NovelToon NovelToon
Pedang Pembasmi Iblis

Pedang Pembasmi Iblis

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Action / Epik Petualangan / Budidaya dan Peningkatan / Balas Dendam
Popularitas:2.8k
Nilai: 5
Nama Author: FAUZAL LAZI

Han Chuan adalah seorang anak desa yang ceria dan penuh semangat. Ia menghabiskan hari-harinya dengan melukis pemandangan dan bermain bersama teman-temannya di bukit kecil dekat desa. Hidupnya sederhana dan bahagia hingga suatu hari, segalanya berubah menjadi mimpi buruk. Saat sedang bermain bola bersama teman-temannya, langit tiba-tiba menggelap. Suara raungan aneh menggema dari hutan, dan makhluk-makhluk iblis menyerang desa tanpa ampun. Anak-anak yang bermain bersamanya menghilang satu per satu, ditelan oleh iblis saat di bersama ibunya. Ketika Han Chuan turun dari bukit, yang tersisa hanyalah pemandangan mengerikan desa hancur, dan jasad para penduduk berserakan. Dalam keputusasaan, ia juga menyaksikan ibunya yang ternyata seorang dewa yang turun tangan melawan para iblis. Namun malang, sang dewa tewas ditusuk dari belakang dan tubuhnya dilahap utuh oleh iblis. Rasa sakit dan amarah yang tak tertahankan membangkitkan kekuatan tersembunyi di dalam diri Han Chuan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon FAUZAL LAZI, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29

Han Chuan menatap lama ke arah ular tersebut yang terus menghisap energi melalui mulutnya. Ia melihat tubuh ular itu mulai berubah. Dari bagian atas kepalanya tumbuh tanduk yang sangat tajam, dan di sepanjang tulang belakangnya muncul duri-duri runcing yang semakin jelas.

Han Chuan menggertakkan giginya dan menggeram marah“Tidak bisa dibiarkan. Jika dia terus menghisap energi spiritual, dia akan terus berkembang dan berevolusi,” ucapnya dengan nada dingin.

Ia langsung menarik pedangnya. Dengan Gerakan Guntur miliknya, tubuh Han Chuan melesat maju dengan sangat cepat. Langkahnya meninggalkan kilatan petir di lantai gua yang retak akibat tekanannya.

Han Chuan langsung bergerak ke arah ular tersebut, ia menggenggam pedangnya dengan erat, lalu mengayunkannya dengan sekuat tenaga. Dari bilah pedangnya muncul bilah energi berwarna biru yang melesat dengan kecepatan tinggi yang terus menghantam tubuh ular tersebut.

Tidak sampai di situ Han chuan menggunakan teknik nya dan energi spiritual terus terserap ke arah nya“Teknik rahasia lukisan dalam pedang,Tebasan Musim Gugur,” teriaknya.

Bilah energi biru dengan garis-garis hitam langsung meluncur ke arah ular itu. Namun, tepat saat serangan tersebut hampir mengenai target, ular raksasa itu mendesis marah dengan suara yang sangat keras, menggema di seluruh gua.

Pada saat yang sama, Xue Lin yang sebelumnya hanya berdiri diam tiba-tiba bergerak. Ia menarik busurnya dengan cepat, membidik, lalu melepaskan anak panah ke arah serangan Han Chuan. Anak panah itu melesat dan menghantam bilah energi Han Chuan, membuat serangannya melenceng dan gagal mengenai ular tersebut.

Han Chuan terkejut melihat Xue Lin bergerak dan malah membuat serangan nya gagal“Xue Lin, apa yang kau lakukan,” teriak Han Chuan dengan kebingungan.

Namun pemandangan berikutnya membuat Han Chuan semakin terkejut. Xue Lin kembali menarik busurnya dan kini mengarahkan anak panahnya langsung ke arah Han Chuan. Tanpa ragu, anak panah itu dilepaskan dan melesat dengan sangat cepat ke arahnya.

Han Chuan hanya terdiam sejenak dan tidak sempat bereaksi.

“Han Chuan, minggir,” teriak Ling Shura dari belakang sambil berlari mendekat.

