NovelToon NovelToon
Penyesalan Ayah Dari Anak-Anak Ku

Penyesalan Ayah Dari Anak-Anak Ku

Status: tamat
Genre:Mafia / Lari Saat Hamil / Single Mom / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:7.5M
Nilai: 4.7
Nama Author: Inka

Karina Fransiska Arnold tidak pernah menyangka jika dirinya akan dijadikan kambing hitam atas meninggalnya Gloria calon tunangan adik iparnya oleh wanita yang dicintai suaminya. Masyarakat berlomba-lomba mengutuknya dan menghujaninya dengan kalimat-kalimat umpatan dan sumpah serapan. Hingga membuat hidup Karina tidak tenang. Ia meninggalkan kota kelahiran ibunya dan kembali menjadi wanita yang paling dihormati di negaranya.

Kepergian Karina membuat hidup Ocean Dirgantara Gultom berubah 160 derajat.

10 tahun kemudian mereka dipertemukan kembali dalam keadaan tak terduga. Namun, kebencian dari putra-putrinya merupakan penyesalan terbesar kedua yang ia rasakan setelah kehilangan wanita yang selama ini menjadi istrinya.

"Mungkin caraku salah dalam melindungi mu. Tapi, aku sadar menyesal pun tak ada gunanya." Ocean Dirgantara Gultom

"Sejauh apa pun aku bersembunyi. Tapi, takdir justru selalu memihak pada mu." Karina Fransiska Arnold

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Inka, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32

Disisi lain

Josephine panik sekembalinya dari luar saat tidak menemukan keberadaan anak-anak kembar Karina. Ia hanya meninggalkan mereka beberapa menit bersama seorang maid. Namun, sekembalinya dari luar. Ia tidak melihat keberadaan mereka lagi.

Josephine malah menemukan maid kediamannya tewas mengenaskan dengan luka tembakan di dahinya.

Dengan perasaan panik. Josephine langsung menghubungi Karina dan mengabari mengenai peristiwa itu.

[Bagaimana, Jos? apa kau sudah menemukan keberadaan anak-anak ku?] tanya Karina dengan suara bergetar dari seberang sana.

"Aku sudah membuat laporan ke polisi. Namun, mereka meminta kita harus menunggu 1 x 24 jam. Jika 1 x 24 jam anak-anak mu tidak di kembali. Maka polisi akan mencari keberadaan mereka." jawab Josephine dengan perasaan bersalah. Andaikan ia tidak meninggalkan anak-anak Karina di rumah bersama seorang maid. Mungkin kejadian itu tidak akan terjadi.

"Maafkan aku, Rin. Aku sudah lalai menjaga anak-anak mu." lirih Josephine terisak pelan.

[Aku yakin anak-anak ku dalam keadaan baik-baik saja. Aku akan segera menemukan keberadaan mereka.] ujar Karina mengakhiri panggilannya.

"Jangan coba-coba bermain-main dengan ku! Karena aku tidak akan mentolerir apapun!" gumam Karina dengan aura membunuh yang cukup kental.

Setibanya di bandara Karina langsung turun dari atas mobil dan mengucapkan terima kasih kepada karyawan Gultom group yang sudah bersedia mengantarnya.

Tak beberapa lama Ocean juga tiba di bandara dan langsung menghadang mobil yang dikendarai karyawannya.

"Dimana wanita yang tadi kau antar?" tanya Ocean dengan wajah cemas.

"Nona Karina sudah masuk ke dalam bandara, Tuan." jawab karyawannya dengan wajah panik juga melihat kedatangan atasannya. Ia panik kalau Ocean akan memarahinya karena menggunakan kendaraan perusahaan tanpa ijin terlebih dahulu.

Alih-alih marah, Ocean malah berlari masuk ke dalam bandara. Ocean mencari-cari keberadaan Karina di ruangan tunggu keberangkatan dari pulau P menuju Jakarta.

Dari kejauhan Ocean melihat Karina sedang berbicara dengan seseorang di ponselnya dengan wajah panik.

Saat Ocean melangkah semakin dekat dengannya. Ia semakin jelas mendengar obrolan Karina dengan orang yang ia hubungi.

"Tolong lacak keberadaan anak-anak ku dari GPS ponsel yang sering mereka gunakan."

[Come on, Karina! mengapa kau bisa lalai menjaga anak-anak mu. Mereka merupakan anak-anak genius yang memiliki IQ diatas rata-rata. Jika ada orang luar yang mengetahui kehebatan mereka. Bisa saja mereka diperalat menjadi budak mereka.]

"Aku meninggalkan mereka bersama Josephine untuk menyelesaikan beberapa urusan di luar kota. Namun, aku tidak menyangka kalau mereka akan menghilang dari pantauan Josephine." terang Karina dengan suara bergetar.

"Dave! Aku mohon temukan anak-anak ku secepatnya. Aku takut kehilangan mereka." tambah Karina dengan wajah frustasi.

[Tenanglah. Aku pasti akan menemukan keberadaan mereka secepatnya. Aku juga menyayangi anak-anak mu, Karina.] sahut Dave dengan suara lembut. Dave merupakan salah satu agen pemerintah yang sering bekerja dibalik layar. Siapapun tidak boleh melihat wajah aslinya. Karena syarat itu merupakan salah satu bagian SOP yang harus Dave penuhi.

