NovelToon NovelToon
ISTRI GILA TUAN GEORGE

ISTRI GILA TUAN GEORGE

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / CEO / Dikelilingi wanita cantik / Pengantin Pengganti / Nikah Kontrak / Dijodohkan Orang Tua
Popularitas:29.1k
Nilai: 5
Nama Author: Nona Incy

George Zionathan. Pria muda yang berusia 27 tahun itu, di kenal sebagai pemuda lemah, cacat dan tidak berguna.

Namun siapa sangka jika orang yang mereka anggap tidak berguna itu adalah ketua salah satu organisasi terbesar di New York. Black wolf adalah nama klan George, dia menjalani dua peran sekaligus, menjadi ketua klan dan CEO di perusahaan Ayahnya.

George menutup diri dan tidak ingin melakukan kencan buta yang sering kali Arsen siapkan. Alasannya George sudah memiliki gadis yang di cintai.

Hidup dalam penyesalan memanglah tidak mudah, George pernah membuat seseorang gadis masuk ke Rumah Sakit Jiwa hanya untuk memenuhi permintaan Nayara, gadis yang dia cintai.

Nafla Alexandria, 20 tahun. Putri Sah dari keluarga Alexandria. Setelah keluar dari Rumah Sakit Jiwa di paksa menjadi pengganti kakaknya menikah dengan putra sulung Arsen Zionathan.

George tetap menikahi Nafla meskipun tahu wanita itu gila, dia hanya ingin menebus kesalahannya di masalalu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nona Incy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29 IGTG

“Nafla!!"

George mematung di tempat, dia hanya bisa melongo melihat kearah wanita cantik yang tergeletak di sofa.

Dia kembali melangkah mendekati istrinya, menekuk sebelah lututnya, guna melihat dengan jelas wajah cantik sang istri.

Beberapa kali menepuk pelan pipi lembut Nafla, namun sepertinya wanita itu sudah terlelap dalam mimpinya.

“Max, siapkan mobil, aku harus membawanya pulang." Max menganggukkan kepalanya dan segera keluar markas.

Perlahan George mengangkat tubuh Nafla, lalu membawanya keluar Markas, di sana Max sudah menunggu siap membawa sang Tuan kembali pulang.

George benar-benar mengambil alih pertambangan, dia mengobrak-abrik semua pekerja dan menggantikannya dengan orang-orang kepercayaan nya. Meskipun mendapatkan protes dari Arion dan Arsen, George sama sekali tidak perduli.

Selain itu dia juga mengambil kembali barang-barang milik Rick untuk menggantikan kerugian di markasnya,

George melakukan perombakan besar-besaran, anak buahnya yang bersangkutan dengan Rick langsung di eksekusi. Tidak ada ampun bagi para pengkhianat.

Bukan hanya Arion yang mendapatkan ibasnya, bahkan Felix juga mendapatkan bagian, dua markas penyimpanan barang siap kirim, di bakar oleh George.

“Nafla, hug me.. Please baby!!" Suara serak khas bangun tidur. George mengubah posisinya, lalu menarik pelan lengan Nafla agar menghadap padanya.

Nafla memeluk tubuh kekar George, sampai beberapa menit barulah dia melepaskannya.

“George, aku ingin pergi ke perusahaanku." Ucapnya, sudah cukup ber main-main dan menghabiskan uang suaminya, sekarang waktunya untuk kembali meneruskan perusahaan miliknya.

George menganggukkan kepalanya, Nafla sudah mendapatkan hak nya, perusahaan yang selama ini di kuasai oleh Tuan Jaco dan Naraya, sekarang sudah kembali pada wanita cantik itu.

“Xavier akan menemanimu, dia akan menjadi bawahanmu." Ucapnya. Nafla tidak keberatan akan hal itu, dia memang membutuhkan orang seperti Xavier, siap bertarung kapan saja.

“Kalau begitu, biarkan aku membantumu bersiap." Ujar Nafla.

George kembali menganggukkan kepalanya, dia akan melakukan perjalanan bisnis. dan untuk beberapa hari kedepan, George tidak bisa melihat secara langsung wajah cantik istrinya.

Nafla membuang nafas panjang sebelum masuk kedalam gedung pencakar langit itu, dia berdiri dengan tegak dan di belakangnya ada Xavier yang siap membantunya.

Nafla menormalkan denyut jantungnya, sebab ini pertama kalinya dia datang ke perusahaan milik mendingan Ibu nya, yang di kuasai oleh sang Ayah.