Ling Shura langsung membentuk segel tangan dengan cepat.“Teknik rahasia Jimat Pelindung,” teriaknya.

Sebuah jimat langsung muncul di tangannya. Tanpa ragu, ia melemparkannya ke arah Han Chuan. Jimat itu hancur di udara dan menciptakan pelindung berwarna biru dari energi spiritual yang langsung membungkus tubuh Han Chuan.

Anak panah milik Xue Lin menghantam pelindung tersebut dan meledak keras, menciptakan gelombang energi yang mengguncang udara di dalam gua.

Han Chuan terkejut dan menatap ke arah Xue Lin. Tak lama kemudian, Wan Ju dari kejauhan melompat dn mendekat ke arah Xue Lin dengan tatapan kosong sama seperti Xue Lin, lalu berdiri di sampingnya.

Melihat pemandangan itu, amarah Han Chuan semakin memuncak.“Apa sebenarnya yang terjadi, kenapa? Apa yang dilakukan cacing payah itu pada teman-temanku,” teriak Han Chuan dengan sangat keras.

Tatapan nya Langsung mengarah ke ular yang terus menjulurkan lidahnya, mendesis rendah, dan menatap balik ke arahnya dengan mata yang dingin dan mengerikan dan Han chuan juga kembali menatap nya dengan tajam.

Ling Shura mengamati ular di depan mereka dengan saksama. Setelah itu, ia menoleh ke arah Han Chuan yang masih menatap ular tersebut dengan penuh amarah.

“Tenanglah, Han Chuan. Mereka dikendalikan oleh ular itu,” ucap Ling Shura dengan nada serius. “Dari yang kulihat, itu adalah ular iblis ilusi yang mampu menciptakan ilusi, menjebak targetnya, serta mengendalikan mereka dengan mempengaruhi jiwa nya”

Penjelasan itu membuat Han Chuan terkejut.“Jadi, bagaimana cara mengembalikan kesadaran mereka,” tanya Han Chuan dengan suara dingin, namun penuh tekanan.

“Cukup dengan mengalahkannya. Jika ular itu tumbang, teman-temanmu akan sadar,” jawab Ling Shura. “Dan satu hal lagi, jangan terlalu lama menatap matanya. Jika kau lengah, dia bisa menciptakan ilusi yang akan mempengaruhi mu juga.”

Han Chuan mengepalkan tangannya, tatapannya kembali mengarah ke ular iblis ilusi itu, sementara energi spiritual di tubuhnya mulai bergejolak dengan semakin jelas.

Han Chuan langsung maju selangkah. Energi di tubuhnya melonjak tajam dan tekanan kuat menyebar ke sekelilingnya, membuat tanah tempat ia berdiri retak .

Sementara itu, Ling Shura menoleh ke belakang dan mengamati sekeliling gua, seolah mencari sesuatu.

“Di mana Long Shen? Apa dia salah belok,” ucapnya pelan. Han Chuan yang mendengarnya sama sekali tidak peduli dan tetap fokus ke depan.

Di lorong lain, Long Shen menatap jalan buntu di hadapannya dengan wajah pasrah sekaligus kesal. Ia meninju dinding batu gua di depannya hingga terdengar suara benturan keras.

“Sial, salah lagi. Hari ini sudah ketiga kali aku salah jalan. Lebih baik aku ambil lorong tengah saja tadi,” gerutunya dengan kesal. Setelah itu, ia berbalik, keluar dari lorong tersebut, dan kembali masuk ke lorong tengah.

Kembali ke Han Chuan, tanpa berkata apa pun ia langsung melesat ke depan dengan kecepatan tinggi. Percikan petir tertinggal di belakangnya, menjalar di setiap langkah kakinya dan memantul di dinding gua.

Ia mengayunkan pedangnya dengan cepat. Dari ayunan itu tercipta bilah-bilah energi berwarna biru yang melesat lurus ke arah ular iblis ilusi. Ular itu mendesis keras, suaranya menggema di dalam gua. Xue Lin dan Wan Ju yang sebelumnya diam langsung bergerak, menghadang serangan Han Chuan dan menangkis seluruh bilah energi pedang yang melesat ke arah ular.