Karina juga belum pernah melihat wajah Dave yang asli. Karena setiap kali mereka bertemu. Dave akan menggunakan silikon wajah untuk menutupi wajah aslinya.

"Terima kasih, Dave." kata Karina mengakhiri obrolan mereka.

Tiba-tiba pergelangan tangan Karina dicengkeram kuat oleh seseorang dari arah samping. Orang itu adalah Ocean yang sedari tadi menguping pembicaraan mereka.

"Apa kau kehilangan anak-anak ku?" tanya Ocean dengan wajah cemas.

Karina dengan cepat menepis tangan Ocean dengan kasar.

"Maaf! apa saya mengenal Anda, Tuan?" kelakar Karina saat melihat banyak pasangan mata yang menatap sinis kearah mereka.

"Karina! Berhenti bersandiwara! aku sedang berbicara serius!" bentak Ocean yang tidak sabaran mendengar penjelasan Karina secara langsung.

Karina langsung menarik tangan Ocean agar menjauh dari orang-orang. Ia tidak mau orang-orang merasa terganggu dengan suara keributan yang dibuat Ocean.

Setelah menjauh dari kerumunan, Karina menghempaskan tangan Ocean dengan kasar.

"Berhenti bertingkah seakan-akan kau peduli dengan kehidupan ku! aku sudah tidak memiliki keturunan lagi dengan mu! Anak ku yang sekarang merupakan anak-anak ku dari suamiku sekarang! Jangan besar kepala dengan dugaan-dugaan yang ada di pikiran mu!" sarkas Karina dengan menggebu-gebu.

Ocean merasa darahnya mendidih mendengar perkataan Karina.

"Aku akan mengungkapkan semua fakta yang kau sembunyikan selama ini. Selagi anak-anak ku masih ada di negara ini. Aku bisa saja menuntut mu ke pengadilan atas hak asuh anak-anak ku! Aku pastinya akan memenangkan gugatan itu dengan uang dan kekuasaan ku! Setelah itu aku akan menjauhkan anak-anak ku dari mu!"

"Aku tahu kau tidak menggugurkan kandungan mu sepuluh tahun lalu, Karina. Aku sudah menyelidikinya sepuluh tahun lalu! jangan macam-macam dengan ku! karena di negera ini kau tidak memiliki kekuasaan meskipun kau merupakan putri tunggal Gavin Menzies!" lanjut Ocean dengan penuh penekanan.

Deg

Deg

Deg

Karina terkejut mendengar penuturan Ocean. Ia tidak percaya kalau pria itu sudah menyelidiki semuanya.

"Mereka anak-anak ku! Bukan anak-anak mu Ocean Dirgantara Gultom!" teriak Karina dengan wajah marah.

"Aku yang melahirkan mereka! Aku yang berjuang sendiri membesarkan mereka! Aku yang menahan kantuk saat mereka merengek meminta susu tengah malam. Aku yang khawatir saat melihat mereka sakit. Kau tidak memiliki hak mengklaim anak-anak ku sebagai anak-anakmu bajingan!"

Karina menatap Ocean dengan emosi yang menggebu-gebu.

1
Kurnaesih
mreka kembar adik nya ocean
Kurnaesih
ternyata dulu gabin ma Jason sahabat salah paham gegara wanita, kirain selingkuh dengan sahabat ternyata beda orang tapi muka sama
Kurnaesih
assalamualaikum mampir Thor 🥰
Lily Gouw
critanya bkn bingung🙄
Lily Gouw
dsr wanita goblok.pengemis cinta.bertepuk sebelah tangan.kalo gw udh balas dendam sm laki durjana🙄🤮
Melly Febriani
terlalu banyak misterius
Melly Febriani
sdh sepuluh tahun nda juga dinikahi
Akbar Razaq
karona konyol pantesan.hidipnya ga pernah benar benar baik
Akbar Razaq
karina itu setengan gak jelas tujuan nya apa eh malah ngelakuin hal aneh.renang sih bukan hal aneh tp dia dlm rangka apa.lagian itu tempat yg masih alami g takut tetjadi hal buruk apa.
Akbar Razaq
Halah sok sok an perhatian.gak malu tanya tanya soal anak.
Akbar Razaq
karima masih jauh dt kata kuat dan mandiri .masih lemah atas papa dan ocean entah sdj jd mantan apa belum..
buktinya masih dlm kendali papa tanpa bs berbuat apa apa apalagi dg Oce.
Akbar Razaq
Oce..kau yg lemah dan.pecundang klo klo laki sejati tak kan kasar sm wanita.
Melly Febriani
bukannya diluar negeri biasa ya hamil tanpa suami
Melly Febriani
kakelnya mana ya
Melly Febriani
ga masuk akal
Melly Febriani
terlalu bucin ga bgs juga krn sepihak
Akbar Razaq
memang kau betharap spt apa Karin.Suami sfh jelas jelas benco sama kamu.
Akbar Razaq
Kariina bersikap dan bertindak spt anak itik yg berharap perlindungan pada macan .Karina terlalu polos apa bodoh.Tidak ada rasa mawas diri.
Akbar Razaq
andai Karina tak memberi tahu Ocean mk tdk malah makin rumit.justru bikin bahaya buat dia padahal sdh tahu spt apa oce terhadap dirinya.💪
Nani Te'ne
suka
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!