NovelToon NovelToon
Belenggu Cinta Tuan Arkana

Belenggu Cinta Tuan Arkana

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Kembar / Cinta Terlarang / Saudara palsu / Mengubah Takdir
Popularitas:4k
Nilai: 5
Nama Author: Hanswii

menceritakan tentang perasaan aneh seorang pengusaha muda yang dikenal kejam pada lawan bisnisnya terhadap saudara kembarnya sendiri.
perasaan yang tak biasa itu semakin lama semakin membuatnya tidak bisa mengendalikan diri setiap dekat dengan sang adik kembar.

ada unsur adegan ***, yang Tidak nyaman bisa di skip adegan *** nya.

"kak, kita tidak seharusnya seperti ini",

"maafkan aku, tapi jujur aku mencintai mu",

"kak, ini salah, kau tidak boleh mencintaiku, aku adik kembarmu, adik kandungmu",

"aku tahu, tapi...",

sosok tegas, bengis, dengan tatapan dan aura yang begitu tajam itu hanya akan luluh pada sang adik kembar.

apakah cinta Arkana terbalaskan?
ataukan harus kandas ditentang takdir?

yuk ikuti kisah Arkana menaklukkan takdir hidupnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hanswii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31

"kakak gak pulang?", tanya rakeela

"kenapa?", Arkana balik bertanya,

"ya kan biasanya kakak super sibuk, pekerjaan kakak banyak, sampai gak ada waktu buat pulang kerumah sekedar berkumpul sama mommy dan Daddy", sindir rakeela membuat arkana tergelak,

"pekerjaan sedang tidak banyak, jadi bisa sedikit santai", jawab Arkana, rakeela hanya bisa ber ow saja.

Arkana benar benar mengajak rakeela jalan jalan di pusat kota mode itu, menikmati keindahan malam kota dengan mena adara tertinggi di dunia yang selalu menjadi negara favorit orang orang yang ingin menghabiskan waktu bersama pasangan mereka.

" kamu sendiri, kapan pulang, urusan bersama Grace Udah selesai kan? ", tanya Arkana, mereka berdua tangah menikmati makan malam di salah satu restaurant dekat hotel.

" aku rencananya mau ambil pendidikan desain di sini kak, melihat keberhasilan yang di raih kak Grace, aku jadi semakin ingin mengembangkan bakat aku, rasanya apa yang bisa masih tidak ada apa apanya dan aku masih harus terus belajar", jawaban rakeela membuat arkana menatap lekat sang adik,

"kamu ingin kuliah lagi disini?",

"hemmmm, mumpung masih muda, hehehe", jawab rakeela terkekeh,

"Udah bilang Daddy sama mommy?", tanya Arkana dengan nada datarnya, rakeela menggeleng,

"aku akan bilang kalau aku sudah memutuskan mau masuk universitas mana, tapi kak Grace Udah kasih rekomendasi beberapa universitas dengan pendidikan desainer terbaik, jadi aku pasti secepatnya akan bilang sama mommy& Daddy", jawab rakeela,

"lalu butik kamu?",

"ada Zoya yang bisa menghandle kak", jawab rakeela,

" kamu sudah yakin?",

"heeemmm 100% aku yakin, ini bakat ku, ini duniaku, ini yang aku mau, jadi aku harus bisa jadi yang lebih baik",

" kakak percaya sama kamu", ucap arkana membuat rakeela tersenyum lebar,

setelah selesai makan, mereka duduk di taman yang malam itu terlihat agak ramai, banyak pasangan muda dari berbagai negara yang sedang menghabiskan waktu bersama.

" kakak gak pengen punya pacar?", tanya rakeela tiba tiba, matanya menatap orang orang berlalu lalang di depannya,

" kenapa?", tanya arkana mengerutkan keningnya,

"ya gak pa pa, masa jomblo terus, atau kakak mau langsung nikah aja?", tanya rakeela lagi, arkana hanya mendengus,

"enggak", jawab arkana yakin,

" kenapa?", tanya rakeela menatap serius,

"kenapa harus?", Arkana bertanya balik, rakeela berdecak sebal,

"ya kan bisa biar enak bisa ada teman jalan, teman saling berbagi, ya pokonya gitu lah",

"gak tertarik, ada kamu yang bisa diajak jalan, diajak sharing, yaaa meskipun lebih banyak kami sih yang curhat",