Melihat kawan-kawannya justru menghalangi serangannya, Han Chuan diliputi kekhawatiran.“Tidak, jangan hadang seranganku,” teriak Han Chuan dengan sangat keras. Namun semuanya sudah terlambat.

Sisa serangan tetap menghantam tubuh Xue Lin dan Wan Ju, meninggalkan luka di tubuh mereka. Meski begitu, ekspresi mereka tetap kosong, seolah tidak merasakan rasa sakit sedikit pun.

Wan Ju langsung bergerak maju. Api menyala di kedua tinjunya saat ia mengangkat tangan dan menghantam ke arah Han Chuan. Melihat serangan itu, Han Chuan segera mengangkat pedangnya dan menahan pukulan Wan Ju yang sangat kuat. Benturan itu mengeluarkan suara dentuman berat dan getaran terasa hingga ke lengan Han Chuan.

Saat Han Chuan masih bertahan, Xue Lin yang berada sedikit jauh di depannya menarik busur dan langsung melepaskan anak panah. Melihat itu, mata Han Chuan membelalak.

Namun sebelum anak panah itu mencapai sasaran, Ling Shura dengan cepat membentuk segel tangan dan melemparkan sebuah jimat ke arah anak panah tersebut.

Jimat itu meledak di udara, menghancurkan anak panah hingga patah dan hancur berkeping-keping.“Han Chuan, kau serang ular iblis ilusinya. Biar aku yang berusaha menenangkan mereka dengan teknikku,” teriak Ling Shura sambil berdiri di depan Xue Lin. Sebuah jimat kembali muncul di tangannya, bergetar oleh aliran energi spiritual.

Han Chuan yang mendengar teriakan itu langsung mengangguk. Ia memutar tubuhnya dan menendang Wan Ju dengan cukup kuat hingga terdorong ke belakang.“Maaf, Wan Ju. Aku terpaksa,” gumamnya pelan.

Tanpa ragu, Han Chuan melesat ke arah ular iblis ilusi dengan kecepatan tinggi.“Ling Shura, yang satu lagi urusanmu,” ucapnya singkat saat melesat melewati Ling Shura.

Ling Shura mengangguk setuju dan menatap merak berdua

“Sekarang kalian berdua lawan aku,” ucapnya pelan. Puluhan jimat langsung terbentuk di udara di sekelilingnya, berputar perlahan. Ia tersenyum kecil.“Tenang saja, aku akan membuat kalian sadar. Tapi maaf kalau kalian sedikit terluka.”

Senyumnya menghilang, digantikan tatapan serius.kemudian Ling Shura mengambil salah satu jimat di udara yang kemudian berubah Menjadi pedang dan dia langsung melesat ke arah Xue Lin dan Wan Ju,

Xue Lin yang melihat Ling Shura melesat ke arah mereka langsung menarik tiga anak panah sekaligus dan melepaskan secara bersamaan,Ling Shura langsung menahan setiap serangan tiga anak panah yang melesat ke arah nya.

1
Nanik S
Long Shen..untung sdh datang
Nanik S
Ilusi Iblis
Nanik S
Gaaaas Poooool
Nanik S
Han Chuan.... memang lumayan konyol... 🤣🤣🤣
Nanik S
Jatah membunuh Binatang Iblis
Nanik S
Sekte Langit Iblis lagi... Bantai saja semua Han Chuan
Nanik S
Siapa sebenarnya Long Shen
Nanik S
Bsi Ling ditelan Harimau Iblis
Nanik S
Mantap Poooool 💪💪💪
Nanik S
Joooooooooss 👍👍👍
Nanik S
Para Orang Tua juga ikut tegang
Nanik S
God Job
Nanik S
Lha kenapa Han Chuan tidak ada reaksi di balik tentang Inti Iblis
Nanik S
Sekte Langit Iblis
Nanik S
Mengapa mesti ada Kontrak hidup mati
Nanik S
Bsi Ling... Dendam karena kalah dan malu
Nanik S
Apa mereka tdk menyadari adanya kelompok sekte Iblis
Nanik S
Han Chuan... 💪💪💪
FAUZAL aut
kristal?
Nanik S
Han Chuan... jenius krn Anaknya Dewi Bulan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!