta tolong apa ... ? " tanya nya

Amber kembali menarik napasnya dengan panjang " calon istri dari putra Tante pergi dan dia meminta pernikahan ini di batalkan dan melanjutkan nya lagi saat dia sudah kembali " jelas Amber

Hanabi terdiam ia tidak tau apa maksud dari perkataan Amber " tapi suami Tante memaksa pernikahan ini harus tetap di lanjutkan bagaimana pun caranya , apa lagi saat ini tamu undangan sudah pada datang bukan hanya itu wartawan dari seluruh media pertelevisian juga hadir dan mereka akan merangkum berita ini .... Suami Tante tidak ingin nama buruk nya tercemar di luar sana .... " Amber kembali melanjutkan perkataannya nya

Habis masih diam ia terus menatap Amber yang menangis di hadapan nya " selain berhati iblis Delvin juga sangat lah egois " ucap Hanabi dalam hati .

" menikah lah dengan putra Tante Merry , jadilah pengganti dari calon nya yang pergi ... " ucap Amber tiba-tiba tentu saja ucapannya itu membuat Hanabi syok bukan main .

Hanabi diam ia melepaskan tangan Amber yang menggenggam tangan nya , menikah dengan anak musuh nya sendiri itu terdengar sangat lah konyol dan Matteo mungkin saja pria itu saudara tiri nya .

Amber semakin menangis bagaimana pun cara nya ia harus membuat pernikahan ini tetap di langsung kan , Amber tidak ingin Delvin berbuat sesuatu kepada Matteo , apapun yang akan ia lakukan asalkan Matteo tetap hidup .

Amber berlutut di hadapan Hanabi dengan menangis memohon " tolong Tante Merry .... Hanya kau harapan Tante satu-satunya .... Hiks ... Hiks ..... Tolong Tante kali ini hiks ... Hiks ... " ucap Amber dengan menangis memohon di bawah kaki Hanabi

Hanabi menghela napasnya dengan kasar , ia berjongkok dan meraih kedua pundak Amber dengan tangan nya " berdiri lah Tante jangan seperti ini " ucap Hanabi

" tante gak akan berdiri nak ... Sebelum kau menyetujui permintaan Tante kali ini ... Tolong Tante Merry .... Hiks ... hiks ... " ucap Amber dengan menangis

Hanabi berfikir ini adalah pilihan yang paling sulit di dalam hidup nya , ia tidak tega melihat ibu kandungnya sendiri menangis seperti ini dihadapan nya dan disisi lain Matteo itu adalah putra dari musuh nya , bagiamana bisa ia hidup di dalam satu rumah dengan putra dari musuh nya.

" tolong Tante Merry. ... Hiks ... Hiks ... apapun yang akan kau minta asalkan kau ingin menolong Tante. .. Termasuk .... Nyawa Tante sendiri nak " ucap Amber

ucapan terakhir dari wanita paruh itu membuat Hanabi tidak tega mendengar nya , ia menganggukkan kepalanya dengan tersenyum

" baiklah Tante dan aku melakukan semua ini hanya untuk Tante " ucap Hanabi ia tidak tega melihat Amber seperti ini , karena bagaimana pun Amber adalah ibu kandung nya dan satu-satunya orang tua yang ia miliki saat ini, meskipun Amber tidak mengetahui siapa dirinya tapi suatu hari nanti Amber akan mengetahui nya .

Amber menatap Hanabi dengan menangis setelah nya ia memeluk wanita itu " terimakasih nak terimakasih ..... " ucap Amber di sela pelukan nya .

Hanabi terdiam ini pertama kalinya ia di peluk oleh ibu kandung nya sendiri , dengan tangan yang gemetaran Hanabi membalas pelukan Amber

" jangan menangis lagi Tante .... " ucap Hanabi seraya melepaskan pelukan nya

Amber menyeka air matanya " apa Tante bisa bertemu orang tuamu nak ... Tante ingin berbicara kepada nya " ucap Amber

Hanabi terdiam sejenak setelah nya ia kembali tersenyum " aku tidak mempunyai orang tua Tante . . Aku anak yatim yang tumbuh di panti asuhan " jawab Hanabi

" maafkan Tante nak ... Kalo begitu ikut dengan Tante " ucap Ambar setelah nya ia membawa Hanabi pergi bersama nya .

.

.

.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!