" issshh kakak, beda donk, kan aku adik kakak, kalau kekasih kan beda",

"gak ada bedanya, lagi pula lebih nyaman seperti ini", jawab enteng Arkana,

" iya lebih nyaman karena kalau kemana mana gak ada yang ngeribetin minta kabar terus, iya kan?", tanya rakeela memicingkan mata, Arkana hanya tergelak,

"kamu sendiri, kenapa gak punya pacar?", tanya Arkana,

"trauma",

jawaban rakeela membuat raut Arkana yang awalnya ceria berubah seketika, mengingat apa yang dilakukan keluarga Alberto, Arkana jadi sangat marah.

tidak seharusnya rakeela trauma karena penyebab Kematian Xeon saat itu karena ulah keluarganya sendiri, Xeon hanya ingin melindungi rakeela dari keluarganya.

" sudah malam, ayo pulang kamu butuh istirahat", Arkana mengalihkan obrolan mereka, Arkana takut tidak bisa mengendalikan diri kalau sudah membahas tentang masa lalu rakeela.

"heeem, yuk, udaranya juga dingin banget", kata rakeela.

"yuk".

mereka pun jalan beriringan, terlihat sangat serasi, rakeela mengambil lengan Arkana, berjalan sambil ngobrol ringan,

bruk...

"awshhh...",

"heh, perhatian jalan anda",

"sorry, i didn't mean to bump into you, iam sorry",

tubuh rakeela menegang seketika, matanya terbelalak menatap orang yang ada di hadapannya itu, begitu juga Arkana,

"sorry again",

Orang itu sudah pergi, tapi rakeela masih mematung di tempatnya.

"keel, hey, keel", arkana menepuk pelan pipi rakeela agar rakeela segera kembali sadar,

"kaaaakkkkk, kaaaaaakkkk", ucap rakeela dengan mata berkaca kaca dan tubuh bergetar hebat,

"hey sayang, tenangkan diri kamu ya", Arkana langsung menggendong tubuh rakeela, membawanya pulang ke hotel yang tidak jauh dari tempat mereka tadi.

Sampai di kamar hotel, tangis rakeela semakin menjadi, dia memeluk lutut dan menyembunyikan wajahnya di lipatan lututnya, terisak terdengar begitu pilu.

"minum dulu ya", Arkana menyodorkan segelas air pada rakeela agar gadis itu tenang, dan rakeela minum secara perlahan.

Setelahnya rakeela kembali menangis dan arkana langsung memeluk erat sang adik, menenangkan rakeela.

" sudah, jangan mengisi", kata Arkana lembut,

"orang tadi... orang tadi mirip...mirip...",

" iya sayang iya, tapi mungkin hanya mirip saja, kamu pernah dengar gak kalau di dunia ini kita mempunyai 7 orang yang mirip dengan kita, termasuk orang tadi, pasti hanya mirip", hibur Arkana,

rakeela masih menangis di pelukan Arkana, dalam hati dia mengumpati orang itu, pasti dia sengaja agar rakeela bisa melihatnya.

Orang orang suruhan daddy-nya sedang menyelidiki siapa orang itu, dan kalau sampai dugaan Arkana benar, Arkana tidak akan melepaskannya begitu saja.

"mandi dulu ya, setelah itu istirahat", kata Arkana, rakeela mengangguk, dia berjalan menuju kamarnya dan mandi.

" bagaimana?", tanya Arkana pada orang di seberang,

"kami tidak menemukan apapun yang menunjukan mereka kembar tuan, kemungkinan mereka hanya mirip",

" selidiki terus dan ikuti dia",

" baik tuan".

rakeela ingin menetap dan belajar di negara ini, tapi malah muncul orang itu, apakah ini memang sudah di rencanakan?

Dan mungkinkah orang itu adalah orang yang sama yang dilihat rakeela tempo hari, sampai rakeela kecelakaan waktu itu?

ini tidak bisa dibiarkan, Arkana harus bergerak cepat, apapun yang terjadi Arkana harus mendapatkan orang itu.

*hai readers setiaku, maaf ya telat up beberapa hari, terima kasih sudah tetap stay di karya author ini, please tinggalkan like dan komen kalian ya, agar author lebih semangat lagi🙏🙏, oh ya, selamat tahun baru 2026 🥳🥳🥳🥳🥳 semoga kita menjadi lebih baik lagi, makasihhh💜*

1
Anggye syahab
aku suka sm ceritanya kak
laili: makasih Udah mampir 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!