Tentu saja dia di landa kegelisahan dan kegugupan, dia khawatir jika di dalam sana akan ada yang tidak menyambutnya.

“Nyonya, Anda sudah siap?" Tanya Xavier.

Nafla kembali membuang nafas kasar. “Panggil aku Nona,"

“Baik, Nona."

Setelah beberapa kali menyakinkan dirinya sendiri, Nafla masuk ke dalam gedung pencakar langit itu dengan langkah cepat.

“Selamat Datang Nona Nafla Alexandria."

Nafla terkejut, sungguh tidak ada dalam benaknya, kedatangannya di sambut ramah oleh para karyawan perusahaan. Dia pikir akan mengalami kesulitan di hari pertamanya, ternyata semua di luar dugaan.

Setelah beberapa detik kemudian Nafla menganggukkan kepalanya sebagai jawabannya.

“Nona, mari saya antar keruangan Anda." Ucap seorang wanita cantik.

“Hmm."

Nafla masuk kedalam lift khusus, di ikuti oleh Xavier dan wanita cantik yang menjadi petunjuk jalan. Setelah beberapa saat mereka sampai di lantai tiga puluh.

“Tunggu, siapa namamu?" Tanya Nafla menghentikan langkah wanita cantik itu.

“Yasmine, Nona."

Nafla menganggukkan kepalanya pelan. “Wajahmu tidak asing, apa kita pernah bertemu?"

Yasmine menundukkan pandangannya, terlihat gugup, lalu kepalanya menggeleng pelan. “Ti.. "

“Di mana ruangan Nona Nafla?" Xavier maju satu langkah menghentikan kalimat Yasmine.

“Ah.. Di sebalah sana Tuan."

Yasmine segera melangkah menuju ruangan Nafla dan membuka pintu untuk wanita cantik itu.

Nafla menatap datar Yasmine dan Xavier, dia merasa ada sesuatu yang tidak beres, mereka seperti saling mengenal satu sama lain. Dari gerak geriknya Nafla bisa melihatnya.

Ruangan bernuansa gelap dan merah itu membuatnya mengerutkan keningnya? wangi aromanya sungguh tidak asing.

Matanya menelisik ke setiap penjuru ruangan, sampai pandangannya tertuju pada botol minuman beralkohol tinggi di atas meja.

Tuan Jaco menyukai warna terang, sedangkan ruangan ini jauh dari warna kesukaan Ayahnya ataupun Naraya.

“Kau boleh pergi." ucap Nafla datar pada Yasmine.

Wanita itu mengangguk patuh dan hendak pergi. namun langkahnya kembali terhenti.

“Bawa lipstik mu."

Tubuh Yasmine membeku dan terlihat gugup. “Nona.. itu..."

“Aku tidak butuh penjelasan, ambil dan pergi."

Segera Yasmine mengambilnya dan segera pergi. pemilik perusahaan yang baru tidak sama dengan yang lama. lebih mengerikan.

Nafla menatap datar Xavier, namun pemuda itu tidak menundukkan pandangannya, dia tetap berdiri tegak.

“Apa yang George katakan padamu?"

“Patuh dan menuruti semua perkataan Anda, melindungi Anda dan membantu Anda di perusahaan ini, Nona." Jawabnya.

Nafla mangut-mangut pelan. “Lalu bagaimana dengan mu?"

“Sesuai perintah Tuan, saya akan patuh dan menurut apa perintah Anda."

“Kalau begitu, aku ingin tau kebenarannya, wanita itu milikmu atau milik George." Tekan Nafla, menaikan sebelah alisnya.

Seusai dengan dugaannya, Xavier terlihat terkejut beberapa detik, namun pemuda itu begitu pandai mengubah ekspresinya mejadi datar.

“Bukan milik siapa-siapa Nona, Yasmine adalah wanita yang Tuan beli dari club D&Z, keluarganya menjualnya untuk melunasi hutang." Jelasnya.

Nafla mengerutkan keningnya, apa wanita itu akan menjadi simpanan George? tidak mungkin membelinya tanpa tujuan.

“Anda tidak perlu khawatir Nona, Tuan menempatkan Yasmine, bukan untuk mengambil alih perusahaan ataupun menjadi simpanan." Jelasnya, seakan mengerti apa yang sedang Nafla pikirkan.

“Tujuannya apa?"

Xavier kembali mengatakan, George hanya memberikan pekerjaan pada Yasmine, meskipun sudah dibeli, George tidak ingin memilikinya.

Nafla menarik sudut bibirnya. “Apa mereka cukup dekat?"

Xavier menggelengkan kepalanya, George tidak pernah dekat dengan siapapun, kecuali Naraya.

Nafla tidak bertanya lagi, dia menyandarkan tubuhnya. Xavier tidak berkata jujur sepenuhnya, dia tau masih ada yang di sembunyikan.

“Xavier, kemarilah."

Xavier mendekat sampai Nafla membisikkan sesuatu membuat matanya melebar sempurna.

“Nona ini... "

“Kenapa? Kau tidak mau melakukannya?"

Xavier mengangguk patuh. “Saya akan melakukannya, Nona."

“Bagus dan kirim sesuai alamatnya."

“Baik, Nona."

**

Sementara di tempat lain, George memberikan tatapan mematikan pada Max, setelah mendapatkan laporan dari Xavier, tentang apa yang terjadi di perusahaan istrinya tadi pagi.

“Tuan, saya minta maaf, saya.. "

“Kenapa kau belum menyingkirkannya juga, Max?. bagaimana kalau sampai Nafla kembali salah paham?"

Tok

Tok

Kedua pria itu mengalihkan pandangannya pada sumber suara, seorang pria berpakaian hitam berdiri di ambang pintu.

“Ada apa?" tanya Max.

“Maaf Tuan, ada kirimkan paket untuk Tuan George."

“Peket?"

Max mengambil dan memberikan isyarat agar anak buah nya kembali pergi.

George menatap Max penasaran, “Siapa yang mengirim paket dan darimana tahu tempat ini?"

Max menggelengkan kepalanya. penasaran dengan isinya, segera membukanya.

”Astaga!!.. Tuan!"

1
Vie
🤣🤣🤣🤣🤣
🇦 🇵 🇷 🇾👎
wow slmt nafla
Hawatus Syahro
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐
watashi tantides
Nafla ituu
watashi tantides
Jangan jangan Nafla abis dari rsj buat ngebakar tempatnya😭 makanya tumbe pintu kamarnya di kunci
watashi tantides
Jir ngeri banget Nafla🤣 mau ngebunuh suaminya sendiri🤣😭
watashi tantides
Tuhkan bener Nafla ga gila, otw balas dendam ini mah
watashi tantides
Wah keknya Nafla pura pura gila deh dan sebernya di agen rahasia
Vie
itu artinya kalian berjodoh... 🤭🤭🤭🤭
🇦 🇵 🇷 🇾👎
ribet bgts lh🤣🤣🤣rick.

kau bkn aq kesel ngakak
Pawon Ana
ribet George ribet banget....misinya gagal total 😂✌️
Vie
udah ketahuan aja persembunyian nafla... ternyata kamu ga akan bisa lepas dari george naf, karena walaupun kamu menjauh sampai kemana pun, kalau yang namanya jodoh tetap akan bertemu kembali.... apalagi kamu sekarang terikat dengan anak.... semoga selama saling menjauh sekarang ini, kalian berdua bisa saling berintropeksi diri kalian sendiri demi masa depan keluarga kecil kalian....
Vie
kamu salah sendiri nafla selalu tidak mauendengarkan kata george lebih dulu, terlepas dari semua kesalahanya dulu, sekarang dia ingin membuatmu selalu bahagia untuk menebus semua kesalahanya dimaaa lalu, tapi kamunya selalu mengacaukan semua rencana George dan sekarang akibat ulahmu, George hampir celala. kadang aku suka kesel dengan nafla....
🇦 🇵 🇷 🇾👎
🤣🤣🤣nafla
🇦 🇵 🇷 🇾👎
flora ni cp... kok aq lp
🇦 🇵 🇷 🇾👎
hamil
Evi Marena
nafla hamil tu....makanya Dy pergi buat keamanan anaknya dan juga nafla sendiri....nafla pasti takut anaknya akan jadi korban.kekerasan George lagi walaupuntu GK sengaja dan jg musuh George banyak...jadi ambil aman naflanya😌bener GK thorrrr😬
Hesty
up lagi thor
Vie
mungkin setelah seperti itu dia baru akan sadar apa kesalahanya.... mungkin... 🤭🤭🤭🤭 semoga benar sadar dan tidak malah menjandi dendam....
hansen
semangat Thor..moga aja George nga mendapat masalah Dr keluarga Smith lain atas meninggal nya jakson
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!